Esimesed 200 rida.
NETFLIX MEMPERSEMBAHKAN
- Jangan mahal-mahal. - Ya.
- Kau punya piama-kurta? - Ya. Kau mau yang bagaimana?
Jangan terlalu resmi, atau terlalu biasa.
Coba lihat yang sederhana.
Yang ini berapa?
750 rupee.
Coba lihat yang putih.
Yang paling atas.
Bagaimana yang ini?
Bagus.
Coba periksa apa piamanya cocok.
Kau perlu duduk nyaman di panggung.
Terima kasih diingatkan, Nek. Aku belum pernah beli baju.
Boleh kucoba dan duduk?
Tidak bisa, Tuan. Nanti kotor.
Kucoba syalnya juga?
Syal? Kenapa hanya syal?
Sekalian pamerkan cincin berlian dan kalung emas di panggung.
Pikirmu para juri akan memberimu poin untuk bajumu?
Ayah selalu berkata, "Begitu di panggung,
semuanya bagian dari pertunjukan."
Peserta berikutnya adalah Sharad Nerulkar.
Kupersembahkan Raag Bageshree,
gubahan tradisional bertempo cepat.
Kau sibuk?
Apa-apaan, Nek? Tidak lihat?
Ibumu menelepon. Bicara dengannya.
Nanti kutelepon.
Sudah berhari-hari kau bilang "nanti".
Jangan ganggu aku. Kubilang akan kutelepon.
Dia bilang kau belum menjawab tiga hari.
Ponselku rusak.
Viju sudah sakit berhari-hari.
Aku bisa apa dari sini? Dia harus menghadapinya.
Jenguklah dia.
Nek, kompetisiku dua hari lagi.
Biarkan aku berlatih. Bilang akan kutelepon.
Bilang sendiri. Jangan libatkan aku.
Aku terus terjebak di antara kalian.
Merepotkan saja.
Itu alasan untuk menangis?
Orang suci dan pertapa mendapat musik ini
setelah pengejaran spiritual ribuan tahun.
Tidak semudah itu dipelajari.
Sepuluh kehidupan pun tak cukup.
Teks suci ini tak hanya mencatatkan,
"Raag ini memakai Pancham,"
atau, "Raag itu melewatkan Dhaivat."
Melalui musik ini,
kita ditunjukkan jalan menuju Ilahi.
Ada alasan kenapa musik klasik India
dianggap Pencarian Abadi.
Untuk memulai pencarian itu,
kau harus menyerah dan berkorban.
Jika mau mencari uang,
berkeluarga,
lalu tampilkan lagu cinta atau lagu film.
Jangan tempuh jalan ini.
Jika mau menempuh jalan ini,
belajarlah untuk kesepian dan kelaparan.
Ini.
Kau butuh yang lain?
Tidak.
Kudengar Sumit Khade dari Nagpur juga ikut serta.
Pelatihannya bagus.
Kenapa kau katakan di depannya?
Aku bertemu Rishi dan Kruti di luar.
Mereka licik sekali.
Mereka kutanya akan menampilkan Raag apa.
Mereka tak menjawab. Malah menghindari topik itu.
- Hentikan. - Sharad Nerulkar?
Sharad?
- Semoga berhasil. - Ya.
Aku menampilkan Raag Bageshree.
Gubahan tradisional bertempo cepat.
Terima kasih.
Hebat! Penampilan bagus.
Peserta berikutnya Nitin Avasthe.
Tadi bagus.
- Jujur? - Ya, bagus.
Kumandangnya berlebihan? Aku tak tahu dari panggung.
Tidak, bagus.
Beri sambutan.
Momen yang sangat ditunggu
akhirnya tiba.
Para juri telah memutuskan.
Untuk menyerahkan Penghargaan Gupte Builders
bagi Penampil Muda 2006,
aku mengundang Tn. Dattatreya Kirloskar ke panggung.
Tepuk tangan.
Beliau putra Maestro Balkrishna Kirloskar.
Beliau agak terlambat, tetapi datang jauh-jauh dari Mulund untuk bersama kita.
Kuminta Tn. Dattatreya menyerahkan piala kepada pemenang.
Hadiah ketiga jatuh kepada Namita Satam.
Hadiah kedua jatuh kepada Sumit Khade.
Piala terpenting hari ini,
Pemenang Penampil Muda 2006 adalah…
Chinmayee Wadhawkar!
Selamat kepada para pemenang Gupte Builders.
Beri tepuk tangan.
Saat menarik napas, buat pikiran positif.
Saat membuang napas,
lepaskan pikiran negatif.
Kini kita bermeditasi.
Jangan hentikan pikiran apa pun.
Kini kita mulai latihan pernapasannya.
Pikiran yang gelisah
tak akan bisa menyanyikan musik Khayal
dengan mendalam dan autentik.
Untuk memuja setiap nada,
setiap microtone,
pikiranmu harus murni dan tanpa noda.
Apa itu Khayal?
Itu kondisi pikiran si penyanyi
pada saat tertentu itu.
Dia menampilkan kondisi itu melalui media Raag.
Saat menyanyi, kau sendiri tak tahu
aspek baru apa
dari Raag yang akan kau temukan.
Jika ingin Kebenaran Raag spontan muncul,
kau harus mengosongkan pikiran dari kepalsuan,
keserakahan, dan pikiran kotor.
Tidak semua orang punya disiplin tetap
dan keyakinan untuk ini…
Masih saja?
Sudah cukup soal saga Maai ini.
Saga apa? Ini juga kerja, bukan?
Ini rekaman satu jam. Jelas makan waktu.
Lakukan nanti saja.
Kau sudah selesaikan Konferensi Sadarang?
Ya, kaset 1972 dan 1974 selesai.
Kaset 1973 tak kutemukan.
Kenapa bisa?
Ada di sini. Aku pernah lihat.
Aku belum lihat.
Yang itu berisi Basant-Bahar dari Rambhau Arolkar.
Dia nyanyikan dengan baik.
Dia ahlinya memadukan Raag.
Cari kaset itu.
Ada pesanan membuat set kotak CD, 1972-1975.
Berapa banyak?
Buat yang utamanya. Lalu kita buat 30-40 set.
PIDATO-PIDATO MAAI
Kau punya CD Shankar Bhatt?
Tidak, Tuan.
Kalau Sultan Saheb?
Tidak, habis.
Lalu apa saranmu?
Sebenarnya kami khusus menjual album langka dan kurang dikenal.
Semua CD ini sudah diubah dari kaset lama dan LP.
Aku tak pernah dengar nama-nama ini.
Ya, Tuan, tetapi sebagus yang terkenal.
Misalnya, ini Ustad Nissar Aslam Shaikh
dari tradisi Agra.
Gurunya sama dengan Sultan Saheb.
Namun, dia kurang diakui.
- Berapa harganya? - 150 rupee.
Tidak, terima kasih.
Kami sedang ada penawaran,
set 12 CD berisi rekaman All India Radio.
Harga biasanya 1.500 rupee. Kami diskon menjadi 1.000 rupee.
Tidak, terima kasih.
Kau punya musik devosi?
Tidak ada, ya?
Tidak, hanya musik klasik.
Aku akan kembali saat interval.
Semua mencari musik devosi.
Mau masuk dan mendengarkan?
Kau gila?
Telingamu bisa berdarah.
Ini omong kosong!
Bisa serendah apa untuk penonton sombong ini?
Dia memainkan apa tadi?
Para penonton bertepuk tangan.
Semua jenis "keanggotaan tahunan" ini…
Mereka bertepuk tangan untuk apa pun.
Bahkan para senimannya tak punya sudut pandang musik.
Bagai prasmanan beragam…
Raag serius 20 menit, ringan 15 menit, lagu cinta, lagu devosi.
Beres.
Namun, para sponsor suka.
Masa bodoh para sponsor.
Mereka ajukan 4-5 nama terkenal sama.
Semua pertunjukan bagi mereka, semua terdengar sama.
Apa pun Raag-nya, struktur dan trik yang sama.
Semua bisa ditebak.
Minta nasi.
Namun, aku tak paham.
Shakir Bhai dahulu bermain indah.
Kudengar rekamannya dari tahun 1980-an.
Begitu anggun dan nadanya jernih.
Kenapa bisa sangat berubah?
Demi uang, apa lagi?
Makanya Guruji, Maai,
tak pernah ikut keributan konser ini.
Apa?
Ada apa?
Aku tidak tahu.
Apa maksudmu?
No comments yet. Be the first to leave one.