نخستین 200 خط.
School 2021 Episode 8
Oh, iya.
Ada yang mau kukembalikan padamu.
Ini milikmu, 'kan?
Ambil.
Manajer di tempat magang itu adalah adiknya Direktur SMK Nulji?
Lalu bisakah kita meminta tolong ke Direktur Gu...
Permasalahannya adalah,
dia itu orang yang dikendalikan oleh kakaknya.
Menurutmu kenapa hal-hal ini bisa terjadi?
Kenapa kamu mengatakan itu padaku?
Itulah hal yang dilakukan pengemis.
Diterjemahkan oleh "Sekolah Online Team"
[Episode 8: Bagaimana jika masalahnya jadi semakin parah?]
Jadi, tidak ada cara lain?
Ya.
Aku bertanya ke polisi kenanalanku,
dia bilang kita bahkan tidak bisa memulai penyelidikan kriminal.
Tidak ada hubungannya antara barang miliknya yang tertinggal di sana...
dan mobil yang dirusak.
Membuatku frustasi.
Ya, benar.
Anak itu tidak takut.
Dendam apa yang membuatnya melakukan itu?
Mungkin dia sengaja pindah ke sekolah ini untuk membalaskan dendam kakaknya.
Keluarkan dia.
Ya?
Tapi Jae Hee sudah mengaku bahwa dia yang melakukannya, jadi...
Jadi?
Maksudmu kita harus membiarkan seorang kriminal belajar dengan anak-anak kita?
Tentu saja tidak.
Tidak boleh.
Aku yakin pasti ada caranya.
Ya, Baik Bu.
Aku mengirimimu pesan yang menanyakan kenapa kamu melempar pot?
Ya. Kemarin malam.
[- Jadi kenapa kamu melempar pot itu? - Apa maksudmu, tiba-tiba?]
Aku tidak pernah mengirim itu.
Hey, kamu gak lihat hapeku?
Gak tahu, bukannya tadi kamu bawa ke toilet?
Itu ulah Lee Jae Hyeok.
Sudah kuduga.
Dan Lee Jae Hyeok memberi tahu Direktur Gu.
Tapi kenapa Lee Jae Hyeok dan Direktur Gu langsung menuduh Young Joo?
Karena dia pacarmu...
dan melihat Paman Byeong Chul melihat Young Joo di pengadilan.
Apa?
Siapa Paman Byeong Chul, dan pengadilan apa?
Oh, jadi...
Lihat.
Gu Mi Hee.
Bibiku.
Jadi, dia itu istri dari kakaknya ayahku.
Bibiku punya dua saudara kandung.
Satu kakak perempuan,
dan satu adik laki-laki.
Adik laki-laki itu adalah Gu Byeong Chul.
Dia manajer di Sang Rim Housing.
Sepertinya bibi yang menyuruhnya bekerja di sana.
Kakaknya bibi adalah Gu Mi Jeong.
Suaminya adalah Shin Eul Seob, CEO Sang Rim.
Anggota keluarga kami ada di posisi yang berbeda di seluruh Sang Rim,
dan bibi adalah direktur Yayasan Sang Rim,
jadi dia yang menjalankan sekolah kita.
Luar biasa.
Jadi pria bernama Gu Byeong Chul ini mengenal Jung Young Joo?
Ada persidangan yang mengganggu Sang Rim selama bertahun-tahun.
Itu Jung Cheol Joo.
Dia senior di sekolah kita...
dan dia terluka parah saat mengikuti magang di lapangan, 5 tahun yang lalu.
Dan Paman Byeong Chul adalah manajer di lapangan saat itu.
Dan ternyata adik Jung Cheol Joo adalah Jung Young Joo.
Sepertinya bibi sudah tahu tentang itu.
Dia tidak akan diam saja tentang ini.
Emangnya kamu gak apa-apa ngasih tahu tentang semua ini ke aku?
Tentu saja tidak.
Orang tuaku benci kalau aku membicarakan masalah keluarga ke orang lain.
Lalu, kenapa?
Kan kamu yang nanya.
Oh, dan...
CEO punya 3 anak.
- Salah satunya sekolah di sini... - Oh, aku harus pergi.
Pokoknya makasih. Sampai ketemu di sekolah.
Aku ambil ini ya.
Ada satu orang lagi.
[Gu Mi Hee / Gu Byeong Chul / Lee Jae Hyeok / Lee Jae Hee]
Ada apa?
Aku dengar apa yang terjadi dari Lee Jae Hee.
Direktur Gu bilang apa?
Apa dia akan melakukan sesuatu?
Tidak ada apa-apa...
dan aku mendapatkan apa yang kubutuhkan.
Gantungan kunci itu?
Aku dengar Gong Ki Joon memintanya dari Pak Lee beberapa hari yang lalu.
Dia bilang dia mencoba mengembalikannya padamu.
Dia bilang itu penting bagimu.
Bahkan jika Direktur Gu tahu kamu yang melempar pot,
dia tidak bisa berbuat apa-apa sekarang.
Jadi kau tetap diam saja di sekolah dan jangan berbuat apa-apa.
Kamu memanggilku ke sini untuk mengatakan itu?
Apa?
Ya.
Kang Seo Young, jangan melibatkan dirimu.
Aku bilang begini karena khawatir.
Aku bisa mengurus diriku sendiri.
Aku serius.
Aku pergi duluan.
Aku dengar Gong Ki Joon memintanya dari Pak Lee beberapa hari yang lalu.
Dia bilang dia mencoba mengembalikannya padamu.
Dia bilang itu penting bagimu.
Hyung, sudah pulang.
Hai.
Dari mana?
Aku bertemu teman sekolahku...
yang dulu magang bareng di tempat yang sama.
Dia bilang apa?
Dia bilang dia tidak begitu ingat.
Dia ingat aku mengalami kecelakaan, tapi tidak yakin tentang pekerjaan udara.
Berita buruk.
Bukankah kita sudah bertanya ke semua orang yang kita kenal?
Katanya Lee Kang Hoon Ssaem bekerja denganmu.
- Kita harus--- - Jangan tanya ke Lee Gwajang-nim.
Itu bisa menyulitkannya.
Jangan hanya memikirkan diri kita sendiri, Young Joo.
Selamat pagi.
Tidak ada seorang pun di kelas ini yang mau melakukannya?
Ya. Tidak ada yang tertarik.
Jadi, apa kali ini Kang Hoon Ssaem ikut membimbing lagi?
Sepertinya tidak.
Anak-anak tidak mau dibimbing olehku.
Benarkah?
Siapa yang tidak mau?
Permisi...
Dia.
Aku minta maaf soal hari perlombaan.
Astaga.
Kamu bertindak seolah-olah mau memakanku.
Kamu marah, terus gak marah lagi. Apa-apaan ini?
Aku salah paham.
Maaf, Pak.
Oke.
Aku tidak tahu bagaimana kamu mengetahuinya,
tapi sebuah fakta pasti akan terkuak.
Jadi itu tujuanmu datang ke sini?
Begini...
Bapak bertanya kenapa aku melemparkan pot ke mobil Direktur Gu.
Itu karena persidangan kakakku.
Sudah kuduga.
Kakakku...
mengalami kecelakaan di lapangan saat magang dari sekolah ini.
Sekolah tidak hanya mengabaikannya,
tapi juga memihak perusahaan secara terang-terangan.
Sidang akan segera berakhir,
tapi itu merugikan kami.
Kami putus asa...
untuk satu kesaksian. Untuk bukti apapun.
Bisakah Bapak membantu kami?
Aku kupertimbangkan, tapi...
jangan pernah melakukan hal seperti melempar pot lagi.
Itu tidak berguna, paham?
Ya.
Hei, tapi...
ada banyak konten video cover dance ,
tapi apa orang-orang akan menonton videoku?
Eun Bi.
Tarian kamu itu, feel -nya beda.
Percaya sama aku.
Impianku tuh jadi bosnya agensi hiburan.
Paan sie.
Minggu lalu apa?
Analis barang mewah?
Katanya itu impianmu.
Beres!
Eun Bi, kamu nge-dance sambil lihat ke sini ya.
Apaan sih? Nomor ini lagi?
Apa itu?
Gak tahu!
Halo?
Apaan? Telepon prank?
Kayaknya iya.
Kalo dijawab langsung ditutup.
Dahlah, gak usah dipikirin. Fokus aja sama kerjaan kita sekarang!
Oke!
Bentar, bentar!
Apaan lagi sih?
Oke, sekarang beneran mulai ya!!
Hey, kayaknya aku gak bisa.
Apa? Kenapa?
Aku deg-degan.
Eyy, masa kamu deg-degan?
Kamu bisa tampil hebat di panggung yang lebih besar.
Bukan itu...
Coba kamu sini.
Kayaknya aku udah gila.
Aku mau pergi aja.
Mau ke mana? Eun Bi?
Eun Bi?
Bukankah kamu Young Joo?
Benar kamu Young Joo.
Sungguh tidak apa-apa.
No comments yet. Be the first to leave one.