نخستین 200 خط.
★★ The Exorcism Of Molly Hartley ★★
Pendeta Barrow?
Pendeta James menanyakan kesiapanmu. Dia membutuhkanmu sekarang.
Kau akan bergabung dengan kami?
Aku tidak ikut.
Menjauhlah, Makhluk Terkutuk. Menjauhlah dengan semua tipu dayamu.
Pergilah, Pendosa.
Menjauhlah, Penggoda. Mahluk penuh kebohongan dan licik.
Musuh dari kebajikan, menganiaya yang tidak bersalah.
Bebaskan dia, Mahluk Keji.
Biarkan dia bebas, Monster Keji. Berikan dia jalan menuju Kristus.
Pada-Nya kau takkan temukan amal pahalamu.
Karena Dia telah melucutimu dari kekuasaan dan membuang kerajaanmu.
Menahanmu dan melemahkan kekuatanmu.
Dia telah melemparmu masuk ke dalam kegelapan.
Dimana siksaan abadi menantimu beserta para pengikutmu.
Untuk tujuan apa kau menolak?
Untuk tujuan apa kau berani menolak?
Bagimu yang bersalah di hadapan Tuhan.
Yang hukum-Nya telah kau langgar.
Kau bersalah sebelum anak-Nya, Tuhan Yesus Kristus...
Yang kau anggap menggoda.
Kau bersalah sebelum seluruh umat manusia.
Pada siapa saja disodorkan secangkir racun rayuan kebinasaan.
Amin.
Apa perangkap sudah siap?
Pengusiran sudah dekat.
Oleh karena itu aku mengutukmu, Profligate Dragon.
Dalam nama anak domba yang tidak bernoda...
Yang telah menginjak ular berbisa dan Basilisk...
Yang mengalahkan singa dan naga.
Pergilah dari wanita ini dan bayinya yang belum lahir.
Menjauhlah dari Gereja Tuhan.
Dan saat Dia mengusirmu, kau bahkan tak berani mendekat...
Kecuali dengan izin-Nya.
Maka masuklah ke dalam kawanan babi.
Dan sekarang, aku mengutukmu atas nama-Nya.
Pergilah dari wanita ini dan bayinya yang belum lahir.
Tolong aku.
Tolong aku. Selamatkan aku.
Sayang, biarkan aku pergi.
Menjauhlah, Mahluk Terkutuk.
Sayang, biarkan aku pergi. Kumohon lakukan yang menurutmu benar.
Demi bayiku.
Semuanya akan baik-baik saja. Percayalah padaku.
Pendeta, kumohon! Bayinya akan segera lahir.
Tolong aku, kumohon!
Lakukan hal yang benar.
Ya, ya.
Berikan tempat pada Tuhan Yesus Kristus...
Yang menumpahkan darah paling berharga bagi manusia.
Dia akan melahirkan. Kita harus membantunya.
Dari yang terlihat, tak ada yang disembunyikan.
Dia yang menolakmu, yang semuanya tunduk pada-Nya.
Kumohon, Pendeta, tolong aku.
Kumohon, lakukan hal yang benar.
Kumohon, Pendeta.
Apa yang kau lakukan, Pendeta?
Pendeta, kau selalu bodoh untuk ukuran manusia.
Tidak!
Apa yang sudah kau lakukan?
Istriku, bayiku.
- Selamat malam, Pendeta. - Selamat malam, Elliott.
Lampu padam dalam 15 menit.
Aku Henry Davies.
Aku pendeta di Clovesdale.
Pengacaraku memberitahuku bahwa kau orang yang berjasa...
Karena sudah menempatkanku disini, bukan penjara.
Bukan, aku hanya teman main basket bersama Jaksa Agung.
Aku meyakinkan dia bahwa kau adalah orang terbaik di lembaga Katolik.
Lagipula, kau yang harus menerima permohonan ini untuk membuatnya berhasil.
Dengar...
Aku menerima pemberitahuan resmi dari Vatikan, dan...
Aku sudah diperintahkan untuk memihak padamu.
Kau telah diberhentikan dari Kependetaan Negara.
Dengan Dekrit Kepausan.
"Mulai saat ini dan seterusnya..."
"Kau dilarang praktek. Dari Kementerian".
- Ya. - Maaf.
Kulakukan semua yang kubisa.
Jadi aku bukan lagi seorang imam.
Kau memahami keputusan yang telah diberikan padamu?
- Ya, aku paham. - Baiklah.
Semoga Tuhan menjaga jiwamu, John Barrow.
John, aku akan segera pensiun.
Sampai hari itu tiba, aku akan tetap ada di kapel setiap hari jam 08:00.
Kau dipersilakan bergabung.
Terima kasih.
- Pesta pora. - Hore!
Untuk gadis paling beruntung di dunia, benar?
- Bersulang. - Selamat ulang tahun!
Astaga.
Kawan, 6 tahun lalu aku tidak pernah berpikir akan melakukan ini.
Melakukan ini di hari ulang tahunku.
Terima kasih banyak.
Seorang gadis muda bersama para sahabatnya...
Layak untuk merayakan ini di ulang tahunnya yang ke 24.
Tak seorang pun merayakan ulang tahunnya di bawah usia 30 tahun.
Kau tahu betapa beruntungnya dirimu sekarang ini?
Jangan bilang kau mengenalku saat SMA.
- Benar? - Ya.
Kau yang terbaik.
- Hei. - Hei, Lydia!
Ya.
Molly, ini Lydia. Lydia, ini Molly.
Hai.
Hari ini ulang tahun Molly dan dia sedang merayakannya.
Selamat ulang tahun, Molly. Senang bisa mengenalmu.
Terima kasih.
- Sudah larut, ayo kita pulang. - Baiklah. Ini.
Silahkan minum.
Jadi kau sudah bersenang-senang?
Kau tidak tahu itu. Mendekatlah.
Tidak, tidak, tidak.
- Hei. - Dasar brengsek!
- Biarkan kami masuk. - Hei, buka pintunya!
Ayo, mari berdansa.
Baiklah. Baiklah, baiklah, baiklah.
Selamat ulang tahun ke-24.
Permisi, permisi. Molly!
Molly. Molly!
- Kau harus pulang. - Itu ide bagus.
Kalian mau main ke rumah?
- Ya. - Oh, ya.
Molly. Molly!
Ayo pergi. Molly, kami pergi.
- Molly! - Lupakan. Ayo pergi.
Oh, bagus.
Ini lumayan.
Kemarilah.
Hei.
Kemari.
Cukup.
Pergi ke tempat tidur.
Itu sangat indah.
Katakan "selamat ulang tahun".
Selamat ulang tahun.
Katakan lagi.
Selamat ulang tahun.
Cukup. Pergi ke tempat tidur.
Kau mau bergabung dengan kami atau bagaimana?
Ya.
Tunggu sebentar.
- Nn. Hartley? - Ya.
Kami menerima keluhan soal kebisingan dari tetanggamu dini hari tadi.
Kau mengadakan pesta?
Tidak, aku hanya merayakan ulang tahunku.
Kau keberatan jika kami masuk dan memeriksa?
Tidak. Masuklah.
Kami juga menerima keluhan...
Soal teriakan dan jeritan dari apartemenmu.
Maaf, Petugas.
Kau baik-baik saja?
Ya, aku baik-baik saja.
Aku memang sedikit pusing, tapi baik-baik saja.
Baiklah, tetaplah disini sementara aku memeriksa, paham?
Ya, Bu.
Aku menemukan dua korban!
Kami menemukan pembunuhan ganda. Pria berusia 30-an dan gadis berusia 20-an.
Siapa mereka? Kau mengenal mereka?
Ya, ya.
Kau yang membunuh mereka?
Bukan.
Jika kau bukan pembunuhnya, Nn. Hartley, lalu siapa pelakunya?
Kau tak mendengar itu?
Tidak, aku tak dengar apapun.
Ini akan jauh lebih baik bagimu jika kau memberitahu kami apa yang terjadi disini.
Kalian ingin tahu apa yang terjadi semalam?
Benar.
Aku tak membunuh mereka.
Kami tak melakukannya.
"Kami"?
Kami...
- Sudah cukup bicaranya. Ayo! - Sam...
Kau berdarah.
Ini terjadi lagi.
Apa yang terjadi?
Kami disini.
Apa yang kau bilang?
Kami disini!
Pada Bapa di surga, terima kasih untuk hari ini.
Terima kasih karena aku bisa bangun sekali lagi.
Untuk melihat dan merasakan pagi ini.
- Amin. - Amin.
Aku bangga padamu, Barrow.
Kau seorang pria beriman yang kembali ke jalan Tuhan setelah apa yang kau lalui.
Aku pergi dulu. Aku akan kembali berkerja.
Apa yang akan kau lakukan setelah kau pensiun dari tempat ini?
Aku akan mengajar di sebuah seminar.
Dimana ada tempat tinggal yang menungguku.
Selain itu, apa lagi?
Minum banyak bir, bermain basket.
Itulah yang akan kau lakukan denganku...
Saat mereka mengeluarkanmu dari tempat ini.
Terima kasih.
Hartley, Molly.
Kau disini atas saran pengadilan untuk evaluasi. Ini demi kebaikanmu sendiri.
Tuhan Akan Menyediakan
Bagaimana semalam, Mikey?
Dan bagaimana dengan kebaikanmu?
No comments yet. Be the first to leave one.