Go Back

Go Back (고백)

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Go Back 2020 1080p WEBRip x264 AAC-[YTS MX]
ناشر comelmuewa

برچسب‌ها

webrip
web
x264
BRip
1080
TS
YTS
تاریخ انتشار: 2021-03-30
تعداد دانلود: 24
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Tersangka kasus pembunuhan wisatawan perempuan yang ditemukan pada tanggal 10,

mendorong polisi membuka kasus tersebut secara terbuka untuk melacak tersangka.

Sementara itu, terungkap juga

tersangka saat itu telah diadili karena pelecehan seksual,

menyebabkan kemarahan publik terhadap penyelidikan awal polisi yang kurang baik.

KEMBALI

Itu kau, kan?

Aku?

Kau seorang polisi, kan?

Oh, kau pernah ke kantor kami sebelumnya?

Jadi kau benar-benar seorang polisi.

Apa kau sedang dalam masalah?

Beritahu aku jika kau butuh bantuan.

Aku tak apa-apa.

Kau tak terlihat baik-baik saja.

Apa kau joging disini di waktu yang sama setiap hari?

Ya.

Kalau begitu kita akan bertemu lagi.

Sampai jumpa.

Apa ini?

- Mereka mau ini ditayangkan? - Ya.

- Mereka sudah mengkonfirmasinya? - Ya.

Satu, dua, tiga.

Bisa kau tunjukan wajah yang lebih percaya diri?

Tunggu.

Oke, diamlah. Kita mulai. Satu, dua, tersenyum!

Kami bekerja seperti anjing tapi tampaknya kau punya banyak waktu luang.

Kapan kita menambah orang lagi untuk shift malam?

Kita sudah dapatkan, orangnya sudah ada disini.

Aku mau ke sauna.

Aku mau cari makan dulu.

Jangan pedulikan mereka, petugas Kim.

Seorang petugas wanita dari kantor lain diserang saat patroli malam.

Orang brengsek macam apa yang menyerang petugas polisi?

Begitulah? Memang brengsek.

Berapa lama aku harus terus memegang ini?

Jariku sakit.

Ini laporan eksklusif dari SBC.

Kami baru saja menerima surat tebusan

dari sumber tak dikenal, mengaku anaknya sedang disandera.

"Kirim 100 juta won.

Aku mau masyarakat masing2 mengirim 1.000 won dalam waktu seminggu.

Anak itu aman bersamaku sekarang,

tapi aku akan membunuh anak itu jika kau gagal mengumpulkan 100 juta won."

Bajingan macam apa

- yang mau melakukan hal seperti itu? - Ini dikirim...

- bersama dengan nomor rekening bank. - Mungkin itu hanya prank.

Bisa kau perbesar ini?

Pasti seorang gadis.

Jika setiap orang mengirim 1.000 won untuk mengumpulkan 100 juta...

Jika kita bagi 100 juta dengan 1.000...

- Satu, sepuluh, seratus, - Polisi sedang menyelidiki...

- ribuan... - Seratus ribu orang.

Ya, ini kantor polisi Seowon.

Anakmu?

HARI PERTAMA PENCULIKAN.

Aku yakin stasiun TV bisa mengurusnya.

Ya, kau harus hubungi mereka.

Ini kantor polisi, kau tahu.

Ya, coba hubungi mereka.

Terima kasih.

Kapan anakmu biasanya pulang dari sekolah?

Jam 3?

Tapi sekarang jam 12.

Berapa umur anakmu?

11 tahun? Siapa namanya?

Aku yakin anakmu akan pulang. Apa?

Oh, mereka punya iuran privat?

Kau harus bicarakan dengan stasiun penyiaran tentang berita palsu.

- Namanya "Hye-rin"? - Apa anakmu punya HP?

Dia pergi ke sekolah hari ini?

Kalau begitu kau harus hubungi pihak akademi.

- Maaf? Dia di rumah sekarang? - Ya, coba hubungi kantor polisi.

- Baiklah. - Melegakan sekali.

Ada hal lain yang bisa kubantu?

Oh, panas sekali. Nafasku juga bau.

Aku yakin orang-orang akan kehilangan minat dalam beberapa hari ini.

Ternyata, nomor rekening yang diberikan adalah milik panti sosial.

Benarkah?

Apa itu berarti dia tidak melakukannya demi uang?

Sepertinya dia menguji hati nurani masyarakat.

Itu menarik.

Apa yang dia coba buktikan? Aku sangat tidak setuju.

Lalu bagaimana? Apa menurutmu aku bisa jadi rapper?

Lakukanlah.

Baiklah, Ayo. Ada pencurian di perpustakaan.

- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.

PANTAI SOSIAL ANAK-ANAK MAPO-GU

Subtitle translation by: YOYONG MASAMBA

Nn. Park O-sun.

Kau tahu jam berapa sekarang?

Kau tahu aku menyayangimu, kan?

Bagaimana dengan statistik dukungan finansialnya?

Bukankah aku sudah memberitahumu untuk menyiapkannya...

Aku mengagetkanmu, kan?

Bagaimana kalau kita adakan acara penggalangan dana?

Jika kita berfoto dengan tokoh masyarakat dan merilis artikelnya,

mungkin kita bisa mengumpulkan lebih banyak uang.

O-sun.

Kudengar Bo-ra tidak hadir selama empat hari.

Kurasa aku harus berkunjung ke rumahnya.

Aku akan ikut denganmu.

Oke,

tapi jangan lakukan apa-apa dan tetaplah tenang, oke?

Pusat tidak akan membiarkanmu lolos kali ini

jika kau mencekik leher ayahnya seperti yang kau lakukan terakhir kali.

Mengerti?

Ya.

Halo.

Ya, aku sedang menuju ke rumahnya sekarang. Aku akan meneleponmu setelah aku bertemu dengannya.

Ya.

Oke. Sampai jumpa.

Apa kau mau jadi Santa Claus sepanjang tahun?

Aku sudah dengar semua pelampiasan kemarahan hari ini.

Kau harus belikan ini sebagai gantinya. Bo-ra dipuji atas kaligrafinya.

Yang ini lebih bagus, kan?

Kau luar biasa.

Masuklah.

Bo ra.

Apa kau di dalam?

Kami dari panti sosial Han-Nuri.

Bagaimana kabarmu?

Kau tampak lebih tinggi sejak terakhir kali aku melihatmu.

Kau tidak boleh duduk terlalu dekat dengan TV.

Nggak nyaman banget kalau harus pakai kacamata nanti.

Aku senang aku tidak di rumah.

Inilah yang dikatakan Yu-bin berusia 8 tahun setelah dia terbangun di UGD.

Dia masih ada bekas luka di lehernya saat ayahnya mencekiknya.

Ini hasil scan sinar X-nya. Beberapa tulang di kepala dan tubuhnya retak.

Jika kami terlambat sedetik...

Bo ra.

O-sun membawakanmu hadiah.

Kau mau lihat apa itu?

Ta-da.

Kau suka?

Wow.

Kau hebat sekali!

Kau jauh lebih baik dariku.

Aku yang paling bodoh di kelas seni dan musik saat aku masih sekolah.

Aku bahkan melakukan lip-sync selama kelas musik karena suaraku jelek kalau bernyanyi.

Teman-temanmu dan guru di sekolah sampaikan salam, mereka merindukanmu.

Benarkah?

Tentu saja.

Apa kau sakit atau terluka?

Jadi itu sebabnya kau tidak pergi ke sekolah?

Kami punya berita buruk.

Seorang anak berusia 16 tahun meninggal karena melompat dari atap.

Anak ini sudah lama di-bully di sekolah.

Rekaman CCTV lift saat-saat terakhirnya disebarkan secara online,

membuat orang-orang merasa sedih dengan kematiannya.

Dia meninggalkan postingan di halaman jejaring sosialnya sebelum kematiannya.

Pesan terakhir yang dia tinggalkan mengatakan,

"Semuanya, selamat tinggal."

Kudengar hari ini

para orang tua mengadakan pesta untuk putri mereka ketika mereka mulai menstruasi.

Kau tahu apa yang dikatakan Bo-ra padaku di kamar mandi?

Dia bilang dia terluka sebagai hukuman karena tidak mendengarkan gurunya

dan berkelahi dengan teman-temannya di sekolah.

Itu sebabnya dia tidak pergi ke sekolah.

Bagaimana dengan memar di kakinya?

Mereka bilang memar bisa saja ada akibat mendisiplinkan anak.

Dan mereka bilang

anak-anak yang tidak mendengarkan orang tuanya pantas dipukul.

Memar akan hilang setelah beberapa hari.

Jadi kita tidak bisa melakukan apa-apa tanpa bukti yang jelas.

Jadi kalau kakinya baru patah bisa dilaporkan sebagai penganiayaan?

Dasar anak nakal.

Inilah yang kami sebut "disiplin."

Terserah, kau mau bayar 1.000 won atau tidak.

Kami tidak akan menghukum-mu jika kau tidak mau.

Penculik-lah yang seharusnya dihukum.

Benar.

"Brengsek"?

Ya. Jadi kenapa?

- Kau yang memukulnya! - Diam kau jalang!

Aku tahu kau memukulnya! Sialan!

Rekening panti sosial.

Ya.

Oke. Sampai jumpa.

- Kau punya bukti? - Aku tahu kau memukulnya!

Kau punya bukti, jalang?

"Brengsek"?

Kau pernah ke kantor kami sebelumnya?

Jadi kau seorang polisi.

Ternyata, nomor rekening yang diberikan milik panti sosial.

PARK O-SUN PANTAI SOSIAL ANAK-ANAK HAN-NURI

Aku baik-baik saja.

Aku mau jogging pagi ini.

Ibu.

Aku baik-baik saja.

Khawatirkan saja dirimu sendiri.

Jadi ini yang akan terjadi?

Permisi.

Aku polisi.

Ada laporan mengenai seseorang yang mencurigakan di sekitar sini.

Boleh kulihat tanda PENGENALMU?

Ini polisi.

Ini polisi.

Polisi?

Ada seorang pria yang melihat jendelamu.

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left