نخستین 200 خط.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"Lee Young Eun"
"Park Ha Na"
"Choi Jung Won, Kim Dong Jun"
"Park Chan Hwan, Yang Mi Kyeong"
"Im Chae Moo, Lee Jong Nam, Kim Do Yeon"
"Nam Neung Mi, Baek Soo Ryun, Lee Joon Young"
"Bae Seul Ki, Min Ye Ji, Park Ha Joon, Lim Ji Kyu"
"Still Loving You"
Jika ibu memergoki kalian tertidur saat pelajaran,
ibu akan menyuruh kalian pergi ke belakang kelas.
Tidak boleh mengobrol atau mengeluarkan suara keras.
Ibu akan mengeluarkan kalian dari kelas jika kalian melakukannya.
Ibu tidak akan mengizinkan apa pun yang mengganggu pelajaran.
Buka buku teks kalian.
Kita akan membahas infinitif "to" yang berfungsi sebagai subjek.
Siapa yang mau menjelaskannya?
Apa ini? Tidak ada yang mengetahuinya?
Kamu, jelaskan.
Kenapa kamu tidak menjawab?
Apa murid-murid akan takut jika aku meneriaki mereka?
Hai, Semuanya.
Tolong buka buku teks halaman 28 untuk pelajaran hari ini.
Kamu sedang apa?
Hari ini kita akan mempelajari tata bahasa Inggris.
Meski itu tidak akan memengaruhi hidup kalian,
kalian perlu mengetahui sedikit tentang tata bahasa.
Jika kalian memahaminya, itu sangat sederhana.
Ini sering muncul dalam ujian masuk universitas.
Jadi, kita perlu memahaminya dengan baik.
Subjek infinitif "to" adalah
"for" yang digunakan dengan sebuah objek,
tapi terkadang "of" digunakan untuk menggantikan "for".
Kapan itu digunakan?
Benar. Bagus sekali.
Menurut kepribadian seseorang...
Kalian sedang apa? Aku malu.
Kenapa kalian menontonku diam-diam?
Kami tidak menonton. Ini keterlibatan orang tua.
Ibu ingin melihat betapa hebatnya anak ibu.
Lalu?
Kamu hebat. Bagaimana pendapat Ibu?
Ya, kamu hebat dalam menjelaskan secara terperinci.
Nenek akan menguasai bahasa Inggris dengan mudah jika kamu ajari.
Benar, bukan? Aku hebat, ya?
Ya.
Kamu tidak mengajar anak SD. Berhenti melebih-lebihkan.
Apa kedengarannya seperti itu?
Jika memakai tanganmu, kamu harus siap mengajar anak TK.
Kamu harus mengendalikan murid SMA dengan matamu.
Kesan pertama adalah segalanya jika menyangkut murid SMA.
Mereka akan mempermainkanmu jika kamu tampak lemah.
Bu, lihat diriku.
Bagaimana pendapat Ibu?
Jangan begitu. Itu aneh.
Ya, itu aneh.
Bagaimana jika mereka berpikir aku tidak karismatik atau payah?
Tidak ada gunanya khawatir sebelum waktunya.
Kamu tidak perlu melakukan apa pun
selain menjadi dirimu sendiri.
Ibu tidak mengatakan ini karena kamu anak ibu,
tapi kamu pasti bisa.
Kamu tidak perlu bertanya kepada orang lain.
Nenek bisa menjamin.
Ibu dan nenekku yang paling hebat.
Eun Ho, inilah gunanya keluarga. Perhatikan dan pelajari.
Semoga berhasil, Kak. Kamu senang sekarang?
Kamu akan terlambat. Ayo kita sarapan.
Baiklah. - Baiklah.
Kamu ada bimbingan hari ini?
Ya. Itu sesi terakhirku. Penutupan yang hebat.
Jika begitu, setelah kamu selesai, mampirlah untuk menemui ibu.
Kenapa? - Datang saja.
Baiklah.
"Pasaraya Korea"
"Episode 1"
Bu, aku di lantai satu.
Baiklah.
Aku baru menyelesaikan pelajaranku. Aku akan pergi ke konser.
Aku pulang terlambat malam ini.
Nenek, aku akan menelepon jika pulang terlalu larut.
Ibu.
Sebentar.
Kamu tampak cantik.
Itu cocok sekali untukmu.
Aku menyukainya.
Pilihan yang bagus.
Kamu suka yang ini?
Aku akan membeli ini juga.
Itu cocok sekali untukmu.
Bagaimana dengan ini?
Desain ini masih baru.
Sederhana dan elegan. Cocok dengan baju apa pun.
Kamu bisa membeli sepasang untukmu dan ibumu.
Cincin pasangan sedang populer belakangan ini.
Tampak serasi jika ibu dan anak sama-sama memakainya, bukan?
Aku tidak menyukainya.
Padahal ini cocok untukmu.
Kenapa kamu tidak membelikannya untuk ibumu?
Dia pasti senang.
Apa kamu belajar memaksa konsumen untuk membeli produk?
Maafkan aku.
Tolong kirimkan sisanya ke rumahku.
Baiklah.
Kamu buta atau bagaimana?
Apa?
Ya, ampun. Maafkan aku.
Ibu mau membawaku ke mana?
Ibu akan membelikanmu baju baru karena kamu mendapat pekerjaan baru.
Tidak apa-apa. Aku punya banyak baju.
Jangan menolak. Kamu harus tampil cantik di hari pertama.
Berkat gen Ibu di dalam diriku,
aku cocok mengenakan apa pun karena rupaku cantik.
Ibu juga tahu,
tapi ibu ingin membantumu tampak lebih cantik lagi.
Kamu terlalu sibuk mempersiapkan ujian sertifikasi guru
dan bekerja paruh waktu untuk membantu keluarga kita.
Biarkan ibu menjadi ibu yang baik.
Itu keinginan ibu. Ya?
Siapa yang memintamu membayar biaya penatunya?
Maafkan aku.
Ternyata selain buta, kamu juga tuli.
Aku baru membeli gaun ini. Ambilkan aku yang baru sekarang!
Nona, maafkan aku,
tapi tidak ada yang baru sebab semua sudah terjual habis.
Itu bukan urusanku.
Cepat ambilkan aku gaun baru yang tidak bernoda sekarang!
Tunggulah di sini.
Halo, Nona.
Apa aku boleh membantumu memecahkan masalahnya?
Astaga. Ada noda pena di bajumu.
Kamu pasti kesal.
Tapi jangan khawatir. Aku bisa segera menghilangkannya.
Akan hilang dengan ini.
Astaga, luar biasa.
Nodanya hilang.
Kebanyakan pena terbuat dari minyak,
cairan pereda nyeri bisa menghapusnya.
Sekarang tidak terlalu tampak,
tapi akan lebih bersih lagi jika ini dibilas dengan air hangat.
Nona, semuanya sudah baik-baik saja?
Nodanya sudah hilang.
Kamu mau aku mencucikannya?
Buanglah di tempat sampah.
Lihat baik-baik. Nodanya hilang. Sekarang sudah bersih.
Singkirkan itu. Beraninya kamu menaruh sampah di depanku?
Apa aku tampak seperti orang sakit?
Kamu ingin aku memakainya dengan bau obat?
Kamu mau aku diejek atau bagaimana?
Maafkan aku, Nona.
Aku tidak memikirkan itu.
Baunya akan hilang jika bajunya dicuci kering.
Jika kamu memberikan alamatmu,
kami akan mencuci dan mengirimkannya.
Bu, tahukah kamu bahwa kamu sangat menyebalkan?
Apa?
Kamu hanya karyawan toko. Seharusnya kamu menyadari posisimu.
Buang itu seperti perintahku. Kenapa kamu membantahku?
Permisi.
Kamu keterlaluan.
Tidak apa-apa. Jangan mencampuri.
Kamu tidak boleh kasar begitu kepada orang yang mau menolongmu.
Dia tidak pantas dihina hanya karena dia karyawan toko.
Ibu sudah menyuruhmu berhenti. Sudah cukup.
Aku minta maaf.
Jangan minta maaf kepadanya. Ibu tidak salah apa-apa.
Minta maaf kepada mereka.
Kamu berutang permintaan maaf kepada mereka berdua.
Memangnya kamu siapa sampai berani memerintahku?
Kamu juga tidak sopan dan menghina mereka.
Dia cukup tua untuk menjadi ibumu.
Apa kamu juga sekasar ini kepada ibumu?
Apa katamu?
Kamu harus menghormatinya karena dia lebih tua darimu.
Hentikan. Kamu tidak boleh begini.
Ini tempat kerja ibu. Jangan bersikap tidak sopan.
Panggil manajernya kemari.
Sekarang juga!
Aku sungguh minta maaf karena membuatmu kesal.
Aku akan mengajari mereka agar hal ini tidak terjadi lagi.
Minta maaflah kepadanya dengan tulus.
Maafkan aku. - Maafkan aku.
Kami akan membayar kerugianmu dengan cara yang kamu inginkan.
Tidak perlu.
Setelah kupikir-pikir lagi, aku akan menerimanya.
Aku bermaksud membuangnya, tapi kamu harus bertanggung jawab.
Berapa harganya?
860 dolar.
Kamu mendengarnya, bukan? 860 dolar.
Ya. Aku akan membayarnya, Nona.
Kamu harus menyadari posisimu.
Aku akan menemui kalian sepulang kerja.
Maafkan aku.
Tidak apa-apa.
Maaf kamu harus melihat ibu seperti itu.
Jangan bilang begitu.
Semuanya karena aku.
Seharusnya aku menahan kemarahanku.
Maafkan aku, Bu.
No comments yet. Be the first to leave one.