نخستین 200 خط.
Whoa.. Disana..!!
Berhenti..!
Siapa yang disana?
Aku adalah Arthur, Putra sang Uther Pendragon, Dari kastil Camelot..
Raja dari seluru Britania..! Penakluk seluruh Saxon..!
Penguasa seluruh Inggris..!
Perkenalkan yang satunya..!!
Aku, Ini adalah pelayan terpercayaku Patsy
Kami telah berkuda sepanjang daratan ini.. Dalam pencarian para Ksatria..
Yang akan bergabung denganku di istana Camelot.. Aku harus berbicara dengan raja dan tuanmu..
- Apa, berkelana dengan seekor kuda? - Ya.
- Kau hanya menggunakan Kelapa. - Apa?
Kau hanya memukulkan bersamaan dua batok kelapa itu.
Jadi? Kami telah berkelana sejak salju musim dingin menutupi daratan ini..
- Sepanjang kerajaan Mercia... - Dimana kau dapatkan kelapa-kelapa itu?
Kita menemukannya..
- Menemukannya, Di Mercia? - Kelapa adalah tumbuhan tropis..
- Apa yang kau maksud? - Disini adalah dataran bersuhu dingin...
Burung Walet mungkin pergi ke selatan mengikuti arah matahari, Atau burung camar bermigrasi..
Ke tempat yang hangat di musim dingin... Hal itu bukanlah hal yang aneh di daratan kita..
- Apakah kau mengatakan migrasi kelapa? - Tidak semuanya, itu tidak bisa dibawa semuanya...
- Apa? Seekor burung Walet membawa kelapa? - Itu bisa dicengkram di kulitnya...
- Itu bukan pertanyaan dimana burung itu mencengkramnya.. - Itu pertanyaan mudah dengan membandingkan beratnya.
Burung yang beratnya 5 ons tidak akan membawa kelapa yang beratnya 1 pound...
Itu bukan masalah, Katakan pada Tuanmu bahwa Arthur dari kastil Camelot ada disini...
Untuk mempercepat kecepatan suatu udara..
Seekor burung Walet akan mengepakkan sayapnya sebanyak 43 kali setiap detik..
- Kumohon! - Apakah aku benar?
- Aku tidak tertarik... - Mungkin saja, Kelapa itu dibawa burung Walet Afrika..
Burung Walet Afrika, mungkin saja, Tapi tidak burung Walet Eropa. itu pendapatku..
Ya, aku setuju dengan itu..
Apakah kau mau menanyakan Tuanmu jika ingin bergabung denganku di kastil Camelot?
Tapi untuk itu, tentu saja, burung Walet Afrika bukanlah burung yang bermigrasi...
Jadi mereka tidak bisa membawa kelapa itu pergi kemana pun...
Tunggu sebentar, bila saja dua Burung Walet Afrika membawa kelapa itu bersamaan?
- Tidak, mereka seharusnya terbang sendirian... - Sederhana mereka hanya mengikuti garis pantai..
- Memegangnya dibawah punggung dengan bulunya? - Mengapa tidak..
Bawalah yang telah mati...
9 pence.
- Bawalah yang telah mati...! - Disini satu.
9 pence.
- Aku tidak mati! - Apa?
- Tidak apa-apa. Ini bayaran 9 pence-mu. - Aku tidak mati!
- Ini, dia bilang tidak mati. - Ya, dia begitu...
- Aku tidak... - Dia tidak begitu?
- Dia akan segera mati, Dia sedang sakit. - Aku merasa lebih baik.
Sebentar lagi kau akan dikuburkan.
Aku tidak bisa membawanya seperti ini... Hal ini melawan aturan..
- Aku tak ingin berada di gerobak... - Jangan bertingkah seperti bayi..
- Aku tak bisa membawanya.. - Aku merasa lebih baik...
- Berikan kami kemurahan hatimu... - Aku tidak bisa...
Dapatkah kau berpegangan? Aku tak ingin berlama-lama...
Aku telah mendapatkannya dari Robinson, mereka telah kehilangan 9 hari ini..
- Kapan lagi giliranmu? - Hari kamis.
- Aku pikir aku akan berjalan kaki saja.. - Kau tak bisa membodohi seorang pun..
- Tidak adakah sesuatu yang bisa kau lakukan? - Aku merasa bahagia...
- Terima kasih banyak... - Tidak apa-apa, sampai jumpa di hari kamis.
Benar..
- Siapa itu? - Aku tak tahu, sepertinya dia adalah raja.
- Mengapa? - Tidak ada kotoran di sekililing tubuhnya.
- Wanita tua! - Pria!
- Pria, Maaf, - Ksatria apa yang tinggal di kastil itu?
- Umurku 37 tahun. - Apa?
- Umurku 37 tahun, Aku tidak tua. - Aku tak bisa hanya menyebutmu "Pria"
- Kau bisa memanggilku "Dennis." - Aku tak tahu panggilanmu Dennis.
Kau tak perlu bersusah payah mencari tahu itu.
Aku mohon "Maaf" memanggilmu wanita tua. tapi dari belakang kau terlihat seperti itu...
Hal apa yang membuatmu secara langsung menganggapku seperti orang rendahan...
- Aku adalah raja... - Oh, Raja, Hal yang sangat bagus.
Dan dari mana kau mendapat gelar itu? Dengan memanfaatkan para kaum pekerja.
Dengan memberikan Dogma Imperialis Kuno...
Dengan menghidupkan perbedaan ekonomi dan sosial di dalam masyarakat kita...
- Jika hal itu pernah berkembang... - Itu akan menjatuhkan kotoran yang indah, disini..
Bagaimana kabarmu?
- Bagaimana kabarmu, Nyonya? - Aku Arthur, Raja dari seluruh Britania..
- Milik siapa kastil itu? - Raja dari siapa?
- Britania. - Siapa itu Britania?
Kita semua orang Britania, dan aku rajamu..
- Aku tidak tahu jika kita punya seorang raja.. - Aku kira kita adalah kelompok yang mandiri..
Kau telah membodohi dirimu, kita berada dalam sebuah sistem "Ke-diktator-an"...
Sebuah Keberlangsungan dari sistem Otokrasi, Yang telah memanfaatkan para kelas pekerja...
Dan kau membawa maksud itu ke dalam kelas..
- Dan semua itulah yang dimaksudkan.. - Kumohon, rakyatku yang baik, aku tergesa-gesa..
Siapa yang tinggal di kastil itu?
- Tidak ada seorang pun tinggal disana... - Lalu siapa tuanmu?
- Kita tak punya tuan.. - Apa?
Kita adalah anggota sindikat Anarcho..
Kita selalu mengatur tindakan dari saran pemimpin setiap minggunya...
Tapi semua keputusan dari pemimpin itu bisa dipertanyakan..
- Dalam rapat istimewa setiap 2 minggu... - Ya, aku mengerti..
- Oleh suara mayoritas dalam setiap rapat kita.. - Diamlah..
- Melalui 2/3 suara kelompok mayoritas... - Diamlah!, Aku perintahkan kau untuk diam!
Perintah? Kau kira dirimu itu siapa?
- Aku adalah rajamu. - Aku tidak memilihmu.
- Kau tidak memilih seorang raja. - Lalu bagaimana kau menjadi seorang raja?
Seorang putri di danau, Tubuhnya penuh dengan cahaya suci yang begitu berkilauan...
Memegang ke atas pedang Excalibur, yang berasal dari jiwa suci dari air...
Dengan takdir yang istimewa, Itulah aku, Arthur, telah membawa pedang Excalibur.
Itulah mengapa aku menjadi rajamu..
Dengar, Wanita aneh dari danau, memberimu pedang, adalah hal yang tidak punya dasar..
Pada sistem pemerintahan, Kekuasaan tertinggi..
Berasal dari sebuah mandat rakyat, Bukan dari sebuah ritual yang aneh di danau...
Diamlah!
Kau tak bisa menggunakan kekuasaan tertinggi...
Oleh karena pelacur dari danau itu memberikanmu sebuah pedang...
- Diamlah..! - Jika aku berjalan dan berkata aku adalah raja..
Karena ada gadis yang basah memberiku pedang, dan menyuruhku untuk mengambilnya..
- Apakah kau bisa diam? - Sekarang kita lihat kejahatan yang melekat pada sistem...
- Diamlah! - lihatlah kejahatan pada sistem,
- Tolong! aku telah mengalami penindasan.. - Petani sialan!
Apa yang terjadi! Apakah kau mendengarnya?
Apakah kau lihat dia telah menindasku dan menghina kalian?
Kau bertarung dengan kekuatan kebanyakan orang, Tuan Ksatria..
Aku adalah Arthur, Raja seluruh Britania..
Aku mencari Ksatria terbaik dan berani Untuk bergabung denganku di Camelot.
Kau telah membuktikan dirimu pantas, Akankah kau bergabung denganku?
Kau membuatku kecewa, begitulah. ayo, patsy...
Tidak seorang pun boleh lewat.
- Apa? - Tidak seorang pun boleh lewat.
Aku tak ada permusuhan denganmu, Tapi aku harus melintasi jembatan ini...
Lalu kau harus mati...
Aku perintahkan dirimu, sebagai raja Britania, Untuk menyingkir dari sini...
Aku menjaga tak seorang pun bisa melintas...
Jadi begitu!
Sekarang menyingkirlah, lawan tidak sepadan..
- Itu hanya goresan.. - Goresan? Lenganmu terlepas.
- Tidak, ini tidaklah seperti itu. - Lalu apa artinya itu..
- Aku akan lebih buruk lagi... - Kau pembohong!
Ayolah, Kau banci!
Kemenangan milikku.
Kami meminta kebaikanmu, Tuhan, dalam belas kasihanmu..
- Ayolah. - Apa?
Lihatlah dirimu!
Kau sungguh berani, tapi pertarungan ini adalah milikku...
Sudah cukup, eh?
Kau bajingan bodoh, kau telah kehabisan lenganmu..
- Ya, telah kualami. - Lihat!
Itu hanya segumpal daging.
- Hentikan itu! - Pengecut!
Aku akan memotong kakimu! baiklah!
- Baiklah! Aku akan melakukannya untukmu. - Kau akan melakukan apa?
- Kesini. - Apakah kau akan mencincangku?
- Aku tak terkalahkan! - Kau sialan bodoh.
- Ksatria hitam selalu menang! - Lihatlah dirimu!
Ayolah.
Baiklah, kita menyebut ini imbang.
- Ayo, Patsy. - Aku mengerti
kau kabur, eh? Kau bajingan pengecut
Kembali kesini dan lihat apa yang akan kau alami.. Aku akan menggigit kakimu sampai putus..
Pie Jesu Domine
Dona els requiem
Dona els requiem
Dona els requiem
- Seorang penyihir! - Kami menemukan seorang penyihir!
- Kami mendapatkan Seorang penyihir! - Kami menemukan seorang penyihir.
Kami mendapatkan Seorang penyihir!
Bakar dia..!
- Kami menemukan penyihir. Bisakah kita membakarnya? - Bakar dia..!
- Bagaimana kau tahu dia seorang penyihir? - Dia seperti itu...
Bawalah dia ke depan.
- Aku bukan seorang penyihir! - Tapi kau berpakaian seperti penyihir
- Mereka yang membuat dandanan ini padaku. - Tidak, Kami tidak melakukannya.
Dan ini bukanlah hidungku. Ini adalah hidung palsu.
- Baiklah? - Kami memasang hidungmu itu.
- Hidung? - Dan topi, Tapi dia seorang penyihir!!
Bakar dia!
- Apakah kau membuatnya seperti ini? - Tidak, Ya..!
- Ya, sedikit. - Dia punya sebuah kutil.
- Apa yang membuatmu berpikir dia penyihir? - Dia merubahku menjadi seekor kadal..!
Seekor kadal?
Aku lebih baik sekarang.
- Bakarlah dia! - Bakarlah dia!
Diam! Diam! Ada cara yang bisa membuktikan jika dia adalah seorang penyihir.
- Apakah ada?, apa itu? katakan padaku. - Apakah itu menyakitkan?
Katakan padaku, apa yang akan kau lakukan dengan penyihir itu?
Membakarnya!
- Dan apa yang kau bakar untuk penyihir itu? - Lebih banyak penyihir lagi!
- Kayu! - Jadi mengapa penyihir dibakar?
- Karena mereka terbuat dari kayu? - Bagus!
Apa yang kita pikirkan bahwa dia berasal dari kayu?
- Kita bisa membangun jembatan dari dirinya. - Tapi kau juga bisa membangun jembatan dari besi?
Oh, ya...
Apakah kayu tenggelam di dalam air?
- Tidak, - Dia melayang.
Lemparkan di ke danau!
- Apa lagi yang melayang di air? - Roti.
- Apel. - Batu yang sangat kecil.
- Anggur! Daging. - Buah Ceri, lumpur.
- Gereja. - Arang
Bebek!
Tepat sekali.
Begitu masuk akal...
Jika dia..
beratnya sama seperti bebek...
Maka dia terbuat dari kayu.
Dan setelah itu?
- Penyihir! - Penyihir!
Kita harus gunakan timbangan besar.
Singkirkan penahannya!
- Penyihir! - Penyihir!
No comments yet. Be the first to leave one.