نخستین 200 خط.
Di tahun 1947, dengan berakhirnya kekuasaan Inggris, India terbagi.
Setelah terbagi, Pakistan terus-menerus berupaya menyusup ke Kashmir,
yang ditanggapi oleh pasukan India dengan serangan balik yang dahsyat.
Di tahun 1965, perang meletus antar kedua negara karena masalah ini.
Presiden Pakistan, Ayub Khan yakin
dengan senjata canggih yang disediakan oleh Amerika,
Pakistan bisa mengalahkan India dalam peperangan ini.
Untuk mengirim pesan yang keras, India mengerahkan Angkatan Udara India.
Angkatan Udara mengacaukan semua strategi Pakistan.
Kehilangan banyak sektor ke India,
Ayub Khan sepakat untuk gencatan senjata.
Namun, meski gencatan senjata,
ketegangan meningkat lagi tahun 1971 karena isu Bangladesh,
dan Pakistan mulai menyerang pangkalan udara India.
3 DESEMBER 1971 PANGKALAN UDARA AMRITSAR
Cepat tangkap dia.
Cepat!
Pak, kami telah menjatuhkan pesawat Pakistan
dan menahan pilotnya.
Kami tahan dia di bunker Sayap Timur, pak.
Kau juga beritahukan ke pasukan India.
Mereka sedang ke sini, pak. / Aku akan ke sana.
terjemahan broth3r max
Hidup India, pak. / Hidup India.
Berkasnya.
Dia seorang tentara sebelum menjadi tawanan perang.
Lepas ikatannya.
Kapten Grup K.O. Ahuja.
Komandan Sayap Ahmed Hussain.
Apa kau ada keluhan terhadap perlakukanmu disini,
kau bisa sampaikan dengan menulisnya di formulir dari Konvensi Jenewa ini.
Tak perlu. Terima kasih.
Boleh minta rokok?
Boleh.
Terima kasih.
Kau juga suka wiski?
Tidak, makasih.
Aku minum teh saja.
Eagle, Peshawar, Skuadron No. 9!
Kau mengemudikan pesawat Starstriker, bukan begitu?
Ya.
Apa ada rencana penyerangan lain, selain yang ini?
Mungkin kau lupa aturan peperangan.
Aku tak bisa beritahukan itu.
Ini tak baik untu kesehatanmu.
Jadi, kau menerima Medali Keberanian?
Ya, Penghargaan Keberanian Pakistan.
Sitara-ejurrat tahun 1965!
Tapi kalian kalah perang di tahun '65.
Apa negaramu memberikan medali karena kalah?
Apa kau ingat serangan Sargodha pada 7 September?
Bagaimana kubisa lupa?
Aku ditempatkan di sana.
Tapi sepertinya kau lupa malam 6 September.
Dimana kau ditugaskan?
Adampur, Jalandhar.
Oh,
jadi kau adalah "The Tiger" dari Adampur.
Aku puji keberanianmu, Pak Ahuja.
Kau jauh-jauh terbang ke Sargodha!
Katakan, mengapa kau mendapat penghargaan Sitara-e-Jurrat?
Karena aku menembak jatuh salah satu pesawat Mystere India-mu.
SKUADRON TIGER ADAMPUR
BUAT SITUS NONTON STREAMING, MOHON TAK MERUBAH KONTEN SUB INI
VISITORBET ►REBATE SLOT 1,3% TERTINGGI DI INDONESIA◄
VISITORBET ►MENANG BERAPAPUN PASTI KAMI BAYAR◄
►cari kami di Google: VISITORBET◄
Adampur,
disinilah aku pertama kali bertemu Kepala Skuadron T.K. Vijaya.
Jiwanya penuh patriotisme
dan nadinya ada semangat Angkatan Udara India,
dia adalah tentara,
dengan keberaniannya dan kemampuan terbang yang luar biasa,
telah merubah baik perang 1965 maupun dunia penerbangan.
Pasukan Tiger. / Siap, pak!
Istirahat di tempat.
Menjangkau langit dengan bangga adalah tujuan kita,
dan mempertahankan negara ini adalah tugas kita.
Dalam pelatihan ini, kalian akan memamerkan kemampuan terbang kalian,
dengan nilai-nilai inti kalian:
Keberanian,
Rasa Hormat,
Kesetiaan,
dan Keberanian.
Ini adalah standar yang diharapkan dari masing-masing kalian.
Apa kalian bersedia berusaha untuk menerima tantangan ini?
Bersedia, pak! / Bagus.
Hari ini, mari cek kemampuan kalian melawan pilot yang lain.
Aku sendiri yang mengawasi pelatihan ini.
Semua pilot berpengalaman terbang 0900 jam.
Dan ingat,
pesawat merupakan perpanjangan diri kalian.
Tetap fokus dan waspada.
Bersiap terhadap semua yang tak terduga.
Selamat berburu dan hati-hati saat terbang.
Mari mulai pertempuran udara.
Bull, Duck, kejar kecepatan tinggi,
kunci targetmu dalam 60 detik.
Para Tiger, menu spesial malam ini...
BEBEK TANDOORI!
Bapak tidak jujur (Bull). Kau seorang vegetarian.
Di pertempuran yang tegang ini, Bull ini bisa menjadi Tiger!
Jangan terus ikuti aku, pak nanti kutraktir bir.
Menyuap seorang prajurit, huh?
Kena kau, Duck. / Sialan! Aku kekunci. Kembali ke pangkalan.
Panther, kau selanjutnya.
Waktumu dimulai dari sekarang, Panther. / Pak Bull,
hari ini kau akan saksikan kecepatan Panther.
Coba saja, nak. Dan lihat kekuatan Bull.
Bersiaplah!
Panther mendekati Bull dengan kecepatan tinggi.
Langkah yang keliru, dia akan kalah.
Coba-coba jadi Flying Sikh (atlet India), huh?
Coba saja!
Whoa!
Tak mungkin! Tidak, tidak!
Apa itu, pak? Apa-apaan?
Kenapa? Takut?
Aku cuma bercanda! Siapa yang takut!
Sekarang selamatkan ekormu kalau bisa.
Sekarang Bull tak mau melepaskan Panther.
Tabby lindungi Panther, Cockroach lindungi Bull.
2 lawan 2.
Sini kau...
Apa-apaan!
Sebelah kirimu, Bull.
Dalam pertempuran yang tegang, saat musuh berada di depanmu,
jangan buang-buang waktu untuk ngobrol.
Dimana Cockroach? / Bencana terjadi, saat kewaspadaanmu goyah.
Lihat belakangmu!
Pak Tabby!
Pak Tabby, dia datang! Pak Tabby, dia datang!
Cockroach di belakangku, butuh perlindungan!
Hadapi keduanya.
Dengan aba-abaku, belok tajam ke kiri. / Dimengerti.
Kau selamatkan dia dari Bull,
tapi dia kalah dari Cockroach.
Tidak, tidak, jangan lagi.
Dan kunci.
Belok tajam ke kiri, sekarang!
Tapi pak, aku sudah dikunci!
Apa yang kau lakukan?
Apa yang kau lakukan, pak?
Coba.
Cockroach, Tabby, waktu kalian 60 detik untuk saling mengunci.
45 detik lagi.
Ini terlalu beresiko.
Kau takut, Cockroach? Permainan belum selesai.
Aku... tak akan membahayakan pesawatku, kawan.
Sial! Sial! Sial!
Ayo, ayo, ayo!
Ayo, ayo, tetap bersamaku.
Berfungsilah. Tidak, tidak , tidak.
Sekarang bukan saatnya tantrum.
Berfungsilah.
Ayo, ayo, ayo!
Ayo!
Pak, Tabby sudah mengunci dia.
Lari, lari, lari!
Tolong jangan ketawa.
Hey, Cockroach? / Apa?
Ketakutan lagi, huh?
Hey, culas! Siapapun bisa menang dengan curang.
Temui aku di kantin 5 menit lagi, dan lihat siapa yang lebih baik.
Yeah, yeah, lihat saja, lihat saja nanti.
Pak, kenapa Cockroach lari begitu?
Karena saat dia naik, tekanan di bawah sini tak bisa di atasi.
Kemudian, mulai beser.
Kau tak berhenti ngambil resiko, ya Tabby?
Dalam pertempuran, tak ada batasan,
lantas kenapa diberikan batasan di setiap pelatihan?
Pak Tabby, semua yang kudengar tentangmu jadi masuk akal sekarang.
Dia telah menyelamatkan hari ini, nak.
Kita lihat saja nanti apa yang terjadi.
Ayolah pak, jika bukan karena Pak Tabby,
aku sudah kau kunci. / Apa itu tantangan?
Lain kali aku yang dapat poin, pak. / Itu tak gampang, sayang.
Ayo, kita adu panco.
Ayo, ayo, ayo! / Yuk, yuk, yuk!
Ayo, ayo, ayo!
Pak Bull,
kenapa mereka terus saling melawan?
Mereka berdua kayak Arjuna dan Karna di Mahabharata.
Karna pemanah yang ulung,
tapi tetap Arjuna yang jadi kesukaan Dewa Krisna.
Ah!
Ayo, ayo, ayo!
Semangat, ayo, ayo!
Teman-teman.
Bisa tidak kalian main bareng jadi satu tim?
30 menit, semua pilot lapor ke Ruang Pengarahan Skuadron.
30 menit, jalan. / Cepat, cepat.
VISITORBET ►REBATE SLOT 1,3% TERTINGGI DI INDONESIA◄
Hidup India, pak.
Mari.
Bagaimana pelatihannya?
Berjalan lancar, pak. Para pilot kita makin lebih baik seiring waktu.
Terima kasih.
Waktu adalah sesuatu yang tak kita punya.
Laporan intelijen:
No comments yet. Be the first to leave one.