نخستین 200 خط.
Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%
Kau tahu aku.
Aku berakhir melakukannya di parkiran itu.
Apa? Tidak.
Mau bagaimana lagi?
Kami jelas tak bisa pergi ke tempat lain.
Itu kejam, bung.
Tapi aku percaya itu.
Kau selalu berkata jujur.
Selalu spontanitas./ Ya, kau tahu.
Kau tahu, itu malam yang cukup indah terlepas dari semuanya.
Cukup indah?/ Bung, aku lihat gadis itu.
Dia lumayan.
Itu akhir sempurna untuk malam sempurna.
Tapi dia tidak masakkan kau sarapan?
Kau sama sekali tidak mendapat makanan?
Tidak.
Lebih buruk.
Tunggu, apa?/ Ini yang terjadi setelahnya.
Tunggu, apa?
Apa aku ingin tahu?
Apa?
Aku mendapat informasi yang sangat disayangkan.
Bung, ini Hesperia. Apa lagi yang baru?
Saat perjalanan pulang setelah pertandingan, aku bertemu Big Jake,
Atau bisa dibilang, Big Jake bertemu denganku.
Si bodoh ini.
Astaga.
Kupikir kau bilang akan mengantarkan wanita itu...
...atau kehilangan kunci,u.
Lupakan si bodoh itu.
Apa yang dia katakan?
Katakanlah dia mengatakan hal-hal yang tidak enak kepadaku.
Maksudku, aku mengerti. Aku mematahkan tangannya.
Kau memang mematahkan pergelangan tangannya.
Tapi karena aku begitu mempesona,
Aku bisa bicara dengannya baik-baik, dan begitulah.
Mari kita habisi si bodoh itu.
Ini tidak semudah itu./ Bung, ini semudah itu.
Aku dalam situasi yang panas saat ini.
Dengar, bung./ Aku akan pergi malam ini.
Bung, bung... Apa?
Tak ada yang percaya dia. Tak ada yang suka dia.
Itu memang ciri-ciri gangster sebenarnya,
Tapi kita tak bisa terus berbisnis dengan orang seperti itu.
Kita tidak butuh dia.
Dengar, ini adalah waktu yang tenang...
...dan kita harus menghormati itu.
Tak ada konflik apapun diantara lingkungan ini selama bertahun-tahun...
...dan aku ingin menjaganya tetap seperti itu.
Ditambah, tujuan utamanya yaitu keuntungan.
Yang lainnya adalah kemunduran.
Lagi pula, entah kau ingin mengakuinya atau tidak,
Kita membutuhkan dia.
Tidak, kita tidak butuh dia.
Kita hanya perlu melupakan itu?/ Dengar, aku hanya bilang.
Tidak ada yang keren tentang masuk penjara.
Aku tahu kau tak tahu seperti apa rasanya itu,
Tapi aku tak mau kembali.
Dan itu yang akan terjadi jika aku tetap di sini.
Jika kau tetap di sini?
Apa maksudmu, "jika kau tetap di sini"?
Kau akhirnya menyerah? Meninggalkan orang-orangmu?
Tidak, ini bukan seperti itu.
Sebaiknya mulai menjelaskan. Kau terdengar terkejut.
Dengar, setelah bertahun-tahun...
Semua kekacauan berdarah.
Seluruh obat-obatan...
Chris tertembak di wajah.
Ibu sekarat tepat dihadapanku.
Aku selesai, kawan.
Berapa banyak tengkorak tersisa yang bisa dipecahkan di Hesperia?
Kawan, kau tak bisa bilang padaku ini bukan uang mudah yang bisa kau hasilkan...
...dari seluruh orang-orang bodoh ini.
Dengar, menjual obat-obatan bukan hal yang mudah menurutku.
Aku muak selalu harus berjaga.
Aku muak wanita kulit putih memegang tasnya erat-erat...
...setiap kali berpapasan denganku.
Aku muak menghasilkan uang dari orang-orang sakit.
Kawan, kau memberikan layanan jasa pada orang-orang ini.
Ada cara yang lebih baik.
Contohnya?
Aku tak tahu jika kau memperhatikan.
Kita bukan tipe orang yang bekerja kantoran.
Apa yang akan kau lakukan? Pergi ke Wells Fargo...
Berkata, "bisa aku bantu dengan masalah per-bank-kanmu, Nona?"
Dengar, pada titik ini semuanya lebih baik dibandingkan dihabisi...
...oleh seorang pecandu narkoba.
Bung, itu sebabnya kita membawa senjata.
Jangan pernah keluar rumah tanpa itu./ Kau tahu, itu maksudku.
Cepat atau lambat salah satu dari kita akan tertangkap.
Aku tak suka jadi orang yang mengatakan ini, tapi itu benar.
Dengar, ini sudah terlalu sunyi untuk waktu yang lama.
Orang mengharapkan kita untuk menjaga perdamaian.
Itu sebabnya kau akan menjaga semuanya tetap terkendali...
...dan waspadalah.
Waspada?
Ada apa dengan semua ini?
"Waspadalah." "Jika kau tetap di sini."
Bung, kau bertingkah seperti pengecut.
Sejak Big Jake menyerangmu.
"Waspadalah."
"Jika kau tetap di sini."
Apa yang terjadi denganmu?
Kita tidak butuh dia.
Kita bisa menjalankan ini seperti biasanya.
Tak ada orang lain. Kau dan aku.
Pikirkan soal itu.
Dengar, aku memikirkan soal itu setiap hari.
Aku punya keluarga yang membutuhkanku.
Aku punya Ibu yang tak bisa pergi ke kamar mandi sendiri.
Aku punya orang yang mengharapkanku untuk memberi mereka makan.
Aku punya adik yang merupakan anak tercerdas di kelasnya,
Yang akan berakhir sepertiku jika dia tak keluar dari kota ini...
...dan mendapatkan peluang kehidupan yang sebenarnya.
Aku butuh sesuatu yang lain.
Aku harus membuat ini benar untuk mereka,
Bahkan jika itu artinya mundur dari dunia ini.
Lalu apa yang akan kau lakukan?
Aku akan pindah ke L.A.
Hollywood?
Ya, Hollywood.
Dengar, aku punya paman dan bibi yang bisa menampungku di Venice...
...hingga aku bisa mendapat kerja.
Tidakkah itu terdengar bagus?
Itu terdengar lumayan./ Oke, dengarkan ini.
Yang terpenting, sejak seluruh uang obat-obatanku untuk perawatan Ibuku,
Temanku akan memberiku pekerjaan yang sebenarnya.
Mungkin seperti mekanik.
Kemudian berpindah melakukan pekerjaan bangunan.
Sesuatu yang aku sukai. Sesuatu yang aku kuasai.
Bukannya hanya pergi berkeliling kota dan menjual obat-obatan.
Pergi ke Hollywood, ya?
Berusaha temukan jalan menuju puncak.
Tuan Hollywood./ Ya, kau tahu aku.
Tuan Hollywood.
Ya, cukup jangan berurusan dengan silikon.
Kau paham maksudku?
Dan seluruh kepalsuan.
Dengar, kau sudah melakukan ini sejak pertama.
Dan kau tahu semua orang sangat menghormatimu.
Tidak diragukan.
Tapi ini tentang semacam perubahan.
Kau harus melangkah naik.
Ini waktunya untukmu mengambil alih.
Maksudku, kau tahu semua ini.
Kau lebih mengenal ini dibandingkan aku.
Kau sudah lama memperhatikanku.
Ditambah, Jared semakin menua, jadi dia sangat butuh sedikit beristirahat.
Kau tahu kau bisa melakukan ini.
Dan juga, kau satu-satunya orang yang bisa aku percaya.
Dengar...
Kau tahu aku mendukungmu sejak pertama.
Ke mana pun kau pergi, di mana pun kau berada.
Selalu begitu, selamanya.
Ditambah, aku selalu menginginkan kenaikan jabatan.
Berarti kita berada di halaman yang sama.
Apa itu?
Mundurlah.
Itu sampah.
Lain kali tutuplah.
Hei, gadis-gadis.
Hei, gadis-gadis, ke mana kalian menuju?
Letakkan ponselmu, gadis-gadis.
Ya, simpan ponselmu.
Ayo.
Kalian tahu kau tak seharusnya berjalan dan SMS-an pada waktu bersamaan.
Bagaimana kalian mengirim pesan tapi tetap bergandengan tangan?
Astaga!
Ke mana kalian menuju?
Kami menginap di rumahnya Theo malam ini.
Sial! Aku tahu mereka pasangan kekasih!
Lihatlah dirimu./ Diamlah.
Dengar, pastikan kalian berdua menjauh dari masalah.
Aku tak sabar melihat video kalian saling membelai rambut.
Ya, saling memainkan rambut antara satu dan yang lain.
Dengar, tinggalkan dia sendiri.
Dia marah karena dia tak punya rambut.
Lepaskan aku./ Hei, hei, hei, ayo pergi.
Persetan ini, kawan.
Persetan denganmu, bocah kulit putih./ Pastikan beritahu Ibumu di mana kau berada.
Mereka hanya bodoh.
Kenapa kakakmu bergaul bersama para pecundang itu?
Kau lebih suka dia bergaul bersama kita?
Tidak. Sudah kuduga.
Ayo.
Hei.
Hei. Apa kabar?/ Apa kabar?
Hei, 20 dolar.
Tenanglah.
Pastikan untuk mematikan selangnya.
Ibumu masak apa malam ini?
Entahlah. Mungkin seperti biasanya.
Bagus, bagus, bagus./ Ya, tapi kau makan makanan anjing.
Apa? Diamlah.
Kau sudah lihat video ini?
Bung, itu keren.
Aku suka lasernya keluar dari dadanya seperti itu.
Ya, kawan, ini mendapat beberapa ratus ribu penonton.
Apa?/ Ya, itu juga buatan temanku.
No comments yet. Be the first to leave one.