نخستین 151 خط.
Sudah kuduga kau akan datang.
Kalau kusiksa para bocah ini dengan cukup lama
pasti kau akan muncul keluar dari lubang persembunyianmu itu.
Kau sepertinya sudah lebih ahli meniru manusia dibanding saat kita pertama bertemu.
Wah, kau sendiri juga begitu 'kan, Gadis Pendek.
Apa-apaan cara bicara anehmu itu?
Padahal 200 tahun lalu kau gemetar dan sendirian saat dipertemukan denganku!
Benar begitu 'kan, Lyserith?
Jangan sebut aku dengan nama itu, Quinella!
Namaku adalah Cardinal.
Program yang ada untuk menghapusmu!
Begitu, ya.
Kalau begitu, aku adalah Administrator.
Sang penguasa segala macam program.
Maafkan aku tak menyapamu lebih awal ya, Gadis Pendek
ini karena aku sedang siapkan mantra perintah untuk menyambutmu
jadi, butuh waktu lebih lama dari perkiraan.
Administrator
Administrator
Administrator
Administrator
Administrator
Administrator
Administrator
Administrator
Administrator
Administrator
Administrator
Administrator
Administrator
Administrator
Administrator
Administrator
Administrator
Administrator
Administrator
Administrator
Administrator
Administrator
Kau putuskan koneksi ke tempat ini?
Dua ratus tahun lalu, saat kau berhasil kabur di saat aku hampir membunuhmu
merupakan kesalahan besarku, Gadis Pendek.
Oleh karena itu
aku memutuskan untuk belajar dari kesalahan itu.
Kalau aku berhasil memancingmu keluar, akan kupastikan untuk menjebakmu di sisi ini.
Bagaikan tikus yang terjebak di sarangnya bersama kucing.
Dalam situasi ini, menurutku masih belum jelas siapa yang jadi kucing dan siapa tikusnya.
Habisnya kami berempat dan kau hanya seorang diri.
Empat lawan satu?
Tidak, ada sedikit kesalahan di perhitungan milikmu itu.
Apa?
Lebih tepatnya adalah empat lawan tiga ratus, itu pun belum termasuk denganku.
Tiga ratus?
Kau... Bagaimana bisa...
Bagaimana bisa kau begitu keji?
Bukankah mereka adalah subjek yang harus kaulindungi?
Subjek? Subjek berarti, manusia?
Jadi, monster itu adalah manusia?
"Subjek yang harus kulindungi," siapa juga yang peduli dengan hal sepele begitu.
Aku ini adalah penguasa.
Selama subjek kekuasaanku berada di dunia bawah sesuai keinginanku, itu saja sudah cukup.
Entah subjek itu manusia atau pedang, aku tak peduli.
Berengsek.
Wah, jangan bilang hanya karena konversi tiga ratus unit manusia ini
sampai buatmu terkejut begitu?
"Hanya" kau bilang?
Soalnya ini hanyalah purwarupa.
Agar bisa memproduksi ini secara massal dalam bentuk sempurnanya
kira-kira butuh setengah.
Setengah dari apa?
Setengah dari seluruh unit manusia di wilayah manusia ini yang berjumlah 80.000 lebih.
Kurasa jumlah sebegitu sudah cukup.
Untuk melawan serangan dari Tanah Kegelapan serta dari dunia sisi lain.
Bagaimana? Apa dengan ini kau sudah puas, Alice?
Wilayah manusia yang berharga ini sudah berhasil dilindungi.
Yang Mulia, Pendeta Tertinggi.
Sepertinya perkataan manusia sudah tak bisa menjangkaumu.
Jadi, akan kutanya padamu sebagai pengguna mantra.
Di mana pemilik dari tiga ratus pedang yang kau gunakan untuk membuat makhluk ini?
Sekalipun Yang Mulia sudah langgar aturan
di mana Yang Mulia hanya bisa kendalikan satu buah pedang saja
aturan berikutnya mustahil bagi Yang Mulia untuk dilanggar juga.
Untuk lakukan teknik Pelepasan Ingatan
dibutuhkan ikatan yang kuat antara pedang dan pemiliknya.
Yang Mulia, kalau sumber dari pedang fondasi makhluk ini adalah manusia yang tak berdosa
harusnya mustahil bagi pedang itu untuk mencintaimu!
Jawabannya ada di hadapan kalian semua.
Eugeo pasti sudah sadar.
Jadi, begitu. Begitu ternyata.
Eugeo?
Kirito, kilauan kristal yang di atap.
Itu bukanlah hiasan belaka.
Itu pasti adalah kepingan ingatan yang dicuri dari para Kesatria Perbawa.
Apa?
Bedebah kau, Quinella! Mau sejauh apa? Sejauh mana kau manipulasi manusia?
Dengan masukkan kepingan ingatan yang diambil
melalui Ritual Synthesis ke dalam model pikiran
kau bisa anggap itu sebagai simulasi unit manusia.
Tapi kecerdasan mereka akan jadi terbatas.
Sehingga mustahil baginya untuk jalankan
perintah rumit seperti memakai Teknik Pengendalian Senjata Sempurna.
Tapi akan berbeda hasilnya kalau kepingan ingatan dan data identik yang terhubung ke senjata.
Berarti
orang-orang berharga yang berada di dalam kepingan ingatan milik para Kesatria Perbawa
kau jadikan sumber untuk ciptakan pedang ini.
Benar begitu 'kan, Administrator?
Simulasi diri kesatria ini hanya inginkan satu hal.
Yaitu menyentuh orang yang ada di ingatan, memeluk, serta memilikinya.
Keinginan menyedihkan itulah yang menggerakkan boneka pedang ini.
Sekarang mereka
sedang rasakan adanya orang berharga di dekatnya, tapi tak bisa disentuh, ataupun dimiliki.
Akibat dari rasa lapar dan haus yang tak terpuaskan
yang bisa mereka lihat hanyalah musuh yang berdiri di depannya.
Kalau musuh berhasil dihabisi, maka orang berharga tersebut akan bisa mereka miliki.
Karena itu mereka bertarung.
Mau terluka separah apa pun, terjatuh sebanyak apa pun
mereka akan bangkit kembali dan bertarung selamanya.
Bagaimana? Mekanisme yang begitu indah, 'kan?
Sungguh mengagumkan memang kekuatan hasrat itu!
Salah!
Jangan nodai perasaan itu dengan menyebutnya hasrat!
Itu...
Itu adalah perasaan cinta yang murni!
Itu sama saja 'kan, Gadis Pendek Bodoh.
Cinta adalah kuasa.
Cinta adalah hasrat.
Bentuk nyatanya, itu hanyalah sinyal keluaran dari sebuah Fluctlight!
Lalu, hal yang terpenting adalah
setelah mengetahui kenyataan tentang boneka ini
kau takkan bisa menghancurkannya, apa pun yang terjadi.
Itu karena...
Boneka pedang ini, meski bentuknya berbeda, tetaplah merupakan manusia yang hidup!
Ya, itu benar.
Aku tak bisa bunuh manusia.
Dua ratus tahun sudah kuhabiskan
untuk merancang seni yang mampu membunuhmu, yang bukan manusia
sepertinya berakhir sia-sia.
Betapa bodohnya! Sungguh pemandangan yang konyol!
Padahal semua kehidupan di dunia ini tak lebih hanyalah kumpulan data yang bisa ditulis ulang.
Tidak, mereka tetap manusia, Quinella.
Orang-orang yang tinggal di Underworld ini
punya perasaan nyata yang sudah hilang dari diri kita.
Hati yang mampu tertawa, bersedih, bahagia, dan mencintai.
Memang apa lagi yang dibutuhkan selain itu?
Akan kuberikan nyawaku padamu!
Sebagai gantinya, tolong ampuni nyawa mereka yang ada di sini!
Bicara apa kau?
Apa untungnya aku terima tawaran itu?
Kalau kau mau bertarung
akan kupastikan untuk menahan pergerakan boneka menyedihkanmu itu
dan mengurangi paling tidak setengah dari jumlah nyawamu.
No comments yet. Be the first to leave one.