نخستین 200 خط.
"Acara ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
Apa?
Bukankah aku sudah memberitahumu?
Aku istri CEO Grup LK.
Cha Do Yoon
adalah suamiku.
Apa yang kamu lakukan di sini?
Kamu mau mengirim makanan?
Tidak.
Lalu apa yang kamu lakukan di sini?
Aku memenangi perlombaan.
Lomba resep baru? Sepertinya aku sudah mendengarnya.
Senang bertemu denganmu lagi.
Aku akan meneleponmu.
Akan kuberi tahu suamiku
untuk bersikap baik terhadapmu.
Tidak, kamu tidak perlu melakukannya.
Sepertinya kamu masih tidak suka meminta bantuan.
Aku pergi dahulu.
"Episode 29"
Dia sudah menikah.
Lalu kenapa dia bersikap begitu kepadaku?
Dia sudah menikah dengan bahagia,
tapi dia marah karena aku mengkhianatinya,
dia bilang akan membalas dendam dan membuatku gila,
membuatku berharap
dan membuatku bersemangat.
Jung Woo.
Apa ada masalah?
Tidak ada.
Katakan jika ada masalah.
Jika bisa kubantu, pasti kubantu.
Tidak ada apa-apa.
Lee Ha Jin?
Dia datang jauh-jauh ke sini?
Ya, katanya tidak bisa menghubungimu dan mau mengatakan sesuatu.
Aku tidak tahu kamu sangat bosan hingga menyampaikan pesan
dari pegawai kontrak.
Maaf jika aku keterlaluan.
Apa pagi ini ada yang membersihkan ruanganku?
Sepertinya tidak ada.
Kamu mencari dokumen?
Ada termos kecil di bawah mejaku.
Sepertinya sudah kamu habiskan, jadi, kukembalikan.
Kepada siapa?
Lee Ha Jin.
Kali ini kamu benar-benar keterlaluan, Pak Nam.
Kamu ingin mengatakan sesuatu?
Pasti sesuatu yang penting sampai harus datang ke kantorku.
Tidak ada.
Akan kupastikan tidak datang ke kantormu lagi.
Ha Jin.
Apa?
Tidak ada apa-apa.
Ada lagi yang ingin kamu katakan?
Tidak ada.
Kalau begitu, aku akan pergi.
Kakak tidak memberi tahu Do Yoon soal bayi itu? Kenapa tidak?
Kakak.
Do Yoon
sudah menikah.
Kakak tidak tahu?
Beritanya ada di internet.
Kakak tahu.
Jadi, Kakak tidak memberitahunya?
Tidak perlu memberi tahu suami orang soal bayi kami yang sudah meninggal.
Kakak juga merasa tidak enak dengan istrinya,
jadi, tidak bisa mengatakannya.
Kakak kasihan dengan anak kami,
tapi kakak akan mengingatnya.
Kakak bisa mengingatnya selama kakak bisa.
Kenapa kamu memanggilku?
Kamu melarangku datang.
Apa Tae Yoon baik-baik saja?
Beberapa direktur meributkan
kalau kami harus memindahkannya di kantor pusat.
Dia sudah dewasa semampu dia.
Dia sudah benar-benar dewasa.
Aku berpikir untuk memindahkannya ke kantor pusat.
Tapi pertama,
akan kupastikan dia sungguh sudah dewasa.
Memastikan apa?
Aku akan pergi dan memeriksa ke tempatnya bekerja.
Sekarang?
Hanya itu cara untuk mengetahuinya. Ayo pergi.
Astaga. Apa yang harus kulakukan?
Aku bahkan tidak tahu dia bekerja atau tidak.
"Klub Daging Potong"
Ternyata... - Kenapa? Dia marah-marah?
Dia memecahkan sesuatu?
Ini makanannya.
Selamat menikmati.
Silakan pesan.
Jika gelas ini dari kaca,
kita berdua pasti cedera dan ibumu harus membayarnya.
Duduklah yang tenang di restoran, ya?
Ya. - Anak pintar.
Anda mau memesan?
Dia pintar berpura-pura dewasa.
Aku penasaran apa dia memang sudah dewasa.
Ayo. Kita hanya akan mengganggu jika dia tahu kita di sini.
Silakan pergi dahulu.
Ibu!
Astaga. - Ibu sedang apa di sini?
Bagaimana kamu tahu kalau ayahmu mau datang?
Apa Ayah di sini juga?
Sungguh. Kamu ini aktor hebat.
Orang-orang akan berpikir bahwa kamu memang sudah dewasa.
Apa maksudnya? - Ya.
Kamu harus berpura-pura dewasa agar ayahmu percaya.
Ya, ampun. Kamu hampir membuat ibu percaya juga.
Ada apa tadi?
Aku senang Ibu di sini.
Tolong gantikan aku menjaga kasir.
Kamu pikir ibu kemari untuk bekerja?
Jika tidak mau bekerja, kamu mau memesan?
Kenapa kamu datang dari dalam?
Seputus asa itulah diriku.
Aku akan menjaga kasir. Kamu harus mengurusi dapur.
Aku suka bau uang. Aku tidak cocok di dapur.
Terserah. Lupakan.
Kamu pasti lelah sekali.
Pak Park, kembalilah ke dalam. Cucian piringnya menumpuk.
Aku pintar menghitung uang.
Kenapa kamu tidak bisa melihatnya?
Hei. Apa Ha Jin sungguh lelah?
Pagi ini dia kelihatan kelelahan.
Dia pasti kelelahan
karena setiap hari Ibu marah-marah.
Ibu punya alasannya.
Kenapa ibu tidak senang dapat toko gratis?
Baiklah, hanya untuk tiga bulan.
Selama dia menjauh dari Do Yoon
dan tidak tertangkap anak sopir kita yang mengerikan itu,
hanya itu yang penting.
Baiklah, Hye Rin. Ayah sudah bilang akan datang.
Ayah sudah meluangkan waktu, jadi, ayah akan datang ke sekolah.
Baiklah.
Tolong ikut aku.
Kamu siapa?
Aku salah satu asisten Pak Cha Do Yoon.
Aku diminta untuk membawamu ke kantornya.
Ada apa?
Entahlah. Ikuti aku saja.
Baiklah.
Hai, Ha Jin.
Ada apa?
Tidak ada apa-apa. Kudengar CEO ingin bertemu denganku.
Astaga.
Dia tidak bilang kalau aku yang memanggil?
Asisten itu pasti melakukan kesalahan. Duduklah.
Maaf, Bu.
Kupikir seorang pegawai dilarang berada di ruang CEO tanpa CEO.
Aku akan pergi.
Meski CEO tidak ada di ruangannya,
tidak masalah jika kuizinkan.
Sudah kubilang, aku istri Cha Do Yoon.
Aku tahu.
Bagus.
Terkadang ada wanita yang melupakannya.
Wanita bodoh yang berpikir bahwa mereka bisa
memiliki yang dihasilkan orang lain
tanpa usaha apa pun.
Ada wanita
yang meninggalkannya setelah dia kecelakaan
dan dia hampir cacat.
Aku menyelamatkan pria itu dan menjadikannya
seperti sekarang.
Pasti akan mustahil
jika bukan karena aku dan keluargaku.
Suamiku bisa sukses seperti ini
karena dia memilikiku.
Aku peduli dan melindunginya dengan kekuasaan keluargaku.
Itu sebabnya kami bisa sampai sejauh ini.
Tapi
mengejutkannya banyak wanita yang tamak dan bodoh,
yang merasa bisa mendapatkannya tanpa usaha.
Kalau begitu, baiklah. Bisakah kamu tinggalkan
ruangan suamiku?
Lee Ha Jin.
Apa yang kamu lakukan di sini?
Lee Ha Jin?
Lee Ha Jin
Bukankah kamu anak Mi Ae?
Kenapa kamu berada di sini?
Hei! Kenapa wanita ini
ada di perusahaanku? Ada apa ini?
Dia pegawai kontrak yang memenangi lomba resep baru.
Apa? Kalau begitu, berarti Lee Ha Jin itu
adalah Lee Ha Jin anak Mi Ae?
Berani sekali kamu datang ke sini.
Berani sekali kamu masuk perusahaanku.
Keluar!
Pimpinan, aku menang lomba...
Seret dia keluar!
Panggil keamanan. Keluarkan dia dari sini.
Pimpinan. - Hentikan.
Apa? Apa yang kamu lakukan di sini?
Lepaskan dia.
No comments yet. Be the first to leave one.