نخستین 200 خط.
Yang Mulia! Merunduk, merunduk, merunduk!
Kau meyakinkanku Gallagher bisa melakukannya.
Malah yang kudapati Ratu masih hidup.
Prajurit bayaran yang dipekerjakan oleh Count Mellendorf. Tak masuk akal.
Mellendorf mencarikan Suami untuk Putrinya.
Jika Ratu tak ada. Raja bebas untuk menikah lagi.
Aku tak percaya kau tidur dengan Ratu!
Siapa yang berani menyerang Ratuku?
Ini bukan ulahnya Mellendorf. Ini jauh lebih besar.
Bunga itu adalah tanda dari wanita yang bekerja untuk Kardinal.
Waktunya membayar kejahatanmu, Milady.
Berapa kali kau bersihkan pistolnya malam ini?
Hormati senjatamu, dan senjatanya akan menghormatimu.
Hal lain yang harus kau pelajari jika kau ingin menjadi Musketeer hebat.
Baiklah. Agar aku tahu,..
...soal hal "d'Artagnan, Musketeer magang" ini,..
...mau sampai kapan? / Selama itu lucu.
Athos.
Dia menyandera seorang wanita. Dia mengancam membunuhnya.
Awas! Awas! Awas!
Athos!
Athos,..
...lepaskan dia.
Wanita ini pembohong, dan seorang pembunuh.
Dan dia adalah mata-matanya Kardinal.
Dan dia adalah Istriku.
Athos, temanku.
Kau mabuk. Lepaskan dia dan kita bicarakan ini.
D'Artagnan, tolong aku. Dia sudah gila.
Kau tahu dia?
Jadi wanita ini donatur misteriusmu?
Kau bercinta dengannya juga? / Sekali, sebelum aku kenal kau.
Kau tidur dengannya? / Kau tak mengerti.
Kau berbohong denganku.
Athos, sumpah, aku tak tahu. Aku tidak tahu.
Sekarang kau harus memilih, d'Artagnan.
Jika kau menolongnya, kau tak pantas menyebut dirimu Musketeer.
Aku tak bisa biarkan kau membunuhnya. / D'Artagnan, tolong aku.
Hei! Kita bicarakan ini, Athos! Lepaskan dia!
Hentikan ini sekarang juga! Itu perintah!
D'Artagnan! Jangan!
Dasar bodoh!
Sadarlah, sadarlah, sadarlah.
IDFL SUBSCREW - BLACK KUPI
Ayahku dituduh melakukan upaya pembunuhan terhadap Ratu.
Sudah tiga bulan dia mendekam di penjaranya Yang Mulia,..
...orang yang tak bersalah, tersangka yang salah.
Aku peringatkan, jika Count Mellendorf dieksekusi,..
...teman dan keluarganya di Swedia dan Prusia takkan diam saja.
Kau berani mengancam Raja di Istananya sendiri?
Aku tidak mengancam.
Aku cuma memohon Yang Mulia mendengar pembelaan dari Putri terdakwa demi keadilan.
Percayalah, sayangku Charlotte...
...kami akan temukan kebenarannya.
Wanita yang hebat! Sangat pandai berburu.
Kau tahu, dia menembak mati rusa dewasa dengan satu tembakan?
Akan tetapi...
...kita ada urusan mengerikan yang harus dikerjakan terlebih dahulu.
Kita tak punya bukti pasti keterlibatan Count Mellendorf.
Ya, selain pengakuan yang ditandatanganinya. / Ditandatangan di bawah paksaan.
Bagaimana dengan surat atas namanya...
...yang menjanjikan Gallagher perjalanan aman sampai ke Jerman?
Yang tak ditandatangani. Itu mudah dipalsukan.
Konflik dengan Prusia dan Swedia adalah harga yang harus dibayar jika ada keraguan.
Yang Mulia harus kirimkan...
...pesan tegas pada mereka yang mencampuri urusan Perancis.
Mellendorf bersalah! Dia harus dieksekusi tanpa penundaan.
Kita jangan gegabah sampai penyidikan lebih lanjut didapat.
Yang Mulia melakukan kesalahan.
Raja tak pernah salah, Kardinal! Kau sudah lupa diri!
Apa yang mereka ketahui?! / Tak ada yang khusus.
Aku tak bisa bergantung dengan ketidaktahuan!
Tak ada yang mengidentifikasiku atau membuktikan kita berhubungan dengan Gallagher.
Semoga saja kau benar.
Tapi aku takut kau sedang bimbang belakangan ini.
Kau pikir aku tak tahu soal petualangan kecilmu semalam?
Dengan Suami tampanmu.
Mabuk. Untungnya aku bisa selamat.
Jangan terlalu dekat dengannya. Kau lebih mudah diserang daripada aku.
Kau harus punya keyakinan lebih.
Aku bekerja tanpa lelah untuk mendapatkan tujuanmu.
Upaya saja tak ada gunanya, tapi hasil!
Aku mau Athos dan teman-temannya, dibungkam untuk selamanya.
Musketeer tak mati dengan mudah.
Pendapat yang berlebihan.
Sekarang...
Kau bisa bunuh mereka atau tidak?
Jika itu keinginanmu.
Ini kesempatan terakhirmu.
Kusarankan kau melakukannya.
Aku bisa saja menembakmu sekarang dan tak pernah memikirkanmu lagi.
Kurasa kau tak membawaku kemari untuk menembakku.
Pertanyaannya adalah, bisakah aku mempercayaimu?
Aku menyelamatkan nyawamu.
Tembakannya mengenai rusukmu.
Beberapa inci ke kanan, Athos mungkin membunuhmu.
Itu tak disengaja.
Benarkah? / Ya.
Kau lihat wajahnya saat dia tahu tentang kita. Dia membencimu. Mereka semua.
Kau harusnya teman mereka.
Mereka meninggalkanmu kehabisan darah di alun-alun.
Mengapa kau tak bilang kau adalah Istrinya?
Kau tak pernah tanya.
Kardinal adalah pelindungku.
Dia juga bisa menjadi pelindungmu.
Aku benci Kardinal.
Itu kekanak-kanakan.
Tinggalkan yang tak menguntungkan, d'Artagnan.
Tak ada masa depan untukmu di Musketeer.
Aku tak percaya itu.
Maka, percayailah itu.
Terakhir kalinya aku di ranjangmu, kau membunuh seorang pria dan mempersalahkanku.
Aku berjanji belum membunuh siapapun, hari ini.
Katakan apa yang sebenarnya terjadi antara kau dan Athos.
Mana dia?
Di mana d'Artagnan?
Dia tak di sini.
Bilang padaku dia tak mati. / Tak ada kabar sejak semalam.
Mengapa dia bertengkar dengan Athos?
Itu karena wanita.
Milady de Winter?
Ini salahku.
Aku memaksanya ke pelukannya. / Constance.
Kau pulang saja. Jika kami dengar sesuatu, kami akan memberitahukanmu.
Aku janji.
Dia kecewa.
Dia mencintainya. / Dia bilang tidak.
Dan kau percaya itu? / d'Artagnan percaya.
Kau cuma perlu melihatnya. Dia sangat mencintainya.
Aku terlahir miskin.
Aku seorang pencuri dan pencopet.
Tapi segalanya berubah saat aku menikah dengan Athos.
Aku berbohong tentang masa laluku untuk melindungi kebahagiaan kami.
Tapi saudaranya...
Thomas,..
...marah dengan hasratnya padaku.
Dia mencoba memperkosaku.
Aku tak punya pilihan.
Aku membunuhnya.
Tapi aku membunuhnya demi cinta.
Athos buta pada kebenaran.
Karena dia tahu aku dulunya pencuri, dia putuskan aku pasti juga pembunuh.
Inilah yang dilakukannya...
...untuk melindungi kehormatan dan statusnya.
Kau pernah bilang akan membunuh orang yang melakukan ini padaku.
Kau mau aku membunuh Athos?
Kau tak mengenalnya sepertiku. Dia takkan pernah memaafkanmu.
Aku takkan membunuh sahabatku.
Nyonya. Aku datang untuk menemui d'Artagnan.
Takkan lama.
Apa maumu, Kapten?
Athos sudah tegaskan dia tak bisa bertugas denganmu lagi.
Aku tak bisa biarkan ada perselisihan di jajaranku.
Maafkan aku, tapi masa depanmu mungkin di tempat lain.
Apa? / Letakkan jabatanmu secepatnya,..
...dan aku pastikan tak ada aib yang tersemat dalam namamu.
Tidak! Aku tak pantas menerima ini. Apa kesalahanku?
Aku kemari bukan untuk menilaimu.
Aku harus membuat pilihan, dan Athos adalah prajurit terbaik di resimen.
Aku memilihnya.
Tak ada lagi yang harus dikatakan.
Kau benar tentang dia. Harusnya aku dengarkan.
Datanglah ke pusat kota di siang hari.
Kau akan dapatkan keinginanmu.
Dari mana saja kau?
Di tempat tidur, terluka.
Kau tak sendirian, kurasa. Bagaimana Madame de la Chapelle?
Atau Milady de Winter? Aku hilang jejak.
Dia baik-baik saja terakhir kulihat, tapi tidak pada Suaminya tercinta.
Kulihat kau telah bangkit dari kematian.
Kau gagal membunuhku, jika itu yang kau maksud.
Sedang apa kau di sini?
Aku masih seorang Musketeer, meskipun apa yang Athos inginkan.
Kita selesaikan ini secara pribadi.
Pergilah! Uangmu tak ada gunanya di sini!
Beritahu Sarazin, Milady de Winter ada di sini.
Akhirnya, kau sudah putuskan untuk datang merangkak, 'kan?
Apa aku terlihat sedang berlutut?
Bunuh dia.
Luar biasa! Kau lihat itu?
Menembaknya begitu saja! Boom! Menggelikan!
Kau hampir tak berubah sama sekali, ya 'kan, Milady?
Kalian semua. Berlutut!
Tundukkan kepala kalian.
Kau tampaknya tak menyadari kau ada dihadapan...
...seniman hebat.
Kami semua...
...hormat padamu,..
...Ratuku.
Masih terlalu dibuat-buat seperti biasa, Sarazin.
Oh, ya?
Dan kau...
Kau boleh duduk.
Jadi, kau tak mati.
Dan kau tak mabuk.
Hati-hati, aku terluka, ingat?
Maaf soal itu, sakitkah? / Cukup sakit. Kau harusnya menembakku di lengan, Athos.
Tembakan ke rusuk jauh lebih meyakinkan.
Kau tak menegaskan bahwa kau sengaja tembak rusuknya?
Ketepatan tidaklah mudah setelah minum tiga botol anggur.
No comments yet. Be the first to leave one.