نخستین 200 خط.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
Kamu harus membantu Min Hee.
Apa yang akan Ibu lakukan
jika aku menolak?
Tidak, kamu harus melakukannya.
"Episode 87"
Jung Woo menuntut yayasan kami,
menuntut kami mengembalikan harta keluarganya.
Tapi kami bisa berbuat apa?
Harta keluarganya tidak dipegang yayasan.
Semuanya mengalir ke LK.
Dahulu keadaannya cukup rumit.
Ada jejak pencucian uang.
Tapi berkat investasi itu,
Pangan LK menjadi Grup LK seperti sekarang.
Apakah ayahku bekerja sama dengan Ibu?
Tidak.
Bukan ayahmu orangnya.
Kamu.
Kamu yang melakukannya.
Semua atas namamu.
Kamu akan dikambinghitamkan jika semuanya ketahuan.
Jika kamu memaksa menolak menikah,
ayahmu akan mencampakkanmu
dan kamu akan dikambinghitamkan atas kesalahan ayahmu.
Serta ditahan.
Ibu berharap aku memercayai Ibu?
Periksa saja sendiri.
Orang yang mengetahui itu
adalah aku, Min Hee, dan ayahmu.
Serta satu orang lagi.
Ha Jin.
Dia juga mengetahuinya,
jadi, pastikan dengannya.
Kamu kenapa?
Tumben membeli kudapan.
Aku mau menjadi bibi yang baik juga.
Enak, bukan?
Panas? Biar ibu kupaskan.
Kakak belakangan sibuk?
Aku amat jarang melihat Kakak.
Semua yang kakak siapkan sudah hampir selesai.
Urusan perusahaan?
Atau yang lain?
Ga On. Ini.
Ga On. Tunggulah sedikit lagi.
Setelah selesai dengan urusan ibu sekarang,
ibu akan berfokus menjadi ibumu.
Kamu bahagia? - Ya.
Min Hee bilang kepadaku
bahwa dia menggunakan itu guna meyakinkan Ha Jin 8 tahun lalu.
Ha Jin memutuskan untuk putus denganmu,
alih-alih mengirimkanmu ke penjara.
Dia gadis yang baik.
Kamu hidup dengan baik sampai kini berkat pengorbanannya.
Ini rahasia kontrak antara ayahmu dan aku.
Ayahmu dan aku bertengkar hebat,
tapi pada akhirnya, kami harus bekerja sama
karena kontrak itu.
Jika salah satu menyingkapnya, berniat menghancurkan diri sendiri,
kita berdua akan mati.
Jadi, Do Yoon,
aku tidak bisa mengabaikanmu.
Pernikahanmu
seperti kontrak rahasia itu.
Itu adalah janji untuk tidak saling mengkhianati.
Jadi, berhentilah bersikap keras kepala.
Jika mau mengakhiri hubunganmu dengan Min Hee,
ayah dan keluargamu,
serta seluruh rumah tanggamu akan hancur.
Min Hee dan aku, kamu dan ayahmu...
Kita berempat itu satu.
Kita entah harus hidup bersama
atau mati bersama.
Do Yoon.
Jika kamu pergi seperti ini,
hubungan kita berakhir.
Tidak peduli apa pun yang terjadi kepadamu,
ayah tidak akan membantumu
sebagai ayahmu.
Ayah memprioritaskan perusahaan.
Hei! Kamu bodoh!
Ayah di mana?
Kenapa kamu bertanya, Dungu?
Ayah di mana?
Kamu sudah kehilangan akal?
Ayah di rumah. Kenapa?
Hei, Do Yoon!
Ada apa dengan berandal ini?
Dasar berandal.
Berani-beraninya kamu meninggikan nada bicaramu dengan ayahmu.
Begitukah ibumu membesarkanmu?
Apakah Ayah mencuci uang investasi ibu mertuaku
atas namaku delapan tahun lalu?
Apakah Ayah melakukan semua tindakan ilegal itu
atas namaku?
Tindakan yang bisa membuatku dipenjara selama 10 tahun.
Apakah Ayah membuatnya seolah-olah aku melakukan semua itu?
Siapa...
Siapa yang mengatakan hal gila seperti itu?
Ibu mertuaku.
Ayah.
Ayah!
Walaupun
kita hidup sebagai orang asing selama 20 tahun,
aku tetap anak Ayah.
Itu terjadi sebab kamu anak ayah. Tidak berhasil jika bukan begitu.
Ayah juga punya rencana.
Walaupun kamu dipenjara,
ayah tetap akan membangun perusahaan
dan pada akhirnya, memberikannya untukmu.
Kenapa kamu
tidak bisa dipenjara saja selama beberapa tahun?
Dasar bodoh.
Jika kamu tidak mengancam mencabut hak warismu,
ayah tidak akan mempertimbangkan untuk mengirimmu ke penjara.
Kamu hanya harus mewarisi peninggalan ayah.
Kenapa kamu tidak bisa melakukan sesuatu sesederhana itu?
Putra orang lain mengharapkan itu. Kenapa kamu tidak bisa begitu?
Kenapa dia tidak bisa hidup seperti orang lain?
Kenapa dia harus amat berbeda?
Kenapa putraku menjadi seperti itu?
Wanita ini.
Dia bilang apa kepada Do Yoon?
Apa rencananya?
Bu Lee. Haruskah kamu melakukan ini?
Jika ini soal Do Yoon, kamu harus berterima kasih kepadaku.
Kamu tidak bisa menjinakkannya,
jadi, aku melakukannya untukmu.
Jika itu bisa menjinakkannya, aku tidak akan menderita begini.
Kamu pasti berpura-pura agar aku tidak menjadi pimpinan,
tapi jika kamu melakukan ini,
aku tidak akan pernah menerima Min Hee kembali.
Aku melakukan ini agar kamu kembali menjadi pimpinan.
Apa?
Mal Soon.
Kenapa kamu bersembunyi terus? Sebelumnya juga begitu.
Apa maksudmu? Tidak ada apa-apa.
Lantas, aku boleh melihatnya.
Menyingkir dariku, Monster! - Astaga.
Yang benar saja!
Kenapa kamu kuat sekali?
Apa kamu mengambil sesuatu?
Yang benar saja.
Kenapa dia bersembunyi terus?
Itu tampaknya sebuah foto.
Nenek melihat foto lagi?
Aku juga tidak boleh melihatnya.
Dia menyembunyikannya darimu juga?
Lantas, pasti ada sesuatu.
Aku terus memikirkannya, jadi, aku akhirnya datang.
Tapi tampaknya rumah ini kosong
dan dia juga tidak ada di sini.
Haruskah aku menghubungi Ha Jin?
Dia pasti di kantor.
Kamukah itu?
Bu Kim?
Astaga.
Ada apa kemari?
Begini...
Aku ada urusan di daerah sini...
Lupakan saja. Aku sebaiknya pergi.
Tunggu.
Apakah kamu
datang untuk menemui Ga On?
Ya. Aku lewat sini
dan berniat menemuinya.
Aku tidak harus menemuinya.
Walaupun aku juga
bukan berusaha tidak menemuinya.
Lantas, kamu mau mampir sebentar?
Bolehkah?
Bagaimana kesehatanmu?
Aku sehat berkat...
Berkat dirimu.
Saat terakhir kali melihatmu,
aku berkata buruk kepadamu, bukan?
Aku minta maaf dan malu.
Apa maksudmu?
Aku juga sama salahnya.
Terutama
kepada orang yang sudah menyelamatkan hidupku.
Aku juga mendonasikan ginjal bukan karena kemurahan hati.
Aku tidak enak saat mendengar
kamu mengalami dampak samping negatif.
Kukira itu karena aku
mendonasikannya dengan niat jahat, jadi...
Astaga. Jangan bilang begitu.
Aku kini hidup berkatmu.
Aku malu
saat memikirkan pengampunanmu.
Nenek. - Ya.
Kamu sudah bangun? Kami membangunkanmu?
Halo.
Hai.
Tidak kusangka akan bisa menemuimu. Aku senang.
Ga On.
Katakan, "Hai Nenek, aku Ga On."
Tidak apa-apa. Dia pasti risi dengan orang asing.
No comments yet. Be the first to leave one.