نخستین 200 خط.
Hari penghakiman sudah dekat!
Waktunya balas dendam
dengan palu besi!
Palu besi, ya?
Kalau begitu, ada cara untuk singkirkan orang itu selamanya.
Kalau begitu...
Kita akan mempermalukannya habis-habisan di depan semua orang!
Apa?
Jadi, kita akan menantangnya lagi?
Benar!
Lilinnya...
Aku tak bisa lihat!
Padahal suasananya sudah bagus!
Tapi apa Nenek yakin?
Sup Kacang Manis Azuki Buatan Ankorodo dengan Tambahan Kue Bola
Hadiah pada kontes makan tahun ini akan dibebankan pada Ankorodo, lo.
Aku punya ide.
Kontes makan pada hari spesial Orang Tua dan Anak ini
akan jadi panggung sempurna untuk kekalahannya.
Tunggulah!
Choji Akimichi!
berkatmu, ku bisa berada di sini
kimi ga iru kara, boku ha koko ni iru yo
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
ZAINUDDINARI
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
MEMPERSEMBAHKAN
ku bahkan tak sadar bila diriku ini besar kepala
unuboreteita koto ni sae kizukazu ni
ku merasa telah memiliki segalanya
nanimokamo te ni shita ki de itanda
ah, ku sangat menderita karena tak bisa lindungi apa pun
aa, nani hitotsu mamorenai kurushimi de mogaite
mau jadi kuat tanpa satu kegagalan pun
haiboku shiranai mama tsuyoku narou nante
sungguh manja diriku ini
neboketeita
berkatmu, ku bisa berada di sini
kimi ga iru kara, boku ha koko ni iru yo
bukan berarti tak terjadi apa pun
nanimo nakatta wake janai
masa depan menunggu di dekat sana
mirai ga soko de matteirunda
pengorbanan dan rasa sakitmu telah ciptakan harapan
kimi dake no itami ga hora, kibou wo tsukanda
Lonely, lonely, lonely, Go!
kau sedang hadapi pilihan hidupmu
kimi ha ima bunkiten de
Lonely, lonely, lonely, Go!
anggaplah semua jadi cinta
subete wo ai ni shite
Makan Besar! Kontes Makan!
Makan Besar! Kontes Makan!
Makan Besar! Kontes Makan!
Hari ini adalah hari libur baru kita!
Hari Orang Tua dan Anak!
Manfaatkanlah hari libur ini dengan sebaik-baiknya!
Lawan balik dengan Ninjutsu cita rasa!
Pelakunya adalah kau!
Baiklah, karena ini Hari Orang Tua dan Anak
saat ini aku berada di Taman Senju!
Kenapa Mama menikahi orang seperti ini?
Pengunjungnya banyak, lo!
Kenapa, ya?
Oi!
Camilan ini harusnya dimakan besok, 'kan?
Aku membelinya biar bisa dimakan bareng!
Kenapa dihabiskan sendiri?
Ya, habisnya...
Aku sudah bosan makan keripik kentang terus.
Jadinya aku ingin makan sesuatu yang manis...
Sana jilati gula dapur!
Maaf, maaf.
Aku mulai lelah menghadapinya.
Mama mau cari udara segar dulu, ya.
Oh, mau belanja?
Kalau begitu, titip keripik kentang yang ada rasanya, ya!
Beli sendiri dan makan saja sepuasnya!
Diskon Hari Orang Tua dan Anak
Pada ributkan Hari Orang Tua dan Anak, ya.
Oh!
Tamatlah riwayatku.
Kenapa aku itu payah sekali?
Dasar.
Mau sampai kapan Papa menggerutu terus?
Ada apa?
Oh, Boruto!
Ini, nih.
Payah banget nih si Paman.
Tak kusangka mamamu bisa semarah itu.
Kalau Papa tak lakukan sesuatu, nanti Papa dicerai, lo.
Tak mungkin!
Kalau mama sampai mau-maunya nikahi orang seperti Papa
berarti Papa punya semacam kelebihan, 'kan?
Benarkah?
Menurut Papa, kelebihan Papa itu apa?
Eh.
Mungkin kebaikanku kali, ya?
Jelas bukan, lah.
Menikahi orang karena baik doang
itu mustahil, tahu!
Maksudku itu kelebihan yang tak dimiliki orang lain selain Papa.
Ini!
Ada apa?
Ketemu!
Aku temukan kelebihan Papa yang tak dimiliki oleh siapa pun!
Papa harus ikutan, nih!
Kontes makan?
Oh ya, tahun kemarin juga diselenggarakan, ya!
Ah, coba lihat ini!
Itu artinya aku juga bisa ikutan!
Tapi mama benci Papa yang malas-malasan.
Kalau Papa ikut, tambah parah nanti!
Papa, kalau takut-takut begitu, justru akan tambah rasa benci mama, lo!
Ini Hari Orang Tua dan Anak, lo!
Ayo kita berusaha keras!
Saat mama lihat Papa jadi teladan bagi putrinya
kemarahan mama pasti reda!
Kupikir selera makan adalah daya tarik Paman, deh.
Kau benar!
Aku akan menangkan hati mama sekali lagi!
Sudah kuduga kau akan ikut serta.
Tentu saja!
Aku selalu ada di tempat yang ada makanan enaknya.
Mustahil kita bisa menang, 'kan?
Ya, yang penting dicoba dulu, sih.
Saking gugupnya, perutku jadi mual.
Tenanglah, Metal.
Tenangkan dirimu!
Malahan, dikeluarkan jauh lebih baik!
Muntahlah dan kosongkan perutmu!
Yo, Shikadai!
Apa kau tak bersama Hokage Ketujuh?
Ayah sedang berbelanja dengan Himawari.
Hima sangat menantikannya, sih.
Begitu, ya.
Apa kau akan ikut lomba makan ini?
Begitulah.
Merepotkan banget, tahu.
Lomba akan dimulai sebentar lagi.
Semua peserta, dimohon untuk berkumpul.
Kalau begitu, aku pergi dulu.
Semangat, ya.
Oke!
Papa, yang serius, ya.
Akhirnya dimulai juga
Kontes Makan Desa Konoha!
Tahun ini, sebagai perayaan Hari Orang Tua dan Anak
30 pasang orang tua dan anak berpartisipasi dalam lomba ini!
Area perlombaan benar-benar meriah!
Sebentar lagi, pertarungan ini akan segera dimulai!
Kalau begitu, langsung saja kami sajikan hidangan pertama.
Choji Akimichi.
Hari ini, tempat ini akan jadi kuburanmu.
Persembahan dari Ramen Ichiraku, ramen ukuran jumbo dengan tambahan potongan daging babi!
Cantik!
Lomba ini disiarkan secara langsung di televisi
jadi, semua penduduk desa menontonnya.
Penduduk desa...
Jadi, jangan berbuat sesuatu yang tak layak diliihat.
...menontonnya?
Oi, Metal!
Aku tak sanggup!
Ada apa ini?
Peserta Metal tiba-tiba...
Mohon Tunggu Sebentar
Oi, padahal belum makan apa-apa, lo!
Jangan dilihat, Shikadai.
Demi kebaikanmu.
Semua peserta akan berlomba untuk habiskan makanan yang disajikan!
Bersiap...
No comments yet. Be the first to leave one.