نخستین 192 خط.
Oh, selamat malam.
Aku harap kalian tak keberatan tapi aku harus makan saat bekerja malam ini.
Kami sangat buru-buru.
Tapi tak peduli betapa sibuknya...
kupikir setidaknya yang orang bisa lakukan itu berpakaian sebagaimana mestinya.
Tontonan makan malam malam ini itu berjudul...
"Lalai."
Dan tak banyak untuk diceritakan ke kalian soal ini.
Pastinya, kami akan...
tempatkan panggung kami dengan beberapa penjahat.
Kelinci. Aku bisa saja keluarkan itu dari topi ini.
Chyrus Collection
Aku bukakan, sayang.
Terima kasih.
- Itu siapa? - Kurir.
- Dia bawa apa? - Ini.
Oh, Ralph, kau pernah lihat sesuatu yang begitu lembut?
Ya, ampun, Herta, itu pasti harganya $1,000.
1,765.
- 1,7... - Ditambah pajak.
Negara bagian, federal, barang mewah, dan penjualan.
Kau sudah sinting?
Aku sudah bilang sebelumnya. Kau habiskan uang lebih cepat dari yang bisa aku dapatkan.
Berarti dapatkan lebih banyak. Juallah lebih banyak gawai atau naikkan harganya atau apa.
Tapi aku dapat setiap 10 sennya dengan susah payah sekarang.
Kau pastinya kelihatan punya banyak untuk dihabiskan waktu aku mengenalmu.
Sekarang tiba-tiba, kita harus berhemat.
Dengar, manis. Kau tahu kau bisa dapat apa saja yang kau butuhkan.
Tapi kau beli syal bulu baru beberapa bulan lalu.
Bila kau pikir aku bakal injakkan kaki ke Klub 300 bersama orang-orang tua seperti tikus itu...
Baiklah, berarti, kita tak jadi ke sana. Kita tetap di rumah.
Hubungi keluarga Gravenhurst untuk bilang kita tak bisa ke sana.
Dengar, Ralph, aku bisa ke sana, tapi bila kau mau jadi orang tua suka menggerutu seperti itu...
sebaiknya kau tetap di rumah.
- Sekarang, dengar... - Ralph, aku sudah peringatkanmu aku ini mahal.
Bila kau tak bisa belikanku dengan pendapatanmu, berbuatlah sesuatu akan hal itu.
Manis, jangan bicara seperti itu.
Bukankah aku belikanmu semua yang kau inginkan?
Tentu, Ralph. Kau hanya belikanku syal kabut hitam.
- Halo? - Ralph?
- Oh, halo, Mr. Sloane. - Kau tak lupa ini hari apa, Ralph, anakku?
Tepat setahun sejak kita membentuk kemitraan kita.
Tentu saja tidak, pak.
Berarti bisa ketemuan seperti yang sudah ditetapkan...
di tempat yang sama. Sejam lagi, bagaimana?
Ya, pak.
Dan, Ralph, jangan lupa bawa buku cekmu.
Aku dulu orang asing di bangku taman sedang kau...
penjual rumah ke rumah yang tak bisa dengan mudah masuk ke rumah.
Mengingat, aku menciptakan dispenser jenis baru.
Gawai yang istimewa, anakku. Aku lihat itu di semua toko.
Mereka bilang itu terjual lebih banyak dari dispenser lainnya dengan keunggulan 3:1.
Aku bekerja keras pada tahun ini.
Aku tahu kau begitu.
Dan perhatikan hasilnya.
Itulah kenapa aku memintamu membawa buku cekmu.
Mari jalan-jalan, anakku.
Janji tertulis bayar hutang yang kau berikan padaku...
aku membawa itu juga.
Ya, pak.
"Aku menghutangimu $10,000 dan 50% dari keuntungan."
Aku akan izinkanmu membelinya kembali, anakku.
Aku sudah buat kau memulai tapi kau melakukan pekerjaan dengan baik.
Dan sekarang kau pantas untuk menjadikan itu milikmu seorang.
Mungkin tahun depan, Mr. Sloane.
Kenapa tidak sekarang?
Bagian keuntunganmu bakal lebih dari yang semestinya.
Tahun depan.
Kalau begitu...
tinggal berikan cek atas bagian keuntunganku lalu kita bisa bicarakan hal ini nanti.
Bagaimana, Ralph?
Maafkan aku, Mr. Sloane, tapi kau harus menunggu buat cekmu.
Aku tak punya uang.
Aku tak mengerti.
Penjualan sudah terus meningkat.
Ya, tapi aku punya banyak pengeluaran. Bisnis hiburan. Dan...
menemui orang-orang yang tepat, hal-hal seperti itu.
Itu saja persoalannya?
Kau yakin kau tak hidup terlalu berkemewahan?
Aku takkan begini bila aku punya bagian keuntungan yang lebih besar.
Mengingat, aku yang menciptakan dispensernya.
Aku yang melakukan semua pekerjaan. Aku berhak dapat lebih banyak.
Kau tak bicara seperti ini waktu aku pinjami kau uang untuk memulai.
Aku sangat pusing hari itu, aku bisa saja sudah beri kau 90%.
Aku takkan menerimanya.
50% itu adil waktu itu dan itu adil sekarang.
Aku mungkin eksentrik dengan caraku berbisnis, tapi bagiku kesepakatan adalah kesepakatan.
Ini janji tertulis bayar hutangmu.
Bila kau tak mau bayar bagian keuntunganku...
maka aku harus serahkan ini ke pengacaraku.
Tapi aku sudah habiskan uangnya, semuanya.
Berarti maafkan aku.
Selamat malam, Ralph.
- Mr. Sloane. - Ya, anakku?
Kau sudah bilang pengacaramu soal kesepakatan kita?
Aku tak bilang siapa-siapa.
Itu transaksi pribadi sejak awal.
Dan aku berharap itu akan selalu seperti itu.
Selamat malam.
Selamat malam.
"Aku janji membayar Alfred Sloane...
"$10,000 dan 50% dari seluruh keuntungan."
Terima kasih.
"Jasad Alfred Sloane, orang eksentrik kaya...
"ditemukan semalam di Taman Washington.
"Dia habis dicekik dan dirampok.
"Polisi lagi memproses teori...
"Sloane adalah korban dari sebuah geng preman."
Taksi, pak?
Apartemen Spark.
- Kau sebenarnya siapa? - Aku Peter J. Goodfellow.
Aku ingin tahu apa aku bawa salah satu kartuku bersamaku.
Dari mana kau dapat kotak rokok itu?
Ini diwariskan padaku oleh orang tua yang aku temui di taman.
Orang malang, dia dihabisi dengan keji baru kemarin malam.
Aku menyaksikan peristiwa mengejutkan itu langsung.
Kau lihat orang yang melakukannya?
Oh, ya, sejelas aku bisa melihatmu sekarang.
Aku bertanya-tanya apa yang harusnya kulakukan terhadap janji tertulis bayar hutang yang aku temukan di kotak ini?
Itu ditandatangani oleh seseorang bernama Ralph Cowell.
Kau tak bakal temukan itu di sana. Aku punya pandangan ke masa depan dengan mengambilnya.
Mr. Cowell.
Sangat berharga, janji tertulis bayar hutang itu.
Jadi ini pemerasan, bukan?
Ayo, haruskah kita gunakan kata itu?
Aku sudah kurangi kondisi menyedihkanku...
karena kebodohanku sendiri.
Anggur, wanita, dan lagu.
Aku tak punya suara.
Tapi harusnya kejadian ini menjaminnya...
aku bisa bernyanyi seperti burung kenari.
Berapa yang kau mau?
Aku yakin kita bisa mencapai sebuah penyelesaian yang bersahabat.
Bisa kita bertemu di apartemenmu, kira-kira pukul 9:00 malam ini?
- Tidak, jangan tempatku. - Ya, di tempatmu.
Aku akan lebih menyukainya.
Terima kasih. Sopir?
Sayang, kau belum siap?
- Apa? - Ya, ampun, Ralph.
Kau tahu dengan baik sekali kita jatuh tempo di Fairlies' selama akhir pekan.
Maafkan aku, sayang, aku tak bisa ke sana. Aku ada janji bisnis.
Pada jam segini?
Dengar, bila aku akan bayar semua akun kreditmu aku harus kerja siang dan malam.
Kekasihku yang malang, kau sudah kerja terlalu keras.
Tapi kau ingin aku kelihatan cantik untukmu, kan?
Haruskah aku hubungi Fairlies untuk bilang kita tak bisa ke sana?
Jangan lakukan itu.
Aku beritahu apa. Kau bawalah mobilnya untuk pergi ke sana.
Aku akan naik kereta nantinya.
Baiklah, sayang. Usahakan secepat yang kau bisa.
- Secepat setelah aku selesaikan ini. - Baiklah.
Sobatku sayang.
Selamat malam yang menyenangkan untukmu.
Apa-apaan ini? Kupikir kita menyepakati pukul 9:00.
Aku barusan lihat nyonya rumah pergi.
Aku pikir tak ada alasan menunggu.
Ini siapa?
Mari kuperkenalkan teman lama dan kolegaku, Mr. Fenton Shanks.
Senang mengenalmu.
Goodfello menggembar-gemborkanmu sebagai seorang pemenang.
Tempatnya nyaman yang kau punya ini.
Fenton ini penasihat finansialku.
Sebagai seorang penggemar balapan kuda...
dia sangat ahli menghitung peluang.
Sistemku menghasilkan 17 pemenang dalam seminggu yang lalu.
Sayangnya, itu semua teori taruhan...
bila kau paham maksudku.
Sangat baik hati sekali dirimu, kawanku. Persis seperti yang aku butuhkan.
Kesehatanmu baik sekali.
Fenton tak pernah minum, aku takut.
Dia agak tak setuju dengan kelemahanku.
Tidak sama sekali, Goodfellow. Aku tidak tanpa kebiasaan burukku sendiri.
Itu benar buat kita bertiga. Terhadapku, ini.
Terhadap Fenton, demam judi.
Dan terhadapmu, Mr. Cowell...
Lupakan itu. Mari lanjutkan ini.
Berapa yang kau mau buat janji tertulis bayar hutangnya?
Sekarang, biar kupikirkan.
Kira-kira $1,000. Bagaimana itu kedengarannya menurutmu?
- Kedengarannya boleh. - Begitulah.
$1,000 sebulan.
Kau gila? Aku tak punya uang sebesar itu.
Ayo, ayo, kau punya bisnis yang menguntungkan.
Dan tak ada partner untuk berbagi keuntungan.
Tapi $1,000 sebulan. Itu tak mungkin.
Pikirkan alternatifnya, Mr. Cowell.
Pembunuhan itu sangat dibenci dalam masyarakat saat ini.
Tapi bagaimana kita memastikan pembayaran regulernya?
Merpati kita bisa saja terbang pergi dan...
lupa meninggalkan alamat berikutnya.
Kawanku sayang, kau harus mengetahui jalan untuk larinya.
Bagaimana caramu menyarankan kita mencegahnya?
No comments yet. Be the first to leave one.