Son of Babylon

Son of Babylon (Syn Babilonu)

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Son of Babylon 2009 BluRay 720p 600MB Ganool
ناشر Robandit
http://bandit-iseng.blogspot.com

برچسب‌ها

BluRay
720p
720
ganool
تاریخ انتشار: 2014-06-11
تعداد دانلود: 41
مخصوص ناشنوایان: Yes

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 186 خط.

Irak Bagian Utara, April 2003 Tiga minggu setelah jatuhnya Saddam

Nenek, ada truk.

Berhenti.

Nenek, dia ketakutan karena Nenek.

Nenek?

Nenek, apakah masih jauh?

Nenek.

Nenek.

Kalau begitu aku pulang. Jangan bicara apa-apa lagi.

Apa yang terjadi di sini? Dari mana asal kalian?

Kalian dengar aku? Ayo minggir.

- Assalamualaikum, Tuan. - Ayo minggir.

Assalamualaikum.

- Apa maksudmu kedamaian? Siapa nenek gila ini? - Dia tidak gila. Dia nenekku.

- Suruh dia minggir. - Tidak.

- Apa maumu? - Bawa kami ke Nasiriyah.

Kalian berdua mau pergi ke Nasiriyah? Nasiriyah berjarak 1000 km dari sini.

Mengapa kalian mau ke sana?

Dengan 500 dinar aku akan membawa kalian ke Baghdad.

Kau sudah gila? 50 dinar, tidak lebih.

- Kau mau menipu kami, dasar pencuri. - Kalau kau tidak berhenti, aku akan memukulmu.

- Jangan beri dia uang, Nenek! - Nenekmu sangat pengertian.

Tidak, tidak akan muat. Kalian duduk di belakang.

Nenekmu sangat pengertian. Dia sangat pemurah.

Penipu.

Kau berani memarahiku? Aku sangat membutuhkan uang sekarang.

Penipu.

SON OF BABYLON a.k.a. SYN BABILONU

Ampunilah aku.

Aku mulai terserang sakit kepala. Hentikan!

Ini seruling dari ayahku.

Aku tidak peduli. Mainkan sesuatu yang menyenangkan, seperti Michael Jackson.

- Siapa? - Michael Jackson.

- Apakah dia walikota di kotamu? - Bukan, dia bukan walikotaku.

Dia adalah walikota Amerika.

- Apa? - Amerika.

- Pokoknya aku akan terus memainkan serulingku. - Boleh asalkan kau pelan-pelan memainkannya.

Ayah.

Ayah ada di mana?

Suara gema terdengar lebih baik di dalam terowongan ini dibandingkan suara suling.

Ayah.

Apa yang kau lakukan? Kau membuang-buang waktumu.

Aku berhasil membuatnya tidak bicara.

Kau mau rokok?

- Di mana ibumu? - Dia sudah meninggal.

- Dan ayahmu? - Kami pergi ke Nasiriyah untuk menemuinya.

Dia seorang pemberani. Dia menyelamatkan nyawa temannya.

Kau bilang pemberani?

Nenek berjanji bahwa kami akan mengunjungi Taman Gantung Babilonia.

- Apa? Babilonia? -Taman gantung Babilonia.

- Taman yang mana? - Kau tidak pernah belajar sejarah di sekolah?

Aku tidak peduli kalian mau pergi ke mana. Taman gantung atau apa pun itu.

Aku akan menelepon Saddam.

Apa?

Halo? Apa kabarmu, Tuan Saddam?

Kau memang bajingan.

- Lihatlah, Nek, dia menelepon Saddam. - Kau memang pantas mendapatkannya.

Kau memang menyusahkan, dasar bajingan.

Saddam adalah seorang bajingan dan Orang Amerika adalah babinya. Apa yang terjadi di sini?

Halo. Amerika..

Apa yang kau pakai?

- Ada apa? - Nenek bilang jangan memakai jaket ayahmu.

George, ada dua orang di sini. Periksa kendaraannya.

- Tuan? - Mundur!

Aku seorang tentara, seperti ayah.

Ayahmu dipaksa. Dia sebenarnya ingin menjadi musisi.

- Bagus sekali. Terima kasih. - Sudah tidak ada masalah.

Dasar bajingan.

Nenek mau kau sekolah dan menjadi seorang dokter atau insinyur.

Kita terpaksa bermalam.

Anjing di Amerika mungkin punya kehidupan yang lebih baik dari hidup kita.

Kau seharusnya malu karena anakmu membawa kita ke tempat yang berbahaya.

Aku akan menunggu selama 12 tahun di sini. Dia masih memiliki ayahnya.

Kalau tidak segera diselesaikan, akan menjadi terlalu berbahaya.

Aku tidak punya pilihan, aku tidak punya anak yang lain. Dia pasti ayahnya.

Bagaimana kau tahu kalau dia masih hidup dan tidak terkubur di kuburan massal Saddam?

- Aku ini ibunya, aku percaya kepada Tuhan. - Apa maksudmu dengan Tuhan?

Mengapa kau memerlukan putramu kalau kau masih memiliki Tuhan?

Mengapa kau tidak berdoa untuk semua orang malang ini?

Itu adalah kesalahan manusia, bukan Tuhan.

Beraninya kau meragukan Tuhan?

Aku belum melihat putriku selama dua tahun. Dia tidak mau menikah dengan pria yang aku pilih.

Aku berdoa kepada Tuhan tiada henti.

Namun aku tidak pernah melihatnya lagi. Mengapa dia belum juga kembali?

Kalau kita kehilangan seorang anak, sebagian dari diri kita mati.

Mungkin. Malam sudah semakin larut.

Kalau kau dan anak itu tidur di mobil, aku akan tidur di luar.

Besok kita lihat apa yang telah dipersiapkan Tuhan untuk kita. Ayo.

Oh Kurdistan, Kurdistan...

... kau adalah rumahku, tidak ada tempat di dunia yang sepertimu.

Tidak, tidak ada tempat di dunia sepertimu.

Oh Tuhan. Oh Tuhan.

Mengapa Kau menyiksa kami?

Mengapa Kau menyiksa orang Kurdi di Irak?

Ribuan orang Arab telah menderita...

... dan masih banyak yang lainnya.

Banyak orang-orang yang malang...

... dan orang-orang yang tak berdaya menjadi. korban Anfal.

Oh Tuhanku. Oh Tuhanku.

Nenek, Anfal itu apa?

Nenek?

Nenek, Anfal itu apa?

Kau tidak tahu Anfal?

Gerakan Anfal, Irak dihancurkan oleh Saddam yang kejam.

Dia pergi ke selatan Kurdistan.

Dia membunuh orang Kurdi dan Arab dan menghancurkan semua desa yang dilewatinya.

Semua orang terbunuh. Anak-anak dan orang tua.

Itulah Anfal, kau mengerti sekarang?

Selamat datang di Baghdad

Silakan, kalian bosnya.

Sementara kami di sini menderita.

h

ht

htt

http

http:

http:/

Kita sudah sampai stasiun bus Alawi.

Keluarlah, cepat!

Nyonya, tunggu. Tunggu dulu, Nyonya.

Ini, ini milikmu.

Ambillah. Aku berharap kau menemukan putramu.

Selamat tinggal.

Kemarilah. Terima ini, Nak.

Jagalah nenekmu dan hati-hati terhadap anjing dan serigala.

- Selamat tinggal. - Selamat tinggal.

Selamat tinggal, Paman.

- Nenek, tidak ada bus. - Kau lihat pria dengan gerobak itu?

- Tanyakan apakah ada bus menuju Nasiriyah. - Mengapa bukan Nenek yang berbahasa Arab?

Bahasa Arabku tidak begitu bagus.

- Apa yang dia katakan? - Dia bilang bahasa Arabku bagus.

Ahmed.

Dia bilang tidak ada bus menuju Nasiriyah. Kita harus menunggu.

Rokok.

Nenek, aku lapar.

Haruskah au membacanya lagi? Aky sudah membacanya 100 kali.

Aku sudah bosan membacanya.

Bismillahirrohmanirrohim, Namaku Ali Youssef.

Aku mengenal putramu Ibrahim saat Perang Teluk pada tahun 1991.

Satuan kami diserang oleh pasukan Amerika dan sekutu.

Aku sebenarnya ingin menulis surat ini lebih awal.

Maafkan aku, tapi putramu Ibrahim telah ditangkap oleh Partai Ba'ath.

Mereka membawanya ke penjara...

Penjara di Nasiriyah.

Berikan uangku. Harus adil.

Berikan. Hanya 50 dinar, aku tidak akan mengemis.

Berikan uangku.

Lima batang rokok seharga 250 dinar. Sekarang sedang perang, tapi aku tetap jualan.

Nasiriyah.

Penjara di Nasiriyah.

Di mana Ahmed? Di mana dia? Permisi.

- Apakah kau melihat cucuku? - Aku tidak bisa berbahasa Kurdi.

Cucuku?

- Ada apa? - Apakah kau melihat anak kecil bermata besar?

- Aku sudah menunggu dua hari di bus ini. - Ya Tuhan, apakah kau melihatnya?

- Kau mau uang? - Aku bukan pengemis.

Aku tidak mengerti apa yang kau katakan.

- Aku mencari cucuku. - Maaf, kami tidak bisa bahasa Kurdi.

- Kami tidak mengerti. - Tolong aku, apa yang terjadi pada Ahmed?

Apakah ada orang yang melihat cucuku?

Dia hilang. Ahmed, cucuku. Apa yang terjadi padanya?

Lima batang rokok seharga 250 dinar.

Apa yang kau lakukan? Nenek sudah bilang kau tidak boleh pergi sendirian.

Qasim, tapi dia nenekku. Ambil rokoknya.

- Qasim? Siapa itu? - Kau selalu ingin menolong orang.

Terima kasih.

Ambil tasnya.

Berhenti, sudah tidak muat.

Nenek.

- Nenek, kembali. - Jangan takut.

Nenek, jangan tinggalkan aku sendirian.

- Keluarkan uang kalian untuk tiket bus. - Lakukan sesuatu dengan anak itu.

- Apa masalahnya? - Sopir, berhenti.

Duduk dan tutup mulutmu.

Berhenti.

Buka pintunya.

Tuan, neneknya ada di sini. Ahmed, nenekmu di sana.

- Berhenti, neneknya ada di sini. - Apa yang kau lakukan di sini?

Wanita tua ini berlari mengejar bus. Mengapa kau tidak berhenti?

Wanita tua mana? Aku sama sekali tidak melaju kencang.

- Nenek, jangan pernah meninggalkanku sendirian. - Terima kasih Tuhan.

Aku tidak bisa bahasa Kurdi. Kau dengar?

- Aku tidak bersamanya. - Keluar.

Ayo naik, kita sedang terburu-buru.

Beraninya kau meninggalkanku?

Selamat tinggal, Qasim.

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left