هماهنگ با نسخه‌های زیر

Ep 14 What Happened in Bali
ناشر iamklopers
IDFL.me

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2015-12-06
تعداد دانلود: 46
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Maaf membuatmu menunggu.

Aku ketiduran. Duduklah.

Apa itu semua barangmu?

Ya.

Kau sudah memutuskan?

Aku hanya perlu ada di sisimu, kan?

Ya.

Kau tidak ada permintaan lain, kan?

Ya.

Lalu, apa yang bisa kau lakukan buatku?

Aku akan lakukan apapun.

Baiklah.

Kau sudah makan?

Ya.

Kalau begitu, tidurlah dulu.

Aku akan menemuimu besok

Diterjemahkan oleh iamklopers IDFLSubsCrew

Diterjemahkan oleh iamklopers IDFLSubsCrew

Gadis itu mencampakkanmu dan pergi dengan mobil pria kaya itu.

Kau pikir itu tidak menyakitiku juga?

Kalau kau bisa melakukan sesuatu seperti itu, jelas kau menyukainya.

Kau pikir ibu tidak tahu?

Ada apa?

Terima kasih buat semuanya, aku pergi.

Kau pikir aku masih mencintaimu? Aku tidak pernah mencintaimu.

Aku hanya memanfaatkan koneksimu. Jadi, kumohon jangan menyiksa Soo-Jung.

Aku mau gila. Apa yang kulakukan?

Benar-benar. Bagus, baguslah, bagus dia pergi.

Siapa yang mau tetap disini.

Saat keberuntungan bersamamu, saat kau mungkin menemukan emas di jalanan.

Aiyoh, hidupku kejam dan menyedihkan... arhh.

Kau tidur nyenyak?

Apa kabar?

Kau mau keluar?

Hanya jalan-jalan.

Soo-Jung menghubungiku.

Dimana dia?

Dia hanya bilang dia baik-baik saja.

Benarkah?

Kau sudah sarapan?

Ya.

Kalau begitu, hati-hati di jalan.

Brengsek, bukankah kau begitu tampan.

Oh, oh....

Bergantilah lalu keluar.

Oh, ingat kunci pintumu saat kau tidur.

Terima kasih.

Aku pergi dulu. Kau tetaplah disini.

Kalau kau perlu apapun, beritahu aku.

Mi-Hee, kau lagi apa?

Baiklah, semuanya di posisi. Lihat kemari, lihat kemari. Kimchi!

Duduklah.

Kemari duduklah.

Kenapa tidak pergi ngobrol dengan Young-Joo.

Dia minum sendirian disana.

Young-Joo tahan minuman keras. Dia tidak akan mabuk.

Pamanmu dan anaknya ada disini. Kau harusnya ngobrol dengan mereka.

Tidak ada yang diobrolkan.

Apa tidak ada yang diobrolkan? Bukankah kalian belajar di luar negeri bersama?

Mereka belajar, tapi aku disana hanya senang-senang.

Tidak ada kesamaannya.

Apa katamu?

Jae-Min.

Ya.

Kau masih bertemu Aimee?

Hei kak, apa maksudmu?

Dasar bodoh ini. Young-Joo ada disini.

Aku hanya merasa dia gadis baik. Ayolah, beritahu siapa yang kau suka?

Kenapa kau tidak makan saja! Jangan mengganggu.

Kau membelikan Lee Soo-Jung ponsel?

Young-Joo, apa katamu?

Jangan kira aku bodoh!

Jung Jae-Min, kalau kau serius, jangan seperti ini.

Young-Joo, kau mabuk?

Jung Jae-Min, bahkan walau aku mabuk, itu tidak penting.

Young-Joo, ada apa denganmu?

Ibu, ibu kau harusnya tahu yang terjadi.

Ya, ya, aku tahu. Jae-Min bawa dia cari udara. Pegang dia.

Aku tidak apa, bu.

Cepat, ayo.

Aku tidak apa, kubilang aku tidak apa!

Keluar.

Itu kesempatan yang bagus hari ini! Kenapa kau diam saja?

Keluar sekarang!

Seluruh keluarga ada disana. Itu kesempatan emas.

Lihatlah, sudah kubilang kau tidak bisa mengatakannya. Kau payah.

Selamat datang. Silahkan dinikmati.

Ada apa? Kau minum?

Beri aku minum.

Lihatlah kau, kenapa kau banyak minum?

Beri aku minum. Beri aku minum?

Terjadi sesuatu?

Tidak ada. Tidak ada, sungguh tidak ada.

Apa yang terjadi?

Apa?

Karena gadis itu?

Kau mau ibu...

Aku tidak seharusnya datang kesini.

Aku hanya mau minum sebentar. Kerja sana.

Silahkan masuk, duduk, duduk.

Kenapa kau begitu lama?

Setelah Lee Soo-Jung pergi, tempat begitu sunyi dan sangat bersih sekarang.

Aku harus mencuci, bersih-bersih, dan mengemas dapur, jadi aku terlambat.

Bagaimana kalau makan disini? Aku akan buatkanmu makanan enak.

Mengagumkan punya duit. Berapa kau menyewa?

Aku tidak tahu.

Apa ini Jung Jae-Min juga? Berapa banyak uang yang dia punya?

Dia bilang ini buatmu?

Sungguh?

Dia memberimu 30 juta dan ponsel sungguh tidak sebanding dengan ini.

Kau sungguh beruntung.

Karena sudah begini.

Kau harusnya ambil sebanyak mungkin dan menikmati nasib baikmu.

Kasurnya sangat empuk.

Ah!

Apa ini semua punyamu?

Dia membelikan semua barang itu buatku hari ini.

Semua ini? Itu pasti perlu uang banyak.

Ambillah beberapa buatmu. Bukankah aku janji akan membayar utangku.

Kau pikir aku pengemis? Mengambil barangmu?

Kau memanggilku kemari mau pamer padaku?

Apa tunangan Jung Jae-Min tahu soal hubunganmu dengan Jung Jae-Min?

Jung Jae-Min bilang kalau dia akan menikahimu?

Dan juga, kau cinta dengan Jung Jae-Min?

Yang kulihat, aku tidak merasa kau cinta dengan Jung Jae-Min. Aku pergi.

Halo.

Ya.

Tolong minggir, aku mau keluar.

Hati-hati di jalan.

Ya!

Kau sudah makan?

Kau suka sushi?

Ini.

Kenapa memanggil temanmu kemari? Aku tidak suka siapapun datang kemari.

Juga, ini pakailah, beli apapun yang kau butuhkan dengan itu.

Oh ya, aku akan bilang terakhir kalinya, jangan kerja disana lagi.

Masuklah.

Kau mau mengatakan sesuatu.

Tidak.

Halo? Halo?

Ibu, mungkin ini bukan ide bagus tapi aku mau dia dipecat saja..

Kenapa?

Aku tidak mau melihatnya disini.

Young-Joo, jangan terganggu olehnya. Anggap saja tidak ada.

Ini yang terbaik buat sekarang, aku tahu masalahmu.

Aku akan urus dia. Kau cukup luangkan waktumu buat Jae-Min.

Karena itu kau banyak minum?

Maaf, bu.

Minum sedikit lain kali.

Ya, bu.

Kau ada waktu malam ini?

Kenapa?

Kalau kau ada waktu, aku mau bicara denganmu.

Aku ada janji malam ini.

Mi-Hee.

Duduklah.

Darimana kau?

Bahkan itu kau harus tahu? Aku harus melapor semuanya?

Kau terlihat cantik, bajunya terlihat cocok buatmu.

Aku mau makan malam bersamamu.

Kau tinggal menghubungiku.

Kau mau memelihara hewan peliharaan?

Tidak.

Mau minum?

Apartemen ini tidak ditinggalin sebelumnya?

Kenapa kau bertanya?

Aku tidak tahu siapa yang tinggal sebelumnya, tapi ada banyak barang wanita.

Aku keluarkan semuanya.

Baguslah.

Juga, apa Choi Soo-Jung tahu?

Kalau terus kerja disana, tinggal masalah waktu sebelum dia tahu.

Kalau mau dia tahu, teruslah bekerja disana.

Apa yang kau tertawakan?

Aku tidak peduli.

Aku mau tidur. Aku capek.

Tidurlah.

Kau tidak pergi?

Kenapa memangnya?

Terserahmu.

Mengenali dirimu sendiri jauh lebih penting daripada menjadi pintar.

Kalau kau berpikir kau pintar, kau pasti akan mengalami masalah nanti.

Amati lebih mendalam, kau hanya harimau kecil.

Ya, saya mengerti.

Tidak peduli seberapa hebat kerjanya.

Akhirnya, kau hanya bisa mempercayai keluargamu tidak ada yang lain.

Ya, saya mengerti.

Gadis itu Lee Soo-Jung, bagaimana kau akan mengatasinya?

Siapa?

Young-Joo begitu gelisah sampai dia mempekerjakan Soo-Jung di galeri.

Apa? Galeri?

Gadis itu di galeri? Jadi Young-Joo mabuk karena hari itu...

Apa aku benar?

Tidak, bukan begitu. Young-Joo hanya terlalu banyak minum.

Sekarang pernikahan akan ditunda.

Kalau Young-Joo berubah pikiran seperti waktu itu lagi. Bagaimana?

Ajak Young-Joo keluar hari ini, ajak makan malam.

Aku tidak mau mengatakan apapun.

Bukan hanya sekali dua kali aku mengatasi masalah begini.

Istri Ketua juga membantu wanita ketua lain.

Istri Ketua pasti hancur. Anaknya seperti itu.

What Happened in Bali subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for What Happened in Bali

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left