نخستین 200 خط.
Penerjemah : ervanders IDFL SubsCrew
DAERAH KHATULISTIWA AFRIKA BARAT, 1885.
SKOTLANDIA 10 BULAN SEBELUMNYA
Hei!
Susullah!/ Ini dia. Ini dia.
Ayolah, biar mereka duluan.
Ayolah.
Hei, ayolah.
Hei, susullah.
Ayolah, Toby. Nah begitu.
Whoa.
Tidak terlalu jelek, 'kan?
Ayah, aku telah putuskan untuk pergi.
Aku takut akan hal itu.
Dan Alice?/ Dia bersemangat untuk datang.
Tidak ada tempat untuknya. Ha!
Terima kasih, Angus.
Ini dia.
Sialan anak itu./ Dia kalah berpacu.
Jangan khawatirkan dia. Dia cukup kuat bertahan setahun di daerah tropis.
Oh, ya. Oh, ya.
Maafkan, kalau aku tak datang dan melihatmu pergi.
Aku akan mempermalukan diriku sendiri di sana.
Aku sudah menulis beberapa surat untukmu.
Mungkin... Mungkin bisa membantumu di jalan.
Satu lagi, ini surat untuk Paman Bill.
Dengarlah, Ayah...
...kami akan baik-baik saja, aku janji.
Sini tanganmu.
Tentu saja kau akan baik saja.
Halo, Jane.
Aku temukan sesuatu untukmu di London.
Sebuah cincin jimat kecil./ Terima kasih.
Sayang, kita akan terlambat./ Ya.
Apakah itu artinya kita akan menikah, Paman Jack?
Tidak. Aku 'kan sudah menikah.
Ketika saatnya tiba, kami tak akan menikahimu dengan Tom, Dick atau Harry dari Baltimore.
Kami akan carikan pria yang cocok, sebaiknya seorang Inggris.
Tolong gendong dia, pengasuh.
Terima kasih. Selamat tinggal.
Tolong jaga dia.
Semoga selamat di jalan, Tuan./ Terima kasih.
Selamat tinggal./ Terima kasih.
Selamat tinggal.
Selamat tinggal./ Selamat tinggal, Tuanku.
Jack?
Jack?
Jack!
Jack!
Dimana Jack?
Dimana Jack?
Dimana Jack?
Dia masih hidup tadi malam. Dimana dia?
Ini bukan salahku.
Dimana Lord Clayton?
Ini bukan salahku.
Mereka akan menyalahkanku, tapi ini bukan salahku.
Ini bukan salahku.
Jack.
Jack!
Oh, Jack./ Tidak apa-apa.
Shh. Tak apa-apa. Tidak apa-apa, Sayang.
Aku sangat takut. Kupikir kau tenggelam.
Tidak apa-apa.
Aku mencoba membantunya. Tapi terlambat.
Anak malang./ Ayolah. Ayolah.
17 Desember 1885.
Hampir 10 bulan sejak kapal kami kandas...
...dan Kapten Billings meninggalkan kami untuk mencari bantuan.
Setelah minggu-minggu berlalu, aku harus menghadapi kenyataan...
...bahwa orang malang itu sudah tewas dalam usahanya.
Kera-kera berdatangan dalam jumlah yang lebih besar saat ini.
Mereka memakan segala sesuatu di sekitarnya, sehingga makanan sulit ditemukan.
Tapi setidaknya mereka tak mendekati kami.
Putra kami lahir dalam kesusahan, diikuti dengan serangan malaria...
...yang telah melemahkan Alice-ku begitu parah.
Sewaktu bayi menangis ke dunia dan setiap hari makin tumbuh kuat...
...Alice tak menunjukkan tanda akan pulih.
Demam telah mengeringkan susunya dan memupus asanya.
Dia masih percaya bahwa kami akan kembali ke Skotlandia.
Di satu sisi, aku bersyukur, karena angan itu mengalihkan dia dari kenyataan di sini.
Nah, begitu.
Alice?
Alice.
Oh, tidak.
Alice.
Kami telah mengarungi sungai di Afrika Barat ini selama berbulan-bulan...
...mengumpulkan inventarisasi fauna untuk British Museum.
Aku satu-satunya orang Belgia diantara orang Inggris ini, kuperintah mereka dengan kekuasaanku...
...membimbing mereka dan mengawasi mereka.
Aku mendapatkannya.
Apa itu?/ Entahlah.
Mungkin saja itu sesuatu.
Ya, Mayor...
...tapi sekarang itu adalah sesuatu yang mati.
Tentu saja.
Surga.
Apa yang mereka katakan, D'Arnot?
Makan malam tersedia.
Bukan. "Telah tiba." "Makan malam telah tiba" adalah terjemahan yang lebih baik.
Kupikir itu sangat lucu, D'Arnot.
Orang-orangku menganggap diri mereka...
...adalah yang terdepan dari ciptaan Tuhan...
...dan memperlakukan orang-orang Afrika dengan perasaan jijik.
Jika aku tidak di bawah perintah...
...akan kutinggalkan mereka dari minggu pertama dan kembali ke Brussels.
Kau jatuhkan kotak itu lagi, maka aku akan menembakmu.
Ayo! Monyet! Belcher!
Ayo!/ Kupikir aku sudah bilang, tidak ada ...
Setidaknya jangan sampai merusak kulitnya!
Mayor!
Dasar sial.
Mayor Downing!
Di sana, Mayor Jack. Mereka pergi ke pohon!
Ayo. Ayo. Mereka sungguh indah.
Downing!
Cepatlah atau kita akan kehilangan mereka.
Downing!
Kau menembak sekali lagi, maka aku akan menembakmu.
Santai saja, Pak Tua. Ini adalah hari berolah raga.
Olahraga dan darah, Sir Evelyn.
Bagian kehidupan.
Astaga.
"John...
...Clayton."
John Clayton. Ini adalah putra Earl Greystoke.
Ya Tuhan.
Jadi inilah yang terjadi padanya.
Itu suara genderang, Belcher./ Ya, Mayor Jack.
Kau sudah masukkan jarimu di lubang pelurunya?/ Ya, Mayor.
Mayor Jack.
Suku Pygmies!
Kembali. Kembali ke perahu!
Sir Evelyn!
Dimana kau?
Berkati aku, Bapa.
Bapa.
Siapa kau?
Siapa...
Siapa kau?
Tuan, bantu aku.
Katakan sesuatu.
Astaga!
Kenapa...
Mundur!
Pas mungkin.
Luar biasa./ Luar biasa.
Eh?
Ya!/ Ya!
Pisau cukur. Pisau cukur.
Pisau cukur.
Pisau cukur. Pisau cukur.
Pisau cukur.
Pis...
Pisau cukur.
Pi...
Pis...
Pisa...
Pisa...
Pisau cukur.
Pisau cukur./ Pisau cukur.
Pisau cukur.
Ya.
- Pisau cukur, pisau cukur./ Tidak.
Tidak, tidak, bukan pisau cukur./ Pi...
Cermin. Cermin.
Mm. Mm. Mi. Mi.
Cermin, cermin./ Cermin. Cermin.
Cermin. Cermin.
Ya. Cermin.
Cermin./ Cermin.
Kemampuan meniru John luar biasa.
Ya.
Kata-kata menjadi seperti trik sulap baginya.
Dan dalam enam bulan, ia telah berhasil memahami dasar-dasar bahasa.
Tapi sekarang aku harus meyakinkan dia tentang siapa dia.
Tepatnya, dia itu apa!
Cermin. Pisau cukur, pisau cukur. Cermin.
Tidak, tidak, tidak, tidak.
Manusia. Manusia.
Dieu!
Hewan. Hewan.
- Animal! Hewan! - Tidak, tidak, tidak. Hewan. Hewan. Hewan.
Hewan. Hewan./ Hewan.
Hewan. Hewan. Hewan.
Hewan!
Phillippe.
Phillippe D'Arnot.
John.
Clayton.
Rumahmu.
Greystoke.
Ibu. Ayah.
Ayah. Ibu.
Keluarga. Ya, keluarga. Tidak.
Itu adalah ibumu. Itu adalah ayahmu, kuberitahu kau.
Keluarga, John. Ibu, ayah. Ibu, ayah.
Keluarga!
Dengarkan aku, John.
Berapa banyak lagi monyet putih lainnya yang telah kau lihat?
No comments yet. Be the first to leave one.