Into the Badlands

Into the Badlands

دانلود زیرنویس Indonesian

فصل 3

هماهنگ با نسخه‌های زیر

WEB-DL MkvCage episode 03-08
ناشر Altruis
just resync

برچسب‌ها

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
mkv
MkvCage
تاریخ انتشار: 2018-06-21
تعداد دانلود: 54
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Setelah serangan terakhir kita,

The Widow akan mengalihkan rute suplainya ke barat.

Kita bisa serang mereka di Broken Rock.

Atau kita bisa membangun pasukan...

dan pergi menjauh dari The Widow.

Iron Rabbit.

Apa?

Merpati pos baru saja tiba.

Pergi sekarang.

Suruh semuanya mengambil peralatan.

Tilda? Kau si Iron Rabbit?

Bawa truknya.

Bunuh wanita jalang itu!

Maafkan aku.

Lumayan juga...

Untuk petarung anak-anak.

Kau seharusnya kabur saat ada kesempatan, Kelinci kecil.

Diterjemahkan oleh: - Luminox -

Mungkin kau tidak layak dibunuh...

tapi aku menjanjikan kepalamu pada The Widow.

Bawa dia pergi dari sini.

Ke mana mereka membawanya?

Persetan dengan benda ini! Huh?

Aku merasa seperti penguin menggunakan ini.

Pakai saja.

Kita harus terlihat meyakinkan jika ingin melewati perbatasan.

Baik. Tapi jika kau bertanya pendapatku, kita terlihat idiot.

Ingat, pertahankan samaran. Jangan membunuh siapa pun.

Atau semua orang.

Senyum yang besar.

Kalian berhasil sampai!

Kami dengar Iron Rabbit menyerangmu.

Anak ini penting bagi The Widow.

Jangan tanya alasannya,

tapi kami harus membawanya ke tabib di seberang perbatasan.

Semoga beruntung dengan itu.

Hanya ada satu jalan dan itu tidak bisa ditembus.

Apa maksudmu?

Ayo. Kau bisa lihat sendiri.

Tahan dia. Biar kuperiksa ini.

Truk suplai berhasil sampai.

Ada morfin?

Tidak. - Seperti biasa.

Siapa pemimpin di sini?

Itu si bocah ini.

Kau pemimpinnya?

Semenjak mayor terbunuh...

lalu letnannya, lalu setengah pasukan.

Apa yang terjadi?

Gedung ini mengarah ke titik sempit...

yang dikuasai pemanah Chau.

Mereka tidak pernah meleset.

Kadang mereka meleset, tapi akibatnya lebih buruk.

Tidak bagi yang mati.

Bayi ini butuh istirahat.

Dia sakit parah. Di tempat yang sunyi.

Lalu kau akan tunjukkan apa yang kita hadapi.

Biar kubawa dia.

Sebelah sini.

Aku senang kau memutuskan bergabung, Viceroy.

Bersama, kupikir kita bisa melakukan banyak hal baik.

Aku menyiapkan rumah lama putramu untukmu.

Supirku akan mengantarmu ke sana.

Kau sungguh memikirkan segalanya, ya?

Semoga aku tidak akan menyesali keputusan ini.

Kami menyebutnya "gang sniper".

Satu jalan masuk, satu jalan keluar.

Salo yang pertama tewas.

Mereka tidak selalu langsung membunuh.

Panah mereka beracun.

Butuh waktu lama untuk mati.

Kami mencoba menerjang dari mobil ke mobil...

selagi pemanah kami melindungi.

Itu tidak berhasil. Mereka membunuh kami satu per satu.

Kenapa tidak lewat gedung?

Kami sudah coba. Semuanya penuh jebakan.

Enam orang terbunuh karenanya.

Berapa banyak penembaknya?

Setidaknya tiga.

Lihat.

Woah. Hei. Coba punyaku.

Lakukan.

Lihat, tidak ada yang suka topi itu.

Kita serang beberapa jam lagi.

Aku tidak mau ada korban jatuh lagi hanya untuk anak.

Aku tidak meminta pendapatmu, itu perintahku.

Perintahmu?

Aku Regent barumu.

Aku tahu Tilda adalah Iron Rabbit. Nama yang menggemaskan.

Jika dia muncul lagi, dia milikku.

Kau tidak akan bisa menangkapnya,

dan dia akan terus menyerang konvoimu.

Kenapa hanya milikku? Kenapa tidak milik Chau?

Bukankah itu sudah jelas?

Tilda hanya memberontak pada ibunya,

layaknya gadis seusianya.

Kau kira itu hanya fase (remaja)?

Menurutku menginginkan sesuatu yang lebih dari sekedar suplaiku.

Pengakuanku bahwa dia adalah ancaman.

Dan setelah dia tahu dia mendapat pengakuanku,

dia akan kembali,

karena aku ibunya, sementara kau,

kau hanya cinta sesaat yang tidak penting.

Siapa mata-mata yang memperingatkan kedatangan kami?

Itu bisa siapa saja,

karena tidak ada yang percaya omong kosongmu lagi.

Silakan bertindak kreatif.

Tapi jaga agar wajahnya tetap cantik, untuk saat ini.

Aku tidak ingin mematahkan hati putriku.

Saat dia pulang.

Aku ingin namanya.

Senang kau kembali kemari, Baroness.

Terima kasih, Maryanne. Tapi aku Viceroy sekarang, bukan Baron.

The Widow bisa menjulukimu sesukanya.

Kau selalu jadi Baroness bagi kami.

Seperti yang kau lihat, kami masih bersih-bersih.

Oh, percayalah, aku sudah terbiasa tinggal ditempat buruk.

Bagaimana keadaan kebun?

Kita kehilangan banyak pekerja karena direkrut untuk perang.

Tapi jika beruntung, kita masih bisa panen.

Oh, dan aku hampir lupa.

The Widow mengirimkan beberapa desain untuk kau lihat.

Desain?/ Untuk lambang barumu.

Yang ini tidak buruk.

Apa? Kau tidak suka?

Saat memikirkan kuda, yang terpikirkan adalah mereka menarik bajak.

Dengan kata lain, pelayan yang berguna.

Tapi orang-orang lupa bahwa kuda pernah hidup bebas di Badlands.

Sebelum masa para Baron, mereka tidak punya majikan.

Jadi, maksudmu.../ Maryanne,

kita mungkin mengabdi pada The Widow,

tapi itu tidak menjadikan kita pelayan.

Yakin sudah cukup kencang?

Anak ini berbahaya.

Jangan ambil resiko.

Memang tidak.

Ada perubahan?

Dia terkadang sadar. Tapi lebih sering pingsan.

Tunggu di luar.

Lepaskan aku.

Agar kau bunuh diri lagi?

Apa yang kau pikirkan?

Kau bilang hanya kau jalan keluarku.

Saat kau overdosis, apa kau mengalami sesuatu?

Kau mengigau dalam tidurmu.

Seperti biasanya.

Terowongan cahaya.

Dewa-dewa memanggil namaku.

Kau, terbaring di genangan darahmu sendiri.

Sayang sekali.

Kau bisa membuat perbedaan nyata, M.K.

Madam Viceroy? Regent The Widow di sini.

Nathaniel.

Maaf mengganggu. - Oh, kau tidak menggangguku.

Biar kuambilkan minuman. Bourbon, dua jari, tanpa es?

Lucu rasanya, hal-hal sepele yang masih kau ingat,

setelah bertahun-tahun.

Hal kecil seperti tulisan tanganmu.

Kau bahkan tidak menyangkalnya?

Apa kau akan percaya jika kusangkal?

Memainkan dua pihak.

Itu permainan berbahaya, Lydia.

Hanya jika The Widow tahu.

Dan kau tidak akan memberitahunya.

Kau seyakin itu padaku?

Aku yakin pada pria yang kukenal.

Yang berpaling dari Badlands.

Akan tetapi kau kembali.

Kenapa?

Untuk membunuh pria yang mempermalukanku.

Mantan Regent Quinn. - Sunny?

Bagaimana dia mempermalukanmu?

Dengan menolak menyelesaikan pertarungan yang dia menangkan.

Dan membiarkan temannya Bajie mengambil pedangku,

juga tanganku.

Jadi kau ingin membunuhnya karena dia tidak membunuhmu?

Setidaknya masih ada yang tidak berubah.

Kau masih keras kepala.

Jadi bagaimana denganmu? Kenapa kau di sini?

Orang-orang terus menanyakan itu.

Dan apa jawabanmu pada mereka?

Bahwa aku akan lebih berguna disini.

Aku tidak ingin penduduk mengungsi lagi.

Kau tidak mempercayaiku?

Aku mengenalmu, Lydia.

Altruisme bukanlah motivasimu satu-satunya.

Kau benar.

Orang seperti The Widow dan Quinn tidak akan bertahan lama.

Mereka meriah seperti kembang api, lalu padam dengan cepat.

Meninggalkan orang lain untuk menyalakan kembali abunya.

Dan kau akan jadi orang itu.

Satu hal yang kupelajari, adalah cara bertahan hidup.

Bagaimana jika ada yang lebih baik?

Maksudku...

aku mungkin kembali untuk satu alasan,

tapi aku bisa memikirkan alasan lain untuk bertahan.

Apa maksudmu?

Sudah berapa tahun berlalu?

Tapi saat aku melihatmu di perkemahan itu,

aku sadar satu hal tidak berubah.

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left