The Anarchists

The Anarchists (Les Anarchistes)

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

The Anarchists 2015 DVDRip x264-Redblade
ناشر Sangkuni
"Vive l'anarchie!"

برچسب‌ها

DVD
DVDRip
dvdrip
dvdr
x264
TS
تاریخ انتشار: 2016-05-08
تعداد دانلود: 48
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Bisakah kau ceritakan tentang kehidupanmu yang sebelumnya, kenanganmu?

Aku mengingat hujan dan badai besar di rumah beberapa hari.

Setelah semua berlalu, aku pergi dengan kakakku

dan tetangga kami, Jeanne.

Dia sedikit lebih tua dari kami.

Usiaku saat itu dua belas tahun.

Di sanalah dia mengajari kami.

Di pedesaan.

Dia berbicara tentang angin, bintang-bintang, tanaman, dan aljabar.

Aku bertanya dan dia sangat senang menjawabnya,

untuk menjelaskan dan mengajariku.

Ketika aku datang ke Paris, aku tahu aku juga ingin menjadi seorang guru.

Tetapi dengan kebebasan dan keterbukaannya.

Dan apa yang terjadi di Paris?

Aku bekerja pada seorang penjahit untuk mencari nafkah.

Aku tidak memiliki tabungan yang kubutuhkan untuk memulai menjadi seorang guru.

Itulah di mana aku menemukan adanya eksploitasi.

Aku melihat penderitaan orang lain, tangan berdarah mereka,

jari terpotong...

Mandor lusuh yang meraba-raba tubuhmu, bos yang tidak melihatmu...

Sisi gadis naifku segera lenyap. Itu menyedihkan.

Kemarahan tumbuh di dalam diriku.

Kemarahan yang membanjiriku, bahwa aku tidak bisa mengendalikannya.

Saat itulah aku bergabung dengan kakakku. Dan Elisée.

Mereka masih berada di Championnet Rue.

Orang-orang sering datang ke sana.

Mereka akan berbincang dan berdebat.

Mereka juga akan bercinta.

Mendengarkan mereka, aku menemukan kembali kebahagian mudaku.

Saat kebahagiaan tampak mungkin terjadi.

Bukan, bukan mungkin. Tapi wajib.

Kemudian kakakku meninggal.

Sekarang aku di sini, di tempatmu, bersama Elisée.

Lihat, itu tidak terlalu ceria.

Kenapa kau menjadi seorang anarkis?

Kau mungkin berpikir itu muncul dari kebencian...

Tapi itu dari cinta.

Cinta yang membuatku menjadi seorang anarkis.

diterjemahkan oleh SANGKUNI

ANARKIS

Jean Albertini? Ikut aku.

Kenapa kau seorang polisi yang sederhana?

Aku tidak mengerti, Pak.

Kau menulis dengan baik. Kau bisa menjadi pengawas ujian.

Aku tidak punya waktu untuk itu. Aku butuh makan.

Di mana kau belajar menulis dengan baik?/ Di panti asuhan.

Kau punya guru yang baik.

Yang terbaik dari semua, Pak. Victor Hugo.

Kau suka membaca buku?/ Sangat.

Apa pandangan politikmu?

Aku tidak punya, Pak.

Apakah kau tahu siapa ayahmu?/ Tidak terlalu.

Dia dulu adalah anggota Komune. Kami memiliki berkas tentang dirinya.

Aku tidak tahu./ Dan ibumu?

Kenapa dengan ibuku?/ Dia masih hidup?

Tidak.

Tidak ada keluarga yang lain? Pacar?/ Tidak.

Jika kau lenyap besok, siapa yang akan peduli?

Wanita pemilik penginapan.

Aku berutang sewa dua bulan.

Aku ingin kau bekerja untukku./ Melakukan apa?

Menyusup di sebuah kelompok anarkis.

Aku tak tahu apa-apa tentang anarkis./ Aku tahu.

Jadi kenapa aku?

Aku menyukaimu dan kau melihat bagian. Kau terlihat bisa dipercaya.

Bisa aku bertemu Martha?

Kami sedang melayani makan siang./ Sebentar saja.

Apa yang kau lakukan di sini? Kubilang aku akan menemuimu nanti.

Benar.

Aku tidak akan datang malam ini atau lagi.

Aku sibuk. Ada apa?

Aku tidak bisa mengatakannya padamu.

Kau meninggalkan aku?

Ini memuakkan, kau mengatakannya di sini.

Kita akan hidup seperti orang miskin./ Aku mengerti maksudmu.

Kau mengerikan./ Kau akan melakukan hal yang sama.

Aku mendapatkan tawaran yang tidak bisa kutolak.

Aku bisa menjadi manusia baru.

Aku harus memberitahu dirimu.

Manusia baru yang tidak mau padaku?

Bukan itu maksudku.

Bajingan.

Ini. Ini adalah buku yang sangat kusuka.

Kau memutuskanku dan memberiku sebuah buku?/ Cuma ini yang kumiliki.

Tahu apa yang aku lakukan dengan itu?

Martha.../ Aku datang.

Para tuan rumah ingin sup mereka./ Selalu lagi.

Aku sangat menyesal, Martha.

Tidak, kau tidak menyesal. Pergilah. Kau akan berakhir dengan buruk.

Berikutnya!

Dibayar empat franc sehari, dari jam 6 sampai jam 5, dengan satu jam istirahat.

Setiap keterlambatan akan berakibat pada gajimu.

Punya pakaian?/ Ya.

Tanda tangan di sini.

Berikutnya!

Dibayar empat franc sehari, dari jam 6 sampai jam 5, dengan satu jam istirahat.

Setiap keterlambatan akan berakibat pada gajimu.

Cocok denganku./ Punya pakaian kerja?

Aku sedang memakainya.

Tanda tangan di sini. Buat tanda silang jika kau tidak bisa menulis.

Jangan mabuk.

Punya rokok?

Aku bertemu seorang gadis di acara dansa dua malam yang lalu.

Aku mengantarnya dan, pada jam 2, kami pergi ke tempatnya.

Kami minum, tidur bersama-sama... Itu menyenangkan.

Pada pagi hari, aku bangun berkeringat.

Aku membuka mata... Tirainya terbakar.

Bahkan kasur tempat tidur juga terbakar.

Aku tidak bisa membangunkan gadis itu. Aku goyang-goyang, tapi tak ada hasil.

Aku tak tahu apa yang harus kulakukan. Pantatnya berasap karena api!

Aku melihatnya lagi dan berpikir, "Jika kami selamat, aku tak akan pernah meninggalkannya."

Kami akan terikat seumur hidup.

Akhirnya, dia bangun dan kami keluar telanjang di koridor!

Kau bertemu dia lagi?/ Tidak...

Tapi itu adalah awal yang baik untuk cinta.

Butuh panas di antara seorang pria dan wanita.

Jatuh cinta adalah satu-satunya hal yang sepadan untuk hidup.

Pernah jatuh cinta?

Kurasa tidak.

Kau akan tahu kalau kau sudah mengalami.

Apa yang menyebabkan kebakaran?/ Botol rum ku.

Atau penisku. Ini adalah naga api ketika dihidupkan.

Kenapa? Kau suka api?

Aku tahu beberapa hal yang kubakar.

Mau?/ Aku rela mati untuk mendapatkannya.

Seorang pria siap mati demi sosis!/ Aku tahu banyak.

Aku akan memperkenalkanmu.

Eugene ...

Jean, pria baru yang kusebutkan.

Dia juga ingin membantai mandor.

Semua juga ingin melakukannya. Itulah resiko jadi bos.

Mau?/ Tidak.

Kau tidak minum?/ Tidak di tempat kerja.

Satu-satunya pria yang tak mabuk di pabrik paku ini!

Sorakan semua sama.

Lihatlah brengsek itu. Ayo, larilah, jangan sampai basah.

Waktu kalian 15 menit lagi.

15 menit adalah terlalu banyak, Tuanku.

Elisée, mau?

Mau?/ Ya.

12 September 1899.

Sepanjang minggu, aku sudah mengamati Elisée Mayer

yang bekerja di jalur yang sama denganku.

Dua orang lainnya, Eugene dan Biscuit, selalu bersamanya.

Biskuit, yang nama sebenarnya aku tidak tahu, ramah dan sedikit vulgar.

Dia bisa membantuku untuk mengatasi kekhawatiran Mayer.

Mereka mendengar lagu tantang napas ketakutan mereka

Dengan aroma tumbuhan, madu kemerahan

Disela oleh oleh peluit

Air liur ditarik kembali di bibir atau keinginan untuk mencium

Mereka mendengar bulu mata hitam mereka mengedip pada keheningan wangi

Kelembutannya, jari-jari listrik bergemirisik di antara kemalasan abu-abu

Di bawah kuku agung mereka, kematian kutu kecil

Anggur kemalasan menguasainya

Napas dari harmonika gila

Dengan belaian lembut, anak kecil merasa...

keinginan untuk menangis mengembang dan memudar tanpa henti

Ini suratku untuk jaksa. Kuharap kalian menyukainya.

Kami mendengarkan.

Aku boleh membacanya?/ Tentu saja.

"Bapak Jaksa Lacambre,

Aku membaca di koran pagi ini bahwa Anda berencana...

untuk menawarkan 1000 franc kepada siapa saja yang menembak seorang anarkis."

"Tolong cabut pernyataan yang tidak pantas itu,

tidak hanya bagi politisi tapi juga bagi seorang pria."

"Daripada hukum, justru akan lebih membantu masyarakat jika kau membuat topi,

mantel atau bahkan sepatu, atau sesuatu yang berguna untuk orang lain."

"Aku berharap untuk kebebasan masyarakat dari semua kontrol

kecuali pada tingkat pribadi."

"Jika ingin menembak seorang anarkis, Anda tidak perlu membayar 1000 franc."

"Cukup datanglah ke kamarku dan tembak aku."

"Itu tidak akan dikenakan biaya apa pun. Aku tidak akan melawan."

"Aku akan berdiri di hadapan Anda pada jarak yang Anda inginkan,

di hadapan para saksi."

"Namun, jika pembayaran 1000 franc...

adalah aspek yang tidak bisa dinegoisasi dari penawaran Anda,

setelah mengijinkan Anda menembak,

aku ingin menyumbangkannya untuk masyarakat yang bebas

tanpa pembunuh, pengemis, presiden atau anggota parlemen."

Kau berhasil!

Silahkan duduk.

Kau tahu Eugene... Dan Elisée, sepupunya.

Elisée...

Marie-Louise, artis.

Dan Judith, sang orator.

Dan siapa dia?

Jean. Aku di pabrik kuku dengan mereka.

Tidak jelek, kan?/ Tidak jelek.

Tapi pendek dan tampan. Aku lebih suka yang tinggi dan jelek.

Jadi kenapa kau tidak jatuh cinta padaku?/ Kau tidak tinggi, kau gemuk.

Jean Senang atau Jean sedih?/ Jean Albertini.

Dari mana kau berasal?/ Villeurbanne.

Aku bekerja di sebuah percetakan.

Kenapa datang ke sini? Percetakan tidak buruk.

Untuk sebuah perubahan./ Sebuah perubahan?

Di Paris? Tidak ada udara di sini.

Boleh aku mentraktirmu minum?

Setelah dia datang, buanglah. Aku akan punya lebih minggu depan.

Kau menyelamatkan hidupku. Aku berutang padamu.

Punya rokok?

The Anarchists subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for The Anarchists

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left