The Way of the Hot & Spicy (Gekikaradou / ゲキカラドウ)

The Way of the Hot & Spicy (Gekikaradou / ゲキカラドウ)

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

The Way Of The Hot & Spicy S01E04-NF-WEB-DL
ناشر Sh1Ft3R
𝕹𝖊𝖙𝖋𝖑𝖎𝖝 𝕽𝖊𝖑𝖊𝖆𝖘𝖊

برچسب‌ها

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
تاریخ انتشار: 2022-07-15
تعداد دانلود: 13
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 192 خط.

Cantiknya.

Bisa bantu kami?

Soal itu, aku sudah bicara dengan manajermu bulan lalu.

Bisakah Bapak membuat perubahan?

Kami tak bisa bayar pengeluaran yang lewat tenggat.

Ini tidak akan terulang lagi!

Jadi, mohon bantuannya kali ini.

Ini sudah aturan.

Ya, ampun.

Baiklah, aku harus bekerja.

Tunggu, Pak Maeda!

Pengelolaan pengeluaran tim kalian sudah ceroboh sejak awal.

Sungguh disayangkan ini harus dilaporkan kepada para petinggi.

Tapi…

Selain itu,

kalian memaksimalkan pengeluaran setiap bulan.

Untuk apa itu?

Apa tim kalian menghasilkan banyak profit untuk mengimbangi itu?

Pergilah. Aku harus bekerja.

ENERGI BAHAGIA

Aku gagal.

Begitu, ya.

Lagi pula, kenapa aku yang harus maju?

Pak Akiyama, kau penanggung jawab keuangan.

Aku disemprot.

Aku sudah tua. Aku tak mau disemprot.

Apa? Kau menyuruhku karena sudah tahu itu?

Yang penting saat ini, bagaimana kau akan memperbaiki ini?

Salahmulah kita sampai lewat tenggat.

Jangan bilang kita disuruh bayar sendiri!

Tenang saja!

Aku akan bertanggung jawab penuh.

- Kau akan bayar semuanya? - Bukan begitu.

Ayo kita minum. Kutraktir!

Kau traktir? Hore!

Mau ke mana kita?

Tidak, mana mungkin kami mau.

Menurutmu berapa habisnya semua ini?

Permisi.

Aku Takamiya dari bagian keuangan.

Ada apa?

Aku mendengar percakapan tadi dengan manajer kami.

Meski dia berkata begitu,

tagihan bisa diajukan jika dokumen beres hari ini.

Aku pinjam meja ini, ya?

Kita diburu waktu. Cepat siapkan dokumennya.

Terima kasih!

Sarukawa.

Sarukawa!

Ya?

Kami ada janji makan penting malam ini.

Apa kau dan Ryosuke bisa membantu Bu Takamiya?

Terima kasih.

Tapi ini sudah jam pulang.

Bapak menyuruhku lembur?

Shinomiya, pulanglah.

Serahkan kepadaku.

Sungguh?

Kau memang senior teladan!

Dia jatuh cinta.

Dengan mudahnya.

Bu Takamiya, senang bertemu.

Senang bertemu juga.

Seni makanan pedas.

Ini adalah jalan menuju katarsis melalui makanan pedas.

Di dunia makanan pedas, tak ada hidangan yang lebih baik

daripada keberanian menghadapi kesulitan

tanpa takut gagal.

Sudah selesai. Apa ini sudah benar?

Ya. Terima kasih banyak.

Tidak. Aku yang harus berterima kasih

karena kau mau lembur untuk kami.

Santai saja. Kurasa semua orang butuh bantuan.

Manajer kami memang agak ketat.

Kau baik sekali.

Mohon diproses, Pak.

Sudah larut. Kau tahu pukul berapa ini?

Maaf.

Kau selalu repot mengurusi hal remeh seperti ini.

Pergilah. Biar kukerjakan sisanya.

Baik.

Permisi, Pak.

Kenapa dia itu? Dingin sekali.

Dia tak tahu betapa kau susah payah.

Dia memang begitu.

Terima kasih sudah bekerja keras.

Tunggu.

Maukah lain waktu makan denganku?

TIM PEMASARAN

Pengajuannya sudah beres.

Kau menyelamatkan kita semua.

Susah payah kami mengerjakannya.

Kami lembur sampai larut malam.

Tunggu. Kenapa kau menyeringai begitu?

- Apa terjadi hal menarik? - Tidak.

RESTORAN POPULER DI TOKYO

- Begini… - Jadi, ini.

Sepertinya rahasia terbongkar.

Aku akan makan malam dengan Bu Takamiya akhir pekan ini.

Jangan berpikir macam-macam.

Ini hanya rasa terima kasih karena telah membantu kita.

Tapi kurasa itu juga bisa disebut kencan.

- Dia sangat ingin membicarakannya. - Ini tak masuk akal.

Luar biasa, Pak Sarukawa! Bagaimana kau mengajaknya kencan?

- Kau ingin tahu? - Ya.

Sepertinya harus kuceritakan.

Kau harus pergi ke sini.

"Makanan Thailand"?

Aku sering ke sana, tempat kencan pertamaku dengan istri.

Baiklah.

Jika kau mau, bisa kupesankan sesuai menu orisinalku.

Sebaiknya jangan pedas.

Percayalah kepadaku. Semuanya akan berjalan lancar.

Sebagai gantinya, aku ingin minta tolong.

Bujuk dia untuk menaikkan anggaran pengeluaran kita.

Kita menggalakkan seni makanan pedas.

Jadi, kita butuh anggaran lebih.

Baiklah. Buat dia berpihak kepada kita.

Itu mustahil. Ini adalah kencan.

Kita sudah bermasalah dengan manajernya…

Tenang. Dia terlihat seperti tipe yang bisa dirayu.

Semuanya bergantung padamu. Aku mengandalkanmu, Sarukawa.

Tunggu.

Pak Sarukawa, kau mau pakai baju apa?

RESTORAN THAILAND

Apa ada masalah?

Tidak sama sekali.

Ini restoran yang indah.

- Bersulang. - Bersulang.

Orang jarang memadukan makanan Thailand dan anggur.

Benar, makanan Thailand lebih cocok dengan bir,

tapi belakangan ini, sedang populer menikmatinya dengan anggur.

Baiklah. Pak Sarukawa, wawasanmu luas.

Tidak sama sekali.

Terima kasih menunggu.

- Ini Salad Daun Ketumbarnya. - Terima kasih.

Sepertinya enak. Aku suka daun ketumbar!

Sungguh? Syukurlah.

Sepertinya kebanyakan gadis menyukai daun ketumbar.

Pak Manajer memang hebat. Dia ahlinya.

- Ini, silakan. - Terima kasih.

Mari makan.

Kau benar. Makanan Thailand sangat cocok dengan anggur.

Ya?

Semua risetku sepadan.

Permisi.

Ini adalah Kari Pad Pong

dan Tod Mun Goong. Ini nugget udang.

Hati-hati, masih panas.

Semuanya terlihat lezat.

Enak.

Semuanya lezat.

Syukurlah.

Pak Manajer, semuanya sempurna.

Maaf telah meragukanmu.

Permisi. Terima kasih sudah menunggu.

Pad Kee Mao. Ini kwetiau goreng.

Apa ini?

- Ini mirip Pad Thai. - Aku suka!

- Benarkah? - Ya.

- Terima kasih. - Sama-sama.

Mari kita coba.

Apa ini?

Maaf. Kau tak bisa makan makanan pedas?

Aku jarang makan makanan pedas.

Dalam bahasa Thailand, pad kee mao berarti "mi mabuk".

Mi ini sangat pedas sampai bisa membuat mabuk.

Malah begini jadinya.

Padahal tadi lancar-lancar saja.

"Makanan Thailand"?

Aku sering ke sana, tempat kencan pertamaku dengan istri.

Begitu rupanya.

Jika kau mau, bisa kupesankan sesuai menu orisinalku.

Bodohnya aku memercayai Pak Manajer.

Tak usah dilanjutkan tak apa-apa. Biar aku saja.

- Maafkan aku. - Tak apa-apa.

Pedas sekali. Tak kukira akan sepedas ini.

Sepedas inikah makanan Thailand?

Tapi aku masih sanggup makan ini.

Aku sudah pernah makan

segala macam makanan pedas sejak datang ke Tokyo.

Ini tidak sepedas hidangan lain yang pernah kucoba.

Ini pedas, tapi enak.

Pak Sarukawa, kau hebat.

Apa?

Aku merasa salut kepada orang yang bisa makan makanan pedas.

Karena mereka bisa merasakan cita rasa yang asing bagiku.

Salut? Kau berlebihan.

Sebaiknya jangan pedas.

Percayalah kepadaku. Semuanya akan berjalan lancar.

Jadi, itu maksudnya.

Aku akhirnya mengerti yang kau maksud, Pak Manajer.

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left