Africa: The Greatest Show On Earth

Africa: The Greatest Show On Earth

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

Africa S01E01- Kalahari BluRay ID (FIX)
ناشر cortex

برچسب‌ها

BluRay
تاریخ انتشار: 2018-01-01
تعداد دانلود: 65
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Afrika.

Alam liar terbesar di dunia.

Satu-satunya tempat di bumi untuk menyaksikan kemegahan alam.

Di sini begitu banyak yang melampaui bayangan kita.

Aku berdiri di garis khatulistiwa

yang melintas tepat di tengah benua.

Arah utara dariku, terdapat gurun luas

seukuran Amerika Serikat.

Ke barat, hutan hujan lebat seukuran India.

Dan ribuan mil di belakangku,

padang rumput tersubur di dunia.

Dari ketinggian di Afrika...

...hingga hutan terdalam.

Tempat-tempat yang jarang terlihat, dan kisah-kisah yang tak pernah terdengar.

Tak ada tempat lain di dunia di mana satwa liar melakukan pertunjukkan lebih besar.

Ini tempat terakhir di bumi di mana kau bisa berhadapan langsung

dengan hewan-hewan terhebat yang merayap di planet kita.

Inilah Afrika.

Perjalanan kita dimulai jauh di barat daya,

pada sudut tertua dan terasing di benua ini.

Lahan gersang ini diselimuti ribuan lingkaran.

Kita masih belum tahu asal-usul mereka.

Tanaman beracun, serangga pencari makan

dan bahkan magnetisme, semua itu telah diusulkan, tapi masing-masing dikesampingkan.

Lingkaran-lingkaran ini tak bergerak, dan bentuk mereka tak pernah bervariasi.

Mereka tak berubah, sama seperti bagian dari Afrika ini sendiri.

Purba dan gersang, nyaris tak pernah hujan di dataran ini,

tapi ada air di sini, yang tersembunyi.

Untuk bertahan di sini, hidup harus memanfaatkan segala siasat yang ada.

Musim dingin. Suhu dini hari bisa turun di bawah titik beku.

Dan itu masalah bagi burung drongo ini.

Terlalu dingin bagi mangsanya, serangga terbang.

Tapi ia punya rencana. Burung drongo adalah penipu terulung di Kalahari.

Dan inilah korbannya.

Satu keluarga meerkat, pakar gurun.

Setelah menghangatkan diri di bawah matahari pagi,

para meerkat mulai mencari sarapan.

burung drongo kini bisa memulai muslihatnya.

Tapi pertama ia harus meraih kepercayaan korbannya.

Ia melihat seekor elang berburu, dan mengeluarkan suara peringatan.

Mengharuskan para meerkat bergegas ke tempat aman.

Bahaya telah berlalu.

Kini, ia telah meraih kepercayaan mereka.

Ia keluarkan lagi suara peringatan.

Tapi kali ini, peringatan palsu.

Terima kasih banyak!

Meerkat terpedaya.

Tampaknya ini terlalu mudah. Ia coba lagi trik yang sama.

Tapi meerkat tak bodoh - cukup sekali saja mereka tertipu.

Kalajengking empuk bukan rejekinya.

Lalu, mendadak muncul peringatan dari pengawas.

Semua meerkat menanggapinya. Pengawas tak pernah bohong.

Tapi si pengawas tak melihat adanya bahaya.

Tebak siapa?

Tentu saja si burung drongo.

Ia belajar meniru suara peringatan meerkat.

Dan kini, ia menikmati jerih payahnya.

Segerombolan meerkat diakali seekor burung.

Burung drongo hanya menipu di musim dingin yang keras.

Untuk musim-musim lain, ia memberi perlindungan yang jujur.

Jadi, dalam jangka panjang, keluarga meerkat diuntungkan, seperti halnya burung drongo.

Hidup jauh lebih sulit, jika kau belum belajar trik dagang.

Anak macan tutul ini baru berusia setahun,

dan berada di titik kritis dalam hidupnya.

Induknya berjuang membesarkan dua anak,

tapi kini tak sanggup lagi mencari makan untuk mereka.

Mulai hari ini, ia harus menafkahi diri sendiri.

Kalahari artinya, "dataran sangat gersang".

Mangsa sangat langka. Dari semua macan tutul di Afrika,

yang hidup di sini harus yang paling cerdik.

Seekor babi hutan besar.

Mangsa empuk,

tapi bersenjata dan berbahaya.

Induknya mencoba melumpuhkannya, tapi nyaris membuat ia terbunuh.

Ia melihat sesuatu yang lebih menjanjikan.

Seekor steenbok, lebih dari cukup.

Ia takkan menyerang sebelum berada di jarak empat meter,

dan tanpa menimbulkan suara sedikit pun.

Seekor jakal menyalakkan peringatan.

Tapi si steenbok belum sadar jika ia diincar.

Semakin dekat, ia harus semakin hati-hati.

Ia gagal.

Peluang bagus seperti itu jarang terjadi.

Dengan lapar dan haus, ia kembali pulang

lalu melihat sisa mangsa di atas pohon, hampir pasti dari induknya sendiri.

Dan layaknya anak remaja, tanpa pikir panjang menyerbu simpanan induknya.

Si bodoh terjebak.

Ini bukan hari baiknya.

Beberapa anak macan tutul tumbuh menjadi oportunis yang pintar.

Meski mereka menjalani kehidupan yang keras di Kalahari ini.

Unggas kecil yang aneh ini adalah bayi burung unta.

Mereka baru berusia beberapa hari.

Seiring waktu, mereka akan jadi pejuang gurun yang luar biasa.

Tapi di Kalahari, hari-hari awal mereka sangat berbahaya.

Seperti macan tutul dan meerkat, burung unta dewasa bisa mengekstrak

semua kelembaban yang didapat dari makanan mereka.

Bagaimanapun, anak-anak burung unta

takkan bertahan lebih lama lagi tanpa air.

Tapi tak terlihat adanya air.

Bagaimana mungkin orangtua mereka menemukan air di sini?

Anak-anak mengikuti orangtua mereka menuju gurun tanpa tujuan.

Ini seperti perjalanan bunuh diri.

Dataran garam Etosha.

Di sini, air lebih sering berupa fatamorgana daripada kenyataan.

Suhu sudah lebih dari 0 derajat celsius.

Ayah mereka melindungi anak-anak dari terik matahari.

Fatamorgana lagi?

Bukan. Keluarga burung unta tak sendirian di sini.

Dikelilingi bermil-mil lumpur yang dipanggang matahari,

air segar timbul dari dalam tanah...

bagai keajaiban.

Meski orangtua burung unta telah menuntun anak-anak menuju air,

masih ada masalah lalu lintas.

Lalu lintas yang padat.

Burung kecil yang lemah ini bisa dengan mudah terinjak-injak.

Airnya sangat dekat.

Di mana ada mangsa berkumpul, selalu ada predator.

Singa-singa yang berkelahi tanpa sadar menguntungkan anak-anak burung unta.

Kubang air kini tanpa hambatan.

Kadang, kau butuh sedikit keberuntungan dalam hidup.

Minuman pertama mereka...

dan di waktu yang tepat.

Ayah mereka sudah menyelesaikan tugas mereka.

Badak hitam, penghuni paling galak di Kalahari.

Mereka tak suka ditemani,

dan jelas tak suka berbagi kubang air dengan singa.

Beruntung bagi yang lainnya,

mereka hanya berkunjung dua kali seminggu.

Kalahari adalah benteng terakhir badak hitam.

Dan di sini, dalam kegelapan,

di kubang air rahasia yang sangat istimewa ini,

badak meninggalkan kehidupan soliter mereka,

dan datang dari jauh untuk saling bertemu di bawah sinar bintang.

Dengan kamera malam terbaru,

untuk pertama kalinya kami bisa mengungkap karakter sejati badak.

Betina muda ini tampak gugup.

Ia merasakan badak lain mendekat.

Seekor induk muncul dari kegelapan bersama anaknya.

Dengan ragu, mereka saling menyapa.

Mereka mungkin saja galak di siang hari,

Tapi kini mereka menjadi lembut dan penuh kasih sayang.

Lebih banyak lagi yang bermunculan.

Kami tak tahu jika badak untuk bersosialisasi

dan membangun persahabatan seperti ini.

Betina muda ini memiliki seekor pemuja.

Tapi tampaknya ia tak tertarik.

Ia sedang senang pada sesuatu.

Atau badak lain.

Muncullah pejantan yang sangat besar.

Kali ini, si betina jauh lebih ramah.

Siapa sangka jika badak bisa begitu genit?

Si pejantan pertama mencoba menghalau di tengah mereka.

Entah bagaimana, sepasang tanduk rusa tersangkut di atas hidungnya.

Tampak seolah si betina jatuh hati pada gaya eksentriknya.

Ia menuntun si betina menjauh dari pesta.

Ia mungkin punya gaya,

tapi ternyata ia mengecewakan.

Si betina sudah tak tahan.

Satu-satunya cara mengusir pejantan itu adalah dengan pura-pura tidur.

Melihat begitu banyak badak dalam satu tempat adalah sebuah pencerahan.

Dan itulah kekuatan air di sini dalam menyatukan

kumpulan terbesar badak di dunia.

Spitzkoppe.

Gunung berapi purba, menjulang di atas dataran tinggi

yang berusia dua milyar tahun.

Dataran ini tetap tak berubah

lebih lama dari tempat lain manapun di Afrika.

Satwa di sini sudah sejak lama menemukan solusi inovatif

dalam menemukan air.

Di dataran terbuka, kehidupan harus menunggu peluang turunnya hujan.

Saat hujan turun, efeknya sungguh luar biasa.

Setiap hujan sporadis hanya berlangsung beberapa menit,

tapi bisa membawa kehidupan, dalam jumlah yang spektakuler.

Burung quelea paruh-merah.

Mereka adalah burung terbanyak di dunia.

Semuanya, lebih dari satu milyar, hidup di Kalahari.

Tak ada yang tahu alasannya,

tapi mereka punya kemampuan luar biasa dalam menemukan lokasi

jatuhnya hujan, dan langsung mengeksploitasi surga yang dihasilkannya.

Para pengembara ini kini hanya punya waktu lima minggu untuk mencari makanan,

membangun sarang dan membesarkan anak.

Tapi mereka tak sendiri.

Hujan juga menciptakan wabah.

Ini adalah jangkrik darat berperisai.

Serangga raksasa, yang sangat rakus... memakan daging.

Dengan perginya orangtua quelea mencari makan,

bayi mereka tak terlindungi.

Para orangtua telah kembali.

Tapi jangkrik melawan balik.

Menyemburkan darah busuknya sendiri ke mata mereka.

Si jangkrik masih hidup,

tapi bau busuk darahnya menarik perhatian jangkrik lain.

Kini, ia yang menjadi sasaran.

Jangkrik-jangkrik ini menjadi kanibal.

Segalanya berlalu cepat, surga yang dibawa hujan telah berakhir,

dan burung quelea pergi mencari curah hujan berikutnya.

Kalahari tergoret oleh sungai-sungai yang telah lama mengering,

air yang dibutuhkan di dataran gersang.

Tapi air itu tak hilang sama sekali.

Jauh di bahwa sana terdapat sebuah rahasia,

More Indonesian subtitles for Africa: The Greatest Show On Earth

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left