نخستین 200 خط.
=Fatal Intuition=-
=Joo Won=-
=Yoo Hae Jin=-
=Lee Yoo Yeong=-
Hyeong-nim, minggu ini tidak ada pesanan?
Yang ini keasinan.
Tidak asin?
Oppa, aku datang mengantar nasi.
Ngapain dia ke sini?
Coba lihat gayanya.
Pakai rok yang begitu pendek, pameran yang mencolok mata.
Sudah agak mengembang ya?
Kurang matang ya?
Yang penting kan enak.
Kau masih bisa makan?
Lekas makan habis itu balik kerja. Pindahkan semua yang tersisa!
Benar-benar gerombolan yang sejenis semua.
Sepertinya semua kerjaan di sini dikerjakan oleh Oppaku.
Aigoo, aigoo... Jika tanpa mereka, tempat ini serasa surga, surga.
Aigoo kepalaku... bagian belakang kepalaku. Tekanan darahku meningkat.
Tekanan darah itu ada supaya bisa meningkat.
Ini anak, masih berani membantah.
Rumah paku belakangan ini sudah tidak bisa lagi.
Zaman sekarang ini masih berharap mendapat uang dari rumah paku?
Begitu cepat sudah selesai makan?
Eun Ji, kau ini mau ke sekolah atau mau kerja di klub malam?
Roknya begitu pendek.
Pantatmu kelihatan tuh!
Sudah pernah kuperingatkan kalian mau apa saja terserah, tapi jangan coba-coba melecehkan Eun Ji.
Nih!
Zaman sekarang siapa pula yang memakai celana di bawah rok? Gak ah! Gak!
Han Sang In-ssi! Kim Min Ji-ssi!
Putri kalian memamerkan pahanya yang putih mulus.
Iya! Iya!
Aku pakai, oke?
Gila! Gila!
Pegang erat-erat!
Sakit sekali!
S
Su
Sub
Subt
Subti
Subtit
Subtitl
Subtitle
Subtitle
Subtitle o
Subtitle ol
Subtitle ole
Subtitle oleh
Subtitle oleh:
Subtitle oleh:
Subtitle oleh:
Subtitle oleh: ~
Subtitle oleh: ~
Subtitle oleh: ~ D
Subtitle oleh: ~ Da
Subtitle oleh: ~ Dar
Subtitle oleh: ~ Dark
Subtitle oleh: ~ DarkS
Subtitle oleh: ~ DarkSm
Subtitle oleh: ~ DarkSmu
Subtitle oleh: ~ DarkSmur
Subtitle oleh: ~ DarkSmurf
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfS
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSu
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub I
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub In
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Ind
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indo
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indon
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indone
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indones
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesi
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesia
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesia
Subtitle oleh: ~ DarkSmurfSub Indonesia ~
Subtitle oleh: ~ Dark Smurf Sub Indonesia ~
Diterjemahkan oleh: ~ to to ro ~
Saatnya harus tepat. Begitu terasa tepat, langsung cepat-cepat.
Oh, cepat-cepat.
Ngomong-ngomong, yang ini tidak terlalu susah juga nangkapnya.
Oh ya? Kemarin masih berhasil memberi untung 3000 Won.
Bagaimana kalau kukembalikan padamu?
Tidak, tidak.
Bagus kalau gampang ditangkap.
Ajussi, kau tahu kalau ini adalah apotik yang terbaik?
Karena kau sering melayani pelangganmu dengan baik, kuberikan ini padamu.
Tidak usah, tidak usah.
Di rumahku, barang seperti ini sudah menumpuk seperti gunung.
Aje, aku juga punya banyak.
Ya, kan?
Ini adalah sekedar ketulusan hatiku.
Kalau begitu, terima kasih.
Han Eun Ji! Ke mana dia?
Eun Ji!
Tidak ada orang?
Eun Ji ke mana?
Kenapa Oppa begitu panik mencariku?
Kenapa? Ada apa?
Dia minta aku membantunya mencarikan sesuatu.
Tolong bayarin ya!
Keluar!
Oppa, ubah tuh tabiatmu.
Penghasilan dari tempat ini lumayan banyak lho!
Berapa?
Kenapa?
Mulai dari pagi hari saat anakku melaut...
kenapa justru harus datang ke sini?
Sudah ah! Tidak jualan.
Aigoo, pagi-pagi begini sudah ketiban sial.
Hei, bukankah itu orang yang bisa melihat setan?
Oh ya?
Ayo cepat jalan!
Aigoo, pinggangku.
Di mana kau?
=Ada apa lagi?=
Pulang sekolah langsung pulang ke rumah. Kau tahu kan hari ini hari apa?
=Ah, serius! Setiap tahun kita harus melakukan semua ini untuk orang-orang yang tidak kita kenal?=
Sudah ah, Oppa bilang apa sama kau?
=Kerjaan Oppa adalah mencari uang. Kerjaan dongsaeng adalah sekolah.=
Oke, aku tutup ya.
Eun Ji ya?
Kapan dia bilang mau ke sini?
Sudah kubilang jangan macam-macam dengannya.
Hyeong-nim, aku sudah pernah bilang sebelumnya.
Kita adalah satu keluarga. Kau adalah bagian dari keluargaku.
Hyeong-nim adalah dari pihak kakak ibuku.
Aku adalah dari pihak kakak ibunya Jang Woo.
Anak mantan istri dari suami barunya.
Singkatnya, kerabat jauh deh!
Bagaimanapun juga, kita adalah kerabat jauh. Tidak boleh dilanggar.
Tidak boleh dilanggar. Bisa terjadi masalah besar.
Sudah tahu begitu kemarin kau masih telepon dan SMS-an dengan Eun Ji.
Tahu dari mana kau?
Kabur!
Dasar! Jangan begitu.
Ya Tuhan lindungilah aku.
Ya Tuhan, jangan biarkan orang datang. Tuhan, aku sangat ketakutan.
Eonni, kau tidak apa-apa?
Lee Si Eun, kau adalah Eonni yang bisa dirasuki setan dari kampung sebelah, kan?
Gosip itu benar adanya?
Orang-orang pada bilang kau bisa melihat masa depan.
Kalau begitu ada ritual pemanggilan roh atau semacam itu?
Seperti halnya mudang di daerah kami?
Coba ramal aku. Apa yang akan terjadi padaku?
Misalnya, aku akan menjalani hidup seperti apa kelak.
Menikah dengan siapa.
Aku punya seorang oppa.
Oppa ku akan menikah dengan orang yang seperti apa.
Entah ada gak orang yang bersedia menikah dengannya.
Aku tidak bisa melihat hal-hal yang seperti itu.
Aku hanya bisa melihat bagaimana seseorang itu akan mati.
Kau masih ingin tahu?
Bagaimana kau mati?
Sekalipun kau tahu lebih dulu, sekalipun kau kuberitahu tetap saja kau akan mati.
Sekalipun begitu kau masih ingin tahu?
Sungguh menakutkan.
Kenapa Eonni bicara dengan cara seperti ini?
Tidak bisa ya kau pura-pura tidak tahu?
Toh akan mati juga.
Kan bukan salah eonni juga.
Bagaimana kalau kau ikut aku saja?
Ke sini sebentar.
Eonni, di sana kan ada sebuah salon.
Kau harus datang ya. Kutunggu lho!
Oppaku akan datang.
Warisan dari kalian selain rumah ini, hanyalah Eun Ji.
Mana mungkin tidak sanggup kulindungi?
Han Sang In-ssi, Kim Min Ja-ssi...
Aku pasti akan merawat Eun Ji dengan baik.
Jangan khawatir.
Anak itu kenapa masih belum pulang juga?
Selamat jalan. Ditunggu kedatangannya kembali.
Ajussi, tahun depan aku pasti akan membuka sebuah salon kecantikan.
Nanti jangan lupa mampir ke salonku, ya?
Kau pasti tidak akan kecewa.
Oppa...
Ada apa lagi?
Setelah selesai ambil jurusan kecantikan dan mendapatkan sertifikat,
kelak aku akan mendapatkan banyak uang.
Aku kan sudah bilang urusan seperti ini biar aku saja.
Terus?
Jika aku berhasil masuk perguruan tinggi, uang kuliahnya mau dibayar pakai apa?
Masa Oppa tidak tahu betapa mahalnya uang kuliah sekarang ini?
Siapa pula yang suruh kau mengkhawatirkan semua ini?
Biar aku yang urus.
Lima juta Won! Lima juta Won tahu! Dan itu cuma untuk satu semester.
Cuma 5 juta Won.
Aku masih bisa membicarakannya dengan para Seonbae.
Kau tidak sekolah, dapat seonbae dari mana?
Cuma gerombolan orang-orang itu.
Oppa, aku sungguh tidak perlu kuliah.
Aku mau cari uang buka salon kecantikan.
Aku mau di sini melewati hari-hari bersamamu.
Kau mau hidup sepertiku?
Kau menjalani hidupmu dengan pas-pasan di desa terpencil ini?
No comments yet. Be the first to leave one.