نخستین 200 خط.
"Acara ini mungkin tidak sesuai untuk pemirsa di bawah 15 tahun"
"Kebijaksanaan pemirsa disarankan"
Adakah hal lain yang mau kamu sampaikan?
"Episode 32"
Kalau diperbolehkan, aku mau tetap bekerja di sini.
Boleh kusobek surat pengunduran dirimu?
Ya.
Aku akan bekerja lebih giat.
Bagus. Kamu bisa kembali bekerja.
Baik, Pak.
Halo.
Hai. Pak Jung sudah datang?
Ya, dia baru saja datang.
Kemarin dia bilang kamu pulang cepat untuk mengurus sesuatu.
Apakah perihal Jeong Shik?
Apa ada masalah?
Tidak.
Lantas?
Soal itu...
Hai, Soo In. - Selamat pagi.
Aku kini merasa jauh lebih baik sebab kamu memutuskan bertahan.
Aku khawatir tidak akan menemukan orang
yang secakap dirimu. Aku senang kamu berubah pikiran.
Nona Yoon, kamu pasti belum tahu.
Pak Choi mau mengundurkan diri karena alasan pribadi,
tapi dia berubah pikiran.
Begitu rupanya.
Itu juga bagus untukmu.
Pasti akan cukup menyulitkan mengenal orang baru.
Ini untuk yang terbaik.
Aku akan keluar bertemu orang. Kembalilah bekerja.
Semoga hari Bapak menyenangkan.
Apa yang terjadi?
Aku pergi berdamai dengan korban penyerangan kemarin.
Kamu sudah mendapatkan uangnya?
Pak Jung mengetahuinya dan meminjamkanku uang.
Pak Jung melakukannya? Kalau begitu, Jeong Shik kini bebas?
Ya. Pak Jung menggunakan pengaruhnya.
Baguslah. Aku sangat khawatir. Syukurlah sudah terselesaikan.
Ya.
Ayah. - Ya?
Halo. - Pak Go.
Halo. Duduklah.
Hai. - Ayah.
Ayah sudah memikirkan akan membuka toko apa?
Aku masih memikirkannya.
Lakukanlah yang Ayah mau. Aku akan mendukung dan membantu semampuku.
Terima kasih banyak. Senang memiliki orang sepertimu.
Aku akan mentraktirmu minum besok.
Tidak. Aku yang seharusnya mentraktir Ayah.
Apakah Ayah senggang besok malam?
Ya.
Ayah mau apa? Kita makan daging saja kali ini?
Aku akan makan apa saja.
Aku tahu tempat bagus.
Benarkah? - Daging irisnya.
Lumer. - Dengan minuman?
Apa yang dilakukannya di sini? - Aku harus pergi.
Sampai jumpa. Jaga dirimu.
Halo.
Kita harus berbicara.
Berbicara? Tentang apa?
Young Sun. Kita mau ke mana?
Bisakah kamu berhenti? Apa yang kamu lakukan?
Siapa pria itu?
Siapa yang kamu maksud? Pak Go?
Diakah pria yang kamu mau Soo In nikahi?
Dia datang ke restoran kita.
Aku menyuruhnya untuk mampir dan menyapa.
Tidakkah menurutmu dia terlihat baik?
Sudah kubilang kamu tidak boleh melakukan ini.
Kenapa tidak? Dia cukup baik bagi Soo In.
Tidakkah kamu peduli terhadapnya?
Aku peduli, itu sebabnya aku melakukan ini.
Aku melakukan ini demi dia.
Soo In tidak menunjukkan rasa tidak sukanya.
Dia sudah bertemu pria itu?
Ya. Aku mengatur semacam pertemuan untuk mereka.
Kenapa? Bagaimana kalau Soon Ok mengetahuinya?
Memangnya kenapa kalau dia mengetahuinya?
Aku sudah tidak tahan lagi. Siapa kepala keluarga di sini?
Kalau kamu sudah selesai berbicara, aku harus kembali bekerja.
Hai, Nona Oh.
Sedang apa kamu di sini, Dal Ja?
Aku merasa sangat sedih. Bisakah aku memesan secangkir kopi?
Nona Lee, tolong secangkir kopi. - Tentu.
Kenapa kamu merasa sedih?
Ada apa?
Hubunganmu dengan Dae Bong tidak berjalan baik?
Masalahnya, beberapa hari lalu, dia...
Dia kenapa?
Dae Bong...
Sudahlah.
Kamu tidak bisa berhenti di sana. Kini aku penasaran.
Tidak, mustahil. Dia tidak begitu.
Aku tahu seperti apa dia. Tidak.
Apa yang terjadi?
Lupakan saja.
Kudengar Jeong Shik sudah bebas.
Ya. Pak Jung membantu kami.
Benarkah?
Syukurlah. - Karena itu,
aku memutuskan untuk bertahan.
Aku berutang banyak kepada Pak Jung. Akan salah jika aku pergi.
Aku tahu maksudmu. Kamu membuat keputusan tepat.
Jeong Shik baik-baik saja?
Ya, dia baik-baik saja.
Syukurlah semuanya berakhir baik.
Terima kasih atas kekhawatiranmu.
Sama-sama.
"Kafe Incheon"
Maaf.
Untuk apa?
Kubilang akan berhenti dari Taesan, namun berubah pikiran.
Jangan bilang begitu. Kenapa harus meminta maaf soal itu?
Kamu terpaksa melakukan ini untuk Jeong Shik.
Tetap saja...
Kamu hanya akan membuatku merasa makin bersalah.
Jangan meminta maaf.
Sejujurnya, menurutku kamu memang terlalu mendadak mengundurkan diri.
Sebaiknya jangan gegabah.
Selama kita saling percaya,
tidak ada yang akan berubah.
Kamu benar. Terima kasih sudah mengerti.
Sebenarnya, akulah yang seharusnya merasa bersalah.
Perihal apa?
Kudengar kamu bertemu dengan ibuku.
Maaf. Apakah kamu sangat sedih?
Tidak. Dia mengatakan yang sepatutnya dikatakan semua ibu.
Aku akan berbicara kepadanya.
Mungkin akan butuh waktu, tapi aku akan membujuknya.
Jangan terlalu khawatir. - Baiklah.
Aku akan berusaha semampuku untuk membuatnya menerimaku.
Terima kasih.
Aku senang semuanya berjalan baik.
Aku sangat senang Pak Jung menolong Jeong Shik.
Aku sangat berterima kasih.
Aku juga. Aku sangat berterima kasih.
Kapan kita bisa mengambil foto-foto kita di pantai?
Foto itu? Sudah beberapa hari. Seharusnya sudah selesai sekarang.
Aku akan mengambilkannya dan memberikannya kepadamu besok.
Baiklah. Aku mau melihat bagaimana hasilnya.
Aku tidak sabar menantikannya.
Jae Man. - Apa?
Kamu bersikap seperti enggan membantu Pak Choi.
Kenapa kamu berubah pikiran?
Kamu dan Se Young menyuruhku membantunya.
Benar, tapi kamu sangat bersikeras sehingga kami pikir
kamu tidak akan membantunya.
Seperti kata Se Young, Pak Choi memang selamatkan nyawanya.
Sepertinya aku bersikap sangat tidak berperasaan.
Jae Man, kamu membantu Pak Choi?
Apa yang terjadi kepadanya?
Bukan masalah besar. Kamu tidak perlu tahu.
Apa yang terjadi? Katakan kepadaku.
Apa yang terjadi?
Ini sangat tidak adil.
Aku bukan lagi anggota keluarga ini.
Jangan meributkannya. Itu bukan masalah besar.
Adik Pak Choi terlibat masalah dan Jae Man
membantunya.
Adik Pak Choi?
Ya.
Astaga, aku sangat terkesan.
Kamu bukan menolong Pak Choi, melainkan adik Pak Choi?
Jae Man...
Dia sangat murah hati.
Mari semuanya makan.
Pak Han, mari jangan ada pertumpahan darah.
Serahkan kesepakatan tentara Amerika-nya.
Kalian berempat mau menghadapi kami?
Kalian pasti sangat memercayai sesuatu hal.
Kamu akan menyesal tidak mendengarkanku.
Itu yang ingin kukatakan kepadamu.
Berikan kesepakatan tentara Amerika kepada kami.
Aku sudah pulang. - Selamat datang.
Di mana ibuku?
Dia masih di restoran.
Begitu rupanya. Aku akan ke kamar. - Soo In.
Bisakah kita berbincang?
Kamu mau membicarakan sesuatu?
Ayahmu memintamu datang ke kencan buta beberapa hari lalu?
Bagaimana kamu tahu?
Aku sudah melarangnya, tapi dia tetap melakukannya.
Kamu pasti sangat kesal.
Maaf, Soo In.
Tidak perlu. Aku baik-baik saja.
Apakah Pak Choi tahu kamu menemui pria lain?
Tidak.
Bagus. Dia tidak boleh tahu. Jika dia tahu soal kencan butanya...
Kencan buta apa?
Apa maksudmu? Kencan buta apa?
Soon Ok...
Ibu. - Soon Ok.
Dong Chul, aku akan masuk.
Apa yang mau kamu bicarakan?
Soo In mengikuti kencan buta. Apa maksudnya itu?
Apa maksudmu?
Dong Chul.
Ya, dia bertemu pria.
No comments yet. Be the first to leave one.