نخستین 200 خط.
- Kau terlihat baik, Dutch. - Lama tak jumpa, Jenderal.
Ayo, masuk.
Delapan belas jam lalu, helikopter kami beserta menteri dan asistennya hilang
dari negara kecil menawan ini.
Transponder kami berhasil memetakan posisi mereka,
di sekitar sini.
Apakah menteri kabinet ini
selalu bepergian keluar dari wilayahnya?
Tampaknya, mereka pasti tersesat.
Dan kami cukup yakin mereka ditangkap pasukan gerilya.
Mengapa tidak tugaskan tentara biasa? Apa yang kau butuhkan dari kami?
Karena beberapa orang bodoh menyebutmu sebagai yang terbaik.
Dillon.
Dasar sialan.
Ada apa ini?
Bekerja di CIA membuatmu jadi lemah?
- Sudah cukup? - Jangan persulit dirimu, Dutch.
Baiklah.
- Tak tahu kapan harus berhenti, ya? - Senang sekali melihatmu lagi, Dutch.
- Untuk apa dasi ini? - Lupakan tentang dasiku.
Kudengar tugas kecilmu di Berlin sukses.
Bagus sekali, Dutch.
- Masa lalu yang indah. - Ya, seperti masa lalu yang indah.
- Lalu mengapa kau menolak ke Libya? - Bukan gayaku.
Kau tak punya gaya. Kau tahu itu.
Ayolah. Apa alasanmu menolaknya?
Kami tim penyelamat, bukan pembunuh.
Sekarang, apa yang harus kita lakukan?
Menteri kabinet sangatlah penting
dalam skala operasi kami di belahan dunia ini.
Dutch, Jenderal berkata,
beberapa orang kawan kami akan ditekan dan kami tak boleh biarkan itu.
Kami membutuhkan yang terbaik. Itulah mengapa kau di sini.
- Lanjutkan. - Persiapannya mudah. Kerja satu hari.
Kita cari jejak dekat helikopter, lacak mereka,
bawa tawanan itu, lalu kembali melintasi perbatasan
sebelum ada yang tahu kita di sana.
- Apa maksudmu dengan "kita"? - Aku ikut bersamamu, Dutch.
Jenderal, timku selalu bekerja sendirian.
Kau tahu itu.
Sayangnya kita semua mendapat perintah, Mayor.
Setelah sasaranmu tercapai,
Dillon akan mengevaluasi situasinya dan mengambil alih.
Ya, baiklah.
Delta 10 ke Pimpinan.
Titik pertemuan dan frekuensi radio telah ditunjukkan dan dipastikan.
- AWACS akan menghubungi setiap empat jam. - Siapa pelapis kita?
Tidak ada, Sobat. Ini perjalanan satu arah.
Setelah melintasi perbatasan, kita sendirian.
Makin seru saja setiap menit.
Hei, Billy.
Billy! Belum lama ini aku bercinta dengan kekasihku. Kubilang,
"Aku suka kemaluan yang kecil."
Dia jawab, "Aku juga. Punyaku besar sekali."
Dia menginginkan yang kecil karena miliknya...
besar sekali.
Jauhkan benda bau itu dari depanku.
Ada banyak homo penasaran di sini. Benda ini akan menjadikanmu
seorang tiranosaurus seksual, seperti aku.
Ikat saja ini ke anusmu yang nyeri, Blain.
Itu tahun 1972. Utara Hue. Aku dan Dutch masing-masing mendapat satu.
Kebiasaanmu tadi itu buruk sekali.
Baik.
Mengerti, Pimpinan.
Tak pernah tahu betapa aku merindukan ini, Dutch.
Kau tak pernah sepintar itu.
Hawkins, giliranmu.
Mengantre.
Masing-masing pilot tertembak satu kali di kepala.
Siapa pun yang melakukannya pasti merampas semuanya.
- Dibunuh dengan pencari panas. - Ada lagi, Mayor.
Ini bukan kendaraan militer biasa.
Bagiku, ini lebih seperti helikopter.
Sudah dapat jejaknya?
Billy mengusahakannya.
Pencari panas, Dillon.
Itu terlalu canggih bagi sekelompok pria gunung.
- Mayor! - Kurasa persenjataan mereka semakin maju.
Ada 12 gerilyawan.
Mereka membawa dua orang dari helikopter, tetapi ada sesuatu yang lain.
- Apa maksudmu? - Enam orang mengenakan bot militer AS.
Mereka datang dari utara, lalu mengikuti para gerilyawan.
Menurutmu apa artinya?
Mungkin hanya patroli pemberontak lainnya. Mereka selalu beroperasi di sini.
- Maju dan lihat yang bisa ditemukan. - Baik, Pak.
Apa yang dia dapat?
Cerita yang sama. Gerilyawan menyeret dua orang dari helikopter,
diikuti orang dengan perlengkapan Amerika.
Kau ingat Afganistan?
Berusaha melupakannya. Ayo. Bergerak.
Astaga!
Jim Hopper.
Mac, potong talinya.
Aku kenal orang-orang ini.
Baret Hijau dari Fort Bragg. Apa yang mereka lakukan di sini?
Entahlah, Dutch. Ini tidak manusiawi.
Tidak ada yang memberitahuku bahwa ada operasi di area ini.
- Mereka tidak seharusnya berada di sini. - Ada yang mengirim mereka.
Gerilyawan menguliti mereka?
Mengapa mereka dikuliti?
Ini bukan cara mati bagi tentara mana pun.
- Apa yang terjadi di sini, Billy? - Aneh, Mayor.
Terjadi baku tembak.
Mereka menembak ke segala arah.
Aku tak percaya Jim Hopper masuk dalam sergapan lawan.
Menurutku tidak seperti itu.
Aku tidak menemukan satu pun jejak.
Ini tidak masuk akal.
Bagaimana dengan anak buah Hopper lain?
Tidak ada tanda-tanda, Pak.
Mereka tak pernah keluar sini.
Seolah-olah mereka menghilang begitu saja.
Fokuslah pada jejak gerilyawan.
Mari kita cari tawanannya.
Kita bergerak, berpencar lima meter. Tanpa suara.
Saatnya Old Painless keluar dari sarungnya.
Waktunya pembalasan.
Kau meninggalkan jejak, Bajingan.
Aku tak peduli siapa kau sebenarnya.
Kalau kau buat posisi kami ketahuan lagi,
kubunuh kau diam-diam dan kutinggalkan di sini.
Mengerti?
Persetan denganmu!
Dia membunuh salah satu tawanan. Kita bergerak.
Mac, Blain, sarangnya.
Billy, Poncho, penjaganya. Hawkins, Dillon, tetap di sini.
Setelah siap, kutembak gudang bahan bakar.
Satu orang dilumpuhkan.
Apa yang dia lakukan?
Apa-apaan?
Saatnya beraksi.
Target ada di tengah palapa.
Dutch, arah jam sembilan!
Lumpuhkan keparat itu...
Maju.
Tetap di sini.
Tawanan ada di dalam!
Tok, tok.
Kukejar mereka.
Hawkins, kabarkan posisi dan situasi.
Hubungi operator melalui radio.
Baik, Mayor.
Sial.
Mac, ada tanda-tanda adanya tawanan lain?
Kutemukan tawanan lain, juga tewas.
Dan perkakas dari helikopter.
Tetapi jika mereka orang Amerika Tengah, maka aku orang Tiongkok.
Tampaknya, menteri kabinet kita orang CIA.
Satu lagi, Mayor. Kita beruntung.
Orang lain yang kita bunuh adalah penasihat militer Rusia.
Terjadi sesuatu yang sangat serius di sini.
Bagus, Mac. Bersihkan area ini. Jangan ada jejak.
- Minta pasukan siap bergerak. - Baik.
Bajingan itu ingin main-main denganku.
- Kau tertembak. Kau berdarah. - Aku tak punya waktu untuk berdarah.
Baiklah.
Ada waktu untuk menunduk?
Bagus sekali.
Dapat.
Hasil ini lebih dari yang kita perkirakan.
Kita dapat bajingan itu.
- Kita mendapatkannya. - Kurasa ini yang kau cari.
Kau yang atur semua ini! Semua ini omong kosong!
Menteri kabinet, semua tugas ini. Kau bawa kami kemari demi tugas kotormu.
Dengar, kita baru menghentikan invasi besar.
Dalam tiga hari, barang dibawa lintasi perbatasan!
- Mengapa kami? - Karena tak ada orang lain
yang bisa melakukannya.
Kau kesal cerita fiktifnya.
Kutahu tak bisa bawa kau tanpa itu.
Apa yang kau ceritakan kepada Hopper?
Kami sudah berbulan-bulan cari tempat ini.
Anak buahku ada di helikopter yang tertembak itu!
Hopper diminta selamatkan anak buahku, tetapi lenyap.
Dia tidak menghilang. Dia dikuliti hidup-hidup!
Perintahku, mencari orang yang mampu membantai keparat itu!
Jadi, kau mengarang cerita
dan bawa kami berenam ke dalam situasi bahaya.
Ada apa denganmu, Dillon?
Dulu kau bisa kupercaya.
Aku sudah sadar.
Mengapa kau tidak?
Kau sebuah aset,
aset yang dapat dibuang,
dan aku memanfaatkanmu untuk menyelesaikan tugas. Paham?
Anak buahku tidak dapat dibuang.
- Dan aku benci pekerjaan seperti ini. - Mayor.
Mayor, kita benar-benar dalam bahaya.
Pesawat pengintai katakan kita dikepung pasukan gerilya.
Tak lebih dari 1,6 atau 3,2 km. Tempat ini akan hancur.
- Berapa lama? - Setengah jam, mungkin kurang.
- Mac gerak lima menit lagi. - Ya.
Tunggu, dia ikut kita karena terlalu berharga.
Dia punya jaringan yang lain.
Dia akan membocorkan posisi kita jika ada kesempatan. Tidak setuju.
Kau masih di bawah perintah, Mayor.
Mau kau yang ambil keputusan atau aku?
Dia tanggung jawabmu. Jika tertinggal, kau sendirian.
Tempat ini amat bahaya untuk penjemputan.
Kita tak akan terjangkau sebelum lewati perbatasan.
No comments yet. Be the first to leave one.