نخستین 159 خط.
SERIAL ANIME NETFLIX ORIGINAL
Modal recehan jadi Jutawan! Visi Mis Foya Foya, cuma di RECEH88
Baki pergi ke persembunyiannya bersamaku.
Tapi aneh.
Ini area perumahan,
tapi penuh grafiti seperti toilet umum di kota.
Dan jika kau lihat dari dekat…
SIALAN MATILAH
kebanyakan adalah coretan mengutuk Baki.
Ada banyak grafiti.
Mereka tak akan menang melawanku,
jadi mereka melawan dengan grafiti.
Anak SMA terkuat di dunia.
Bahkan di rumahmu.
Baki mulai peregangan di kamarnya.
Tubuhnya sangat fleksibel.
Soal perkataanmu tadi.
Soal lawan tinju bayanganmu.
Ya.
Bahwa Iron Michael itu hanya pemanasan.
Kau akan melawan ayahmu, bukan?
Ayahku dan aku tidak akur.
Ayahmu kuat, bukan?
Juara tak tertandingi atas semua makhluk di Bumi, tanpa kecuali.
Singa, harimau, gajah, orca...
bahkan sel kanker bukan tandingannya.
Ayahnya seharusnya musuh, tapi saat dia membicarakan kekuatannya,
entah kenapa dia terdengar agak bangga.
Jadi, untuk bersiap melawan ayahmu,
kau akan menemui lawan kuat ini sekarang?
Pria yang bahkan melampaui Iron.
Monster macam apa dia?
Hei.
Dia di dalam sini.
Apa itu ruang bawah tanah?
Kosong dan gelap.
Ruang hampa yang hanya berisi meja.
Ini…
Ayahku mengakuiku sebagai lawan.
Dia melawan gajah Afrika seukuran dinosaurus.
Lebih kuat dari singa, harimau, atau beruang cokelat,
gajah Afrika terbesar dan terkuat di Bumi.
Kalau begitu, aku harus melawan siapa?
Ia datang!
Rumina,
lawan yang lebih kuat dari gajah sudah ada di sini.
Ia ada di meja itu.
Apa?
Lebih kuat dari gajah?
Ini?
Ini…
Benar, belalang sembah.
Ini?
Dalam hal bertarung satu lawan satu,
serangga adalah pro di antara para pro.
Hewan buas tak bisa menyainginya.
Mustahil.
Aku tak bercanda.
Pertama, kekuatan mereka luar biasa.
Kekuatan?
Harimau dan singa nyaris tak bisa menyeret mangsa sekitar 800 kg.
Bahkan jika beratnya 200 kg, itu tiga sampai empat kali beratnya.
Lalu bagaimana dengan serangga?
Mereka membawa mangsa 7-8 kali beratnya
dan dengan mudah memindahkannya dari jarak jauh ke sarang mereka.
Anggap saja beratmu 30 kg, Rumina.
Bayangkan membawa pria 200 kg dari sekolah ke rumah.
Ya, itu mustahil.
Rusa yang bisa melompat sepuluh meter itu wajar,
tapi itu tak ada apa-apanya dibandingkan kutu atau belalang.
Jika seukuran manusia,
mereka bisa dengan mudah melompati gedung sepuluh lantai.
Kau merasakannya saat memegangnya.
Beratnya beberapa ribu kali lebih ringan dari kita,
tapi ujung jarimu merasakan kekuatannya.
Jika berat kalian sama, kau takkan menang.
Jika kau ditendang kaki itu,
atau dipegang kaki depan dan dijepit…
Jika kau terjebak dalam capit itu,
kau takkan selamat.
Dan belalang sembah itu.
Dia adalah petarung profesional.
Sudah umum diketahui seni bela diri Tiongkok kuno Tinju Belalang Sembah
diciptakan dari gaya belalang sembah.
Pukulan mereka,
kelincahan mereka, gigitan mereka,
naluri kekerasan mereka.
Mereka unggul dalam segala hal.
Mereka tak punya kelemahan,
seniman bela diri sempurna.
Jika beratnya lebih dari 100 kg,
mereka pasti akan memangsa gajah Afrika.
Tapi, ini kecil…
Akan kubuat besar.
Hingga 100 kilogram?
Dengan ini dan ini.
Dia dari Amerika yang jauh.
Bahkan dia sudah tiada.
Tapi aku membawa sang juara Iron Michael dari masa kejayaan
ke tepi Sungai Tama.
Michael tak ada di dunia ini, tapi dia muncul.
Aku bisa menciptakannya.
Aku bisa menciptakan pertarungan dengan belalang sembah 100 kg.
Dia bergerak.
Tendangan yang mengalahkan Iron Michael!
Baki gugup.
Dia gugup akan belalang sembah khayalan
yang diciptakan dalam pikirannya.
Sudut wajahnya berubah.
Dia mendongak.
Monster macam apa yang dilihatnya?
Seperti kata Baki.
Belalang sembah 100 kg
jauh lebih kuat dari harimau atau singa seberat 200 kg.
Ini…
Mustahil!
Mungkinkah?
Dia tertangkap oleh belalang sembah!
Dia menghantamnya!
Belalangnya tewas!
Pukulan telak!
Seharusnya dia melemahkan belalang sembah agar mudah dikalahkan.
Seharusnya dia menghancurkannya.
Dia sangat keras pada dirinya.
Seni bela diri normal tak akan berhasil melawan belalang sungguhan.
Gerakan Baki perlahan menjadi sesuatu yang lain.
Baki bergerak di ruang redup.
Dia menyerang udara kosong.
Dia menghalangi serangan udara kosong.
Aku melihatnya,
berusaha tak melewatkan apa pun.
Aku terus mengikuti gerakan Baki yang membingungkan.
Aku terus menonton…
Lalu…
Seperti melihat case ponsel,
bisa dibayangkan bentuk apa yang ada di dalamnya.
Atau jika melihat pembungkus, bisa dibayangkan ukuran bukunya.
Atau dengan liontin seperti ini,
bisa dibayangkan liontin yang serupa.
Kau mulai melihat
dalam ruang kosong,
perlahan…
Bentuk sesuatu yang tak ada. Perlahan…
Perlahan, tapi pasti…
kau mulai melihat!
Apa yang diciptakan Baki,
hanyalah serangga, tapi berukuran lebih dari 100 kg.
Saat kau sungguh menghadapinya,
ini hampir membuatmu tertawa,
kau merasa putus asa.
Baki secara terbuka menghadapi hal seperti itu!
Yang terkuat di dunia,
ayah Baki, baru-baru ini mengalahkan gajah Afrika seukuran dinosaurus.
Tapi sekuat apa pun gajah Afrika itu,
ia punya keuntungan karena ukurannya.
Jika seukuran serangga,
kekuatan mereka tak lebih dari…
seekor ulat.
Ini terjadi tiba-tiba.
No comments yet. Be the first to leave one.