هماهنگ با نسخه‌های زیر

Miyamoto Musa III - Kettô Ganryûjima (1956) 720p
ناشر iamklopers
Visit us IDFL.me

برچسب‌ها

720p
720
تاریخ انتشار: 2014-09-21
تعداد دانلود: 65
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

TOHO CO. LTD, JAPAN MCMLVI.

SAMURAI III.

PERTARUNGAN DI PULAU GANRYU.

Diproduksi oleh KAZUO TAKIMURA.

DARI ADAPTASI HIDEJI HOJO NOVEL MUSASHI oleh EIJI YOSHIKAWA.

Skenario oleh TOKUHEI WAKAO dan HIROSHI INAGAKI.

Sinematografi KAZUO YAMADA.

Direksi Seni HIROSHI UEDA dan KISAKU ITO

Suara MASANOBU MIYAZAKI

Pencahayaan TSURUZO NISHIKAWA.

Musik IKUMA DAN.

Cast.

Musashi Miyamoto - Toshiro Mifune.

Kojiro Sasaki - KOJI TSURUTA.

Otsu - KAORU YACHIGUSA.

Omitsu - MICHIKO SAGA Akemi - MARIKO OKADA.

Pejabat Istana - TAKASHI SHIMURA.

Disutradarai oleh HIROSHI INAGAKI.

Diterjemahkan oleh iamklopers IDFLSubsCrew

Pedangku malang "Kutub Kering".

Pemilikmu, seorang samurai, masih belum diakui.

Berapa lama ia harus terus menjadi ronin?

Akankah mimpi Kojiro Sasaki tak pernah tercapai?

Tebasan Kilat!

Kasihan burungnya.

Tidak sembarang orang bisa melakukan itu.

Ayunan "Tebasan Wallet". Aku akan membunuh Musashi dengan itu.

Kenapa kau harus melawannya?

Itu mimpi panjang berhargaku.

Dia tidak ada salah padamu. Kenapa kau harus membunuhnya?

Katakan!

Kau Iblis!

Kenapa begitu membelanya|?

Kumohon. Lupakan dia.

Aku tidak akan menyebutnya mulai sekarang. Jadi kumohon.

Gadis sombong!

Aku tidak mengejarnya karenamu.

Dia hebat.

Hanya dia yang ingin kulawan di dunia ini sekarang.

Mimpiku adalah melawannya.

Dia pasti memimpikan itu juga.

Akemi, berhenti!

Tidak akan.

Kau membuatku takut. Kau menakutiku.

Kau mau mencari Musashi?

Kalau begitu, pergilah.

Jika kau bertemu dengannya,

Ingatkan dia kalau dia harus melawan Kojiro Sasaki.

Dia tidak boleh mati sebelum itu.

Musashi!

NARA

TURNAMEN SENI BELA DIRI OLEH PARA IMAM KUIL HOZOIN.

Siapa berikutnya?

Ayo!

Kau?

Tidak, aku menyerah.

- Bagaimana denganmu? - Mungkin lain kali.

Jika tidak ada lagi penantangnya, aku akan pergi.

Aku akan menganggap diriku pemenang hari ini!

Ada yang keberatan?

Bicaralah!

Kalian bisa masuk kemari berkelompok.

Tidak ada?

Tidak ada penantang? Oh, baiklah.

Ayo kita pergi.

Biarawan sialan!

Apa? Tunggu, nak!

Aku suka semangatmu. Kau menghinaku dengan sangat berani.

Kau menantangku. Ayo!

Bertarung denganmu?

Kau tidak bisa? Lalu kenapa kau mengatakan itu?

Dia hanya anak kecil.

Maafkan dia.

- Siapa kau? - Rekannya.

- Kau menyuruhnyaa? - Tidak, itu mauku sendiri.

Kalau begitu kau akan bertarung denganku.

Kalian bisa menyerangku bersamaan jika kalian mau.

- Kumohon. - Aku tidak akan memaafkannya.

Aku minta maaf.

Tidak!

Aku terhina di depan umum.

Aku tidak akan melepaskannya.

Bodoh.

Kau begitu bodoh, Agon.

Agon, hentikan itu.

Tidak!

Berhenti!

Kau sama sekali tidak sebanding dengannya.

Dia tidak tertandingi. Belum pernah kalah dalam 60 pertarungan.

Hentikan!

Musashi Miyamoto?

Ini bukan pertarungan.

Pemenang turnamennya adalah Imam Agon!

Imam Agon mengingatkanku pada dirimu yang dulu.

- Ya. - Aku mengagumi perubahanmu.

Kekuatan saja tidak bisa membentuk seorang samurai yang handal.

Dia harus kuat. Di saat yang sama, dia harus bijaksana.

Aku bisa melawan tanpa penyesalan.

Pertempuran terakhirku penuh akan hal itu.

"Kita hanya bisa tersenyum puas setelah 10 tahun berkelana."

Musashi, kau masih harus banyak belajar.

Aku merasa sangat senang malam ini.

Pernahkah kau jatuh cinta?

Aku tahu orang yang jatuh cinta padamu.

Kau mau menemui orang itu?

Yah...

Jadi sudah ada seseorang di dalam hatimu.

Jangan khawatir.

Orang yang kumaksud seorang pria.

- Seorang pria merindukan seorang pria? - Ya, seorang pria.

Dia ingin bertemu denganmu dan dia tidak pernah bertemu denganmu sekalipun.

Siapa dia?

Lord Yagyu.

Apa? Guru Lord Shogun?

Ya. Kenapa kau tidak ke Edo dan menemui Yagyu?

Kau membawa surat dari Lord Karasumaru? Aku mengerti.

Jadi namamu Otsu.

Apa hubunganmu dengan Musashi Miyamoto?

Ya, Yang Mulia. Aku sedang mencarinya.

Kau terlambat.

Dia ada di sini sampai pagi ini.

- Dia ada di sini? - Ya, tapi dia pergi ke Edo.

Berhenti.

Jangan mengejarnya.

Aku harus menemuinya.

Aku tahu, kau peduli padanya.

EDO

Aku Okaya.

Sebentar.

Kenapa menutupi ujung tombaknya?

Jangan khawatir menyakitiku, silakan saja.

Tapi -

Lepaskan.

Menjamin keselamatannya, Tuanku.

Sekarang aku sudah melepaskannya, pakai pedangmu sendiri.

Tidak, ini sudah cukup.

- Aku tidak akan melawan seperti itu. - Ini tidak apa-apa.

Tidak, pakai pedangmu!

Tidak.

Aku hanya ronin tak bertuan.

Jika aku memakai pedangku, itu akan menyinggung Yang Mulia.

Penuh percaya diri.

Okaya, biarkan dia begitu.

Dia terlalu memaksakan.

Ini memalukan.

Penontonnya suka?

Yah -

- Aku tidak takut - Kenapa? Karena keahlianmu!

Itu benar.

Lawanku tidak begitu kuat. Aku harusnya tidak berlebihan.

- Apa kau menang? - Menang.

Benar, dia masih hidup.

Tapi sebagai pria cacat.

Tidak ada yang akan menyewa samurai yang melumpuhkan pengikutnya.

Aku berlebihan.

Aku menyukai itu. Kau selalu menganggapnya serius.

Aku merasa tidak berbuat salah, tapi orang tidak akan setuju.

Apa yang kau lakukan?

Masih menyukaiku setelah aku merobek pemberianmu?

Aku melakukan hal yang sama hari ini.

Aku akan tetaplah seorang ronin.

Aku menyukainya.

Aku suka karaktermu yang terus terang.

Omitsu.

Kawin larilah denganku.

Aku mencintaimu.

Kumohon, jangan!

Bukankah kau menginginkan kebebasan?

Bukankah kau mencintaiku? Jika benar, ikut aku.

Aku akan pergi ke Edo.

Kemana kau mau pergi?

Anak muda sekarang!

Tidak sopan. Sombong.

Tolong.

Ayah tidak tahu bagaimana dia marah di pertarungan hari ini.

- Apa dia yang mengatakannya padamu? - Tidak, Ayah.

Hanya aku bisa merasakannya.

Okaya, apa itu menyakitkan?

Iya.

Aku cukup beruntung

itu bukan pedang.

Maafkan aku, percayalah padaku.

Aku tidak sebanding untukmu.

Aku malu pada diriku sendiri, tapi aku tidak akan menyalahkanmu.

Apa kau mendapat pekerjaan?

Jaga dirimu baik-baik.

Kurasa dia sombong.

Tapi dia baik.

Aku tidak pernah tahu itu.

- Kojiro mengunjungi Okaya? - Okaya bilang begitu padaku, Tuan.

Apa saranmu?

Jika dia benar-benar menghibur Okaya, dia pasti seorang yang baik.

Aku bisa mempekerjakannya.

Siapa yang lebih baik, Musashi atau dia?

Musashi disebut-sebut samurai tak terkalahkan.

Aku harus bertemu Musashi.

Cobalah temukan dia untukku.

Dan Kojiro?

Aku akan memikirkannya.

Hati-hati, bodoh!

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left