نخستین 200 خط.
Apa judul pertandingan kita hari ini?
Final Kejuaraan Sashimi Pipih! Kita cuma makan yang bisa ditangkap!
Buat kelompok. Supaya kalian punya rasa PD.
Batu, kertas, gunting!
Lihat! Aku suruh kau main gunting!
Pria harusnya main tinju.
Jangan khawatir, dan percaya saja padaku.
Kita kalah terus karena kau!
Apa yang akan terjadi kalau kau juga nggak percaya pada dirimu sendiri?
Aku akan percaya.
Nggak masalah.
Kalian tahu billiard adalah permainan para gentlemen, khan?
Nggak seharusnya ada Gutppi atau Genseppi.
Ayo kita menjadi gentlemen.
Giliran terkahir!
Sashimi liar yang tertangkap!
Yang kalah menuju kasir.
Sekarang, kami punya cukup uang untuk membuka pusat main billiard,
tapi kami tetap mengutuk satu sama lain dan membahayakan diri kami sendiri untuk sekali giliran main!
Kenapa?
Umur dewasa bukan berarti dewasa,
mereka hanya bertambah tua.
A Gentleman's Dignity
Episode 6
Memperhatikan seseorang sejak lahir sampai sekarang,
rasanya seperti apa?
Bahagia dan nggak bahagia di waktu yang sama.
Kurasa gadis itu menyukaimu.
Benar?
Kenapa?
Permisi, bisakah hentikan mobilnya di sebelah sana sebentar?
Oh! Pengacara Choi!
Guru, kau rupanya!
Sedang menunggu taksi atau menunggu seseorang?
Keduanya. Tapi keduanya nggak pasti.
Sebenarnya, baterai Hp-ku low dan aku sedang nggak bawa uang.
Lalu sedang menunggu ksatria berbaju besi mengkilap?
Ya, benar.
Apa itu tadi?
Apa ini?
Dia pasti gila!
Kau baik saja?
Kau nggak apa-apa?
Ya, kurasa aku baik saja.
Apa yang terjadi? Kenapa dia menabrak mobil yang sedang berhenti?
Tetaplah di mobil.
Dasar brengsek!
Dia Kim Do Jin.
Orang yang baru saja menabrak kami, adalah kau?
Ini kebetulan...
Mobil siapa ini?
Kau kenal orang ini?
Sungguh memalukan, dia temanku.
Apa yang akan kau lakukan? Kau tahu betapa mahalnya mobil ini?
Lalu mobilku terlihat berapa kali lebih mahal?
Tolong hubungi aku.
Tanpa jaminan, aku akan ganti rugi secara langsung.
Kalau punya waktu, periksalah ke Rumah Sakit.
Ngomong-ngomong, kau tadi menabrak mobil ini secara sengaja?
Kalau aku nggak menabraknya tadi, wanita ini sepertinya mau masuk ke dalamnya.
Jangan-jangan kau?
Benar
Pastinya.
Kau tahu nomorku dan kau sangat mengerti aku nggak akan kabur.
Dan aku secara jelas punya niat untuk mengganti rugi. Beres, khan?
Hubungi aku setelah dapat hasilnya.
Aku pergi.
Ayo pergi.
Bahkan kalaupun kamu di sini lebih lama, aku nggak yakin akan ada yang menawarkan uang lebih banyak dariku.
Apa sebenarnya maumu?
Bagaimana bisa kau tabrak mobil dengan sengaja?
Ada alasan yang mendukung aksi tadi.
Bilang saja kau tersentuh.
Apa merusak mobil seseorang bisa disebut menyentuh?
Yang kubahas tentang kedatanganku ke sini menjemputmu.
Terima kasih untuk hal itu.
Aku nggak bisa mengganti rugi mobilnya.
Aku nggak pernah memintamu mengenai itu.
Aku cuma perlu mengantarmu pulang, khan?
Ah... aku nggak bisa pulang.
Apa kau sedang menggodaku?
Bukan begitu!
Sekarang ini, Tae San dan Se Ra ada di rumah.
Aku harusnya pergi hiking selama 1 malam 2 hari, tapi ditunda. Dan mereka berdua nggak tahu tentang itu.
Kedengarannya mungkin.
Kalau begitu kita ke hotel.
Aku nggak sedang menggodamu!
Pinjami aku 30 dolar dulu dan
antar aku ke dekat rumahku secepat mungkin.
Ada sauna yang biasa kudatangi di sana.
Jadi kau suka tempat yang panas?
Kalau begitu akan kunaikkan suhu ruangan hotelnya.
Kalau kau mau, kau bisa gantungkan kunci kamar di pergelangan kakimu.
Ah! Benar-benar!
Pinjami saja 30 dolar padaku!
Aku nggak akan mengeluarkan lebih banyak uang lagi untukmu.
Kau ingat tempat aku membawamu saat kau mabuk dulu?
Itu hotel tempat singgah milik perusahaanku.
Aku mau ke sana.
Kamu nggak ingin melihat mobilmu?
Nggak perlu.
Aku akan melihatnya sekali.
Betty...
Ah... Namanya ternyata Betty.
Seo Yi Soo...
Beri hormat padanya.
Ini Betty-ku.
Dia terluka, tapi bukankah dia cukup berani?
Kau pasti merasa cukup nyaman karena sering kemari.
Karena aku capek.
Maksudku menyenangkan.
Wanita yang biasa ke tempatku seksi.
Aku nggak bisa berkata apapun karena kondisi bajuku hari ini, tapi
berhentilah bercanda dan pulanglah.
Kenapa kamu selalu menganggap kata-kataku sebagai candaan?
Nggak pernah sekalipun aku bercanda padamu.
Lalu dalam situasi begini, haruskah kukatakan,
"Karena mengakui keseksianku, terima kasih padamu", haruskah begitu?
Apa itu?
Layanan kamar?
Apa ada layanan kamar yang masuk tanpa ijin?
Apa-apaan ini?
Kim Do Pal. Ini kamu, ya?
Ya, ini aku. Tunggu sebentar.
Kenapa kamu di sini? Bekerja?
Ya, kurasa aku akan begadang. Nggak ingin mengganggu Yoon.
Kamu?
Aku cuma ingin istirahat sebentar. Dengan Me Ah Ri di rumah, nggak ada malam yang tenang!
Lanjutkan kerjamu.
Aku mau tidur dulu sebentar.
Ok, aku mau kerja di kamar itu.
Kenapa kamu ke sini?
Ini kamar yang biasa kupakai.
Kamu nggak bisa lakukan sesuatu?
Dia harusnya ada di rumahku. Kenapa dia di sini?
Ah, itu artinya aku bisa pulang.
Pergilah kalau ingin pergi. Sapalah Tae San saat keluar nanti.
Minta maaf lah padanya karena bersembunyi.
Kim Do Pal! Di mana obat sakit kepala?
Di TV, laci yang tegak.
Terima kasih.
Istirahatlah. Aku mau mandi.
Kamu mau mandi? Dalam kondisi begini?
Badanku dipenuhi debu di lokasi bangunan,
tapi kau menelefonku saat aku mau pulang, jadi aku bau dan kotor selama 2 jam karena kamu.
Kim Do Jin, kau mau menghabiskan malam di sini?
Kamu sedang apa? Mandi?
Boleh aku masuk sebentar?
Tae San mau masuk ke kamar.
Kim Do Pal, kamu mandi?
Ya, aku mandi. Kenapa?
Indonesian subtitle by Dhyvhyaretha_SmartCuteNerd HAPPY WATCHING
Kenapa dengan mobilmu? Kamu tadi kecelakaan?
Aku nggak mengalami kecelakaan. Aku yang menimbulkan kecelakaan
karena seorang wanita.
Kau bilang apa? Tunggu dulu.
Aku dapat sms dari Jung Rok. Dia ingin minum denganku.
Kamu mau ikut?
Maaf. Aku mengerjakan sesuatu yang harus selesai hari ini.
Ok, kalau begitu lanjutkan kerjamu.
Tae San!
Kau memanggilku?
Jangan minum terlalu banyak.
Apa kau istriku?
Aku mencintaimu.
Kau tahu itu, khan?
Karena Betty, pikiranmu jadi kacau.
Aku pergi.
Apa yang kau lakukan tadi?
Jadi, tanpa diduga kau masuk ke kamar mandi di mana seorang pria sedang mandi?
Aku takut ketahuan.
Kondisi genting wanita merupakan kesempatan bagi pria.
Benar-benar brengsek jalanan!
- Brengsek? - Lalu, kau pikir 'Tuan'?
Aku pinjam ini.
Kenapa?
Aku sedang bermasalah atas bawah.
Aku nggak bisa pergi jam segini dengan berbaju seminim ini.
Kau sangat baik dalam mengurus masalah yang muncul. Aku akan mengantarmu.
Nggak, terima kasih. Aku nggak mau menjadi beban lagi bagimu.
Beri saja 30 dolar padaku.
30 dolar bukan beban?
Jadi kau menolak?
Lalu, aku harus menyukainya? Karena kau ingin pulang selarut ini.
Apa ini?
Di mana kau mendapatkannya?
Aku memotongnya dari album milik Me Ah Ri.
Aku sedang belajar bagaimana menjalani cinta sepihak.
Nggak masalah kalau kupanggilkan taksi, khan?
Apa itu juga beban?
Black Russian satu.
Ok.
Kenapa? Apa?
Kamu menyuruh Jeong Pal memanggilku keluar dan apa yang kau lakukan di kamar hotel, dengan siapa?
Kau bilang padanya?
Aku nggak bilang padanya.
Kau bukan kau yang bilang, bagaimana dia tahu?
Aku melihat tas tangan di kamarmu.
Dia bilang nggak ingin ketahuan, tapi dia nggak bisa menahannya.
Siapa dia?
No comments yet. Be the first to leave one.