هماهنگ با نسخه‌های زیر

Samurai X Trust Betrayal Indonesian Subtitle by Artficial
ناشر ARTFICIAL
Indonesian Subtitle (Asli Terjemahan Manual Bukan Google Translate / Melayu)

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2011-12-30
تعداد دانلود: 67
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 155 خط.

Kisah ini hanya Fiksi Peristiwa dan Para Tokoh didalamnya hanyalah sebuah reka-an belaka.

Jaman ini layaknya "jiwa" dari orang-orang yang "sakit"

Setiap hari dunia hanya dipenuhi "saling bunuh" Meski ada orang yang "kuat" namun tak akan bisa menahan "aliran jaman" ini.

Tolong. "Lepaskan" anak ini.

Jangan lihat!

Tuan, setidaknya "lepaskan" anak ini.

Shinta!

Shinta!

Kau masih kecil, kau belum bisa "memilih" jalan hidupmu sendiri.

Jangan mati kau harus jalani hidupmu kelak

Pilihlah "jalan hidup"mu sendiri dan hiduplah demi kami yang mati.

Shinta tetaplah hidup

Hidup

Hiduplah Shinta

Tetaplah hidup demi "pengorbananku".

Siapa kau!?

"Orang mati" tak harus dijawab.

Ini adalah "takdir" bahwa kita saling terkait. Aku telah "membalaskan dendam"mu.

Kau dapat "dendam" atau "memaafkan" namun yang mati tak akan kembali lagi.

Kau harusnya bersukur bahwa kau selamat.

Ini semua tidaklah aneh.

darah yang mengalir bagaikan aroma "plum putih".

Dibunuh para bandit dan mati "bagai anjing"; inilah "neraka".

Dijual dan dijadikan pelacur; itu juga "neraka".

Ya, Ini semua tidaklah aneh. Hal yang wajar dan akan selalu begitu.

Meski seorang ahli "Teknik Hiten Mitsurugi" "menghunus pedangnya" sekalipun.

Pada akhirnya nanti, mungkin tak ada satupun yang selamat.

Satu-satunya yang dapat kulakukan adalah "men-sucikan" jiwa-jiwa mereka?

Bukan hanya untuk "keluarga"mu, bahkan kau juga buatkan kuburan untuk para bandit?

Bukan, mereka sebenarnya para "penjual budak" Orang tuaku telah mati karena "wabah penyakit".

"Penjual budak" ataupun "bandit", pada akhir-nya, sama saja, saat menjadi mayat dalam tanah.

Dan untuk siapa "batu-batu nisan" itu?

Kasumi-san, Akane-san, Sakura-san.

Walaupun hanya sehari aku mengenal mereka.

Karena aku anak laki satu-satunya disini, aku harus "melindungi" mereka meski harus mati.

Namun,

mereka melindung anak kecil sepertiku dan bilang:"Tuan, setidaknya lepaskan anak ini".

Maka aku buatkan "makam" yang bagus untuk mereka meski hanya "batu biasa" dan tanpa "karangan bunga".

Sayang sekali mati tanpa minum "sake bagus". Ini "hadiah" untuk mereka.

Terima kasih.

Namaku Hiko Seijuurou. Aku menguasai "Teknik Pedang".

"Teknik Pedang"?

Nak, kau bukan hanya mampu melindungi "sesuatu yang tak tergantikan"

tapi juga "dipercaya" oleh mereka yang mati. "tangan kecilmu" pun tau "berat"nya tubuh mereka.

"Cahaya kehidupan"mu sangat kuat dan ini adalah "Tanggung jawab" yang harus kau pikul.

Untuk membantumu memiliki "kekuatan" yang dapat menolong orang.

Agar kau dapat bertahan, dan dapat melindungi orang-orang yang "penting" bagimu.

"Melindungi"?

Nak Siapa namamu?

"Shinta".

Nama-mu terlalu "bagus" untuk seorang "pendekar pedang".

Mulai saat ini dan seterusnya namamu akan menjadi: "Kenshin".

Ken (Pedang)

Kenshin (Pedang-Hati)

Untukmu, aku akan berikan sesuatu yang "hebat" dan "istimewa".

Rurouni Kenshin (Meiji Kenkaku Romantan/Tsuioku Hen) "Romansa Era Meiji" "Edisi Kenangan"

Tahun 1864

Kita sedikit terlambat. Ayo lebih cepat.

Aku mengerti, Kyosato.

Kau akan bertunangan bulan depan.

Ya.

Jadi, benar kau akan menikahi teman kecilmu yang cantik, kau pria yang beruntung.

Terima kasih.

tapi aku merasa "salah", untuk bahagia saat ini. Dengan dunia yang "kacau" seperti ini.

Bicara apa kau?

Bagaimanapun dunia ini, tidak masalah bila kita mencari "kebahagiaan pribadi".

Sepertinya aku bisa pulang sebelum "musim semi" tahun depan.

Kita harus lebih bersabar. Tadi aku membeli "bibit sakura".

Shigekura Jubei dari "Ke-Shogunan Kyoto". Aku "datang untukmu".

Kau akan menerima "Tenchu" (Hukuman Mati)

"Pembunuh bayaran"

Apa kita harus lari hanya dari seorang "Pendekar Pedang"?

Minggir!

Kubilang minggir!

Tidak Kau tak boleh mati saat ini.

Shigekura-san!

Aku tak boleh mati Aku tak mau mati.

Menyerahlah.

Aku tak mau!

Aku tak boleh mati.

Aku tak boleh mati saat ini!

Aku tak mau mati Aku tak boleh mati!

Aku tak mau mati.

Tak akan.

Aku tidak

Aku tidak mau

Aku tidak mau mati.

jangan sekarang.

jangan dulu.

Aku tidak

Aku tidak mau mati

Aku tidak mau mati.

To

Tomo

Tomo...

Himura... apa kau terluka?

Tidak parah.

Aku tak percaya pria ini dapat melukai "Himura" Pastinya dia sangat ahli pedang.

Tidak.

Hanya "kebetulan".

Izuka-san, tolong urus sisanya.

Ayo, serang aku! Cepat.

Dia akan menjadi "kuat".

Sehebat apapun "bakat-mu", bila tidak ada "tekad" untuk jadi kuat, kau tetap tak akan "terasah".

Dia "mencari kekuatan" lebih dari apapun, lebih dari siapapun juga...

Ya, Begitu "polos" dan sangat "tulus".

Dalam mempelajari "Hiten Mitsurugi".

Ada "2 makna" didalamnya:

Satu tangan memegang pedang untuk "bertarung" dan tangan lainnya untuk "melindungi" yang lemah.

Sudah lama juga ya.

Oh, Kau "terluka".

Ini "kelalaian"ku.

Izuka, siapa pelakunya?

Satu dari ke-Shogunan Kyoto: "Shigekura", anak buah Jubei.

Aku tidak mengenal-nya.

Apa ada sesuatu?

Kita akan melakukan "pertemuan rahasia" malam ini. Toshimaru dan Miyabe-san juga akan datang.

Ini adalah "rapat penting" untuk membahas "persoalan" organisasi.

Apakah anda butuh "perlindungan"?

Tidak, aku hanya berpikir apakah kau tertarik untuk "ambil bagian" dalam "pertemuan" ini?

Wow, itu sangat luar biasa.

Aku menolak.

Aku seorang "Hitokiri" (Pembunuh Bayaran) Tugasku tak lain hanya "Membunuh orang".

jika tak ada hal lainnya aku permisi dulu.

Hey tunggu.

Kami permisi.

Sikap seperti apa itu?, padahal Katsura-san memberi "kesempatan" ini padanya.

"Pasukan"?

Benar, mereka akan jadi "amunisi terkuat" kita, pasti.

Mereka akan berhasil. Saat "kekuatan"mereka telah siap.

Nantinya, mereka-lah yang akan meng-gulingkan ke-Shogunan "Era Bakufu".

Meski "mereka" lebih baik dibanding "samurai pengecut" itu, apa mereka "mampu"?

Hmph. Sepertinya kau "tidak yakin".

Berikutnya!

Anak muda se-kecil itu?

Seperti pepatah: "Kecil-Kecil, Cabe Rawit."

Bagaimana dengan ini? Dia hebat kan.

Takasugi.

Sepertinya, kau "terlihat" sedang "tertarik".

Anak itu.

Aku menginginkan-nya hari ini juga.

"Turun gunung" tidak diperbolehkan!

"Guru"!

Kita tau, banyak orang yang "terperangkap" dan "menderita" dalam jaman yang "kacau" ini.

Bukankah ini saatnya? Menggunakan kekuatan "Hiten Mitsurugi" untuk "melindungi" orang-orang.

Dasar "Murid Bodoh"!

Apa yang dapat kau lakukan sendirian dalam "kekacauan ini"?

Untuk "merubah" jaman kacau ini kau "tidak punya pilihan" selain "bergabung" dengan "pihak lain-nya".

Yang artinya: kau akan "dimanfaatkan" untuk "kepentingan politik".

Aku tak mengajarimu "Hiten Mitsurugi" untuk hal seperti itu.

"Lupakan-lah" soal "dunia luar" dan lanjutkan latihanmu disini.

Orang-orang menderita "didepan mataku". Yang menderita "tak terhitung jumlahnya".

Aku tak bisa "mengacuhkan" mereka.

"Hiten Mitsurugi" tak diragukan lagi "keampuhan-nya".

Bukankah itu alasan mengapa kita harus menggunakan-nya saat ini?

More Indonesian subtitles for Rurouni Kenshin: Trust and Betrayal

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left