هماهنگ با نسخه‌های زیر

The Masked Lover E01 Webrip
ناشر indri danti22
credit to Viki

برچسب‌ها

webrip
web
BRip
تاریخ انتشار: 2017-04-11
تعداد دانلود: 17
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 191 خط.

Tim A di posisi.

Tim B di posisi.

Penembak jarak jauh di posisi.

Perhatian. Keselamatan sandera adalah prioritas pertama kita.

Jangan menembak kecuali terpaksa.

Tim A siap. - Tim B siap.

Siapa sebenarnya yang membocorkan berita? Bahkan wartawan ada di sini.

Jalan.

Tolong aku. Kumohon.

Tolong aku.

Siapa yang bertanggung jawab?

Keluar. Kalian semua keluar.

Kapten, aku dapat menjatuhkan target dengan bidikanku.

Siapa? - Jangan ambil resiko.

Prioritas utama kita adalah keselamatan sandera.

Kapten, aku yakin kalau sandera tidak akan terluka. Mohon diijinkan untuk bertindak.

Utusan,

jangan menembak. - Keluarlah.

Jangan mengacau target. Tim A dan B,

mundur sepenuhnya. Gu Le Jun, ini adalah peringatan terakhirmu.

Kau tidak diizinkan untuk menembak.

Sandera tertembak. Sandera tertembak.

Aku tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama dengan 2 tahun yang lalu.

Kumohon.

Aku ingin bertemu menteri. Sampai menteri datang,

aku tidak akan melepaskan sandera.

Gu Le Jun, jangan bertindak tanpa perintah. Jangan menembak.

Pasukan akan mundur terlebih dahulu.

Mundur. Mundur. Dengar tidak?

Cepat. Suruh menteri datang kemari!

Apa kalian mendengarku? Hah?!

"Cintaku Luar Biasa" - Liu Yu Pin

Apakah tembakan tadi menakutkanmu?

Apakah kau yang menyelamatkan aku tadi?

Kenapa kau berontak untuk lepas dari genggaman penjahat?

Tidakkah kau takut dia mungkin akan langsung menembakmu?

Aku sangat panik waktu itu.

Jadi aku tanpa sadar menggigitnya.

Lain kali bila berada dalam keadaan bahaya seperti ini, jangan bertindak berani seperti itu.

Siapa yang begitu sial sampai mengalami situasi seperti ini dua kali?

Setiap orang berhak dilindungi oleh kami.

Utusan, kita sudah selesai.

Kapten. - Kapten!

Kau memimpin langsung kali ini.

Dapatkah kau menjelaskan prosedur gawat darurat?

Semua berjalan sesuai dengan rencana keselamatan kami.

Semuanya dalam kontrol kami.

Awalnya para petugas polisi sudah dibubarkan,

tapi kemudian kami mendengar tembakan senjata. Apa yang terjadi?

Pengaturan kami untuk menerobos pertahanan lawan

didasarkan pada beberapa lapis cara.

Pertama membubarkan pasukan di garis depan untuk mengurangi kewaspadaan tersangka.

Dan kita memerintahkan penembak tersembunyi

untuk melukai tersangka saat lengah.

Semuanya direncanakan dengan baik secara rahasia.

Kalian sudah bekerja keras. Kalian semua telah bekerja keras.

Kapten - Kapten, kapten.

Dapatkah kau memberikan lebih banyak penjelasan?

Kau...

tidak mematuhi perintah lagi. Apa yang akan kau lakukan?

Bisakah aku bertanya padamu?

Permisi.

Kau...

Selamat pagi, Presiden.

Presiden. Kita menemukan masalah di Hei Biao.

Kita menangkap bawahan yang ternyata seorang informan.

Aku tahu manajemen orang ini pasti bermasalah.

Aku pasti tidak akan membiarkan orang lain membuat masalah di grup kita.

Bawa aku kesana. - Ya.

Gu Le Jun, di tim ini, kita menitikberatkan mengikuti perintah yang diberikan.

Kau berulang kali mengabaikan perintah.

Apa kau benar ingin tetap menjadi polisi?

Kapten, kalau perintahnya benar, tentu saja aku akan mematuhinya.

Omong kosong apa yang kau katakan?

Apakah kau berkata perintahku salah?

Kapten, apa kau ingat kasus penculikan anak laki-laki SMA yang terjadi 2 tahun yang lalu?

Kapten, apa kau ingat kasus penculikan anak laki-laki SMA yang terjadi 2 tahun yang lalu?

Pada waktu itu, aku yakin aku dapat menyelamatkan dia.

Karena aku mematuhi perintahmu

dan kehilangan kesempatan yang akhirnya menyebabkan kematiannya.

Sejak itu, aku berkata kepadaku sendiri aku tidak akan membiarkan kejadian yang sama terulang kembali.

Bagaimanapun itu salah bertindak tanpa izin.

Aku punya tanggung jawab

melindungi keselamtan sandera dan setiap anggota tim.

Selain itu, begitu banyak wartawan yang hadir di tempat kejadian.

Mereka sedang mengawasi semuanya dengan seksama. Kita tidak boleh membuat kesalahan apapun. Apa kau mengerti itu?

Kejadiaan pada saat itu memberitahukan padaku kalau

saat tersangka melihat polisi mundur,

dia menuruhkan pertahan dia selama 2 detik, dan sandera akan berusaha untuk melepaskan diri darinya.

Tersangka bisa dengan mudah menembak sandera.

Saat itu aku menilai kalau menembak

adalah jalan terakhir di misi penyelamatan. Aku tidak punya pilihan selain bertindak, Kapten.

Bagaimana kalau kau meleset? Apa kau tahu itu akan menyebabkan kita semua

menanggung konsekuensi dari kesalahanmu?

Aku 100% yakin, karena itu aku menembak.

Aku tidak peduli kalau kau yakin. Dengar baik-baik.

Di pasukan ini, kau harus mengkuti setiap perintah tanpa kecuali.

Bila kau membuat kesalahan lagi, kau dapat mencari nafkah sendirian.

Apa kapten punya instruksi lain?

Keluar, keluar!

Ya, pak.

Sepertinya tingkat kemarahan kapten di peringkat bom nuklir.

Bagaimana kau tahu?

Lap dulu. Ada air ludah di seluruh wajahmu.

Kau tahu bagaimana kerasnya suara kapten.

Bahkan gedung sebelah dapat merasakannya.

Lihatlah, di kesatuan ini kau satu-satunya yang punya kemampuan

bisa membuat dia meletus seperti gunung merapi.

Aku coba bertindak bijaksana memberikan dia jalan untuk melampiaskan, supaya tidak depresi.

Menurutku, Le Jun, bagaimanapun kau akan diomeli baik kau menembak atau tidak.

Lebih baik menyelesaikan tugas seperti yang diperintahkan saja.

Aku bukan kau.

Aku bicara serius.

Jangan menyesal.

Siapa itu? Kenapa sembunyi-sembunyi?

Lakukan pekerjaanmu.

Kau pasti sedang berkencan diam-diam.

Ah Guo, bicaralah.

Le Jun, ada masalah. Kurasa mereka menemukanku.

Ah Guo jangan panik. Beritahu aku dimana kau berada.

D-D-Dermaga 11.

Ah Guo? Ah Guo!

Tikus yang menggerogoti tas sudah berada di sebelahmu.

Tapi kau tidak tahu apa-apa.

Presiden, tolong maafkan aku. Maafkan aku, tolong maafkan aku.

Kenapa? Tak rela?

Aku akan memperhitungkannya denganmu. Setelah aku membereskan informan itu, aku akan mengurusmu.

Terima kasih, Presiden. Terima kasih, Presiden.

Awasi dia di sini. Tunggu aku kembali baru berurusan dengannya. - Ya.

Seret Ah Guo keluar.

Bangun. Ikut kami.

Aku rasa kau tercengang, makanya tidak dapat bicara.

Kalau begitu kau sebaiknya merendam dirimu di air untuk menenangkan diri.

Aku sungguh tidak tahu apapun.

Kau menangkap orang yang salah. Jangan... - Masuk.

Aku akan bertanya kepadamu satu kali lagi. Siapa yang mengirimmu kemari?

Aku tidak tahu.

Kau kira aku tidak dapat mengetahuinya?

Ambil ponselnya. Periksa daftar kontaknya.

Jangan!

Presiden! Di belakangmu!

Dia orangmu?

Kalau sudah tahu, kenapa kau tidak melepaskannya?

Bagaimana jika aku tidak mau?

Kalau begitu aku akan mengambilnya dengan paksa.

Boleh saja melepaskan dia. Perlihatkan wajahmu dulu.

Cepat pergi, Ah Guo!

Cepat pergi!

Ah Guo!

Tolong!

Presiden. Polisi datang!

Mundur dulu.

Kalian berdua bawa yang lain.

Ah Guo! Ah Guo!

Ah Guo!

Ah Guo, sadarlah!

Sadarlah!

Aku disini.

Tidak ada yang mengikutimu kan?

Tidak ada.

Aku akan membawamu ke rumah sakit. - Tidak perlu.

Ini, informasi yang kau inginkan.

Ada apa dengan muka itu? Bantu aku dapatkan sedikit jasa informan kali ini.

Putriku akan masuk SD. Aku perlu bayar uang sekolahnya.

Ayo. Traktir aku minum.

Bir. - Kau lebih butuh obat dari rumah sakit.

Sadarlah!

Kita masih harus pergi minum bir. Sadarlah!

Kita masih harus menghadiri upacara kelulusan putrimu, apa kau lupa?

Cepatah sadar!

Ah Guo.

Setelah menyelesaikan Hei Biao kali ini, aku ingin berhenti.

Aku berharap bisa memberikan putriku hidup yang stabil.

Sebagai saudaramu, aku akan selalu mendukungmu.

Tiup lilin. - Tiup lilin.

Ini adalah permohonan ulang tahunku! Sadarlah!

Sadarlah!

Presiden. Apa kau terluka? Apa perlu ke rumah sakit?

Tidak perlu pergi ke rumah sakit untuk luka sekecil ini. Bawakan aku salep.

Ya.

Presiden, urusan Hei Biao itu digagalkan oleh informan itu.

Tidak perlu mengatakannya, aku tahu.

Aku akan mendapatkan semuanya kembali.

Termasuk orang yang menyelamatkan dia.

Pergi cari tahu siapa sebenarnya orang itu.

Ya.

Adik kecil...

Aku adalah teman ayahmu Ah Guo.

Adik kecil.

Ini...

ini. Berikan ini kepada ibumu.

The Masked Lover (My Extraordinary Love / Wo De Aiqíng Bu Píngfan / 我的愛情不平凡) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for The Masked Lover (My Extraordinary Love / Wo De Aiqíng Bu Píngfan / 我的愛情不平凡)

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left