نخستین 122 خط.
Nona Chang Yu.
Apa Qin Qian Xian sudah pergi?
Ya.
Apa ada yang aneh dengan ekspresinya?
Tidak ada yang aneh.
Kukira Liu Wei tidak menaruh curiga.
Itu pasti.
Aku permisi.
Ming Xuan.
Lu Zhao Yao sudah mati.
Tapi sayang,
kematiannya begitu mudah.
Ayah!
Jangan kemari!
Terjemah Indonesia oleh: Iyey
THE LEGENDS 招搖
~ Episode 04 ~
Lihat.
Kita disini sekarang.
Kita berangkat di malam hari sesegera mungkin.
Saat kita sampai disini,
kita beristirahat semalam dan mengatur ulang.
Setelah itu, kita berangkat dari sini.
Menuju kesini untuk menemukan Lu Zhao Yao...
dan membunuhnya.
- Benar. Bunuh dia! - Bunuh Lu Zhao Yao!
Bunuh Lu Zhao Yao!
Kudengar kalian ingin mencari masalah.
Lu Zhao Yao, kau benar-benar ingin cari mati.
Hari ini suasana hatiku sedang baik.
Mari bertaruh.
- Apa taruhannya? - Bertaruh? Taruhan apa?
Aku takkan membalas. Kerahkan semua tenaga kalian.
Jika aku mati, aku kalah.
Jika aku hidup, kalian kalah.
Yang kalah bunuh diri.
- Bunuh diri? - Bunuh diri?
Sombong sekali.
Kuberi waktu sampai tanghulu ini habis.
Lu Zhao Yao, jangan sombong!
Sudah dimulai.
Enam.
Lima.
Kalian terlalu buruk.
Kalian sudah kalah.
- Ketua. - Ketua.
Ketua.
Ketua, sudah waktunya.
Kita harus pergi ke Makam Pedang.
- Makam Pedang? - Bukankah kita akan ke Makam Pedang?
Kita akan pergi ke puncak kehidupanku.
Orang-orang Sekte Wan Lu datang!
Kalian ikan-ikan kecil.
Enyahlah!
Enyah?
Orang-orang Sekte Wan Lu terlalu sombong.
Memang kenapa jika kami sombong?
- Ketua. - Jaga Makam Pedang.
Bahkan nyamuk pun tak diizinkan masuk.
Ya, Ketua.
Ini hanya uap racun jahat. Apa pengaruhnya padaku?
Ini Formasi Pembunuh Sekte Zongmen.
Kami sudah mengepung tempat ini!
Cepat menyerah!
Sekte kami berkewajiban memberantas kejahatan.
- Kalian harus dilenyapkan. - Siapa melenyapkan siapa?
Orang tua ini bicara ngawur! Tak tahu malu! Terima ini!
Lu Zhao Yao!
Kau, wanita jahat, harus mati hari ini!
Dimana Ketua?
Di dalam Makam Pedang.
Pedang Wan Jun.
Makam Pedang?
Ketua.
Pedang Wan Jun akan segera muncul kembali.
Pedang magis kuno sangat kuat.
Jangan sampai jatuh ke tangan orang lain.
Mari selesaikan ini.
- Nona Chang Yu. - Nona Chang Yu.
Iblis Wanita terluka oleh racun jahat di altar.
Dia tak bisa kabur dari sini.
Kita harus membunuhnya hari ini untuk melampiaskan dendam. Cari dia!
Aku terlalu ceroboh.
Aku disergap oleh Sekte Zongmen.
Ketua, kau terluka parah.
Kenapa kau kemari?
Kami harus merawat lukamu.
Lukaku tak masalah.
Pedang Wan Jun akan muncul kembali hari ini.
Aku harus mendapatkannya.
Tapi luka-lukamu...
Bocah Jelek.
Dulu aku memanggilmu begitu, kan?
Ekspresi wajahnya...
Mungkinkah...
Mo Qing.
Apa kau menyukaiku?
Memang.
Cermin Perak ini adalah milik pribadiku.
Aku lupa siapa yang memberikannya.
Tapi pasti sesuatu yang berharga.
Hari ini...
jika kau bisa melindungiku...
dan membawaku keluar dengan aman...
suatu hari nanti...
Akan kupastikan kau akan terkenal di Jianghu.
Ambil Cermin Perak ini...
sebagai kenang-kenangan.
Tidak.
Jangan memberiku apa pun.
Simpan saja.
Simpan saja baik-baik.
Dia memang penuh kasih sayang.
Mo Qing.
Tolong alihkan pengikut Sekte Zongmen.
Oke?
Ketua.
Aku rela melepaskan segalanya untukmu.
Selama kau aman.
Melepaskan segalanya untukku?
Itu karena kau memang tak punya apa-apa.
Pedang Bai Shui milik Jian Xin merasakan kekuatan jahat.
No comments yet. Be the first to leave one.