نخستین 200 خط.
Diterjemahkan Oleh Edin Chawla Jakarta, 20 Maret 2017
Buka pintu, Ibu!
Ibu!
Anak ku ...!
Priya, apa yang kau lakukan disini?
Apa yang terjadi? Kenapa kau tidak berbicara!
Apa yang terjadi pada Kamu? Katakan, anakku! Katakan!
Bajumu basah kuyup! Apa yang terjadi, anak ku!
Aku akan memberitahu Kamu segalanya nanti, Bu!
Aku akan kemas seluruh pakaianmu dulu! Kita akan pergi kesuatu tempat
sekarang tidak aman bagi kita untuk tinggal disini.
Tapi kenapa? Setidaknya beritahu aku!
Aku meninggalkan Goa untuk selamanya, bu.
Kenapa kau lakukan itu, Priya?
Jika Aku tidak melakukan itu
Aku akan mati atau hidupku akan hancur.
Ibu tidak tahu, aku sudah mencoba ini beberapa kali!
Dokter dibunuh! Apakah Polisi tahu tentang hal itu?
Tidak! Polisi hanya tahu bahwa itu bukan pembunuhan, tapi bunuh diri.
Dia sangat kejam, Bu.
Aku terjebak sangat dalam! Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan!
Akhirnya, semalam aku mendapatkan kesempatan.
Aku melarikan diri dari tempat itu dan langsung datang ke sini.
Sebelum sampai kesini, aku telah menghilangkan semua..
..bukti dan tanda bahwa aku masih hidup.
Tapi apa yang akan terjadi jika ada yang tahu tentang kita?
Tidak, Bu! Tak seorang pun akan tahu!
Sekarang, bagi dunia aku sudah mati.
Ibu, kita harus secepatnya meninggalkan Poona.
- Tapi kemana kita akan pergi? - - Simla.
Salam, Aku Dhyan Singh.
Salam. Aku Priya dan ini adalah ibuku.
Salam, lbu. lni adalah putriku, Asha.
Dia seorang perawat di Rumah Sakit Vivekananda di kota.
Surat, Priya
Dr Sen mengirimkan surat ini untuk Kamu.
Ketika Bahadur mengatakan kepada Aku bahwa Kamu telah tiba dari Goa
Aku telah mengerti semua.
Tapi seharusnya kamu mengabarkan kami tentang kedatanganmu.
Sebenarnya, kami kesini dengan mendadak.
Tapi Aku sudah menunggu Kamu!
Dokter sudah menelepon untuk memberitahu Aku
Bahwa Kamu akan membawa ibumu untuk perawatan
Dan kamu akan tinggal di sini.
Bawa mereka ke dalam, sayang.
Kamu pasti lelah setelah perjalanan jauh. Masuk dan beristirahatlah.
Setelah menghadiri rapat, aku akan menemui kamu dimalam hari.
Bahadur, bawa barang-barang mereka kedalam!
Bungalow ini kosong untuk waktu yang cukup lama.
Setelah ayahnya meninggal, dokter pergi ke Goa..
Kemudian dia hanya datang beberapa kali.
Hari saat dimana dia menelpon untuk membicarakanmu.
Hari berikutnya kami mendengar, dia melakukan bunuh diri.
Tuhan telah memberikan dia segalanya.
Semua keluarganya berada di Amerika
Aku tidak tahu mengapa dia melakukan itu?
Kamu akan menemukan semua yang Kamu butuhkan di rumah ini.
Tapi jika kau butuh sesuatu, rumahku dekat sini.
Aku akan membawa lbu ke rumah sakit besok pagi. Oke?
Aku sudah memeriksa dia.
Ibumu menderita tekanan darah tinggi dan gula berlebih.
Sampai kita mengendalikan itu semua, kita tidak bisa melakukan operasi.
Jadi, dia harus tinggal di sini selama beberapa hari.
Baiklah, terima kasih. Sampai bertemu.
Ibu, Aku sudah bicara dengan dokter.
Dia mengatakan operasi akan memakan waktu.
Sampai saat itu, Ibu harus tinggal di sini.
Nak, biaya perawatannya pasti mahal?
Jangan khawatir tentang itu, lbu.
Tn. Dhyan Singh telah menemukan pekerjaan untuk Aku d bagian agency.
Bhola! Sukhdev!
Di mana kalian semua?
Ini adalah Raj menelepon dari Simla! Bagaimana kabarmu, lbu!
Aku baik-baik saja. Bagaimana kabarmu?
Lukisan Aku telah memenangkan penghargaan, berkat berkat Kamu, Ibu!
Selamat, nak!
Aku mengadakan pesta hari ini. Banyak orang hebat di Simla akan datang!
Baiklah! Tapi katakan, kapan kau akan kembali ke Mumbai?
Mungkin dalam beberapa hari.
Baiklah, Nak. Selamat tinggal.
Teman-teman, terima kasih atas kehormatan dan cinta yang kalian berikan dengan datang kesini.
Itu lebih besar daripada penghargaan yang telah kuterima.
Penghargaan bisa didapatkan oleh Manusia jika dia mau, tapi cinta ..
Cinta belum tentu bisa didapatkan bahkan jika manusia menginginkannya.
Mr Dhyan Singh! Manajer
Berikan Mr Dhyan Singh minum. Jangan percaya kepada pelayan.
Para tamu tidak boleh kekurangan apapun!
Jangan khawatir, Pak. Aku akan melayani tamu secara khusus.
Dimana Hari?
Hari! Kesini!
Iya pak?
Dengar, Hari. Kamu memiliki kebiasaan mabuk dan membuat keributan.
- Aku tidak ingin kau - Kamu tidak perlu khawatir, Pak.
Aku menghormati tamu seperti Tuhan!
Ini tugas kita untuk menjaga kenyamanan mereka.
Aku akan bekerja dengan sepenuh hati, Pak. Aku tidak akan menyentuh minuman keras!
Baik. Ayo
Dia akan bekerja dengan hati dan Kamu bekerja dengan otak Kamu.
Pastikan dia tidak akan minum.
Selamat, Tn. Raj!
Tn Raj meminta Kamu untuk tidak membiarkan Hari minum miras, Manager.
Bagaimana Kamu tahu, jika dia minum miras secara diam-diam?
Aku pasti akan tahu.
Jika dia minum sedikit miras, maka alisnya akan naik seperti ini ..
Dan saat dia sudah banyak minum, maka pipinya akan seperti ini.
Seperti itu.
Apakah semuanya baik-baik saja?
Apa kamu perlu sesuatu!
Kami dari TV.
- Jangan berdiri disini! - Maksudnya?
Jangan kuatir! Kami memiliki pengaturan khusus untuk pasien TB!
Hei tuan, Kami bukan penderita TB!
Kami datang dari stasiun TV untuk mewawancarai Tn Raj.
Dari stasiun TV? Mau Wawancara Tn. Raj!
Maaf, aku melihat dia seperti pasien TB!
Tapi ternyata kamu tamu, dan tamu disini dicintai bagaikan Tuhan!
- Apa? - Maksudku, tamu disini dihormati seperti Tuhan.
Mari, ikuti aku!
Pak, pak!
Nona ini ingin mewawancarai Bpk!
Selamat Tn. Raj. Kami datang untuk mewawancarai Kamu.
Iya, tapi disini sangat berisik. Kita harus pindah keruangan sana.
lkuti Aku - Ayo! Masuk!
- Sejak kapan kau jadi pelayan? - sejak aku bisa berjalan, Pak.
Dan apa ini? - Whiskey!
Apa ini! - Whiskey!
Untuk siapa? Apakah Aku tamu? apa aku pemabuk?
Kamu tawarkan Aku minuman keras, hah! Dasar bodoh!
Apa kau tidak mengerti? Pergi...!
Aku tidak mabuk! Tidak ada yang mengerti!
Diantara minuman ini, mana yang whisky mana scoth, dan minuman biasa?
Aku tidak tahu, Pak Aku tidak merasakan minuman ini.
Minumanku beda sendiri mereknya.
Diam kau! Dan apa yang Kamu minum?
Blue Label Atau Royal Salute?
Kurang ajar! Kau tidak tahu bagaimana cara bicara dengan tamu?
Dia tamu bukan anjing!
Apakah dia bajingan atau gelandangan!
Tamu itu seperti Tuhan, kamu tahu!
- Apa masalah apa, Tuhanku! - lni sangat sederhana.
Aku hanya bertanya yang mana scotch dan yang mana wiski?
Di bilang mereknya tidak ada, bodoh!
Tenang Aku akan memberitahu Kamu.
Bukan yang ini? Dia sedang mengecek untuk kita!
Bukan yang itu?
Ini adalah scotch! - Scotch, ya?
- Bos, ini punya kamu. - ltu benar. Terima kasih!
- Minta soda. - Ini!
Kenapa selama ini kau hanya melukis pemandangan indah?
Mengapa tidak pernah melukis manusia?
Maksudku, kenapa anda tidak pernah melukis manusia?
Bukankah manusia juga ciptaan alam?
Sampai saat ini aku belum menemukan wajah cantik didepanku.
Jika sudah menemukan, mungkin aku akan membuatnya.
Hari! Kamu minum miras?
Siapa yang minum miras! Aku hanya mencicipinya untuk seseorang!
Tamu itu seperti dewa!
Mereka seperti Dewa dan Kamu tidak boleh ragu-ragu untuk membantu mereka!
Pak manajer, jangan main-main dengan pekerjaan aku!
Aku melakukannya dengan sepenuh hati, mengerti?
Kamu harus menggunakan otak Kamu!
Akhirnya, dia mabuk! Tuhan yang tahu apa yang akan terjadi sekarang!
Kamu gendut.
Apa kau akan meniup "pipa" terkutuk ini setelah pesta selesai?
Bukankah Kamu dibayar untuk memainkan itu! Baiklah, pak!
Ini pipa atau sesuatu untuk menggali kerangka!
Kamu membuat semua tamu disini terbuka!
Aku tidak akan melepasmu!
Pergi dari sini!
Tn Raj, selain melukis. Apalagi hobi anda?
Membaca, mendengarkan musik, Berteman.
Berbagi kebahagiaan kecilku dengan berpesta. Memperlakukan tamu dengan baik.
- Apa anda memiliki masalah, Pak? - Masalahnya adalah
Aku membutuhkan kursi. Apakah aku boleh mendapatkannya?
Kursi! Sebentar! Ini silahkan.
Ada apa, sayang! Mengapa Kamu berteriak?
Mungkin karena kursi tua. Ini terasa menusuk seperti paku.
Ini bukan paku, tapi jari aku!
Lalat terkutuk!
Tunggu, Pak! Akan aku tangkap!
Aku dikenal untuk keterampilan Aku dalam membunuh lalat!
Seekor lalat berperilaku seperti wanita pemalu!
Diam disitu, seperti wanita yang baik, Aku katakan!
Diam!
Dia mabuk!
Itu lucu!
Tunggu sebentar
Minggir!
Apa yang kamu lakukan! Sialan kamu!
Aku menelepon dari rumah Raj Malhotra, Pak.
Ada lalat di sini, yang menyusahkan hidup kita.
Tolong kirim pasukan pengendalian hama dengan asap segera.
Ada ketegangan besar di sini, Pak!
Seperti ada teroris.
Masuk dalam kedok lalat!
Bisa jadi datang dari Pakistan?
Kita semua khawatir, Pak
Tolong kirim secepatnya tim dengan asap, Pak
Ada api di rumah Malhotra. Datanglah cepatnya!
Dari mana Pemadam Kebakaran ini?
No comments yet. Be the first to leave one.