نخستین 200 خط.
-=Semua karakter, organisasi, tempat, kasus, dan kejadian di drama ini fiktif belaka.=-
=Episode 7=-
Maafkan aku.
Maafkan aku.
Maafkan aku, Seon Ho.
D
Da
Dam
Damn
Damn!
Damn! S
Damn! Su
Damn! Sup
Damn! Super
Damn! Super
Damn! Super S
Damn! Super Su
Damn! Super Sub
Damn! Super Sub
Damn! Super Sub I
Damn! Super Sub In
Damn! Super Sub Ind
Damn! Super Sub Indo
Damn! Super Sub Indon
Damn! Super Sub Indone
Damn! Super Sub Indones
Damn! Super Sub Indonesi
Damn! Super Sub Indonesia
Diterjemahkan oleh: ~ Ifabee Saem ~
Samunim( Nyonya ).
Dia bilang ini kecelakaan. Ini kecelakaan.
Kita harus panggil ambulans dulu.
Tunggu.
Tolong jangan bilang siapapun kalau Anda melihat kami.
Samunim.
Sungguh ini kecelakaan. Dia bersumpah ini kecelakaan.
Seon Ho...
melompat sendiri.
Di depan mata Joon Seok
Seon Ho melompat.
Joon Seok ke sekolah, hanya karena Seon Ho memintanya.
Joon Seok tak melakukan apa-apa. Dia tak ada kaitannya dengan hal ini.
Kenapa Anda tak katakan ke polisi apa yang terjadi...
Mereka tak mempercayaiku.
Mereka akan membayangkan yang tidak-tidak
menyebarkan rumor dan menyalahkan kami.
Tetap saja, polisi akan mencari tahu.
Kalau Anda tetap merahasiakannya, tidak akan ada yang tahu.
Masa depan putraku tergantung pada hal itu.
Kumohon.
Kumohon pura-puralah tak melihat apapun.
Kalau Anda bisa lakukan ini untukku,
akan kubayar berapapun yang Anda mau.
Berapapun aku tak peduli, akan kubayar.
Aku akan tulis kesepakatan kalau Anda mau.
Iya?
Kumohon...
kumohon pada Anda.
- Samunim. - Joon Seok...
baru 16 tahun.
Ini terlalu berat baginya.
Seumur hidup aku akan hutang budi pada Anda.
Kumohon pada Anda.
Kumohon.
Hape dan buku hariannya Seon Ho
aku tahu Anda yang pegang.
Hari itu...
Seon Ho bawa hape.
Hanya Anda yang bisa mengambilnya.
Kenapa Anda mengirim video itu?
Anda mau memerasku?
Aku tak tahu apa-apa soal hape dan buku hariannya.
Jangan bohong! Kenapa Anda lakukan ini?
Uang dariku tidak cukup?
Yang berbohong justru Anda.
Apa maksudmu?
Malam itu, aku percaya saat Anda bilang...
Seon Ho berusaha bunuh diri.
Seandainya aku tahu itu yang sebenarnya terjadi,
aku tak akan pernah membantu Anda.
Semua yang kukatakan malam itu benar.
Anda menyamarkannya jadi bunuh diri.
Tidak! Aku mengatakan yang sebenarnya!
Haruskah kukatakan yang sebenarnya?
Seon Ho dibunuh Joon Seok.
Anda menemukannya dan menyamarkannya sebagai bunuh diri.
Diam!
Percaya atau tidak,
kejadian malam itu adalah kecelakan.
Joon Seok tak ada kaitannya.
Meskipun yang Anda katakan benar,
Anda sudah berkomplot.
Anda kira beruntung karena CCTV tidak berfungsi?
Anda bilang tidak ada apa-apa dengan CCTV-nya.
Aku yang membereskannya.
CCTV merekam semua tindakan Anda dan Joon Seok.
Membuatku bungkam tak serta merta membuat Anda lolos dari masalah ini.
Dari CCTV
Anda punya rekamannya?
Seperti yang Anda katakan, kita di pihak yang sama.
Dengan mengungkapkan kejadian malam itu, aku tahu tak dapat apa-apa.
Apa Anda punya rekaman CCTV-nya!
Kubuang di tempat yang aman.
Tentu saja Anda tak mempercayaiku.
Sungguh...
hal itu bisa kupercaya?
Jangan percaya siapapun.
Aku juga tak mempercayai Anda.
Terdengar seperti ancaman.
Saat memikirkan apa yang Anda lakukan pada keluarganya Seon Ho,
apa Anda tak menanggung sebanyak ini?
Yang kau inginkan...
apa?
Berapa yang kau mau?
Berapa banyak?
Kalau kukatakan ingin semua yang Anda miliki, Anda mau berikan?
Samunim, Anda begitu ceroboh.
Apa maksudmu?
Ayahnya Seon Ho menemuiku.
Dia tanya mengenai sepatu anaknya.
Sepertinya dia mencurigai pembunuhan.
Ibunya Seon Ho sangat yakin.
Itu...
tak membuktikan apapun.
Retakan sedikit bisa menyebabkan sebuah rumah hancur.
Bertindaklah hati-hati.
Anda melakukan hal yang mengerikan
demi melindungi putra Anda.
Hingga akhir bukankah harusnya Anda melindunginya?
Aku juga punya keluarga yang harus kulindungi.
Tidak bisa kubiarkan Anda menjatuhkanku.
Selama kau terus ingin mengakhiri pesetujuan
itu tak akan terjadi.
Hidupku berantakan,
tapi hidup Anda tidak lebih baik dariku.
Kalau Anda tak bawa-bawa aku,
aku tak akan mengungkapkan yang sebenarnya terjadi.
Silakan pulang.
Kalau begitu aku percaya
kau akan menepati...
janjimu.
=4 panggilan tak terjawab. Rekaman Suara=-
=Power, Restart, Mode Pesawat=-
=Mati=-
Seon Ho dibunuh oleh Joon Seok.
Anda menemukannya
dan menyamarkannya sebagai bunuh diri.
Tidak.
Tidak, itu kecelakaan.
Itu kecelakaan.
Retakan sedikit bisa menyebabkan sebuah rumah hancur.
Bertindaklah hati-hati.
Kau dengar mengenai sepatunya di mana?
Apa?
Kurasa aku tak memberitamu mengenai hal itu.
Tapi sepatu?
Aku gak pernah memberitahunya.
=Kontak=-
=Kontak=-
=Eun Joo=-
=Eun Joo=-
Oh, Eun Joo.
Kurasa aku salah.
=Soal apa?=
Mengenai sepatunya Seon Ho.
Kurasa aku diberitahu suamiku.
Kapan dia mendengarnya?
Kejadiannya kan di sekolah.
Dan itu mengenai Seon Ho.
Suamiku sangat peduli.
Apa polisi melapor pada suamimu?
Tidak. Jangan salah paham.
Ayahnya Seon Ho menemui seseorang di sekolah
dan tanya mengenai sepatunya.
Ayahnya Seon Ho?
Iya. Staf sekolah melaporkannya,
jadi dia memberitahu seorang staf
bukan pada suamiku langsung.
Kurasa begitulah bagaimana suamiku tahu.
Oh.
Jangan kesal.
Suamiku lebih menekankan kebenaran
untuk membersihkan kecurigaanmu
daripada menjaga reputasi sekolah.
Kau akan berfikir aku terlalu cemas,
tapi jujur saja, aku tak mempercayai polisi dan pihak sekolah.
Komite Kekerasan Sekolah membuktikan aku benar.
Aku mengerti.
Terima kasih sudah menelpon.
Yang kaukatakan membuatku kepikiran.
Iya.
Aku menelpon karena akupun begitu.
Sekecil apapun, kupikir harus harus kuluruskan semuanya.
Eomma.
Eomma.
Kumohon. Biarkan kali ini saja.
Kali ini saja.
Kali ini saja.
Orang-orang Berbohong
Kenapa kamu tidak bilang hal ini terjadi?
No comments yet. Be the first to leave one.