نخستین 200 خط.
Mari kita lihat, Marga. Apa hadiah dari orang tua dan kakakmu?
Sudah lihat isinya?
Tidak.
Ya, mari kita lihat.
Ayo, Marga!
Marga!
Perhatikan caraku.
Biarkan adikmu, Sayang.
MAIN DI PUAS69 & JADILAH JUTAWAN MAIN SAMPAI PUAS, WD TANPA CEMAS Temukan kami di Google, ketik PUAS69
Paman, perutku sakit. / Aku tahu, Sayang.
PENGUNJUNG
25 TAHUN KEMUDIAN
Ibuku khawatir.
Dan karena sekarang semua sudah beres
sebaiknya aku ke sana selama beberapa hari.
Sekarang juga? / Tentu, bagaimana lagi?
Tapi, bukan itu yang kita sepakati, Marga.
Apa lagi yang harus kulakukan?
Ibuku tidak bisa ke sana sekarang.
Pernahkah kau memikirkanku? Perasaanku?
Kupikir kau takkan keberatan.
Dengan begini, kau punya waktu menemukan tempat baru.
Hei.
Mari kita permudah ini.
Kubawakan ini.
Kutemukannya di rumah saat kupindahkan barang-barang.
Marga, apa yang terjadi?
Apa sesuatu terjadi dengan kalian berdua?
Kenapa bergegas, bajingan?
Ayo! Salip saja, dan jika beruntung, kau bisa mati!
Maaf, tapi aku tidak tahan dengan orang bodoh seperti dia.
Ponsel baru? / Ya.
Suamimu membelikannya. Dia punya poin hadiah.
Ibumu.
Olga? Ya, Bu, dia di sini. Jangan khawatir.
Ya, aku sudah beli ubin.
Tanyakan tentang ayahku. Dan suruh dia memberitahuku jika butuh sesuatu.
Jadi ceritakan. Bagaimana kabar artis keluarga?
Astaga. Seperti saat kau masih kecil dulu.
Kami tidak pernah bisa membuatmu bicara.
Lihat? Kujaga tempatnya.
Tapi ibumu selalu saja mengeluhkan sesuatu.
Kau tahu seperti apa dia.
Ayo.
Kau agak kesulitan?
Aku makin menua, Sayang.
Lihat, anjing temanmu.
Halo?
Joaquim, akhirnya kami mengecat...
Marga Esteve.
Apa kabar?
Sangat baik.
Bagaimana pekerjaan?
Kau suka? Jika tidak... / Ya, tidak.
Aku sudah lama tidak kemari.
Lama tak jumpa.
Ya. Kurasa pekerjaan akan selesai saat itu.
Aku ingin berterima kasih karena merawat Ayahku.
Jangan cemaskan itu. / Tidak, sungguh.
Aku tidak pernah bilang, tapi aku memikirkannya.
Dan terima kasih telah meminjamkan laptop, untuk...
Entah, untuk segalanya.
Kau tidak perlu berterima kasih. / Baik.
Aku sedang berpikir. Entah apa pendapatmu.
tapi logo kliniknya agak kuno.
Masih sama sejak ayahmu mendirikannya.
Jadi, kupikir mungkin kau ingin mendesain ulang atau...
Entahlah, semacam itu.
Entahlah, aku tidak pernah memikirkannya.
Tapi siapa yang tahu? Mungkin itu ide bagus.
Aku akan memikirkannya dan aku akan memberitahumu.
Marga!
Keluar! Rulo! Nanti kau mengotori semua.
Ada apa? / Ada kebocoran.
Kita harus cek di atas.
Marga? Kau ikut?
Apa yang kau sembunyikan di sini? Mayat?
Ya. Tapi jangan bilang siapa-siapa.
Kunci itu tidak akan berfungsi. / Kenapa?
Karena gemboknya baru.
Biar aku saja.
Setelahmu.
Astaga.
Kamar mengagumkan?
Ya.
Tapi Ayahku tidak pernah membiarkan kami kemari.
Lihat.
Ya. Di situ airnya merembes.
Siapa yang perbaiki ini? Astaga.
Sial.
Itu untuk pecundang. Kenapa tak minta Game Boy?
Mundur. Kau ini kenapa? / Kuperingatkan kau, Dani...
Ini hari ulang tahunnya.
LANGIT BERUBAH WARNA
HUJAN METEOR MENYEBABKAN KEMATIAN ANAK-ANAK
Minggir!
Marga!
Marga!
Ibumu di ruang tunggu.
Marga, Ibumu di ruang tunggu. Tenang, semua akan baik saja.
Benar. Kurasa kita harus memeriksanya tiap dua jam.
Terima kasih.
Jadi? / Bagaimana hasilnya?
Stroke melumpuhkan lengan kanannya.
Sebagian wajahnya, tapi jangan khawatir, dia tidak dalam bahaya.
Jadi, apa yang terjadi? / Kami harus jalankan tes, tapi...
Yang terbaik dia menginap di sini selama beberapa hari.
Tentu. / Paling tidak.
Aku akan tinggal bersamanya malam ini.
Ibu, kita akan membicarakannya nanti.
Ini saudaramu.
Biar kusampaikan. Aku keluar dulu karena sinyal di sini tidak bagus.
Joaquim.
Tidak, kami di klinik.
Sayang, sejak kapan Dani merokok?
Dia mungkin menyitanya dari salah satu pasiennya.
Hei, satu per satu. / Ya.
Dia di tangani dengan baik. / Aku tahu.
Aku tidur di sofa jika kau mau, kau bisa ke ranjang dan tidur.
Tidak, jangan khawatir.
Aku tidur di sofa saja. Itu yang kita sepakati.
Sampai kau temukan apartemen, benar?
Dengar...
Jangan katakan apapun pada ibuku, aku lebih baik memberitahunya sendiri.
Aku tidak ingin dia khawatir sekarang.
Sayang, kita tidak bisa pulang sampai pekerja selesai.
Kita akan cari cara menyelesaikan ini. Aku akan urus semua. Jangan khawatir.
Tenanglah.
Aku tahu, tapi ini hal terakhir yang ayahmu butuhkan.
Bu, kau harus istirahat.
Ya.
Minumlah ini. / Terima kasih.
Baik, ini dia ceramahnya. Aku ingin mendengarnya.
Tidak ada ceramah, serius. Lanjutkanlah.
Entahlah.
Aku mulai melukis karena kakakku pandai melukis
dan saat dia wafat, kurasa itu caraku...
...mengingatnya, merasa dia dekat denganku.
Tapi, hidup...
Kau tahu?
Kau harus melukis lagi.
Untuk dia.
Aku cuma bilang.
Apa? / Kau tidak berubah sedikit pun.
Ya. Benar.
Tapi kau berubah.
Apa?
Tidak ada. Hanya saja...
Aku berpikir untuk meninggalkan klinik.
Sungguh? Itu hebat! / Tidak, itu sementara.
Mungkin cuma sementara...
Bagus! Tidak masalah, kita harus merayakannya.
Tidak, berhenti. Tidak ada yang perlu dirayakan
Itu cuma sementara, Aku belum memutuskan...
KUBERIKAN KEPADAMU. TIDAK ADA ALASAN LAGI.
Ini.
Ada dua jenis orang, Marga.
Yang membuka bir sepertimu dan yang membukanya sepertiku.
Ya? Dan bagaimana caramu? Mari kita lihat, tunjukkan.
Seperti manusia lainnya.
Diam.
Rulo, bajingan.
Angkat tangan.
Buka baju dan jeansmu. Sekarang!
Lepas bajumu!
Tidak, turunkan aku!
MAIN DI PUAS69 & JADILAH JUTAWAN MAIN SAMPAI PUAS, WD TANPA CEMAS Temukan kami di Google, ketik PUAS69
Tunggu.
Apa?
Apa itu?
Tunggu di sini.
Sial. Keluar! Tidak.
Paman.
Carlos, panggil ambulans. Panggil ambulans, Carlos.
Marga!
Marga!
Minggir!
Marga!
Apa kabarmu? / Bagaimana ibuku?
Kita temui dia?
Terima kasih sudah datang.
Bu, kapan kau dan ayah kembali ke desa?
Saat pekerjaan bangunan selesai.
Selamat tinggal, terima kasih.
Kurasa bukan ide baik untuk kembali, Olga.
Aureli dirawat baik di klinik.
Hei.
Olga...
Terima kasih sudah datang.
Aku turut berbelasungkawa.
Marga.
Marga, ini aku, Carlos.
Kau tidak apa-apa?
Hei. / Hei.
Apa kabarmu? / Baik.
Marga, kau ingin aku mengantarmu pulang?
Tidak, terima kasih.
Kenapa kau datang?
Aneh melihat kalian berdua di sini.
Apa gunanya pertemuan itu?
No comments yet. Be the first to leave one.