نخستین 200 خط.
BATTLE FOR HAPPINESS
TOKOH, ACARA, LOKASI, DAN KEJADIAN DALAM DRAMA INI HANYA FIKSI.
SEBELUMNYA
Siapa itu yang duduk seperti anggota keluarga almarhum?
Aku dengar dia saudari Yu-jin.
Dia kakak atau adiknya?
Yu-jin.
Siapa? Siapa yang melakukan ini kepadamu?
Apa-apaan ini?
Apa isi diska lepas itu?
Ji-yul.
Kau tahu apa itu diska lepas?
Ya, itu ada di ruang kerja. Milik Ibu.
Yu-jin dahulu staf klub itu.
Ya. Aku yakin dahulu Yu-jin memiliki semua rahasia kotor para ibu.
KOTAK PANDORA
KIM NA-YOUNG
Sudah kuduga! Aku akan membunuhmu.
Aku tak akan memaafkanmu kali ini.
Mata So-won mirip dengan matamu
saat dia tersenyum.
Tak perlu khawatir.
SONG JUNG-AH
Jangan lakukan apa-apa.
Jangan menyebarkan rumor aneh tentangku untuk memengaruhi ibu-ibu lain.
Kau...
Apa kau memakai narkoba?
Apakah kau tahu apa yang telah kulakukan untukmu?
LAMARAN JANG MI-HO
Kasus pembunuhan Bannae-dong kini memasuki fase baru.
Tanggal 5, di sebuah apartemen mewah di Bannae-dong,
sepasang suami istri ditikam. Sang istri tewas,
dan sang suami dibawa ke rumah sakit.
Sang suami baru siuman,
dan dia bersaksi bahwa kejadian tersebut disebabkan oleh masalah pernikahan.
Dengan kesaksian sang suami, polisi yang saat ini kesulitan
akan melanjutkan penyelidikan.
Tampaknya tak ada pihak ketiga yang terlibat, tetapi menurut polisi
kasus pembunuhan ini terjadi karena masalah pernikahan.
Bu Jang.
Siapa itu?
Itu tidak penting sekarang, Bu Jang.
Detektif.
Aku ingin kau ikut dengan kami ke kantor polisi.
Apa?
Untuk apa?
Kau dicurigai bersekongkol dalam pembunuhan Kang Do-jun.
Bersekongkol untuk membunuh? Aku?
Kita bicara nanti di kantor polisi.
Dia tidak bisa pergi sekarang karena ada anak-anak.
- Itu tidak wajib. - Kami perlu menanyainya secepatnya.
Ada surat perintahnya?
Aku baru diduga terlibat, 'kan?
Baiklah, kalau begitu.
Tolong datang besok pagi.
Kau akan dicurigai jika tidak, jadi kau harus datang besok.
Ada apa ini? Kenapa mereka datang selarut ini?
Jangan khawatir. Aku yakin itu bukan masalah besar.
EPISODE 9
KANTOR POLISI BANNAE
Hari ketika kau pertama kali bertemu Oh Yu-jin adalah...
Tanggal 29 Oktober.
Itu 30 hari sebelum Yu-jin meninggal.
Kau punya ingatan yang bagus.
Ini keempat kalinya aku ditanyai itu.
Bukankah menurutmu aku akan mengingatnya meski aku tidak mau?
Aku harap ingatanmu juga bagus hari ini.
Bagaimana kau bertemu lagi dengan Bu Oh Yu-jin?
Kudengar kalian terpisah selama 18 tahun.
Aku sudah memberitahumu terakhir kali.
Itu kebetulan.
Aku yakin dia sengaja mendatanginya.
Jika tidak, kenapa dia menghubungi saudari yang memutus hubungan dengannya?
Mereka bahkan bukan saudari kandung.
Jang Mi-ho yang memprovokasi istriku.
Istriku selalu mudah cemas.
Aku pertama kali bertemu Yu-jin
di klub orkestra untuk pekerja kantoran.
TANGGAL 3 SEPTEMBER 2012
Bahkan saat kami pacaran,
aku tahu dia selalu berbohong.
Bukankah katamu kau sering pergi ke Whistler untuk bermain ski?
Aku bilang begitu?
Aku masih sangat muda, jadi aku pasti sudah lupa.
Ayolah. Sepertinya kau belum pernah bermain ski sama sekali.
Kenapa kau mengatakan itu?
Apa kau menyindir bahwa aku berbohong?
Bukan begitu.
Kupikir itu bukan masalah besar, jadi aku menikahinya.
- Kau minta maaf untuk apa? - Tetapi itu memburuk.
Tadi kau bilang itu salahku!
- Kau pikir aku bermalas-malasan? - Apa aku meminta terlalu banyak?
Apa salahnya memintamu membelikanku sesuatu?
Kau selalu melakukan ini.
Kau selalu meremehkanku!
Aku akan membelinya besok!
Setelah dia kecanduan media sosial, semua lepas kendali.
Itu seperti penyakit.
Suamiku membelinya untukku setelah pulang kerja.
Dia bilang dia memikirkanku.
Aku selalu menerima hadiah kejutan seperti ini.
Aku bilang kepadanya aku lelah, dan dia memasak untukku.
Terima kasih, Sayang.
Kukira dia terlalu memedulikan pendapat orang lain,
tetapi aku salah.
Itu benar-benar penyakit.
Dia delusional.
Pada hari pertunjukan sekolah...
Bagaimana kondisi Ji-yul?
Dia terpukul tongkat So-won
dan tak menyangkanya...
Dia ke panggung dan berpikir putri kami dipukul teman sekelasnya.
Kau mau makan apa, Ji-yul?
- Pad thai. - Satu pad thai juga.
Tetapi tanpa kacang.
Dia bahkan percaya Ji-yul alergi kacang, padahal sebenarnya tidak.
Dia benar-benar percaya dunia yang dia ciptakan di kepalanya itu nyata.
Itu membuatku gila, jadi kubilang kepadanya itu delusi.
Lalu dia mengamuk.
- Apa katamu? - Sial!
Aku bisa gila.
Jangan pukul aku!
Sejak itulah dimulainya.
Dia baca artikel pria yang membunuh istrinya.
KLUB IBU-IBU TRINITÉ99
PERNAHKAH KAU MERASA NYAWAMU TERANCAM KARENA SUAMIMU?
Lalu dia berpikir aku akan membunuhnya.
Orang seperti itu tidak bisa dibujuk dengan kata-kata, 'kan?
Kupindahkan rumah kami atas namanya dan kubiarkan dia mengatur uangku
agar dia merasa aman.
Dia tampak membaik,
tetapi Jang Mi-ho membuat delusinya
makin parah.
Kondisi istriku jauh lebih buruk setelah bertemu dia.
Seolah-olah dia menghasut istriku
untuk menyerang agar tetap memimpin.
Itu tidak masuk akal.
Bahkan di hari pertama bertemu, kami tidak bersama lebih dari 15 menit.
Tak ada waktu untuk membicarakan hal seperti itu.
Lalu apa yang kalian bicarakan?
Tentang hidup kami.
- Kami bertanya tentang orang tua kami. - Itu saja?
Kau tak menerima apa-apa?
29-10-2022 16.25 - KAMERA 1
Aku pikir mereka bertransaksi sekitar 20 juta won.
Malam itu,
anak-anak kami pergi berkemah.
Dia menyuruhku pulang lebih awal karena dia ingin bicara.
CEPAT PULANG. KITA PERLU BICARA
Hanya aku dan suamiku malam ini.
Anak-anak berkemah malam ini,
kami akan menghabiskan malam yang tenang bersama.
Dia juga mengeluarkan sampanye.
Dia tidak seperti biasanya.
Mungkin karena dia tersenyum.
Dia terus membuatku minum seolah merencanakan sesuatu.
Kemudian...
- "Sekarang katakan." - Sekarang katakan.
"Bagaimana kau mau membunuhku?"
Bagaimana kau mau membunuhku?
Dia menanyakan itu.
Jadi, kupikir
dia mengalami delusi lagi.
Hentikan omong kosong itu!
- Apa aku gila? - Kau...
Lalu seseorang membunyikan bel.
Ya. Itu Bu Jang Mi-ho.
Jika mereka tak merencanakannya,
kenapa dia datang ke rumah kami selarut itu?
Bukan begitu.
Ha-yul terluka di studio,
jadi aku datang untuk meminta maaf.
YU-JIN MENANG DUA MINGGU LALU...
Tetapi Ha-yul terluka dua minggu sebelumnya.
Karena aku mengetahuinya kemudian melalui media sosial Yu-jin.
Bukankah itu berbelit-belit?
Aku yakin dia memata-matai atau memaksa Yu-jin.
Aku tak tahu apa yang dia katakan, tetapi Yu-jin histeris.
Dia bilang akan membunuh semuanya
dan mengambil pisau dapur.
Aku menahannya, tetapi...
Kupikir dia mencari teleponnya.
Lalu dia memanggil wanita itu.
Aku kehilangan kesadaran,
tetapi aku ingat apa yang mereka bicarakan.
Saat itulah aku menyadari...
mereka berencana membunuhku.
Itu konyol.
Kenapa aku coba membunuh seseorang yang bahkan tak kukenal?
Kau bekerja di bank selama sepuluh tahun, tetapi kau tidak begitu kaya.
Tagihan rumah sakit ibumu dan biaya hidup
cukup mahal, 'kan?
Tetapi aku tak pernah kekurangan uang.
Ibumu baru membeli rumah di Gapyeong.
Itu memakai uangmu, 'kan?
Lalu kau membayar bunga pinjaman, jadi kau pasti kekurangan uang.
Apa hubungannya dengan Yu-jin?
Kau menyadari dia menjalani kehidupan yang nikmat,
jadi mungkin kau iri dan menjadi serakah.
Itu tidak pernah terjadi.
No comments yet. Be the first to leave one.