Boyhood

Boyhood (소년시대)

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

소년시대—Boyhood—E01—CP-Sniper
ناشر nungstagram

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2023-11-28
تعداد دانلود: 73
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Boyhood Episode 1

Yim Si-wan sebagai Jang Byeong-tae

Lee Sun-bin sebagai Park Ji-young

Kang Hye-won sebagai Kang Seon-hwa

Lee Si-woo sebagai Jung Gyeong-tae

Sutradara: Lee Myung-woo

Boyhood

Tahun 1989, Provinsi Chung-cheon Selatan, Onyang.

Subtitle Bahasa Indonesia diterjemahkan oleh Nung

Tusuk!

Tusuk!

Tusuk!

Berbalik!

Halangi, tendang, pukul!

- Halangi, tendang, pukul!! - Halangi, tendang, pukul!!

"John mendapat pekerjaan sebagai jurnalis."

"John got a job as a journalist."

Selanjutnya "ch."

Sudah kuperingatkan kalian semua, jangan bingung!

- Ya, Pak. - Ya, Pak.

- "Chicken." - "Chicken."

"Cheap, Bench, March."

"Chicken."

- "Cheap, Bench, March." - "Cheap, Bench, March."

Sekarang, bunyi "k".

"Chameleon, School, Christmas."

- "Chameleon, School, Christmas." - "Chameleon, School, Christmas."

Sekarang, tiga orang yang merasa tidak memperhatikan, maju ke depan.

Gak ada?

Oke!

Mau dipanggil saja?

Jung Yong-gi, Lee Seong-jin dan Hyeon Gwang-seo.

Ya, kalian bertiga.

Cepat sini, maju ke depan.

Baca ini.

Mak... Makeu?

Baca ini.

Chamiliyu?

- Bangun! - Sebentar, Pak.

Tidak ada waktu lagi!

Giliranmu.

Aku mau dipukul saja, Pak.

Wiiih, kau pria sejati, ya?

Hei, bangun.

- Tidak ada waktu! - Ya, Pak.

Ehey!

Ehey!

Mau ditambah lagi?

Nanti kakiku patah, Sonsaeng-nim.

Tidak ada waktu lagi! Bangun!

Maaf, Pak.

Perhatian! Beri salam!

- Terima kasih. - Terima kasih.

Kampret-kampret yang tertawa tadi, ikut aku keluar, semuanya!

Aku lihat kalian semua.

Kalau tidak mau keluar...

mampus kalian semua.

Heh, anying!

Lucunya sebelah mana?

Teriakanku yang lucu atau pengucapanku yang lucu?

Katakan!

Sepertinya kau salah paham.

Kami tidak bermaksud—

- Aku ketawa soalnya dia juga ketawa. - Apa?

Mukaku 'kan emang muka kayak lagi ketawa.

Dasar kampret!

Maaf! Maaf!

Heh, Byeong-tae!

Sini kau!

Aku gak ketawa kok!

Chamiliyu?

Chamiliyu kata macam apa, bodoh? Bangun!

Ehey!

Dia berusaha menahannya supaya gak ketawa ngakak.

Ketawa aja udah masalah.

Tapi yang lebih jadi masalah adalah...

kalau kau menganggapnya benar-benar lucu.

Kekerasan itu jelek!

Bacot anying ah!

Bukan salah kami kalau pengucapan Bahasa Inggrismu aneh!

- Kau itu kenapa sih? - Gila ya?

Seorang remaja laki-laki pasti punya mimpi.

Mimpiku sangatlah sederhana.

Untuk tidak dipukuli setiap hari.

Aku hanya ingin hidup normal seperti orang lain.

Cepat bangun!

Kubilang bangun!

Bangun!

Bangun woy!

Bangun woy! Kita kena masalah!

Kenapa sih tidurnya kayak mayat?

Hampir saja aku tahlilan di sini.

Diusir kemana lagi sih?

Ayo! Cepat kemasi barangnya!

Tidak ada waktu lagi!

Bawa saja barang yang sekiranya sangat penting untuk hidupmu.

Aigoo! Kaset video dansa sialan itu!

Cepat berkemas jika masih ingin hidup!

Nak, kita harus kabur.

Kenapa kita harus kabur lagi?

Anakku sayang. Ayo kita kabur.

Kita harus pergi.

Jancok! Hampir saja!

Sudah sempit.

Selamat tinggal, bangsat!

Semoga sehat selalu! Aku pergi! Cuih!!

Jika dipikir-pikir lagi, memang lebih baik begini.

Ayo kita pergi ke Buyeo,

dan memulai hidup baru.

Apa kali ini kau akan membuat kami menjadi buronan lagi karena tarianmu?

Sudah berapa kubilang, bodoh! Kau masih belum paham?

Ini namanya seni pertunjukan!

Seni pertunjukan, ndasmu!

Jenis seni apa yang membuat tanganmu melingkar di pinggul wanita?

Itu omong kosong, bukan seni.

"Omong kosong"?

Lah? Bocah napa?

Aku ini...

sudah berkali-kali mengamati anak-anak di Onyang

tentang bagaimana cara mereka berkelahi, siapa jagoannya.

Sekarang akhirnya aku tahu bagaimana pola pergerakan mereka.

Tapi kalau tiba-tiba aku pindah begini...

berarti aku harus mencari tahu dan mengulang semuanya dari awal lagi.

YaAlloh, kasihan banget anak lanangku.

Dasar bocah gendeng!

Aigoo :(

Aduh aduh...

Mereka sudah datang!

Lewat sini.

Berhenti!

Aigoo, Hyung-nim!

Selamat datang.

Aigoo, kalian sudah menempuh perjalanan jauh.

Tidak perlu repot-repot keluar untuk menyambut kami.

- Berapa ongkos taksinya? - Seikhlasnya saja.

Taruh di sini.

- Aigoo! - Kelihatannya enak!

Ayo dimakan!

Byeong-tae, sok dimakan.

Sok atuh, dimakan.

Dulu anakmu ini anak perempuan yang sangat keras kepala.

Sekarang dia sudah tumbuh jadi wanita dewasa.

Wanita dewasa?

Kau tidak ingat?

Mereka tetangga kita dulu waktu di Onyang.

Aku ingat, dia selalu memukuli Byeong-tae. Dari pagi buta hingga malam hari.

Gara-gara teriakanmu, aku jadi tak butuh alarm.

Bayangkan, betapa kasihannya kami kepada anak kami ini.

Hatiku jadi tercabik-cabik.

Kalau dilihat dalamnya, isinya hancur.

Ini, tambah lagi.

Aigoo, kalau mau dilanjut minum-minum,

aku mau tidur duluan saja.

- Selamat malam. - Ya.

Byeong-tae.

Aku senang kau datang.

Kalian semua kelelahan hari ini.

Anggap saja rumah sendiri.

Tentu saja, harus begitu!

Maksudku, akulah yang menanggung semua kesalahanmu

saat kau berbuat macam-macam dengan ibu Sun-deok.

Astaga, jaga lambemu itu! Di depan ada istrimu!

Aigoo? Dia sudah tahu.

Jadi, lambemu itu sudah bocor dan membicarakannya kesana kemari?

- Sang Gyo-ssi, sebenarnya kau juga salah. - Apa?

Kau punya istri dan anak perempuan yang baik.

Tapi kenapa kau seling—

selingkuh dan melarikan diri?

Jangan menganggapnya terlalu serius.

Aku juga hampir berpisah dengan Hak-su.

Kami hampir bercerai.

Aku janji akan tutup mulut, sampai ajal datang menjemputku.

Kau tidak perlu khawatir tentang hal itu.

Aku tidak butuh imbalan apa pun.

Hanya saja ada biaya sewa yang harus kami bayar setiap bulannya.

Selain itu, tidak ada hal lain yang aku khawatirkan.

Bayar saja selagi ada uang.

Tidak ada yang perlu kau khawatirkan.

Jiaaancoookkk!!!

Mereka mencariku?

Tidak, bukan.

Hadeuh! Ngagetin aja!

Petugas Kim, baru pulang?

Mau makan indomie?

Tidak, terima kasih.

Aku mau ganti baju dan keluar.

Oh, ya.

- Selamat makan. - Ya.

Kenapa ada polisi yang tinggal di sini?

Dia hanya polisi biasa. Jangan khawatir.

[Episode 1. Harimau Bergerak, Naga Tersembunyi, Legenda dimulai]

Panasnya!

Bapake, ayo kita sarapan.

Waduh!

Matiin!

Mak...

Apa aku...

harus pergi ke sekolah?

Aku 'kan tidak pintar.

Yang kulakukan di sekolah berlari-larian dan dipukuli.

More Indonesian subtitles for Boyhood

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left