نخستین 200 خط.
NETFLIX MEMPERSEMBAHKAN
Tidak ada hubungan yang benar-benar setara di dunia ini.
Ketika dua orang bersama, salah satunya pasti akan lebih dominan.
Mungkin jauh di lubuk hati,
ada naluri untuk mendominasi,
atau patuh pada orang lain yang tersembunyi di alam bawah sadar kita.
Bukankah di dalam hatimu juga,
ada satu keinginan tersembunyi
yang tidak bisa kau ceritakan kepada orang lain?
Jung Jihoo.
Ya?
Kau yang pertama masuk di hari pertamamu.
Selamat pagi.
Bukan Jiwoo.
Tapi Jihoo.
Halo.
Meski Manajer Yang berhenti,
Jung Jihoo yang terkenal dari Tim Bisnis
akan bergabung dengan tim kita.
Mohon bantuannya!
Tepuk tangan!
Tapi,
Jung Jihoo, Jung Jiwoo.
Nama kalian mirip.
Marganya juga sama, ini membingungkan.
Kenapa bingung? Jabatan mereka saja berbeda.
Lupakan, ayo kita rayakan.
Mari lihat menunya.
Kalian lebih suka daging domba atau domba?
Daging domba.
Ketua, tapi kartu kredit kita sudah mencapai limitnya.
Lalu kita juga belum memutuskan
tentang kelanjutan perekrutan youtuber.
Jung Jiwoo.
Ini menjadi masalah
karena kau tidak menyukainya.
Kau tahu berapa pelanggannya?
Bukankah tak sepantasnya
seorang homofobia ada dalam konten pendidikan?
Itu bukan homofobia.
Dia hanya merasa tidak nyaman.
Ketua.
Jika orang itu akan membawa risiko,
bagaimana jika dipikirkan ulang?
Karena keputusanmu sangat berpengaruh
pada kanal YouTube kita.
Harusnya seperti ini, Jiwoo.
Jika ingin mengemukakan sesuatu
dan mengorbankan efisiensi tim,
setidaknya tersenyumlah seperti dia.
Bukankah lebih baik?
Bersikap manislah di segala situasi.
Ketua.
Apa maksudmu bersikap manis?
Maksudku, kerja tim itu sangat penting.
Jadi, mari kita semua saling bersikap ramah.
Tim ini didominasi wanita,
hal ini biasa terjadi. Astaga.
Tim PR ternyata lebih santai.
Ini akan jadi masalah di Tim Bisnis.
Apa maksudmu?
Ketua.
Kau tidak tahu?
Itu termasuk pelecehan seksual.
Lulus.
Aku sedang menguji kepekaanmu.
Kau lulus.
Kalau begitu,
begini saja.
Manajer Jung
dan Jiwoo, yang selalu lugas,
bisa menyusun daftarnya bersama.
Aku menantikannya.
Terima kasih.
Ayo adakan perpisahan sekali lagi.
- Aku traktir. - Dia populer.
Jadi, seperti itu ekspresi orang yang sadar
bahwa dia populer.
Kau tidak tertarik, 'kan?
- Lumayan. - Apa?
Aku tertarik.
Sungguh?
Kenapa dia lihat ke sini?
Sungguh?
Kau serius?
Tuan Populer rupanya.
Tidak, mereka hanya rekan kerja lama.
Jiwoo.
Ya?
Aku ingin berterima kasih padamu
karena telah menyelamatkan kami.
Tim PR harus lebih peka
dan mengikuti perkembangan zaman.
- Terima kasih. - Mohon bantuannya.
Sampai bertemu nanti.
Wajahmu tidak menunjukan ketertarikan.
Bukan seperti yang kau pikirkan.
Apa?
Apa maksudmu?
Memangnya aku berpikir apa?
Pokoknya bukan itu.
Jiwoo.
Jika ingin berkencan, perbaiki tatapanmu,
dan tersenyumlah.
Dia tersenyum?
Tapi tetap pegang kendali.
Jangan pernah menyatakan perasaanmu lebih dulu.
Wanita tidak boleh terlalu agresif.
Ibu, aku hanya mengatakan
bahwa dia tampan.
Hei, pria tampan itu langka.
Apalagi di kantor.
Benar juga.
Kenapa aku tidak boleh menyatakan duluan?
Memangnya sekarang tahun 1920?
Aturannya akan tetap berlaku meski di tahun 2220.
Pria itu memiliki insting berburu.
Mereka ingin mengejar, menangkap,
dan suka mendominasi.
Memangnya aku kelinci?
Wanita juga bisa berburu.
Kau ini!
Berburulah kalau begitu.
Coba lakukan sesuatu di hidup yang membosankan ini.
- Terima kasih. - Ya.
Ini tidak mungkin.
Paketku sudah sampai kemarin.
Tidak ada paket untuk Tim Bisnis.
Aku sudah pindah ke Tim PR.
- Tim PR? - Benar.
Jadi, paket itu milikmu?
Tadi sudah diambil.
Siapa yang mengambilnya?
Maaf.
Ayolah!
Jiwoo, tunggu!
Ta-da!
Ini kalung untuk anjingku.
Hukum saat ini mewajibkannya.
Maaf, kupikir paket itu milikku.
Tak apa, lagi pula nama kita mirip.
Benar, 'kan? Oh, terbalik.
Anjingmu bernama Miho?
Benar.
Miho, nama yang indah, 'kan?
Dia betina.
Ras pudel, usia tiga tahun.
Tampaknya terlalu besar untuk pudel.
Kau belum lihat, 'kan?
Anjingku berleher besar.
Seperti ini.
Oh…
- Talinya… - Tentu.
Aku akan membuang ini.
Biar aku saja!
TOKO MAINAN DEWASA
DISKON 15%
Kertas ini,
aku akan membuangnya.
Kenapa membuang kupon?
Penglihatanmu
cukup bagus.
- Selamat menikmati. - Selamat menikmati.
Apa? Ada orang mesum?
- Apa? - Orang mesum?
Kau tidak apa-apa?
Kami akan lindungi sekolah dari orang mesum.
Doong-doong, berubah!
Aku baik-baik saja.
Mari cari di mana penjahat mesum itu sembunyi!
Meski sudah seminggu berlalu, belum ada rumor.
Dia juga masih bersikap biasa padaku.
Apakah ada harapan?
Tetap waspada.
Kolegaku di kantor lama ketahuan dan dipecat setelah rumornya beredar.
Mungkinkah dia juga seperti kita?
Aku pernah membaca sebuah unggahan.
Bahwa mereka bertemu di dunia nyata.
Ada banyak yang seperti kita.
Bahkan mereka tidak mencurigai kita.
Mungkinkah…
Tapi jangan langsung mengakuinya.
Kau harus menghindari risiko.
TEMUKAN KEBAHAGIAANMU LABORATORIUM KEPUASAN
Karena kau sudah tahu…
Maaf.
Benda ini membuatku tidak nyaman.
Kau sedang apa?
Kenapa cuma dilihat? Masuklah.
Haruskan Ibu belikan untukmu?
- Tidak. - Ibu belikan.
- Nanti makan apa? - Warnanya tidak cocok.
- Warna ini saja. - Terlalu pucat.
Apakah
Jiwoo hari ini tidak datang?
Dia sedang memeriksa lokasi.
Ketua Hwang menyuruhnya ke sana.
Aku harap dia bisa lebih santai.
Benar.
Han, Doong-doong dan Toy sudah kau pindahkan?
No comments yet. Be the first to leave one.