نخستین 200 خط.
Ada rahasia yang memang tersembunyi dibalik pintu tertutup.
Sebuah tempat tinggal menerima tubuh kita
juga mencerahkan keinginan kita.
Ketika orang bertemu kehidupan di bawah atap yang sama
orang asing yang tidur di ruang sebelah
pernahkah kau melihat dunia dibalik pandangan mereka?
Kisah ini berjudul,
"Teman serumah".
m
n m
nm a
a n ma
a n ma h
h a n ma h
a h an ma h
a h an m ahs
m a h a n m ah s
em a h a n m ah s
e m ah an m a hs u
j e m a h a n m ah s u
j e m ah a n m ah s un
r j e m a h a n m a h su n
r j e ma han m a h s u n m
e r j e m a ha n ma h s u n m
e r j e m a h a nm a h s u n ma
t e r j e ma h a n ma h s u n m a
t r a n s l a t e d b y m a h s u n m a x
KISAH-KISAH HANTU CHANG CHEN
Nona Shen.
Nona Shen, perumahan populer tak pernah menunggu.
Ada banyak orang yang datang melihat-lihat apartemen ini hari ini,
tapi kurasa lebih baik ini kau ambil.
Apakah ini dari penyewa sebelumnya?
Aku bisa saja membuangnya jika kau tak menginginkannya.
Nona Shen, jika kau menyukainya
mari kita tanda tangani kontrak sekarang.
Ini kartu pintunya dan lembaran depositnya.
Terima kasih.
Hai, apa kamu penghuni baru?
Namaku Gu Wansu. Aku di kamar sebelah.
Aku Ying.
Kamu pasti seorang model.
Bukan model sungguhan. Cuma foto-foto untuk majalah.
Jangan terlalu merendah. Lihatlah bentuk tubuhmu yang bagus.
Halo.
Apa kabar? Aku Lin Yu.
Lin artinya pohon, Yu artinya biru.
Aku seorang pelatih fitness.
Namaku Shen Xiao Ying. Senang berkenalan denganmu.
Aku pemain violin (biola).
Lihat, seperti inilah tangan seorang pemain biola,
ramping dan cantik.
Mo Zheng, aku seorang IT.
Dia memang agak dingin, tapi orangnya baik.
Kutinggalkan kalian berbincang lagi.
Sampai jumpa nanti.
Siapa itu?
Hai, Tn. He. / Nona Shen, bagaimana apartemennya?
Tempatnya bagus. Terima kasih.
Sama-sama. Telponlah kapan saja kalau butuh sesuatu.
Baik. / Selamat malam.
Selamat malam.
Wansu,
aku sungguh mencintaimu.
Kau mencintaiku? Beraninya kau.
Dari mana kamu mendapat keberanian dan percaya diri itu?
Aku hanya punya 1 kata untukmu, enyahlah.
Halo, Tn. Wang.
Akhirnya kau ingat aku.
Hot pot?
Aku tak boleh makan pedas-pedas.
Rasanya aku tak suka makan itu.
Jangan bilang begitu.
Nanti kita bicara lagi. Dah.
Wansu, sayangku,
kau terlalu banyak makan makanan berlemak hari ini.
Datanglah ke kamarku.
Akan kulatih secara pribadi,
untuk membantumu tetap bugar.
Enyahlah.
Jalang.
Siapa itu? / Ying, ini Wansu.
Kau tak apa-apa?
Wansu.
Aku tadi mimpi buruk.
Sekarang kau baik-baik saja?
Ya aku baik-baik saja.
16 Juni
biola itu membangunkan aku lagi.
Aku tak bisa mengenali dia walau dalam mimpiku.
Aku merasa dia selalu mengintipku.
Ketika aku beritahu yang lain soal ini,
tak ada yang mempercayainya.
Apa harus kulakukan?
Esok paginya,
sekali lagi, aku melihat rambut panjang di kasurku.
Ada retakan lagi di cermin.
Kulihat diriku di cermin.
Itu bukan bayanganku.
Dia menatapku dan tersenyum.
Senyumnya membuatku kedinginan.
Sarapanmu.
Ada 2 retakan di cermin kamar mandi.
Retakannya memang ada.
Memang ada?
Ya.
Bukankah kau harus kerja?
Inilah pekerjaanku.
Pekerjaan macam apa itu?
Kau punya Weibo?
Ya punya.
Biar aku follow kamu. / Setelah follow aku, kau akan tahu apa pekerjaanku.
Wow, follower-mu banyak sekali.
Bagaimana bisa aku sudah follow kamu?
Lalu kenapa?
Aku sudah biasa melakukannya.
Kamu mencari apa?
Oh, hai.
Anda punya senar seperti yang ini?
Apa ini biolamu?
Tentu ini biolaku.
Ikuti aku.
Biola ini dari merk Eropa yang sangat langka.
Asli buatan tangan.
Tak banyak orang mengetahuinya.
Hanya dengan senar kuno ini,
warna nada yang terbaik dari biola itu bisa dicapai.
Belum lama ini seorang gadis kesini mencari senar ini.
Aku memesan 2 ini untuk dia.
Tapi setelah aku kirimkan
tak ada orang yang menerimanya.
Pak, boleh aku minta 2 senar itu?
Kenapa harus kuberikan padamu?
Terima kasih.
Dan juga, bisakah bapak beritahu
nama dan alamat gadis itu?
Aku akan mencarikannya.
Permisi tuan, tidak diperbolehkan mengambil foto di restoran kami.
Aku cuma ambil 1 fotonya dia.
Permisi tuan, tidak diperbolehkan mengambil foto di restoran kami.
Aku tak mengambil foto di restoranmu.
Aku sedang mengambil gambarnya si cantik. Apa masalahnya?
Kuberitahu ya, aku kenal dia.
Paham?
Permisi tuan, tidak diperbolehkan mengambil foto di restoran kami.
Pergi sana! Panggil manajermu kesini.
Sana pergi.
Ada apa?
Dia bilang kenal dengan gadis itu. Dia tak mau dilarang berfoto.
Biar aku yang atasi.
Manajer. / Memang peraturan di restoran sini kalau dilarang berfoto disini.
Itu temanmu 'kan? Tolong jelaskan padanya.
Tapi, aku tak kenal dia.
Kenapa kau bilang begitu?
Aku Bob, dari Green Gallery Fine Dining.
Bob.
Kamu pernah tampil di restoran kami.
Green Gallery Fine Dining?
Anda pasti salah orang. Saya tak pernah tampil disana.
Tak mungkin.
Aku punya fotomu disini.
Lihat, ini kamu 'kan.
Ini bukan saya.
Anda salah orang.
Bagaimana mungkin?
Ini 'kan...
Ini foto dia.
mahsunmax
Kamu terlihat pucat. Ada apa?
Wansu.
Ada hal-hal yang aneh di sekitarku akhir-akhir ini.
Apa maksudmu "aneh"?
Aku tak tahu bagaimana mengatakannya.
Terkadang terasa aneh.
Kemarin malam saat aku tidur,
aku merasa ada orang yang menatapku.
Dan,
ada sebuah buku catatan hitam di kamarku.
Ada catatan di dalamnya
yang terjadi padaku satu persatu.
Buku catatan?
Bukunya seperti apa?
Seperti apa bukunya?
Aku menaruhnya disini.
Mungkin kamu salah ingat.
Tak mungkin. Tadinya disini saat aku pergi.
Kalian berdua sedang apa?
Lihat siapa yang datang. Pria yang paling tampan.
Ups, bukan kamu!
Lihat.
Halo, nona-nona cantik.
Ayo kita berpesta malam ini. Aku akan memasak.
Untuk apa kalian menyelinap masuk kesini?
Apa kamu bercumbu di belakangku?
Akan kupotong 'bola'mu jika kau terus bicara ngawur.
Kejam sekali.
Aku tak ingin menjadi seorang Kasim.
Tak mau bicara denganmu. Kau bukan "cangkir teh"ku.
Yu, aku tak tahu kalau kau jago masak.
Aku harus melakukannya, jika kamu tak tahu cara mengurus dirimu sendiri,
No comments yet. Be the first to leave one.