نخستین 200 خط.
Oh, kau sudah bangun.
Ibu mengantar Posy ikut audisi, jadi kau jaga di meja tamu pagi ini.
Bisakah aku tidak? Aku sedang belajar. Ayah tak ada?
Ayahmu menulis.
Kau bisa belajar di meja tamu.
Kau harus memberi kunci ke tamu, Beth.
Tak akan ada bedanya di atas sini.
Ayo. Geraikan rambutmu dan tampil baik.
Polisi! Lari!
Hei!
Kau bawa kopi?/ Ya, terima kasih.
Aku mengantar Posy ke audisi, jadi kau siapkan makan siang sendiri.
Ada beberapa ham kalkun di kulkas.
Yang mana?
Yang mana apanya?
Bukan, yang mana, kalkun atau ham?
Itu ham kalkun.
Memang itu namanya, kalkun ham.
Kenapa mereka menyebutnya ham kalkun ketika di situ hanya ada kalkun?
Itu berasal dari "babi terbang", begitulah, sama seperti buku larismu berikutnya.
Semua baik-baik saja? Apa tidur anda nyenyak?
Tidak.
Semua burung camar itu berkuak sejak matahari terbit.
Mereka memang berkeliaran di laut.
Tak seperti itu dalam buku ini.
Menurut bukunya ini tempat yang damai.
Kau beruntung aku tak masuk untuk bicara dengan ibu bapakmu.
Semoga beruntung jika kau berubah pikiran.
Apa ini sungguh rumahmu?
Ya.
Aku terlambat, bukan?
Kurasa kau melewatkan sarapan.
Kau di kamar berapa?
Di semua kamar, sayangnya.
Aku pelayan kamar baru.
Baiklah.
Aku Beth Fischer.
Oh, luar biasa.
Serena.
Senang bertemu denganmu, Serena.
Boleh kutahu nama belakangmu untuk penanda kunci?
Ya,
ejaannya, M-O-L-I-N-A.
Baik.
Jadi kau tak perlu mengerjakan...
kamar loteng di lantai paling atas, cukup kamar tamu saja.
Ini Edna, pelayang kamar lainnya.
Ia akan menemanimu berkeliling.
Bagaimana pengucapan nama belakangmu, agar aku tak salah ucap?
Molina.
Molina.
Ya.
"Serena Molina Si Pelayan."
Begitulah.
Edna ada di bawah.
Ya, lebih dalam lagi.
Kau tak perlu bersihkan di sini.
Kau yakin?
Dari sini terlihat kotor.
Menjijikkan, sebenarnya.
Sial.
Itu Ayahmu berarti?
Si Mesum yang kau sembunyikan di loteng?
Jadi kau sudah baca bukunya?
Belum.
Ini terlalu ringan untukku.
Baguskah?
Sangat cerdas.
Apa yang dia lakukan di sini?
Ia tinggal di sini.
Bukan, maksudku, ia Jerman, bukan?
Jadi apa yang dia lakukan di budaya vakum ini?
Kubayangkan ia menanyakan hal sama pada dirinya,
kini ia mengalami kebuntuan menulis.
Omong-omong namaku bukan Serena Molina.
Apa kau tak sadari aku bercanda?
Kurasa hanya kau yang tahu candaan itu.
Emelia... Conan Doyle.
Dan, ya, aku ada hubungan dengan penulis Sherlock Holmes.
Itu hebat.
Omong-omong...
Sebaiknya aku pergi. Pergi nongkrong.
Dah.
Ia ingin melakukannya, jadi kenapa tidak?
Karena ia akan...
Karena ia bakal harus keluar sekolah...
jika latihannya dilakukan di siang hari.
Ia enam tahun, Jonathan.
Apa yang akan ia lewatkan?
Apa yang ia lewatkan?
Oh, aku tak tahu.
Hanya hal-hal tak penting!
Membaca! Menulis!
Kebanyakan hal "bagus" itu ada padamu,
berdiam di sini mengotak-atik,
dan kami semua... jangan berpaling!
Kamilah yang sibuk,...
berusaha menghasilkan uang dari rumah terkutuk ini...
untuk memenuhi kebutuhan.
Ini kegiatan profesional yang ditawarkan padanya, dan dia ingin melakukannya.
Apa ia sungguh menginginkannya?
Ya, lihat dia!
Atau hanya kau yang mencoba menebus kegagalanmu sendiri?
Aku hanya bisa membungkuk untuk pengetahuan supermu tentang kegagalan.
Kau adalah "Grand Poobah" untuk hal tersebut.
Kau sungguh kekanak-kanakan.
Butuh bertahun-tahun menulis novel yang bagus.
Dan hanya kau yang butuh selama itu untuk menulis buku buruk.
Enyahlah, Bu!
Aku sedang merevisi!
Maaf, aku tak tahu kau di sini.
Aku akan mengatakan hal sama untuk area ini.
Kau sudah melihat "pertunjukkannya"?
Ini "kartu bebas penjara" ku.
Dan, apa itu topi seks-mu?
Aku tak punya banyak waktu.
Aku cuma mampir untuk memberimu ini.
Kau punya buku tentang peri di dekat tempat tidurmu.
Oh, ya.
Ya, itu milik adikku.
Tapi kau baik sekali. Terima kasih.
Kalau begitu, aku sebaiknya pergi.
Kau harus datang makan malam, malam ini, sebagai ucapan terima kasih.
Serius? Bersama keluargamu?
Ya.
Itu akan luar biasa.
Bagus, apa kau perlu mengabari Ibumu?
Maunya begitu, tapi ia sudah meninggal.
Oh. Maaf.
Tak apa.
Sungguh tak adil menyalahkanmu.
Ia bunuh diri.
Tapi terima kasih.
Dasar bangsat tak berguna.
Ayo, Posy, masuk ke mobil.
Kita harus benar-benar pergi jika kita ingin...
membuat Ayahmu kesal.
Ibu berkata kasar!
Mantap!
Dah.
Dah.
Kau punya KTP?
Ya, ini jelas aku.
Bukan begitu. Kau sudah 18 tahun?
Ya.
Bisa kau buktikan?
Itu.
Apa ini bukan buah dada wanita 18 tahun?
Total semuanya jadi 2,99 pounds.
Ibu tak percaya sekarang kita melakukan...
undangan persahabatan, Beth.
Ada apa?
Puterimu mengundang si pelayan untuk makan malam.
Yang mana?
Kurasa yang berumur 17 tahun.
Tolong jangan beritahu Ibu itu bukan Edna,
si pensiunan berjanggut.
Maaf.
Aku masuk dari pintu pribadi.
Aku tak tahu yang mana yang harus digunakan.
Oh, hei.
Halo, Ny. Fischer.
Terima kasih banyak telah mengundangku.
Ini untukmu.
Oh, terima kasih.
Apa kau sudah cukup umur minum anggur?
Ya...
di Denmark dan di bagian terlarang Eropa.
Oh, kau sudah bertemu Ayahku, Emelia?
Belum, kurasa kami belum berkenalan secara resmi.
Beth, bisakah kau kemari dan siapkan piring?
Hai, aku Jonathan Fischer.
Kuharap kau sudah cuci tangan sebelum kujabat, Tn. Fischer.
Emelia. Hai.
Senang berkenalan denganmu secara layak, Emelia.
Conan Doyle. Emelia Conan Doyle.
Ya, aku punya hubungan dengan penulis Sherlock Holmes.
Sir Arthur Conan Doyle?
Oh.
Aku sudah baca semua karyanya.
Aku ambilkan kau minum. Anggur?
Kau boleh menikmati anggur selama makan malam, bukan?
Putih, bukan?
Itu yang para gadis remaja suka, anggur putih?
Jadi ceritakan padaku tentang Rumah Tebing.
Aku ingin tahu semuanya.
Tak banyak untuk diceritakan.
Aku datang ke sini untuk kuliah di Cambridge.
Melihat aktris muda yang cantik di tur sandiwara...
dan mengajaknya ke rumah tebing,...
untuk berakhir pekan.
Menulis buku dalam pengabaian di umur 22,
karya emas,
dan sekarang itu tergantung di leherku,...
menantangku dengan kesuksesannya.
Ya, maksudku rumahnya,
bangunan yang sebenarnya.
Apa ini bergaya Victoria?
Bukan, Edwardian, sebenarnya.
Aku bercanda.
No comments yet. Be the first to leave one.