نخستین 160 خط.
Hai.
Hai.
Jadi bagaimana rencanamu untuk kembali, jika aku tak datang?
Bagaimana caramu pergi dari sini?
Tempat terpencil ini.
Ya, di sinilah mereka membangun penjara.
Mereka memberikan jadwal kedatangan bus.
Terima kasih sudah datang.
Tak masalah.
Kau baik-baik saja?
Ini tak seperti yang kau bayangkan.
Bebas dari penjara?
Ya.
Tapi kau pastinya tahu.
Ya, memulai kembali itu menyebalkan...
...dalam hal apapun.
Kau pasti rindu anak-anakmu.
Terkadang di tempat tidur aku membayangkan...
...mereka datang ke pelukanku seperti dahulu...
...saat mereka masih kecil dan tak bisa tidur.
Deva mulai mengganja.
Dia membutuhkan Ibunya.
Dan Max bagaimana?
Dari yang kulihat, dia hanya peduli dengan skateboardnya.
Kau akan segera melihat mereka.
Bisa kita singgah di suatu tempat?
Aku lapar.
Enak?
Berapa banyak makanan penjara yang kau ingat?
Kau tahu, ada satu kali...
...itu perayaan ulang tahun Kepala Penjara, atau apalah, aku tak tahu.
Dia putuskan ingin memberi kami makanan istimewa.
Dia menyuruh para koki membuatkan kami steak yang besar.
Sangat enak.
Dengan kentang dan pie sebagai hidangan penutup.
Lucunya, beberapa orang, mereka menghirup aromanya saja.
Maksudku, sangat lama.
Orang yang lain, membawa makanannya ke meja dan duduk...
...melihat makanannya, dan mulai menangis.
Aku mengerti.
Lalu ada lagi yang lain...
...yang mengambil steak dan melemparnya ke dinding.
Seperti marah pada tempat itu, kau tahu?
Sean, kembali kemari.
Aku mendapatkannya. / Kembalikan!
Itu tak adil. / Kau harusnya memberi contoh.
Sudah kubilang ini ide yang buruk.
Kuberi tahu, aku setuju dengan Sean.
Dia tak mau berbagi. / Tentu, kau membela gadis itu.
Ya, itu yang kulakukan.
Ini seperti Banshee.
Tapi aku tak merasakan kesamaannya.
Ya ampun. Aku tak percaya ini.
Deva punya satu yang seperti ini. Dia menyukai ini.
Dia tidur bersamanya, membawanya ke sekolah.
Kami membaca The Last Unicorn saat dia masih kecil. Itu buku kesukaannya.
"Aku akan masuki tidurmu...
...dan menjagamu di sana..."
...bla bla bla.
"Tapi aku tak bisa masuk kecuali kau memimpikanku."
Itu dia.
Kau membaca The Last Unicorn? / Di penjara.
Itu perpustakaan yang kecil.
Ada apa?
Tak ada.
Katakan padaku.
Aku hanya...
Selama ini, kukira aku tahu apa yang telah kulewatkan.
Ternyata, aku cuma tahu setengahnya.
Belikan itu untuknya.
Ini Revell? / Mata yang jeli.
Kau pembuat model mainan?
Dulunya.
Berapa? / 10 Dolar.
Terima kasih.
Aku takkan memojokkanmu karena model pesawat terbang.
Saat aku kecil...
...aku habiskan waktuku bersama Ayahku...
...membuat model pesawat terbang.
Selama aku mengenalmu, kau tak pernah membicarakan Ayahmu.
Benarkah?
Tak ada alasan untuk membicarakannya sekarang.
Ada apa?
Tak ada.
Tak ada.
CCTV, yang berputar di sudut kanan atas.
Tak bisakah melakukannya di malam hari?
Kau harus sudah pergi lama. Lihat lingkaran di lensa luarnya?
Itu lampu LED. Bisa melihatmu di kegelapan.
Tapi Vicon yang di etalase...
Itu kamera? / Ya, wireless.
Tak sulit mengganggu sinyalnya.
Itu mudah sekali.
Aku ikut katamu saja.
Benar sekali.
Jika brankasnya merek yang sama, toko ini adalah pekerjaan yang mudah.
Tapi jika kau mendapat masalah di depan... / Ada lorong di belakang semua bangunan.
Aku yakin pasti ada pintunya.
Lihat dirimu.
Apa?
Mobil itu.
Penguntit? / Aku tak tahu.
Tapi kau melihatnya sebelumnya? / Dua kali.
Di mana?
Saat kemari, dan saat makan.
Pengemudinya? / Tak bisa lihat. Kaca gelap.
Aku akan ambil mobil di depan.
Baiklah.
Di belakang. / Aku tahu.
Tunggu di sini.
Permisi. Ada masalah?
Ya, maaf. Kukira ini mobil temanku.
Bisa tolong bantu aku?
Ya. / Terima kasih.
Kurasa aku terlalu banyak belanja.
Terima kasih.
Kau ke arah mana?
Jalan lintas arah sana.
Ya, kurasa kita bisa lewat jalan putar.
Ada yang ingin aku tunjukkan padamu.
Apa itu?
Tak akan lama.
Kecuali kau ingin buru-buru pulang ke rumah.
Rumah.
Sebentar.
Aku ada sesuatu untukmu.
Ke sanalah kita akan pergi.
Itu rumah kita.
Ini rumah.
Kurasa kita bisa, entahlah...
...menghilang ke sini.
Astaga, kau pemiliknya?
Beli tunai.
Mempersiapkan pajak-pajaknya.
Aku ingin kau melihatnya.
Itu rencana yang bagus.
Kau tahu, aku sudah memikirkannya.
Mungkin ini saatnya bagiku untuk melanjutkan hidup.
Sejak aku datang ke Banshee...
...segalanya...
...aku membuat hal buruk bagimu...
...keluargamu.
Maksudku, itu bukan rencanaku...
...tapi, itulah yang terjadi.
Kau mencoba memberitahuku.
Dan juga, aku tak bisa jadi Penegak Hukum selamanya.
Bukan begitu?
Ya, tapi kau akan ke mana?
Apa yang akan kau lakukan?
Cuma pergi.
Mungkin kembali lagi ke sini.
Entahlah.
Aku tak bisa terus melakukan hal ini pada mereka.
Tidak lagi.
Tidak lagi.
Saat aku bebas dan menemukanmu...
...kau memiliki rumah, keluarga.
Kau memiliki semua yang harusnya kau miliki bersamaku.
Dan itu membunuhku.
Lalu aku melihat Deva.
No comments yet. Be the first to leave one.