The Walking Dead

The Walking Dead

دانلود زیرنویس Indonesian

فصل 1

هماهنگ با نسخه‌های زیر

The Walking Dead S01E02 All BluRay BDRip 480p 720p 1080p x264
ناشر cyberxx
www.fansatsu.com | Free Download Anime, Drama, Movies, OST, TV-Series, And Many More.

برچسب‌ها

bdrip
bdr
BluRay
x264
720p
720
1080
480p
480
BDR
تاریخ انتشار: 2016-01-10
تعداد دانلود: 190
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Ibu!

Ibu di sini.

Ada hasil?

Bagaimana kita tahu jika itu beracun?

Hanya ada satu cara pasti yang kuketahui.

Tanya pada Shane saat dia kembali?

Ya, kau benar.

Terima kasih.

Dale, aku akan keluar.

Sayang, Ibu ingin kau ada di tempat Dale bisa melihatmu.

Baik, Bu.

Kau juga. Jangan berkeliaran terlalu jauh.

Tetaplah berada di sekitar sini.

Jika kau lihat sesuatu, berteriaklah. Aku akan datang.

Ya, Bu.

Kau membuatku sangat ketakutan.

Aku yakin begitu. Itu yang kau dapat karena membuatku menunggu.

Aku mencoba tenang.

- Kau dari mana? - Amy si ratu jamur...

...aku harus menunggu dia kembali.

- Berapa banyak waktu kita? - Cukup.

- Kemarilah. - Baiklah.

SEASON 1 EPISODE 2 GUTS

Hei, kau masih hidup di dalam sana?

- Halo? - Rupanya kau masih hidup.

Kau membuatku bertanya-tanya.

Kau di mana? Di luar?

Kau bisa melihatku sekarang?

Ya, aku bisa melihatmu.

Kau dikelilingi zombie. Itu kabar buruknya.

Ada kabar baiknya?

- Tidak. - Dengar, siapa pun kau...

...aku tak keberatan memberitahu aku agak prihatin di sini.

Bung, kau harus melihatnya dari atas sini.

Kau akan sangat ketakutan.

Ada saran untukku?

Ya, larilah menyelamatkan diri.

Hanya itu? "Lari menyelamatkan diri"?

Caraku tak seburuk yang terdengar.

Kau memiliki pandangan dari luar sini.

Masih ada satu orang di atas tank namun yang lainnya telah turun...

...dan bergabung di pesta tempat kuda itu mati.

- Kau masih mendengarkanku? - Sejauh ini.

Baik, jalan di sisi lain tank tak terlalu ramai.

Jika kau bergerak selagi mereka teralihkan, kau punya peluang.

- Kau punya amunisi? - Di dalam tas besar...

...yang kujatuhkan di luar sana, serta senjata. Bisa aku meraihnya?

Lupakan tas itu. Itu bukan pilihan.

- Apa yang kau miliki? - Tunggu.

Ya.

Aku punya pistol Beretta dengan satu magasin...

- ...15 peluru. - Manfaatkan dengan baik.

Lompatlah ke sisi kanan tank, terus berjalan ke arah situ.

Ada sebuang gang di ujung jalan, mungkin jaraknya 45 meter.

Datanglah ke sana.

Hei, siapa namamu?

Kau mendengarkanku? Kau kehabisan waktu.

Benar.

Belum mati!

Ayo!

Di belakang sini!

Ayo!

Apa yang kau lakukan? Ayo!

Ayo, naiklah.

Gerakan yang hebat, Clint Eastwood.

Kau sheriff yang baru datang untuk membersihkan kota?

- Bukan itu niatku. - Ya, terserahlah.

Kau tetaplah orang yang bodoh.

Rick. Terima kasih.

Glenn. Sama-sama.

Celaka.

Sisi positifnya...

...kita akan tewas karena jatuh.

Aku pria yang selalu optimis.

Apa kau yang merintangi gang itu?

Seseorang melakukannya. Kurasa saat kota ini diambil alih.

Siapa pun yang melakukannya mengira tak banyak zombie bisa menerobosnya.

Di tank itu, kenapa kau pertaruhkan nyawamu untukku?

Anggap itu harapan naif yang bodoh...

...bahwa jika aku berbuat sejauh itu...

....seseorang mungkin akan melakukan hal yang sama untukku.

Kurasa aku bahkan lebih bodoh daripada kau.

Aku sudah kembali. Ada satu tamu ditambah 4 zombie di gang.

Ayo!

Morales, ayo!

Dasar bajingan. Kami harus membunuhmu.

- Tenang saja, Andrea. Mundurlah. - Ayo, tenanglah.

Tenang? Kau bergurau, 'kan?

Kita akan mati gara-gara orang bodoh ini.

Andrea, kubilang mundur.

Atau tarik saja pelatuknya.

Matilah kita semua...

...gara-gara kau.

Aku tak paham.

Dengar, kami datang ke kota untuk mencari persediaan.

Kau tahu apa kunci mencari persediaan? Bertahan hidup!

Kau tahu kunci bertahan hidup? Mengendap-endap, menyelinap.

Bukannya menembak di jalan seperti sedang berpesta.

Setiap zombie bermil-mil jauhnya mendengar suara tembakanmu.

Kau baru saja membunyikan bel makan malam.

Kau paham sekarang?

Ya Tuhan.

Sedang apa kau di luar sana?

Mencoba mengejar helikopter.

Helikopter? Bung, itu omong kosong.

- Tak ada helikopter. - Kau mengejar...

...halusinasi, berkhayal. Itu sering terjadi.

Aku melihatnya.

T-Dog, coba radio itu. Kau bisa hubungi yang lainnya?

Yang lainnya? Pusat pengungsi?

Ya, pusat pengungsi. Mereka akan menyiapkan biskuit hangat untuk kita.

Tak ada sinyal. Mungkin atapnya.

Tidak. Apakah itu Dixon?

- Apa yang dilakukan orang gila itu? - Ayo, mari pergi.

Dixon, apa kau sudah gila?

Astaga.

Kalian bersikap sopanlah dengan pria bersenjata!

Hanya kepekaan biasa.

Kau buang-buang peluru yang bahkan kita tak punya!

Dan kau mengundang lebih banyak dari mereka! Tenanglah, Bung.

Sudah cukup buruk seharian aku diikuti si bodoh ini.

Kini aku harus mendengarkanmu?

Kurasa tidak, Kawan. Masanya sudah lewat.

"Masanya sudah lewat"? Kau ada sesuatu...

- ...yang ingin kau sampaikan? - T-Dog, biarkan saja.

- Tidak. - Ini tak setimpal.

Merle, tenang saja.

Kita sudah memiliki cukup banyak masalah.

- Kau mau tahu saatnya? - Ya.

Kuberitahu saatnya, Tn. "Asyik." Ini saatnya aku menerima perintah...

...dari seorang negro.

Ayolah, Merle. Sudah cukup.

Ayolah.

Dixon!

Hentikan!

Hentikan! Dixon, ayolah! Menyingkir darinya!

Dixon, kau akan melukainya.

Merle, hentikan!

Jangan, kumohon.

Ya! Baiklah!

Kita akan lakukan sedikit pemilihan suara.

Bicara soal siapa yang memimpin.

Aku memilih diriku. Ada yang lain?

Saatnya demokrasi, semuanya.

Angkatlah tangan kalian.

Semua setuju?

Ayolah. Biar kulihat.

Yang benar saja.

Semuanya setuju?

Ya. Itu bagus.

Itu artinya aku pemimpinnya, bukan?

Bagus. Ada yang lain lagi?

- Ada lagi? - Ya.

- Siapa kau? - Polisi yang ramah.

Dengarlah ini, Merle. Situasinya kini berbeda.

Tak ada negro lagi.

Juga tak ada gelandangan bodoh berkulit putih.

Hanya daging gelap dan daging putih.

Hanya kita dan para zombie.

Kita bisa bertahan dengan bersatu...

- ...bukan berpecah. - Persetan denganmu, Bung.

Bisa kulihat kau tak mengerti maksudnya.

Benarkah? Kalau begitu, persetan dua kali denganmu.

Bersikap sopanlah dengan pria bersenjata.

Hanya kepekaan biasa.

Kau takkan berani. Kau seorang polisi.

Aku kini hanya seorang pria yang mencari istri dan putranya.

Siapa pun yang merintangi, dia akan kalah.

Akan kuberi kau waktu untuk memikirkan itu.

Ada sedikit sisanya di hidungmu.

Apa yang akan kau lakukan?

Menangkapku?

Apa yang akan kau lakukan? Itu barangku!

Hei!

Jika aku bisa lepas, sebaiknya kau berdoa.

Kau dengar aku, Bajingan?

- Kau dengar aku? - Ya, suaramu cukup keras.

Kau dengar aku, Brengsek?

Kau bukan anggota Kepolisian Atlanta.

- Dari mana asalmu? - Dari sebuah tempat.

Petugas yang ramah dari sebuah tempat.

Selamat datang di kota besar.

Astaga, di bawah sana seperti Times Square.

- Bagaimana sinyalnya? - Seperti otak Dixon. Lemah.

Teruslah mencoba.

Kenapa? Tak ada yang bisa mereka lakukan.

Tak satu tindakan pun.

Hanya ada beberapa orang di luar kota.

Tak ada pusat pengungsi. Itu hanya khayalan.

Maka dia benar. Kita sendirian.

Terserah kita untuk bisa keluar.

Semoga berhasil dengan itu.

Kudengar jalan-jalan di wilayah ini tidak aman.

Bukankah itu benar, Manis?

Hei, Sayang.

Bagaimana jika kau melepaskanku dari borgol ini...

...kita pergi ke suatu tempat dan membunuh beberapa zombie?

- Kita akan tetap mati. - Lebih baik begitu.

Pengunyah karpet. Kupikir begitu.

"Jalan-jalan tidak aman."

More Indonesian subtitles for The Walking Dead

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left