نخستین 200 خط.
BISIKAN PARA DEWA
DIADAPTASI DARI NOVEL ASLI NETEASE,
"YU JIAO JI" KARYA JIU LU FEI XIANG
EPISODE 6
(Kenapa kau tak berani menguji diri dengan Ujian Cinta?)
(Apa mungkin kau benar-benar jatuh cinta pada Chang Yi?)
Yun He!
Yun He.
Apa yang kau sembunyikan?
Rahasia.
Kau mau pergi ke mana?
Chang Yi bilang mau bertemu denganmu.
Kau pergi menemuinya lagi?
Kau sudah menjinakkannya begitu lama, tapi tak ada kemajuan sama sekali.
Tentu saja, aku harus membantumu.
Aku pergi untuk memberitahunya
kalau Si Yu sudah tewas
dan Lin Hao Qing dihukum,
jadi tak ada yang merundungnya lagi.
Kau tahu?
Dia sangat terharu hingga hampir menangis.
Dia bahkan bilang dia punya hadiah untukmu.
Dia tak punya apa-apa sekarang.
Apa yang bisa dia berikan padaku?
Pergi dan lihatlah sendiri.
Senang rasanya jatuh cinta.
Orang memberimu hadiah setiap hari.
Begini saja.
Jangan pergi.
Kau sangat lelah.
-Aku akan memeriksanya untukmu. -Tidak.
Aku menikmati ini.
Ayo pergi.
Teknik Pengendalian Airmu dapat mengendalikan salju juga?
Luo Luo memberitahuku kau mau melihat salju,
jadi aku...
Bukankah kau bilang tak ada yang menarik perhatianmu di pantai?
Sebenarnya ada banyak yang bagus di pantai.
Bunga di musim semi, bulan di musim gugur,
angin sejuk di musim panas, dan salju di musim dingin.
Ada banyak hal yang akan kau lewatkan di sini.
Kau benar.
Di sini indah.
Apa kau suka salju?
Tidakkah kau menyukainya?
Ikan Ekor Besar.
Sebenarnya,
aku menghadapi Lin Hao Qing dan Si Yu demi diriku sendiri.
Kau tak perlu membalasku.
Aku tak melakukan ini untuk membalasmu.
Itu hanya untukmu.
Aku sudah memutuskan.
Aku akan tinggal di pantai bersamamu.
Bagaimana jika
aku tak sebaik yang kau pikirkan?
Bagaimana jika aku tak pantas mendapatkan kepercayaanmu?
Manusia duyung hanya mendengarkan hatinya.
Jika hatiku mengatakan kau layak,
maka kau layak.
Ikan Ekor Besar.
Sebenarnya, ada sesuatu yang belum kudapatkan jawabannya darimu.
Kenapa orang baik sepertimu menyakiti Peri Shun De?
Kau bahkan menyakiti murid-murid Wastu Guru Besar.
Apa itu penting?
Ya.
Aku menyelamatkannya.
Kau menyelamatkan siapa?
Yang baru saja kau sebutkan, Peri Shun De.
Laut berombak besar hari itu.
Dia jatuh ke laut
dan aku menyelamatkannya.
Aku membawanya kembali ke pantai.
Lalu?
Dia bilang dia mau mencari pelayan yang bisa melindunginya.
Dia mau membawaku kembali.
Aku tak setuju,
jadi dia suruh anak buahnya menangkapku.
Karena itu kau menyakiti murid-murid Wastu Guru Besar.
Tapi walau di pantai,
itu sangat dekat dengan laut.
Kau bisa berbalik dan melompat kembali ke laut.
Begitu duyung memasuki laut, dia akan menjadi dua kali lebih kuat.
Siapa lagi yang bisa menangkapmu?
Masternya.
Guru Besar.
Apa kau sudah jera?
Kau tetap akan sembarangan menyelamatkan orang?
Bagaimana kau bisa begitu yakin
sudah sembarangan menyelamatkan orang
atau tidak?
Aku juga tak tahu.
Baik dan jahat hanyalah sebuah pikiran.
Mengkhianati orang yang baik pada kita adalah jahat.
Tapi bagaimana dengan melihat seseorang mati?
Tidak semua orang bisa memprediksi apa yang akan terjadi selanjutnya
dan tak semuanya
bisa diukur dengan pro dan kontra.
Jadi, jika nanti terjadi lagi,
aku akan melakukan hal yang sama.
Mengikuti kata hatiku.
Paling-paling, aku akan menanggung akibatnya sendiri.
Itu saja?
Itu saja.
Bagaimana jika nanti kau menyesalinya?
Bagaimana jika kau akan sedih seumur hidup karena ini?
Jika aku menyesal,
aku akan sedih.
Tapi,
bukankah akan lebih menyedihkan
jika aku mengecewakan diri sendiri
karena aku takut akan akibatnya?
Terima kasih, Ikan Ekor Besar.
Aku akhirnya mengerti satu hal.
(adalah hal yang paling berharga di dunia ini.)
(Tidak peduli apa pun, aku harus melindunginya.)
Yun He.
Tunggu aku.
Ada apa?
Kau terlihat pucat.
Ada yang sudah lama kulupakan.
Aku mau berterima kasih pada Chang Yi
karena membiarkanku mendengar kata hatiku.
Aku sudah memutuskan.
Aku tak akan melepaskan ekor Chang Yi.
Aku akan membantunya kabur.
Kau bilang apa?
Shun De berbohong pada kita
dan menyembunyikan kebenaran.
Chang Yi tak bersalah.
Sebelum ini,
aku hanya tahu Peri Shun De suka memerintah.
Aku tak mengira dia menuduh orang seperti itu.
Aku tak akan membiarkannya.
Tapi, Yun He,
di mata orang lain,
Chang Yi adalah orang berdosa.
Mereka tak akan percaya ucapannya sedikit pun.
Karena itu kita harus membantunya kabur.
Kalau tidak, entah sebesar apa dia akan menderita di sini.
Baiklah. Aku suka keseruan.
Ayo. Kita cari Xue San Yue.
Sebelum mencarinya,
kita harus menemukan seseorang yang masih tersembunyi dulu.
Orang ini entah bagaimana menjadi bagian darinya.
Buka mulutmu.
San Yue, aku mau berbaring dalam pelukanmu.
Kau terluka, tapi masih jago merayu.
Itu benar.
Dalam sel itu gelap dan lembap.
Aku tak bisa tidur nyenyak sama sekali.
Aku menyuruhmu berlatih keras, tapi kau malas.
Sekarang kau merasakan akibatnya.
Aku tak khawatir tentang apa pun karena kau di sini.
Benar.
Kenapa kau memintaku memberikan Ujian Cinta itu pada Ji Yun He
sebagai tanda terima kasih?
San Yue.
Obat ini lumayan pahit.
Bisakah kau pergi ke taman bunga dan memetik beberapa buah?
Aku mau mencoba buah yang berbeda.
Baiklah.
Minum obatnya sendiri.
Baiklah.
Masuk.
Aku tahu kalian akan datang.
Aku tahu ada sesuatu yang mencurigakan tentangmu.
Mereka bilang aku pandai berpura-pura.
Tapi aku tak sehebat kau.
Kau menyingkirkan Xue San Yue.
Kupikir kita perlu mengobrol lama malam ini.
Silakan duduk.
Lupakan soal formalitas.
Katakan padaku.
Kapan kau menyadari Chang Yi dan aku hanya berakting?
Sudah kubilang.
Saat bertarung, kau harus menemukan San Yue.
Bicara tentang cinta, kau harus berkonsultasi denganku.
Jika kalian benar-benar pasangan,
kenapa harus membujuknya ke pantai?
Kau bisa pergi bersamanya ke Laut Timur.
Sepertinya kau bisa membaca pikiran orang lebih baik dariku.
Kau tahu isi pikiranku dan Si Yu.
Kenapa kau tak membongkar kebohonganku?
San Yue butuh teman dan kau butuh sekutu.
Sedangkan aku,
aku butuh jaminan.
Aku perlu memastikan kau akan tetap setia,
fokus untuk menemukan penawarnya,
dan membawa San Yue pergi dari Lembah Wanhua
hingga dia bebas dari Tanda Bunga Es.
Kenapa kau begitu percaya diri
aku akan menerima permintaanmu demi Chang Yi?
Aku hanya tahu satu hal.
Jika ini cukup meyakinkan,
itu artinya kalian berdua
sungguh melakukannya.
Bisakah kita membuat kesepakatan sekarang?
Jika kau tak masalah,
San Yue tak perlu tahu apa yang terjadi hari ini.
Aku mendengar semuanya...
No comments yet. Be the first to leave one.