نخستین 200 خط.
Ini.
Ini memang kalungnya.
Tanda di bagian tengahnya berbeda.
Ini palsu. Bukan ini yang kuberikan kepadanya.
Kenapa ekspresimu begitu?
Apa?
Bukan apa-apa? Ini memang kalung pemberianku.
Apa ayah Bang Wool memiliki kalung yang sama?
Ya.
Itu mengusik pikiranku.
Kenapa dari sekian huruf, kalung itu terukir huruf R dan C?
Aku merasa tidak enak jika kamu mulai meragukanku.
Begitu, ya.
Aku agak gelisah. Aku lega sudah menemukannya dan semua beres.
Apakah kamu
dapat perkembangan tentang kasus tabrak lari ayah Bang Wool?
Kamu bekerja keras dalam hal itu.
Kami memeriksa berbagai sudut. Kami akan menangkap pelakunya.
Kami harus bisa.
Ya. Tentu saja.
Aku akan menyimpan ini sebagai suvenir.
Kamu tidak boleh menyimpannya.
Kamu mengambil kembali hadiah itu karena kita putus?
Kembalikan.
Kamu bahkan tidak memiliki kenangan menyenangkan tentang kita.
Tidak ada satu pun kenangan yang juga menyenangkan bagimu.
Kudengar kamu mengencani Bang Wool dan sudah melamarnya.
Aku harus pergi.
"Na Young Sook"
Detektif Ko, ini Bang Wool.
Halo.
Aku dapat daftar orang pengendara mobil kecil dari Pengacara Lee.
Boleh aku tahu lebih banyak tentang seseorang di daftar ini?
Tidak bisa.
Apa kamu mencurigai seseorang?
Ada satu nama yang kukenal.
Katakanlah nama itu dan kita akan upayakan nanti.
Itu butuh waktu berapa lama?
Aku tidak bisa melakukannya sekarang.
Aku sedang mengerjakan kasus pembunuhan.
Aku akan mengirim namanya lewat SMS.
Terima kasih.
Ada yang tidak beres.
Kenapa dia memperlihatkan tiruan kalung itu?
Apa dia benar-benar terlibat?
Tunggu.
Apa warna mobil itu?
Aku yakin bukan berwarna hitam.
Kalau begitu, aku ingin bicara dengan suamimu.
Tidak bisa. Dia sedang melakukan operasi darurat.
Aku meminta pertemuan di hari Sabtu karena jadwalnya biasanya kosong.
Apa dia punya segel dan dokumen yang sah?
Jika itu membuatmu resah, kita bisa membatalkannya.
Aku punya tawaran lain, tapi aku kemari untuk berbisnis denganmu.
Bu, kamu sangat tidak sabar.
Kamu tidak akan pernah mendapatkan kesepakatan sebagus ini.
Aku tahu ini kesepakatan yang bagus.
Boleh aku bertemu suamimu saat aku membayar sisanya?
Kurasa bisa.
Dia ingin datang hari ini, tapi tertahan karena pekerjaannya.
Mari kita tanda tangani dokumennya hari ini
dan bertemu suamimu saat kamu bayar sisa biayanya.
Bagaimana?
Baiklah.
Baiklah, kita tanda tangan sekarang.
Bubuhkan segelmu di sini.
Sebelah sini.
Kenapa kamu datang tanpa membuat janji?
Untuk menanyakan sesuatu kepadamu.
Aku menunggu karena katanya kamu tidak akan lama.
Apa yang ingin kamu tanyakan?
Apa kamu
mengendarai mobil putih di tahun 2010?
Kenapa kamu menanyakan itu?
Ayahku tewas dalam kecelakaan tabrak lari.
Chae Rin sudah memberitahuku itu.
Dia melihat selebaran di restoran.
Kamu sudah dengar, ya.
Seorang saksi memberi tahu kami soal mobil putih, jadi, kami usut.
Aku bertanya karena namamu ada dalam daftar.
Aku tidak mencurigaimu.
Aku hanya ingin bertanya agar aku bisa mengingatnya.
Tahun 2010 silam?
Aku memang mengendarai mobil putih waktu itu.
Dari mana kamu tahu namaku?
Apa Manajer Shin yang memberitahumu?
Aku ingat ucapanmu kepada Byeol saat kamu datang waktu itu.
Putramu pasti pintar
jika dia bisa ingat nama yang baru dia dengar satu kali.
Apa aku boleh menanyakan satu hal lagi?
Apa kamu pergi ke Daecheon sekitar November 2010?
Daecheon?
Aku belum pernah ke Daecheon.
Mobil itu pasti milik orang lain yang bernama sama.
Semoga kamu tidak tersinggung.
Aku kenal namanya. Jadi, aku berusaha menemukan orangnya.
Aku pamit.
Semoga semua urusanmu lancar.
Terima kasih.
Apakah
kamu ingat nomor pelat mobilmu?
Aku hanya sebentar memiliki mobil itu.
Aku sering mengganti mobil. Jadi, aku tidak ingat.
Kurasa dia tidak akan tahu namaku.
"Daftar Barang untuk Verifikasi"
Bagaimana aku bisa mendapatkan ini dari Bang Wool?
Akan kucoba.
Halo. Silakan masuk. - Halo.
Aku kemari untuk pesan tempat.
Mohon tunggu. Aku akan kembali. - Baiklah.
Di mana toiletnya?
Di sebelah sana.
"Eun Bang Wool"
Apa? Siapa kamu?
Aku sedang mencari toilet, tapi aku salah masuk.
Silakan pergi. Hanya karyawan yang boleh berada di sini.
Maafkan aku.
Halo.
Kamu baru pergi ke suatu tempat?
Ya.
Aku kemari untuk pesan tempat.
Begitu, ya. Sampai nanti.
Aku akan pesankan tempat untukmu. - Baiklah.
Untuk tanggal berapa?
Dua hari mulai dari sekarang, pukul 19.00.
Baik, Pak.
Berapa banyak tamunya?
Ada enam orang.
Siapa namamu dan berapa nomor teleponmu?
Namaku Han Young Mok.
Halo, Bang Wool. - Sepertinya berat. Biar kubantu.
Terima kasih.
Aneh. Apa kamu melihat topiku di sini?
Tidak, apa kamu tidak menaruhnya di tempat lain?
Aku jelas membawanya ke sini.
Tidak ada yang perlu dicemaskan.
Sang Cheol tidak mencurigaiku lagi.
Apa dia percaya itu kalung yang sama?
Tentu saja. Itu kalung sama dengan ukiran inisial yang sama.
Syukurlah.
Bang Wool menemui ibu hari ini.
Dia melihat nama ibu dalam daftar.
Dia tahu nama Ibu? Dia menanyakan apa kepada Ibu?
Dia bertanya apa ibu berada di Daecheon tahun 2010.
Dia bertanya apakah ibu mengendarai mobil putih.
Ibu bilang apa kepadanya?
Ibu bilang mobil ibu berwarna putih, tapi ibu tidak berada di Daecheon.
Seharusnya Ibu bilang saja mobilnya bukan berwarna putih.
Bagaimana mungkin? Dia bahkan tahu nomor pelatnya.
Itu jelas akan dianggap kebohongan.
Entah berapa banyak yang dia tahu. Dia bisa makin mencurigai kita.
Tunjukkanlah daftarnya dan ibu akan beri tahu dia perbuatan ibu.
Ya ampun.
Aku tidak bisa tenang sedikit pun.
Kenapa mereka belum menyerah? Kejadiannya sudah sangat lama.
Apa ada catatan lain?
Jika aku ingat warna mobilnya, kasus ini akan terpecahkan.
Cantik sekali.
Aku juga mengukir inisial kita.
Aku mencintaimu, Chae Rin.
Aku juga mencintaimu.
Tunggu, Chae Rin.
Maaf. Ayo kita masuk.
Kamu terpikat oleh rencananya seperti yang lain.
Jangan pernah menghubungiku. Aku tidak ingin menemuimu lagi.
Tunggu, Chae Rin.
Chae Rin.
Keluarlah dari mobil. Jangan menyetir setelah minum.
Aku ingat berusaha menghentikan mobil itu, tapi lupa warnanya.
Young Bae.
Apa ada hal lain yang tidak ibu ketahui tentang kakak iparmu?
Apa maksud Ibu?
Nona Na bukan ibu kandung Chae Rin. Apa ada hal lainnya?
Dia bukan ibu kandungnya?
Astaga, kamu tidak tahu?
Young Mok menikah lagi setelah ibu Chae Rin meninggal.
Aku paham Ibu tersinggung karena baru mengetahuinya,
tapi Young Sook orang yang baik.
Dia membesarkan Chae Rin seperti putri kandungnya.
Dia melakukan yang terbaik untukku dan Young Mok.
Tidak banyak yang bisa ibu katakan kepadamu,
tapi ibu kecewa karena ibu sangat memercayai Nona Na dan Chae Rin.
Dia bertemu dengan Nona Cheon dan menikah lagi.
Itu pun keduanya baru ibu ketahui.
Jadi, tidak ada lagi yang harus ibu ketahui?
Dia istri, ibu, dan kakak ipar yang baik. Itu saja.
Dia benar.
Sejak masa kecilnya di panti asuhan,
dia baik dan memperhatikan orang lain.
Panti asuhan?
Astaga.
Anda tidak tahu?
Aku membuat kesalahan lagi.
Kamu tahu soal ini?
Aku tahu tentang itu.
Itu bukan salahnya kehilangan kedua orang tuanya.
Meski masa kecilnya berat, dia dapat lisensi penata rambut.
Dia lulusan kampus negeri dan bekerja keras.
Aku tidak bisa meyakinkan dia.
Kurasa keputusannya sudah bulat.
No comments yet. Be the first to leave one.