نخستین 135 خط.
kunci 'tuk hidup di kota ini
kono machi o ikiteiku sube nanda
ZainuddinAri MEMPERSEMBAHKAN
kualami mimpi tak berujung
hatenai yume o miteru
kuyakin kau pun sama
kimi datte miteru hazu
tampak jauh tapi selalu dekat
tooi you de zutto chikaku ni
kuyakin kau juga dapat melihatnya
kimi datte mieru hazu
bak menempatkan dalam kata-kata
fudan ienai koto mo
sesuatu yang tak biasanya dikatakan
kuchi ni shitemiru koto
layaknya jawab tantangan dan berdiri di atas kaki sendiri
idondeiku koto nihon no ashi de tatsu koto
langit malam diterangi oleh kilat
yozora o terashita
menandakan sebuah awal
hajimari no inadzuma
berjuang sendiri adalah
kokou no tatakai ga
kunci 'tuk hidup di kota ini
kono machi o ikiteiku sube nanda
'kan kubuat impian ini jadi nyata bagaimanapun caranya
kanarazu kono yume o kanaerunda
Kapten Bumi
Aku akan menginstal diriku ke setiap bentuk kehidupan di galaksi,
dan jadi dewa galaksi ini!
Satu hal yang bisa mengancamku,
Boosted Plasmagnum, telah lenyap.
Sekarang Ego Block-ku hanya bisa dihancurkan oleh kehendakku sendiri, aku tak terkalahkan!
Bentuk jelek itu adalah Ego Block?
Sistem kendali Auberon tak diizinkan untuk punya Ego Block!
Bahkan tanpa kehidupan, Ego Block bisa ada selama ada keinginan, 'kan?
Tanda Episiklik?
Tanda Episiklik.
Siapa pun dengan Ego Block bisa menggunakannya.
Tentu saja aku juga bisa.
Dan kekuatannya sebanding dengan kekuatan libido kalian.
Siapa pun tanpa Ego Block tak bisa hancurkan benda ini.
Daichi! Teppei!
Bagaimana rasanya dikuasai oleh apa yang kalian gunakan?
Bagaimana, Amarok?
Itu adalah kemarahan dari sesuatu yang telah dimanfaatkan.
Kalian juga merasa begitu, Makhluk Bumi!
Kalian gunakan Blume untuk lindungi ras kalian, dan mengunci Hana Mutou di dalamnya.
Seperti bagian bio, dia sangat terhubung dengan Blume,
dan takkan bisa pergi.
Setidaknya, untuk beberapa abad.
Apa itu benar, Teppei?
Hana telah buat keputusan.
Dia percaya pada tim ini.
Mustahil.
Aku akan bawa Hana kembali, meski itu berarti hancurkan Blume.
Kalau kauhancurkan kapal ini, maka Hana Mutou akan mati.
Aku telah dapatkan Ego Block dan berkembang
jadi bentuk kehidupan baru, dia tak lebih dari bagian bio.
Hana adalah manusia!
Hanya kematian yang bisa sembuhkan kebodohan.
Aiatar!
Apa ini?
Tubuhku terasa aneh.
Entangle Link?
Terima kasih, Teppei.
Ego Block bisa lakukan Entangle Link?
Ke mana Puck pergi?
Tak perlu khawatir, Midsummer's Knight.
Blume dan Hana Mutou akan hidup selamanya denganku.
Hana!
Puck tak berbohong.
Hana!
Sekarang keluarlah, Putri Blume.
Akhirnya aku memilikinya.
Tubuh yang kuinginkan lebih dari apa pun, dan juga ini.
Puck menginstal dirinya pada Blume?
Aku bukan lagi Puck atau Blume.
Aku adalah Robin Goodfellow,
penguasa mutlak galaksi ini.
Robin Goodfellow?
Hana?
Monster apa itu?
Sekarang, tunjukkan energi tak terbatas.
Kenapa?
Kenapa aku tak bisa gunakan Livlaster?
Kenapa tak ada energi tak terbatas?
Jadi begitu, ya.
Dia tak bisa gunakan Livlaster?
Tentu saja tidak.
Itu mungkin tubuh Hana, tapi bukan Hana.
Jadi ini musuhku yang sebenarnya.
Kalau tak bisa mengendalikannya,
maka aku harus lenyapkan
semua peradaban yang berhubungan dengan Livlaster!
Kapten! Teppei!
Tolong bawa Hana kembali!
Siap!
Kita tak bisa biarkan yang seperti itu ada!
Nona Siren, serangan kita tak mempan.
Tak ada cara menghancurkannya, kecuali dengan ledakan Ego Block.
Nona Siren,
sejak punya avatar, Anda bertingkah aneh.
Kehilangan Ego Block berarti
bukan salah satu dari Roda Gigi Episiklik lagi!
Kapten!
Kalau tak bisa menghancurkannya di sini, maka dia akan menyerap seluruh galaksi.
Kita, Roda Gigi Episiklik, diciptakan dari keinginan.
Sepertinya aku mengerti kenapa kita tak bisa gunakan Livlaster.
Karena kita monster dengan Ego, seperti dia.
Tapi aku tak bisa sadari, kalau tak habiskan waktu sebagai avatar.
Mungkin kita harus percaya pada angin sesaat.
Angin, ya?
Tak mungkin. Itu tak mungkin.
Kau tak bisa melakukannya!
Serangannya cepat meski ukurannya besar.
Kapten!
Kapten!
Apa yang kaulakukan?
Matilah kau.
Apa?
Aku hanya tak suka punya utang.
Utang?
Terima kasih telah mengajariku bahwa angin rasanya bagus.
Sekarang, kalau kekuatan Tanda Episiklikmu sebanding dengan kekuatan libidomu,
maka kekuatan libido milikku
sekuat milikmu!
Begitu, ya?
Moco.
Truk crêpe yang kita kendarai bersama, cukup menyenangkan, bukan?
Apa yang kaubicarakan?
Amara?
Tak mungkin. Amarok?
Dia korbankan Ego Block-nya agar aku bisa hidup.
Sebenarnya apa artinya hidup ini?
No comments yet. Be the first to leave one.