Cleaning Up (Keullining Eop / 클리닝 업)

Cleaning Up (Keullining Eop / 클리닝 업)

دانلود زیرنویس Indonesian

هماهنگ با نسخه‌های زیر

클리닝 업 ㆍ Cleaning UpㅡE12ㅡNEXT
클리닝 업 ㆍ Cleaning UpㅡE12ㅡWEB DLㆍPhanteam
ناشر nungstagram
12. Retail Vidio.com | Durasi NEXT --> 01:03:32, durasi WEB-DL Phanteam --> 01:03:35 | Maaf gak diedit, karena gak sempet | Silakan buat yang mau aja, rate ijo-ijo kalau suka dengan subtitle ini | Happy watching :)

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2022-07-11
تعداد دانلود: 59
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

Cleaning Up

Nama tempat, karakter, perusahaan, kejadian, institusi,

dalam drama ini tidak berkaitan dengan kehidupan nyata.

6 Bulan Kemudian

Gosoklah sampai tulangmu hampir patah.

Gosok. Terus.

Kenapa tidak diikuti?

Gosoklah sampai lalat terpeleset dan tulangmu hampir patah!

Gosok. Terus!

- Berisik sekali. - Ah, benar-benar.

Berapa kasus yang kita tangani setelah mendirikan perusahaan ini?

Dua kasus.

Pendapatannya?

Total 35%.

Selama enam bulan di sini,

apakah pendapatan kita sudah setara dengan gaji di Vested dulu?

In-Kyung.

Jangan terlalu fokus mendengarkan.

In-Kyung, apakah kau mendapat sesuatu?

Pegawai di perusahaan ini kerjanya hanya bergosip.

Meskipun begitu, tetaplah rekam dengan seksama.

Kalau tidak ada yang bisa dikerjakan mari kita pulang saja.

Benar. Ayo kita minum sebelum pulang.

Tidak, tidak. Aku harus mampir ke suatu tempat.

Mau menemui anak-anak?

Tidak. Sepertinya aku tidak bisa sering-sering bertemu mereka.

Aku tidak bisa membawa mereka kemari dan malah membuat mereka kesal.

In-Kyung, hari ini kau pulanglah duluan.

Aku juga harus pergi sebentar.

Apa-apaan ini? Hanya aku yang langsung pulang?

Pertama kali datang ke kampusku, 'kan?

Ini pertama kalinya untukku, melihat-lihat universitas.

Aku membeli sesuatu.

Kalau tidak sesuai dengan seleramu, kau bisa menukarnya.

Benar-benar sesuai dengan seleraku.

Iya, 'kan? Baju ini bagus sekali, 'kan?

Tapi aku tidak memberikan apapun padamu.

Cukup kau memakainya dengan baik.

Sebenarnya aku membeli baju yang sama,

dengan warna yang berbeda.

Tidak ada alasan khusus. Bajunya bagus.

Bagaimana kalau kita kelihatan seperti pasangan?

Jangan dipakai ketika bertemu denganku.

Kau membawanya sekarang?

Bajumu.

Aku tidak masalah.

Kita hanya punya selera pakaian yang sama.

Kalau orang lain mengira kita sepasang kekasih,

kita tidak perlu terlalu memikirkan pendapat mereka...

Ya, begitulah.

Mereka terus memandangimu, In-Kyung.

Karena kau terlihat cantik.

Tidak, mereka pasti memandangimu. Kau terlihat cerdas.

Makan malam nanti biar aku yang membayar.

Tidak. Kau masih pelajar. Biar aku yang bayar.

Aku mohon.

Biarkan aku yang bayar, ya?

Baiklah kalau begitu.

Kau bilang kau sudah berhenti bekerja.

Tapi ke mana saja kau keluyuran siang malam?

Aku menjalankan usaha!

Apakah dengan begitu aku tidak menghasilkan uang?

Aku sudah memberimu 100.000 lebih banyak dari gaji sebelumnya!

Makanan?

Aku menaruh meal kit sup pollack di kulkas.

Kau hanya perlu memasukkannya ke panci lalu menyalakan kompor. Lalu kenapa?

Sekarang...

Kau menyuruhku memasak sup?

Bukankah kau pergi memancing dan memasak sup pedas,

lalu mengunggah fotonya dengan bangga di media sosial?

Dengan kemampuan selihai ini,

kurasa kau bahkan bisa memasak sup dari pollack segar?

Wanita ini, benar-benar!

Apa itu?

Ini sudah waktunya untuk minum ginseng merah.

Kenapa kau membuka itu?

Padahal aku baru minum separuhnya.

Harusnya kau meminumnya lebih cepat. Kenapa sampai tersisa separuh?

Kau harus rajin-rajin meminumnya!

Apakah aku yang sudah tua ini bisa kembali muda dengan meminum itu?

Nenek ini benar-benar.

Masih belum ada kabar dari Lee Yeong-Sin, 'kan?

Aku menunggu kurang lebih tiga setengah jam untuk open run di mall.

Lalu apakah kau mendapat sesuatu?

Tidak.

Meskipun datang jam tujuh pagi, aku mendapat nomor antrian 28.

Aku mendapat sepatu ini.

Pantas saja sepatu itu terus menarik mataku.

Benarkah? Aku membayar mahal untuk ini,

sayang sekali jika tidak terlihat bagus. Apakah kelihatan bagus?

Tentu saja bagus.

Boleh aku coba memakainya?

Tidak boleh.

- Biarkan aku mencobanya. - Ukurannya tidak cocok.

Tidak ada satu pun hal yang berguna.

Kenapa belakangan ini dia sering sekali pergi menemui ibunya?

Kelihatannya enak.

Haruskah aku minum bir?

Ya ampun.

Karena makan malam lebih awal, aku jadi agak lapar.

Begitulah.

Pasti enak sekali kalau makan setengah bungkus ramyeon.

Aku juga. Satu bungkus rasanya terlalu banyak.

Apakah kau mau masuk,

dan makan bersamaku?

Tapi bukankah Kak Yong-Mi tidak tahu kalau kita bertemu hari ini?

Benar.

Pas sekali.

Kak Yong-Mi menelepon.

Ya, Kak?

In-Kyung. Kau di rumah?

Aku ada di sekitar rumah.

Kau belum pulang ternyata.

Iya.

Bukankah kau ada di rumah?

Aku hari ini pergi menemui anak-anak.

Yeon-A tiba tiba menelepon ingin bertemu denganku.

Padahal aku sudah membuat sup ayam.

Sepertinya kau harus makan sendirian. Bagaimana ini?

Ya ampun, sayang sekali.

Sepertinya aku tidak bisa pulang. Kau tidak apa-apa?

Mau bagaimana lagi. Temuilah Yeon-A.

Ya.

Ada apa?

Kak Yong-Mi pergi untuk bertemu Yeon-A?

Bagaimana kalau,

kita makan sup ayam?

Matamu cantik. Kenapa tidak coba pakai lensa kontak?

Aku pernah mencobanya tapi mataku jadi merah.

Apakah kelihatan aneh kalau aku memakai kacamata?

Tidak, aku hanya mengatakannya karena ingin memuji matamu.

Apakah kau masih sangat lapar?

Apakah kau mau makan sup ayam lagi?

Tidak.

Aku lebih suka kalau kita mengobrol seperti ini.

Kak, bolehkah aku pergi ke karaoke bersamamu?

Tentu saja!

Siang malam selalu saja.

Aku menunggu kurang lebih tiga jam setengah untuk open run di mall.

Lalu apakah kau mendapat sesuatu?

Tidak.

Meskipun datang jam tujuh pagi, aku mendapat nomor antrian 28.

Aku mendapat sepatu ini.

Pantas saja sepatu itu terus menarik mataku.

Benarkah?

Dari semua tempat yang aku datangi belakangan ini...

Dalam satu jam percakapan tidak ada satupun yang berguna.

Oh ya, aku ingin mengatakan sesuatu padamu waktu itu. Tapi aku lupa.

Belilah saham Dr. Topper.

Kenapa?

Sepertinya sengketa mereka akan selesai di sidang kedua.

Belakangan ini, aku melihat artikel yang mengatakan bahwa korban

mengalami hasil eksperimen yang berbeda dari percobaan pertama.

Aku tidak tahu sampai sejauh itu.

Tapi aku bekerja di tim riset bersama Yang Ha-Eun.

Jangan banyak bertanya. Beli saja.

Nanti aku akan minum dengan Yang Ha-Eun. Aku akan cari tahu lebih lanjut.

Apakah Nona An In-Kyung mendengarkan rekaman dengan benar?

Aku mengeceknya setiap hari.

Bagaimana bisa aku tidak mendengar ini.

Itu karena kau mendengarkannya tanpa berpikir sambil merapikan kukumu.

Cobalah dengarkan omong kosong selama beberapa jam setiap hari.

Semembosankan apa itu.

Begitulah. Jadi sepertinya inilah yang mereka bicarakan.

Ditemukan radon, karsinogen kelas satu dalam matras anak-anak Dr. Topper,

pengusaha matras dalam negeri

yang mengusung slogan ramah lingkungan.

Itu menakutkan.

Katanya anak yang menggunakannya sebagai ranjang tidur terkena kanker.

Sepertinya sebelum kasus hukum ini,

perusahaan ini sangat populer di kalangan ibu rumah tangga.

Tapi harga sahamnya turun drastis karena tuntutan dan aksi boikot.

Kalau mereka menang di sidang kedua. Harga saham mereka akan membaik.

In-Kyung, ada sesuatu yang harus kau lakukan.

Aku tidak bisa melakukan ini, Kak.

Tidak bisakah kita membeli sahamnya saja?

Dr. Topper.

Kita harus mengecek laporan evaluasinya.

In-Kyung, tidak ada yang bisa masuk ke kantor selain dirimu.

Aku sangat gugup.

Kita semua gugup. Tapi gugup sekalipun kau harus melakukannya.

Ikuti yang aku perintahkan.

Tarik napas kuat-kuat.

Hembuskan.

Ada apa, In-Kyung?

Kau tidak apa-apa?

Mencuri pun ada tekniknya.

In-Kyung, kalau batukmu sudah reda langsung masuk ke kantornya ya.

Aku sudah memberitahumu tempat duduk Yang Ha-Eun, 'kan?

Apa yang akan kalian coba curi?

Geum Jan-Di?

Benar, ini aku.

Apanya yang mencuri?

Kau terkejut sampai cegukan, bukan mencuri rupanya?

Kalau bekerja denganku,

kalian bisa bekerja di lingkungan yang sedikit lebih baik.

Manajemen akun,

bagaimana kalian melakukannya?

MTS. Kami melakukannya sendiri.

Toko kelontong kecil?

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left