نخستین 200 خط.
Aku lahir dengan sendok perak di mulutku.
Aku dididik di sekolah swasta di Inggris,
lalu sekolah bisnis di Amerika.
Menjalankan perusahaanku sendiri di City.
Aku sangat senang dengan kehidupanku.
Aku punya teman di Israel, dia sangat ingin berinvestasi..
Vadim masih hidup.
Siapa yang memberi perintah?
Siapa?
BORIS GODMAN
Dia sekarang WN Inggris.
Dana yang diteliti meliputi termasuk Drake Clayterman,
Walkers Naylor, Cotton Capital.
Dari mana asalnya?
Kita adalah keluarga.
Satu-satunya yang membantu tanpa adanya syarat.
Mengapa kau merusak suasana?
Apa kau takut?
Menjauhlah dari pintu.
Vadim menganggap ayahmu ingin mencoba membunuhnya.
Karena kau, keluargamu, maupun ayahmu selamat.
Aku seorang bankir, bukan gangster.
Perang di ruang rapat, bukan di jalanan.
Dan kau, Tuan Godman? Apa kau tidak berbahaya?
KAIRO
Selanjutnya.
Tujuan kunjunganmu?
Bekerja di hotel. Aku seorang terapis.
Hai.
Lyudmilla?
Tarek.
Aku bekerja dengan Elena.
Senang bertemu denganmu./ Aku juga. Ini Mido.
Sudah membaca pesan?
Aku belum memeriksa ponselku.
Tak apa. Dia bekerja larut malam, kau akan menemuinya di hotel.
Mido, tolong...
Berapa lama penerbanganmu?
Empat jam./ Oh.
Disini lebih hangat daripada Moscow.
Kau lihat yang itu?
Itu piramida. Kita sudah sampai di Giza.
Sangat kecil, bukan?
Apa hotelnya jauh?
Sekitar 15 menit.
Sudah sampai.
Kau ikut mereka.
Kemana?
Alih Bahasa oleh: ExtraCreamy90
Mengapa tidak Frank saja yang menyetir?
Kau lihat mobil dibelakang kita?
Mereka mengikuti kita dari Windsor.
Lewat sini./ Ya.
Kita perlu mejelaskan kekayaan kita.
Seharusnya tidak mempengaruhi harga, namun beberapa pembeli mungkin menunda.
Ya, benar.
Kamar sudah kami bersihkan secara profesional.
Sudah kami pindahkan perabotan itu.
Kami yakin kau takkan memerlukannya.
Ayah, kuncinya?
Boris Godman tidak punya uang atau akal untuk mengejarku.
Dia pasti meminta bantuan dari orang lain.
Bagaimana dengan kakaknya, Dmitri?
Anaknya mendatangiku dan memohon kepadaku.
Dia bersumpah ayahnya tak tahu apa-apa.
Kau percaya padanya?
Kita lihat saja. Apa yang Moscow katakan?
Temanmu bilang itu perlu.
Sainganmu menunjukkan kelemahannya.
Kudengar Valentin Gromov menamai anjingnya dengan namamu.
Benarkah?
Anjing jenis apa?
Samyoed. Sudah memenangkan dua piala.
Itu hal terburuk yang musuh kita lakukan.
Ikutlah makan malam, dan bawa anak baptisku.
Ya?/ Ya.
Maaf aku pergi darimu, cintaku.
_
Dengan setengah juta, aku bisa menyuap pejabat di Chembur, Versova,
Thane Creek, tapi pelabuhan utamanya.../ Tidak, itu harus menjadi pelabuhan utama.
Itu rute barang Chopra ke Vadim.
Aku segan pada ibunya Benny Chopra,
tapi tanpa uang, aku tak bisa mengambil alih pelabuhan itu.
Kau butuh berapa?
Aku seorang Muslim.
Disini, uang segitu tidak cukup.
Dia menyogok polisi, City Hall, Shiv, Sena dan...
Akan kuberikan 500,000 perbulan untuk menyogok petugas yang sama
dan mengganggu kegiatan Chopra di pelabuhan.
Aku ingin kirimannya diperiksa, selundupannya disita
dan kargonya dicuri.
Aku sangat menghormatimu, Sdr. Semiyon.
Kau sahabatku./ Mmm-hmm?
Tapi tak bisa kulakukan tanpa adanya uang.
Terima kasih sudah datang menemuiku.
Apa? Kau harus bersenang-senang.
Ada masalah?
Mari berharap Praha lebih mudah.
Mereka selalu menolak.
Mereka tawar menawar, "Tidak tidak", lalu pergi,
lalu kembali untuk bernegoisasi ulang.
Dia lupa membawa ponselnya.
Tentu saja.
Maaf, ponselku ketinggalan.
Dilly, duduklah.
Mungkin aku bisa memberimu syarat yang lebih baik
dan membantu keuanganmu.
Kasino dan klub malam Kleiman menjadi perhatian.
Posisinya di Knesset memberi arti
kita perlu waspada terhadap konflik kepentingan.
Kita menyetujuinya?
Ini akan membuat perbedaan besar.
Dia akan mengganti semua modal
dan berinvestasi dalam dana baru.
Hanya sesuatu yang kecil.
Dia ada beberapa ide investasi
yang tidak sesuai dengan tujuan perusahaan,
jadi kita perlu menyiapkan sendiri.
Jika sudah habis, kita pakai modal baru.
Kirimi aku detailnya.
Terima kasih.
Mido.
Selamat malam, Tuan Godman./ Selamat malam, Daniel.
Maaf sebelumnya, bisakah ayahmu
mengecilkan musiknya?
Tuan Majid mengeluh lagi.
Baik.
Hai, ayah.
Rebecca. Senang bisa berjumpa.
Aku juga./ Bunga untukku?
Ya. Dan juga coklat./ Baik.
Ada urusan apa?
Kau mengundang kami makan malam.
Ibumu tidak memberitahuku.
Dimana Ibu?
Mana aku tahu? Coba cari saja.
Duduk, Rebecca.
Pergilah.
Ini aku, Bu.
Aku sudah lelah dengan ayahmu.
Ibu minta maaf.
Dia kehilangan adiknya, aku tak bisa terus seperti ini.
Ibu, tenanglah.
Dia harusnya menjadi dewasa.
Tak bisa menjadi anak kecil terus.
Kau pernah pergi dengan Alex tahun lalu.
Karu harus move on.
Aku tahu... tidakkah kau lihat dia?
Dia sangat sekali Inggris!
Aku kunci jendela supaya dia tidak bisa keluar.
Aku menemukan kuncinya.
Kau harus membantuku soal ayah.
Ini kesalahanku.
Kau datang untuk makan malam?
Aku minta maaf...
karena aku brengsek...
dan sudah mengecewakanmu.
Bicaralah dalam bahasa Inggris.
Becky tidak mengerti bahasa Rusia. Itu tidak sopan.
Apa Paman Boris pernah meminta saran darimu untuk bisnisnya?
Bisnis apa?
Dia selalu terkena masalah.
Dia meminta uang padamu?
Tidak.
Menurutmu itu alasannya ia dibunuh?
Dia bukan ancaman bagi mereka.
Mereka membunuhnya karenaku.
Mereka akan membunuhmu, karena...
Saat kau memilih jalan itu kau menjadi musuh seumur hidup.
2 tahun berlalu. 4 tahun. 10 tahun.
Segera mereka akan mendatangimu.
Mereka juga akan mendatangiku.
Kalian akan aman jika aku pergi jauh.
Takkan ada yang mendatangimu, Yah.
Matikan lampunya. Aku ingin tidur.
Ayah kenal Semiyon Kleiman saat berada di Rusia?
Semiyon?
Ya, dia bukan siapa-siapa.
Lalu pergi ke Israel dan menjadi kaya.
Kenapa memangnya?
Tidak ada.
Paman Boris menyebut namanya.
Dia mendapat julukan di Rusia.
Seekor ular dengan kacamata.
Ular kobra./ Kobra!
Kobra.
Tapi dia terlalu pintar...
berbisnis dengan pamanmu.
Praha adalah pintu masuk ke pasar Rusia.
Sebab itulah aku berminat.
Sejauh ini, hanya ini pintu masuk.
Semua ini dikendalikan Rusia.
Kami tak bisa beroperasi di kota kami sendiri.
Klub, bar, para wanita...
Segala tempat dari sini sampai ke sungai milik Klimov.
Dan juga Vadim./ Tentunya.
Orang Rusia.
Meminum bir kami.
Menjadi germo.
Layaknya '89 tak pernah terjadi.
No comments yet. Be the first to leave one.