هماهنگ با نسخه‌های زیر

Still Loving You E108
ناشر indri danti22
credit to VIU

برچسب‌ها

other
تاریخ انتشار: 2017-05-06
تعداد دانلود: 20
مخصوص ناشنوایان: No

پیش‌نمایش زیرنویس Indonesian

نخستین 200 خط.

"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"

"Pemirsa diharap bijak"

"Still Loving You"

Kenapa Ayah ragu-ragu sekali? Ayah mau bilang apa?

Bit Na.

Ayah berencana untuk menikah.

Apa?

Dengan wanita itu?

Ya. Tolong restui kami.

Ayah.

Bit Na, kamu baik-baik saja?

Tidak masalah. Ini bukan apa-apa.

Teganya Ayah melakukan ini kepadaku?

Bagaimana bisa Ayah menikahinya?

Tunggu. Coba ayah lihat.

Aku bilang baik-baik saja!

Mari kita pergi, Soo Hyun.

Apa? Kenapa mendadak sekali?

Kamu mau ke mana? Sebaiknya makan sebelum pergi.

Jangan menanyakan alasannya. Mari kita pergi saja.

Bit Na.

Ada apa dengannya?

Apa terjadi sesuatu?

Kenapa dia pergi begitu saja?

Dia terluka.

Di mana? Apa lukanya parah?

Dia menjatuhkan bingkai foto. Aku rasa dia memar.

Astaga, bagaimana itu bisa terjadi?

Dia hamil, harus lebih hati-hati.

Astaga, ibu bingung sekali.

"Episode 108"

Kalian sudah pulang.

Ya.

Bit Na. Ayah berencana untuk menikah.

Ya. Tolong restui kami.

Bu, aku harus bagaimana?

Bu, aku akan berangkat kerja.

Baiklah. Semoga harimu menyenangkan.

Dia tampak bahagia sekali belakangan ini.

Apa terjadi sesuatu?

Bu Choi, ikan corvina kuning keringnya sudah datang.

Benarkah?

Tolong kirimkan itu ke rumah mertuanya Bit Na.

Baiklah.

Kurasa selera makan Bit Na benar-benar berubah

setelah dia hamil.

Dahulu dia membenci corvina kuning kering karena baunya amis.

Astaga.

Maaf aku terlambat.

Kamu sakit, Nona Park?

Aku masuk UGD kemarin.

Kenapa?

Aku pasti memakan makanan basi. Katanya aku sakit enteritis akut.

Jika bateraimu mati, kamu harus bergegas mengisinya kembali.

Itu hanya lelucon. Aku ingin menghiburnya.

Apa sakitnya parah?

Jika tidak enak badan, kamu boleh pulang lebih awal.

Aku baik-baik saja.

Aku akan memberi tahu Bapak jika tidak enak badan.

Apa? Tidak kusangka dia orang yang sangat bertanggung jawab.

Selain itu, tampaknya dia tidak memakai riasan hari ini.

Ada apa denganku?

Kenapa dia cantik sekali hari ini?

Satu, dua...

Satu, dua...

Ini.

Sampai jumpa.

Sampai jumpa. Terima kasih. - Sama-sama.

Kamu mau pergi sekarang?

Ya, aku ketiduran.

Kamu tampak tidak sehat.

Jika sedang hamil, kamu harus tidur ketika lelah.

Tapi kenapa nenekmu mengirimi kita ikan corvina kuning kering?

Aku bilang ingin memakannya.

Jika ingin memakannya, bilang saja kepada ibu.

Tidak perlu memberi tahu nenekmu.

Ibu bilang Ibu menyukai kiriman dari nenekku tempo hari.

Apa?

Jadi, kamu berbohong kepadanya agar ibu bisa memakan ini?

Tidak, bukan begitu. Dahulu aku tidak menyukainya,

tapi aku mulai menyukainya setelah hamil.

Akhirnya aku paham alasan Ibu begitu menyukainya.

Astaga, kamu harus mengetahui cara mengatakan kebohongan putih.

Kamu bisa saja bilang kamu berbohong demi ibu.

Begitu, ya. Aku berangkat, Bu.

Astaga. Dia tampak lemah sekali.

Aku harus memasak ini.

Begitu, ya.

Bagus, Nenek.

Terima kasih sudah berkata begitu.

Nenek senang masalah-masalahmu sudah selesai sekarang.

Selain itu, nenek tidak bisa meninggalkan ibumu begitu saja.

Jangan khawatir.

Aku mendukung Ibu menikah.

Nenek mencemaskan pendapat Eun Ho.

Aku akan menemui Eun Ho malam ini.

Aku akan berbicara dengannya.

Baiklah.

Nenek baik-baik saja?

Tentu saja.

Masa lalu sudah berlalu.

Dia harus melanjutkan hidup.

Akhirnya nenek merasa bisa menghadapi ayahmu.

Baiklah.

Sampai jumpa.

Bit Na.

Kamu sudah mendengar tentang pernikahan itu?

Ya.

Bagaimana pendapatmu?

Kamu akan menentangnya?

Tidak, itu tidak bergantung kepadaku lagi.

Kamu sungguh berpikir begitu?

Kamu perlu aku membuktikannya?

Kupikir kamu akan menentangnya.

Aku memikirkannya semalaman,

tapi aku melihat ekspresi penuh tekad di wajah Ayah.

Jika aku menentang, itu hanya akan mendekatkan mereka

dan tidak akan ada yang berubah.

Tapi aku tidak senang dengan itu.

Aku masih tidak percaya kita akan menjadi saudara.

Bukankah itu aneh?

Aku merasakan hal serupa.

Aku tidak terlalu senang dengan pernikahan itu.

Kenapa tidak? Kamu tidak akan merugi.

Merugi?

Menurutmu aku akan kehilangan atau mendapatkan apa lewat ini?

Ibuku tidak perhitungan seperti kamu.

Apa?

Karena kita akan mendukung pernikahan mereka,

mari jangan bertengkar dan menyia-nyiakan emosi kita.

Aku juga tidak merasa nyaman dengan semua ini.

Aku memahami situasinya,

tapi tidak merasa nyaman.

Itu berarti kita berdua sama.

Sudah kubilang sebelumnya,

tapi hanya karena mereka menikah, aku tidak mau kamu membuat

suasana di antara kita canggung dengan berpura-pura menjadi saudara.

Kenapa? Kamu takut aku akan bersikap seperti kakakmu?

Aku hanya menentukan batasnya.

Kamu bahkan pergi ke dokter kandungan bersamaku.

Kamu harus pulang cepat dan bekerja.

Ini bukan sesuatu yang harus kamu tanggung sendiri.

Aku nyaris tidak bisa menghadapimu karena merasa bersalah.

Terima kasih sudah mengatakannya.

Kita tidak bisa duduk di sini dan diam saja.

Perutmu akan segera membesar.

Maaf aku bukan pria yang lebih baik.

Jangan bilang begitu.

Aku tidak mau orang yang kusukai bersikap begitu pemalu.

Semangat demi Woo Ri, Na Ra, aku

dan anak kembar kita.

Kakak.

Ya.

Ada apa?

Kakak sudah makan?

Ya, dengan Hyung Sik.

Kami pergi ke rumah sakit bersama.

Benarkah?

Kenapa kamu kemari?

Aku sedang lewat dan ingin memeriksa keadaan Kakak.

Aku akan meninggalkan kalian.

Baiklah.

Sampai jumpa.

Soo Ho.

Tolong bantu kami.

Aku memang tidak cukup baik untuk Soo Min.

Aku tahu ini tampak menggelikan.

Aku senang kamu tahu.

Tapi aku ingin semuanya lancar karena ini sudah terjadi.

Demi si kembar dan Soo Min, yang telah memilihku.

Apa rencanamu?

Aku tidak akan pernah menyerah.

Meski tubuhku hancur lebur dan hatiku terluka,

akan kutunggu sampai keluargamu merestuiku

dan membahagiakan Soo Min.

Tunggu dan lihat saja nanti.

Kamu bersungguh-sungguh?

Ya, tolong percayalah kepadaku.

Aku sudah mendapat izin Eun Soo, tapi belum yakin.

Aku juga sudah memberi tahu Bit Na.

Dia terkejut, tapi aku akan membujuknya perlahan-lahan.

Bagaimana dengan mertuamu?

Aku akan memastikan dia mengerti.

Itu memerlukan waktu,

tapi bukankah akan lebih baik begitu kita tinggal bersama?

Memang benar, tapi...

Karena kita sudah memutuskan,

mari jangan mencemaskan orang lain.

Ini hadiah dari kami untuk menyelamati kalian

karena sudah kembali bersama.

Kalian berdua tampak sangat serasi.

Aku tidak yakin kuenya akan terasa lebih manis dari itu.

Terima kasih.

Terima kasih.

Kuharap kalian sering kemari saat sedang berkencan.

Ya?

Ayah.

Aku datang. - Hai.

Hai, Kakak. - Hai.

Ada sesuatu yang harus kukatakan kepada Ayah.

Still Loving You (The Shining Eun Soo / Bitnara Eunsu / 빛나라 은수) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Still Loving You (The Shining Eun Soo / Bitnara Eunsu / 빛나라 은수)

نظرات

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left