نخستین 200 خط.
"Park Ju Mi, Choi Myung Gil"
"Kim Min Jun, Han Da Gam"
"Jeon No Min, Yoon Hae Young"
"Gee Young San, Yoo Jung Hoo"
"Lee Da Yeon, Kim Chae Eun, Hwang Mi Na"
"Durian's Affair"
"Semua orang, organisasi, lokasi, dan kejadian"
"Dalam drama ini hanyalah fiksi"
"Adegan dengan hewan direkam sesuai panduan"
Kini kamu memasuki kondisi hipnosis.
Baiklah. Apa yang kamu lihat?
Katakan apa yang kamu lihat.
"Episode Delapan"
Mereka sudah bangun? - Ya.
Apa yang mereka makan?
Nasi dan lauk.
Hari ini, mereka makan bubur.
Apa mereka sakit? - Tidak.
Dia membuatnya untuk Pimpinan, tapi Pimpinan tidak memakannya.
Ada cara sederhana.
Kamu baik-baik saja, Bu?
Apa?
Lihat aku seolah-olah kamu memujaku.
Akan kulakukan nanti malam. - Sekarang.
Kenapa kamu terlihat sangat seksi hari ini?
Aku selalu seksi.
Jangan menggoda orang lain.
Itu untuk orang yang punya waktu dan energi.
Bahkan saat kamu punya waktu dan energi.
Kamu rewel lagi.
Aku rewel?
Ini disebut cinta dan kasih sayang.
Aku akan terlambat.
Ohyiji menonton.
Jangan diangkat.
"Pak Han"
Itu Pak Han.
Halo?
Sekarang?
Separah apa?
Berapa?
Baiklah.
Apa ini tentang Ibu?
Nomor yang Anda tuju tidak aktif.
Siapa yang kamu telepon?
Direktur. Ponselnya mati.
Nomor istrinya... - Jangan.
Jangan telepon dia.
Halo? - Ada panggilan tidak terjawab.
Pimpinan...
Apa kamu di ambulans?
Ya. - Kenapa?
Ada kecelakaan.
Apa dia terluka?
Katakan kepadanya ini tidak parah.
Larang dia memberi tahu istrinya.
"Unit Gawat Darurat"
Deung Myung.
Nak?
Kecelakaan benar-benar terjadi dalam sekejap.
Aku senang Ibu tidak terluka parah.
Kita tidak akan tahu sampai beberapa hari lagi.
Ibu terlahir dengan keberuntungan.
Boleh aku memberi tahu Ibu?
Aku pergi tanpa memberitahunya.
Dia hanya akan khawatir.
Dia akan lebih khawatir jika aku tidak menelepon.
Ada tiga panggilan tidak terjawab.
Aku juga.
Katakan kepadanya ibu harus istirahat.
Katakan dia tidak perlu datang.
Ligamen di lehernya terkilir.
Dia menyuruh kami pergi agar bisa tidur.
Seharusnya ibu makan buburnya.
Maka ibu mungkin bisa menghindari kecelakaan itu.
Bubur?
Du Ri An membuatkan ibu bubur milet,
agar ibu tidak pergi dengan perut kosong.
Akan butuh lima menit untuk makan.
Jika terlambat lima menit,
ibu tidak akan ada di sana saat itu.
Benar.
Astaga. Keberuntungan Ibu saja yang tidak baik hari ini.
Dia membuat bubur untuk menenangkan Ibu.
Itu bukan hal yang baik.
Dia sangat licik
dan berpura-pura polos.
Dia pekerja keras.
Hanya saja identitasnya masih menjadi misteri.
Kamu sudah dengar tentang itu? - Tentang apa?
Sidik jari mereka tidak ada di sistem.
Polisi sudah memeriksanya.
Astaga. Bagaimana bisa?
Apa itu mungkin?
Siapa? Keduanya?
Ya.
Sembilan puluh tujuh,
sembilan puluh delapan,
sembilan puluh sembilan, seratus.
Pelayan ingin kamu melakukan ini di kamar.
Mungkin mereka diculik saat masih kecil
seperti kata Paman.
Bukankah mereka berbohong saat bilang hilang ingatan?
Mereka bukan tipe orang yang suka berbohong.
Ibu hampir tidak mengenal mereka.
Tidak ada yang lebih menakutkan daripada manusia.
Jangan terlalu negatif.
Kamu membela mereka lagi. - Tidak.
Itu artinya mereka tidak punya catatan kriminal.
Mungkinkah itu yang sebenarnya?
Masalah Joseon?
Sepertinya itu mustahil.
Ya. - Mereka ada di kuil.
Mereka menangis dan tertawa seperti orang gila
dan berdoa kepada Buddha yang murah hati.
Mereka mengucapkan doa Buddha.
Apa ada kuil
di dekat vila kita?
Kemungkinan besar itu pertapaan.
Pertapaan yang tidak diketahui.
Akan lebih mudah jika vila kita memiliki kamera pengawas.
Kita harus memasangnya sekarang.
Ya, Nenek.
Kita tidak pernah berpesta dengan orang-orang aneh.
Jika kita menerima mereka,
akankah ingatan mereka kembali?
Ada satu cara. Hipnosis.
Benar, bukan?
Benar.
Bukankah psikiater terkadang mengandalkan hipnosis?
Belajar sangat menyenangkan, Ibu.
Benar.
Aku harus cepat belajar bicara dengan suamiku.
Lalu apa?
Sudah ibu bilang jangan lengah.
Baiklah.
Dia pasti sudah bertunangan.
Kenapa tidak?
Aku akan tetap diam
dan hanya melihat dari jauh.
Jangan menarik kata-katamu.
Itu akan lebih sulit daripada dugaanmu.
Kamu boleh pulang.
Sekretaris Ha akan segera datang.
Bukankah Ibu merasa lebih nyaman di dekatku daripada di dekat dia?
Itu sudah pasti.
Tidurlah.
Aku akan tetap diam.
Ibu akan terjaga nanti malam jika tidur sekarang.
Apa mereka membuatmu kesal?
Bukankah itu alasanmu mengirimkannya kepada ibu?
Duo Joseon itu.
Itu...
Ada yang janggal dengan mereka berdua.
Mereka dua wanita dewasa yang tidak dikenal.
Bukankah mereka akan membuat Ibu kesal
jika Ibu masih punya suami?
Ibu merasa aku berhati dingin?
Tidak, ibu paham maksudmu.
Namun,
mereka lebih tenang dan sopan daripada dugaan ibu.
Dari yang kulihat...
Kita akan segera tahu apakah mereka benar-benar baik
atau hanya berpura-pura.
Ibu tidak akan mengatakan ini karena dia putra ibu,
tapi suamimu benar-benar unik.
Mereka mengemas makanan saat makan siang?
Ya.
Anda baik-baik saja, Bu?
Kita harus berharap begitu.
Menantu pertama Anda datang.
Ibu Deung Myung?
Ya.
Kenapa dia masih di sini?
Apa dia seenggan itu untuk pergi?
Menantuku sangat manis.
Kamu boleh pulang.
Jangan khawatir. Aku punya anak-anak.
Baiklah. Sampai jumpa.
Ini gila.
Kamu mau ke mana?
Aku tidak bisa mengabaikannya sekarang.
Sial. Ibu sudah melarangnya datang.
Suruh dia pulang dan bilang ibu sudah tidur.
Dia tidak ada di sini. Dia pasti sudah pergi.
Dia melakukan ini untuk membuat ibu kesal.
Ini makanan pertama Ibu hari ini. Ibu pasti sangat lapar.
Ibu bahkan berenang tadi.
Ibu merasa agak lapar sekarang.
Mau kupanaskan? - Tidak.
Ibu tidak mau terlalu panas.
Aku akan ada di ruang duduk.
Beri tahu Ibu dia bisa memanggilku kapan saja.
Tulisannya terlalu kecil. Ibu tidak bisa membacanya.
Kak Se Mi bilang dia akan berada di ruang duduk
dan Ibu bisa memanggilnya kapan saja.
Ada apa dengannya?
Suruh dia pulang
dan berhenti mengganggu ibu.
Apa dia akan mendengarkanku?
No comments yet. Be the first to leave one.