نخستین 200 خط.
Kau mungkin...
...tak suka padaku lagi?
Ya.
Kau tak suka aku?
Ya.
Saat kalian datang, kalian tahu tentang ini?
Tidak bisa.
Aku harus urus Si Hyun.
Aku mau ikut. Kita bawa dia ke Tae Hee.
Biarkan dia.
Aku akan menelepon supir ke rumah Si Hyun.
Kau tahu Si Hyun tinggal di mana?
Hah?
Tidak.
Antar Kyung Joo pulang.
Aku akan pulang setelah aku mengantarkan Si Hyun.
Tetap saja...
Biarkan saja.
Hei, Kwon Si Hyun. Sadarkan dirimu.
Ayo pergi.
Ini tak boleh.
Aku akan memeriksa Tae Hee./ Sejak kapan kau begitu?
Apa?
Mau sampai kapan...
...kita bisa sadar diri setelah mereka?
Sudah sampai. Ayo.
Aku tak mau masuk.
Baiklah.
Kau jangan masuk.
Langsung jalan.
Si Hyun. Si Hyun...
Kau kenapa?
Haruskah aku...
...tetap di sini malam ini?
Kenapa?
Kau sedih?
Lihat aku.
Kau.
Aku.
Dan Se Joo.
Saat sulit, kita masih tetap bersama.
Kita sungguh percaya...
...bahwa jika bukan karena kita bertiga,...
...tidak ada yang akan memahami kita.
Soo Ji!/ Lepas.
Kita memercayai itu./ Sadarkan dirimu!
Memang.
Sebab itulah...
...hari ini aku di sini bersamamu.
Sampai hari ini sangat wajar bagiku.
Tidurlah.
Dan saat kau bangun,...
...kita pulang bersama.
Tapi aku tidak...
...merasa seperti itu lagi.
Di sini agak terlalu gelap soalnya.
Bisa kau ambil ini dan memberikanku pisau pemotong?
Hah? Ya.
Apa yang mau kau lakukan padaku?
Ya, Presdir. / Bisa bawakan...
...hwsil pemeriksaan medis Wakil Ketua Kwon dari tahun lalu?
(Pemeriksaan Fisik dalam Rancangan, Park Kyu Jeong)
Tak mudah...
...untuk terbiasa dengan JK Group.
Kau tak bisa tangani bisnis maupun mengurus putrimu...
...dengan hanya berpegang pada aturan dan prinsip.
Maaf, tapi kami tidak bisa buat diagnosis salah.
Itu dianggap sebagai pemalsuan dokumen resmi.
Tolong bawalah putra Anda untuk didiagnosis oleh dokter,...
...dan biarkan dia menerima perawatan.
Kami bisa memberi Anda diagnosis setelah Anda melakukannya.
Kau pikir aku tak tahu aturan?
Kyu Jeong itu pewaris kami.
Kupikir kau akan mengerti...
...bagian dari keluarga kerajaan.
Wakil Ketua Kwon harus ke rumah sakit lain...
...karena itu tasanya seperti sedang bicara dengan tembok.
Apa maksudnya?
Hye Jeong bilang padaku...
...kalau dia melihat ayah tiri Soo Ji di kantor dokter mata.
Wakil Ketua Kwon tidak menerima pemeriksaan fisik tahun lalu.
Dia selalu mengubah janji temu berkali-kali,...
...tapi dia akhirnya tak pernah diperiksa.
Baiklah.
Ada apa kemari? Tak menelepon dulu.
Aku mau minum bir, tapi tak ada tempat.
Oh, itu.
Soo Ji selalu memberitahuku untuk tidak melakukan ini,...
...tapi ini sangat nyaman.
Kau tetap seperti itu.
Aku juga begitu./ Duduklah.
Wow, kelihatannya enak.
Aku suka bir dengan ayam.
Sudah lama tak makan ini.
Aku belum pernah melihatmu sebahagia ini.
Soo Ji tak mau makan ini bersamaku.
Kau juga sering begini pada Si Hyun?
Tidak.
Maaf karena tak menelepon...
...setelah Tiuzen menang.
Segar sekali.
Itu sebabnya aku suka telat pulang.
Boleh minta bantuanmu?
Tentu saja.
Departemen Soo Ji ada ide untuk kerjasama bisnis dan akademik.
Ini program untuk bisnis agar mensponsori musisi baru.
Bisa kau pertimbangkan proposal mereka?
Kau bisa buat keputusan dan diteruskan saja.
Kau ada penyakit?
Ada orang yang melihatmu di rumah sakit lain.
Kurasa seseorang melihatku di klinik dokter mataku.
Aku tidak apa-apa. Tak ada yang salah.
Setidaknya kau harus diperiksa.
Kau perlu meluangkan waktu.
Yakin kau tidak apa-apa.
Tentu, aku tidak apa.
Dokter mata di sini juga handal.
Baiklah.
Kalau kau merasa tak sehat,...
...beri tahu aku dulu.
Aku bukannya membuatmu tak nyaman.
Maksudku, kita harus tetap menjalankan bisnis kita.
Baiklah.
Aku akan memberitahumu dulu.
Menurutmu...
...Si Hyun sangat menyukai Tae Hee?
Tae Hee pasti bakal tahu.
Tidak ada cara untuk mengatakan bagaimana perasaan seseorang.
Bagaimana dia bisa melakukan itu jika dia benar-benar menyukainya?
Memangnya dia sangat menyukai Si Hyun?
Sangat.
Itu sebabnya dia menahan diri.
Ko Kyung Joo.
Kau tahu bagaimana perasaanmu?
Memangnya ada yang tahu bagaimana perasaan seseorang?
Bagaimana mereka bisa tahu?
Setelah kau cium dia...
...baru kau akan tahu.
Kau mungkin memang tak menyukaiku.
Hei, kurasa aku tak menyukaimu dengan begini.
Aku menyukaimu sebagai seorang teman.
Astaga. Ini memalukan.
Sampai jumpa.
Dah.
Kyung Joo.
Kyung Joo, ada apa?
Kau kenapa, putriku?
Ayo bertemu. Aku mau bilang sesuatu.
Ko Kyung Joo, kau bolos kuliah lagi?
Kyung Joo belum makan...
...atau tidur.
Lihat ini. Aku juga sudah menua.
Aku baea tteokbokki dan tempura.
Bangunlah.
Ini.
Kau menciumnya...
...dan menyadari bahwa kau sangat menyukai Se Joo?
Dan kau bisa dengan jelas mengatakan bahwa dia tidak menyukaimu?
Ya.
Makanlah.
Kau tahu juga bagaimana perasaannya, jadi maklumi saja.
Kenapa kau harus menangis?
Lalu kau tidak apa-apa?
Aku tidak apa-apa.
Tak pacaran mana bisa membunuhku.
Ini demi yang terbaik.
Tanpa disadari aku bergantung padanya dan membiarkan dia membuatku jengkel.
Sekarang aku tak suka itu lagi.
Bohong./ Benar, kok.
Mulai sekarang, jangan sebut dia lagi.
Selamat sudah mengakhiri cinta tak berbalasmu, Ko Kyung Joo.
Tetap saja, ini pertama kalinya aku mencampakkan seorang pria, bukan?
Ya.
Kalian berdua masih bisa temenan, kok.
Semua baik-baik saja.
Kau akan mengakhirinya seperti ini?
Aku berpikir untuk menahannya...
...atau meminta penjelasan.
Aku tidak mau.
Membuang waktuku.
Ke mana perginya?
Kau pulang dengan aman?/ Oh iya.
Aku sangat sulit memanggil taksi.
Kau tidak boleh minum. Kau terus-terusan pingsan.
Kau akan terkena demensia karena alkohol.
Maaf.
Kau minta maaf?
Untuk apa?
Kau 'kan tidak ingat.
Aku tidak tahu.
Memangnya kau berbuat salah?
Baiklah.
Apa ini? Kalian bertengkar?
Kau pulang dengan aman?
Yah, aku tidur di sini.
Soo Ji mengantarku ke sini dan pulang ke rumah.
Kenapa tidur di sini dan tidak di rumah?
Kenapa kau memanggil kita, Soo Ji?
Seol Young Won.
Seorang seniman. Seumuran dengan Ahjussi dan satu kuliah dengannya.
No comments yet. Be the first to leave one.