نخستین 200 خط.
"Tayangan ini mungkin tidak sesuai bagi pemirsa di bawah 15 tahun"
"Pemirsa diharap bijak"
"Episode 45"
"Perhentian"
Ma Ya. - Kakek Paman.
Kita di mana?
Ketemu.
Yuh Ri.
Tamat riwayatmu.
Kenapa pintunya terbuka?
Moo Yul.
Kenapa kamu...
Kamu kemari untuk mencuri perekamku?
Kembalikan.
Berhenti! Kembalikan!
Kita sudah menyebarkan selebaran untuk mencari Bom
dan mengajukan laporan ke pusat anak hilang,
jadi, mari menunggu.
Astaga. - Astaga.
Kenapa kamu di sini?
Hentikan dia! Dia pencuri!
Hei. Kenapa kamu kabur?
Lepaskan! - Hei.
Sayang! - Ayah baik-baik saja?
Aku tidak apa-apa. Tangkap dia!
Hei! Berhenti!
Berhenti! Hei!
Tidak! Ayah!
Apa yang dicuri tikus itu?
Perekamnya.
Dia mencuri rekaman saat dia bersepakat dengan perwakilan Blanc.
Dasar tikus kotor!
Jika kamu menerima tawaranku, aku akan melipatgandakannya.
Apa maumu?
Aku mau bermain-main.
Yuh Ri.
Karena aku sudah memiliki ini, tamatlah riwayatmu.
Pastikan Moo Yul tidak mendekati Ga Ya.
Jika dia mendekati Ga Ya saat dalam perjalanan menuju atau dari sekolah,
kamu boleh menghajarnya.
Baik, Nyonya. - Baik, Nyonya.
Tunggu di atas kecuali kuperintahkan yang lain.
Ibu melihat Ma Ya?
Nenek melihat Ma Ya?
Dia tidak pulang sekolah bersamamu?
Ya, tapi katanya dia harus pergi ke suatu tempat,
jadi, aku masuk sendiri. - Ke mana?
Dia bilang mau ke mana?
Entahlah. Katanya dia akan memberitahuku saat pulang.
Dia belum pulang.
Sul membawanya lagi?
Sul? Apa maksud Ibu?
Hai, Paman.
Apa? Ma Ya bersama Paman?
Aku tidak bisa jauh-jauh ke sana. Aku lelah.
Paman membawanya, jadi, antarkan dia ke rumah saat pulang.
Ma Ya bersama Do Chi? - Ya.
Aku tidak diajak?
Kamu dengan Ibu dan nenek.
Kamu mau nenek buatkan kudapan?
Ada apa?
Ibu tidak mau menjemputku?
Tentu saja bukan itu.
Kata Ibu, dia akan segera menjemputmu,
tapi kakek melarangnya agar bisa menghabiskan
waktu lebih bersamamu.
Bohong. - Kakek tidak berbohong.
Aku tahu segalanya.
Aku tahu Ibu dan Ayah akan bercerai.
Aku menyukai Ayah,
tapi mereka bilang aku tidak boleh menemui Ayah.
Nenek terlalu menakutkan,
dan kini Ibu bersikap dingin kepadaku.
Aku mau tinggal dengan Ayah,
tapi Nenek Mokdong bilang hanya Ga Ya yang boleh, aku tidak boleh.
Semua orang hanya menyukai Ga Ya.
Itu bagus.
Kakek menyukaimu melebihi siapa pun di dunia ini.
Kakek senang tidak punya saingan.
Kakek Paman sungguh-sungguh?
Ayo makan daging ini supaya bertambah kuat.
Walaupun tidak ada yang memihak, kita harus bertahan, ya?
Baik.
Katanya orang akan melakukan apa pun saat sedang putus asa.
Moo Yul, tikus itu, pasti amat putus asa.
Ibu yakin dia akan menghancurkan rekamannya
dan mengancammu.
Apa yang akan kamu lakukan?
Ini Moo Yul.
Kini kamu bahkan menerobos masuk rumah orang dan mencuri?
Kamu mana bisa bicara begitu.
Kamu menutup mataku dan menusukku dari belakang.
Bagaimanapun, menyintas adalah kemenangan, bukan?
Jadi? Kenapa kamu menelepon?
Aku menuju ke rumah Ji Won.
Menurutmu kenapa?
Apa?
Apa yang akan terjadi jika dia tahu bahwa kamu Yuh Ri?
Kamu tidak penasaran?
Moo Yul.
Jika kamu tidak mau dia mengetahuinya,
dalam 30 menit, kembalikan saham yang Mal Yun curi dariku.
Jika kamu terlambat sedetik pun,
aku akan memberitahukan semuanya kepada Ji Won.
Itu Ayah!
Siapa?
Ayah.
Hae Joo!
Ada apa?
Moo Yul kembali.
Bawa Ga Ya naik.
Suruh para pria itu ke bawah. - Apa?
Ikut dengan ibu. - Aku mau menemui Ayah.
Turuti perintah ibu. Kemari.
Sudah kubilang jangan datang, tapi kamu malah kemari.
Kamu tidak pernah belajar, ya?
Jangan seperti itu.
Aku juga sempat menjadi anggota keluargamu.
Secara hukum, aku masih suami Hae Joo
serta ayah si Kembar.
Keluarga?
Bagaimana bisa kamu mengatakan itu?
Kamu tidak ingat perbuatanmu kepada Hae Joo dan kami?
Tunggu 30 menit.
Mungkin kamu akan mendengar sesuatu yang besar.
Sesuatu yang bahkan tidak bisa kamu bayangkan.
Keluar!
Aku hanya butuh 30 menit.
Bawakan sahamnya ke rumah Ji Won dalam 30 menit?
Apa yang akan kamu lakukan?
Jika mengetahui bahwa kamu Yuh Ri,
dia akan melaporkanmu karena kabur dari penjara.
Jangan khawatir.
Moo Yul tidak bisa memberitahunya.
Tunggu saja dan lihat.
Semuanya akan sia-sia.
Yuh Ri.
Kamu tidak mau memberikan sahamnya, begitu?
Baiklah, ini saatnya.
Terima kasih sudah menunggu.
Hei.
Ini sudah 30 menit,
tapi kamu belum kemari.
Jadi? Kamu akan memberi tahu Ji Won siapa diriku, begitu?
Sungguh momen bersejarah.
Aku mau kamu menyalakan pelantang ponselnya
agar semua orang bisa mendengarnya.
Sungguh?
Ini permintaan terakhirmu, jadi, aku harus mengabulkannya.
Bisakah kamu mendengarku?
Nyonya Hong juga mendengarkan.
Apa yang kalian berdua lakukan?
Aku bisa mendengar Anda.
Sekarang dengarkan aku juga.
Aku mau bersenang-senang.
Ini tidak akan merugikan kamu atau Blanc,
jadi, kamu nikmati saja.
Apa maksudmu?
Aku mau bersenang-senang
dengan saham Wid.
Kami akan berpura-pura meneken kontrak dengan Blanc...
Kamu kira apa yang kamu lakukan? Kenapa kamu masih memilikinya?
Curi saja lagi rekamannya.
Aku punya banyak salinan.
Inikah berita besar yang kamu punya untukku?
Bukti bahwa kamu memanipulasi saham Grup Wid?
Bukan itu, Ibu.
Hae Joo. - Apa yang pernah kusukai
dari pecundang sepertimu?
Hae Joo! Aku mencintaimu!
Ga Ya. Ini ayah!
Seret dia keluar dari sini!
Ibu.
Aku juga ditipu.
Aku juga ditipu.
Ibu tahu siapa dia?
Dia... - Aku tidak mau mendengar suaranya!
Tutup mulutnya!
Diam. - Keluar!
Sial!
Ya. Ini Layanan Pengawasan Finansial?
Begini,
aku punya banyak uang
sampai kurasa tersebar di mana-mana.
Aku penasaran apakah uangku di luar sana
ada yang sedang tidur atau semacamnya.
Akun dorman.
Ya. Aku penasaran apakah aku punya akun dorman.
Permintaan gabungan akun dorman?
Ya.
Begitu rupanya. Terima kasih.
Dia bilang ibu bisa mengeceknya dari ponsel.
"Informasi Akun Layanan Manajemen, Cari"
Ada satu. - Sungguh?
Berapa banyak? Ibu punya berapa banyak?
9... - 9.000 dolar?
Hore!
Kita belum makan dua hari. Ibu.
Mari pergi ke prasmanan untuk mengisi perut kita dahulu,
lalu mari menyewa rumah. - 94 sen.
No comments yet. Be the first to leave one.