نخستین 200 خط.
=EngSub by The Feisty Team @ Viki= =Diterjemahkan oleh: nuneLymee=
Kau seorang tersangka pembunuhan sekarang, Ham Bok Geo.
Sepertinya kau juga meninggalkan beberapa bukti di lokasi kejadian.
Aku lupa memberitahumu.
Sangat sulit untuk menjadi sesuatu, kau tahu.
Pikirkanlah tentang apa yang kau inginkan, Cha Geum Joo.
Itu adalah kunci untuk bagaimana aku melewati ujian hukum hanya dengan sekali coba.
Aku akan memberitahumu sesuatu yang lebih penting.
Kau harus menyelamatkanku.
Pengacara Cha.
Ujian Hukum ke-58. Kami mengharapkan kalian semua beruntung.
Kita akan segera mulai. Kita tutup jam 09:25.
Apa aku terlalu tiba tepat waktu?
Tidak. Berkatmu, aku berkesempatan untuk mengawas ujian, terima kasih, Profesor.
Bagaimana dengan Firma Hukum Ohsung?
Aku bisa bertahan dengan baik.
Baguslah. Aku khawatir kau mungkin kewalahan karena itu merupakan perusahaan yang besar.
Aku harus cepat lebih matang pada posisiku agar aku dapat membantumu selama pemilu.
Terima kasih untuk mengatakan itu. Sekarang, mari kita masuk ke dalam.
Oke.
Hei kau! Kau sedang apa?
Cepat turun!
Sesaat lagi, tempat ujian akan selesai terpenuhi.
Ahjussi... Para peserta...
Cepat turun!
Pengawas ujian harus datang ke Kantor Pusat Ujian...
dan membawakan soalnya dengan anda.
Ahjussi, tolong buka pintunya.
Masuk ruangan hanya sampai jam 09:25.
Sekarang baru jam 9:24.
Aku bilang kau tidak bisa masuk. Setelah gerbang ini ditutup, sudah tidak bisa lagi.
Aku harus mengikuti ujian ini.
Aku harus mengikutinya. Jadi...
tolong bukalah pintunya segini. Maka, aku akan langsung menyelinap.
Tidak, aku tidak bisa. Silakan kembali tahun depan.
Ini adalah yang terakhir.
Ahjussi, kumohon tolong aku. Tolonglah?
Aku pengawas ujian.
Ah, ya.
Bukankah sudah dijelaskan padamu, kalau kau tidak boleh masuk jika terlambat?
Aku tidak pernah bisa menghubungi dia. Dan karena ini baru saja terjadi... Apa dia menghubungimu?
- Tidak mungkin... - Direktur Ham sangat bermasalah.
Ya, karena pekerjaan kami adalah...
Jika ada sesuatu hal yang buruk... Haruskah aku memberitahumu secara pribadi?
Ya, cepat katakan. Aku sedang sibuk.
Hei, terlalu ada banyak orang di sini. Aku tidak bisa mendengarmu dengan jelas.
Ya, tunggu. Aku sudah di tempat yang tenang.
Pada saat penting seperti...
Bagaimana bisa aku meminta pertolongan padamu, Pengacara Ma?
- Aku sedikit kesal... - Berhenti bicara ngawur, cepat beritahu aku.
Hidupkan komputerku.
Sudah menyala.
Pengacara Ma, enyahlah.
Apa? Apa katamu? Enyahlah?
Maaf, itu password-ku.
Aku tidak tahu, aku akan mengejutkanmu seperti ini.
Password macam apa itu...
PengacaraMaEnyahlah.
Setelah kau masuk, kau yakin akan menyelesaikan ujian?
Ini adalah keahlianmu. Kabur dari ujian.
Hye Joo, kau...
Terlebih lagi, kau sudah terlambat.
Bukankah artinya, kau tidak berniat mengikuti ujian?
Apa maksudmu?
Maksudku... Aku ingin tahu, apa kau hanya mempermainkan Direktur Ham.
"Kau datang untuk mengikuti ujian, tapi tidak diperbolehkan masuk."
"Jadi, kau tidak bisa ikut ujian."
Bukankah kau akan mencoba untuk membuat alasan seperti itu?
Jika kau akan terus mengoceh, teruskan saja.
Ahjussi, Ahjussi, tolong buka ini sedikit saja.
Ahjussi, tolong sekali ini saja.
Kurasa aku tidak seharusnya melakukan itu.
Tolong biarkan dia masuk.
Apa?
Buka pintu gerbangnya.
Ah, ya.
Terima kasih!
Kenapa kau membiarkanku masuk?
Sehingga kau tidak akan membuat alasan.
Kau memiliki terlalu banyak alasan.
Rasa takut mengikuti ujian, karena tekanan dari keluargamu.
Katamu, itulah alasan kau kabur dari ujian.
Jika kau melewatkan kesempatan terakhir ini, kau akan menyalahkanku sepanjang hidupmu.
Aku akan memberimu kesempatan.
Kau tidak akan memiliki alasan lagi. Jadi, lakukanlah yang terbaik.
Meskipun begitu, terima kasih.
Ada bagian dari diriku yang ingin kau untuk menjadi pengacara.
Aku ingin maju melawanmu dalam posisi yang sama.
Oke, ayo kita lakukan itu.
Meskipun kau tidak akan mampu menyelesaikan ujian nya dengan lancar.
Apa yang kau lihat?
Ah, ya... Borgol.
Borgol?
Ya.
Kenapa kau mengenakan borgol?
Aku sangat butuh keberuntungan, terutama saat-saat seperti ini.
Nah sekarang, tenanglah saat mengerjakan ujian.
Aku sudah banyak melihat berbagai jenis jimat sebelumnya...
Ini pertama kalinya aku melihat seseorang yang memakai borgol sebagai jimat.
Woman with a Suitcase
[Episode 11: Bayangkanlah, Tatapan Mata Terdakwa]
Ahjussi, ini aku.
Tapi aku tidak bisa berbicara denganmu melalui akun ini lagi. Aku akan menutupnya.
Kalau begitu, apa kau ingin berbicara melalui aplikasi?
Boleh aku minta permen lolipop, juga?
Dia akan divonis bersalah. Dia tidak akan bisa lolos dari semua ini.
Apa yang harus kulakukan denganmu? Kau bahkan tidak selayak genggaman tanganku.
Ji Ah!
Ji Ah!
Kekakuan tubuh nya pasti jadi makin lebih baik.
Tangannya tidak seperti ini sebelumnya.
Apa menurutmu semua itu ulah Ham Bok Geo?
Ku yakin, sudah kubilang, bahwa itu tidak penting.
Kau harus bergerak cepat.
Cari dan geledah, cari tahu jenis berkas apa yang masih tersisa di K-Fact.
Serahkan kepadaku secara diam-diam jika ada sesuatu yang istimewa.
Hati-hati.
Apa Ham Bok Geo mencoba untuk menjatuhkan Food Talk?
Cerita lengkapnya...
Aku akan memberitahumu secara detail, setelah kau bergabung dengan kami, di Ohsung.
Kontrol para wartawan!
Oke, ayo kita pergi!
Kau sudah memindahkan semua hal-hal penting, kan?
Ya. Tapi komputer di kantor Direktur belum dipindahkan...
Wah... Aku selalu ingin masuk ke sini.
Harap dipermudah. Ada banyak hal yang kau sembunyikan juga, Jaksa Choi.
- Ambil semuanya! - Ya, Pak!
Bajingan itu... Hei!
Cepat, cepat...
Pintu tidak akan terbuka. Aku akan membukakan pintunya untukmu!
- Buka, hei! - Aku sedang mencoba! Jangan didorong, tarik!
Berhenti berbohong! Berani-berani nya kau pada seniormu!
Kau harus mendorong pintunya.
Apa? Benarkah?
Cepat, lakukan sesuatu.
Aku hampir sampai.
Kerja bagus, Pengacara Ma.
Tiga, tiga, tiga. Aku akan menghitung sampai tiga.
Satu, dua, tiga!
Ya ampun! Itu benar!
Aku benar.
Aku akan mengumpulkan semuanya setelah waktu makan siang.
Halo?
Apa kau memakan makan siangmu?
- Ya. - Apa kau lupa untuk memakannya atau kau sudah memakannya?
Kau dimana sekarang?
- Apa yang terjadi? - Kurasa kau tidak berada di posisi untuk khawatir tentang orang lain.
Apa yang tertulis pada catatan di bekal itu?
Oh? Apakah kau tidak memakan makan siangmu?
Punggungku sakit sekali saat menyiapkan makan siang itu, ya ampun...
Nikmatilah. Jangan makan lalu langsung berlari. Love, Love.
Aku tidak akan makan lalu langsung berlari, jadi jangan khawatir.
Setelah waktu makan siang, apa itu hukum perdata?
Antara konstitusi, pidana, dan hukum perdata, kurasa kau lemah dalam bidang hukum perdata.
Siapa bilang? Aku benar-benar ceras di bidang hukum sipil.
Jika kau melihat lebih hati-hati, kau akan melihat sesuatu yang menarik perhatianmu.
Jika kau terjebak, atasi soal yang satunya dulu.
Memangnya apa soal nya?
Kau akan tahu saat kau melihatnya.
Ku tutup ya.
Hati-hati.
Ada satu hal yang ingin kuberitahu.
Itu kakakmu, kan? Orang yang bekerja pada kasus gadis tunawisma.
Ya.
Dia melalui banyak kesulitan karena aku yang memintanya. Aku harus mengunjunginya saat segalanya membaik.
Tentu.
Jika kau melihat lebih hati-hati, kau akan melihat sesuatu yang menarik perhatianmu.
Dalam hukum perdata, mana yang bukan suatu penjelasan yang baik dari hubungan Pemilik dan Benda?
Untuk menyimpan alat tua...
Siapa kau sebenarnya, Ham Bok Geo? Apa kau yang membuat ujian ini?
Soal yang seperti ini sangat mudah untukku.
Ahjumma, jangan khawatir. Unnie pasti akan lulus kali ini.
Oh, ya... Ada satu hal lagi yang ingin kuberitahu padamu.
Coba bayangkan...
dirimu berdiri di ruang sidang.
Pembelaan untuk terdakwa, silakan lanjutkan.
Aku akan mempercayaimu, Unnie.
Aku akan mempercayaimu, Pengacara.
Coba bayangkanlah orang-orang yang hanya menatapmu.
Coba bayangkan tatapan mereka.
Aku tidak tahu ini sebelumnya, mengapa aku harus berdiri sebagai pengacara.
Tapi kurasa, sekarang aku tahu apa yang harus kulakukan.
Aku tidak pernah bisa mengkhianati tatapan mereka.
Menurut Kantor Kekaksaan, Tn. Ham lari setelah melakukan pembunuhan dan melarikan diri dari penyelidikan...
Mereka mulai mengeledah dan melakukan investigasi penyitaan melalui perusahaan media paparazi yang dimiliki oleh Tn. Ham.
Bukankah ini awalan terjatuhnya Golden Tree?
Ngomong-ngomong, kenapa kita tidak bisa menghubungi Paralegal Cha?
Apa jangan-jangan, sesuatu telah terjadi padanya karena Direktur Ham?
Berita Selanjutnya. Hari ini, ujian terakhir bersejarah telah selesai dilaksanakan.
- Omo... apa Paralegal Cha... - Aigoo...
Dia bukan tipe orang yang sembarang mengambil libur. Aku heran, kenapa dia ambil cuti. Aku seharusnya membelikannya permen.
Aku penasaran apa yang terjadi. Apa menurutmu dia dapat menyelesaikan ujian dengan lancar?
Minggir, minggir...
Hei. Hei kau.
Apa yang kau lakukan sekarang?
Ah, itu... Anu...
Ini adalah TKP. Kau tidak boleh mengambil gambar disini. Berikan aku ponselmu.
Anu... Korban kasus ini adalah...
...Sepupuku!
Dia anak yang baik...
No comments yet. Be the first to leave one.